Title Track “Call Me Baby” of EXODUS, Analisis Gue

Posted: April 6, 2015 in About EXO M & EXO K
Tag:

Analisis yang agak panjang ini adalah pengembangan dari status yang gue tulis di fb tentang MV EXO terbaru, title track album EXODUS, Call Me Baby. Gue sendiri suka lagu itu. Gue rasa lagu itu bagus secara melodi, part2 vocalnya juga banyak dan keren. Gue uda ngedengerin semua lagunya dan favorit gue adalah “My Answer” dan “Call Me Baby”. Gue belum terlalu suka sama track2 yang lain termasuk “Lady Luck/Meteor Shower/유성우” meskipun sebelum EXODUS rilis, gue uda tahu akan ada lagu itu di albumnya. Jadi awalnya kan EXO ngadain konser EXOluxion di Korea dan nyanyiin lagu2 baru. Itu ada yang ngerekam dan diupload di youtube, gue nonton. Gue langsung suka sama satu lagu yaitu “My Answer” itu. Makanya hari itu juga gue cari lirik hangeulnya di naver dan gue tulis romanisasi dan coba gue terjemahin lalu gue posting juga di blog ini. Itu uda lama, sebelum “My Answer” yang official muncul. Jadi yang gue upload kemaren itu lirik yang ga official meskipun intinya ya sama aja. Kalo masalah interpretasi lirik semua orang bisa beda2 dan yang gue tulis kemaren adalah interpretasi/terjemahan gue pribadi untuk lirik lagu itu.

Tentang “Lady Luck”, karena gue sukaa banget sama “My Answer”, gue nanya sama orang yang bikin MID. Kan “My Answer” itu unsure pianonya kentara banget, lagu ballad, indah banget. Pikiran gue yang bikin lagu itu orangnya sama dengan yang bikin MID, soalnya dia langganan bikin lagu buat anak2 SM juga. Makanya gue nanya apakah lagu “My Answer” yang bikin juga dia. Dia ngejawab kalo lagu itu memang bagus cuman yang bikin bukan dia. Tapi di EXODUS dia bilang dia bikin 1 lagu juga dan itu judulnya “Meteor Shower/유성우” katanya. Dia sendiri ga tahu kalo judul lagunya jadi “Lady Luck”. Soalnya dia juga bikin musiknya aja, tentang lirik itu uda beda urusan. Lagu2 SM kan biasanya memang gitu, musik sama liriknya dibuat oleh orang berbeda. Ini karena untuk musik biasanya mereka pake musisi Eropa/Amerika sedangkan lirik jelas bahasa Korea jadi pake lyricist Korea. Itu uda agak lama, semingguan sebelum EXODUS rilis. Ekspektasi gue ke lagu itupun sebenernya tinggi karena yang bikin lagu itu sama kayak yang bikin MID-nya EXO sama Island-nya SuJu yang indah banget itu. Itu salah satu lagunya SuJu yang gue suka chingu, indah banget. Cuman setelah gue dengerin, agak dibawah ekspektasi gue sih meskipun juga ga jelek. Sejauh ini gue baru suka “My Answer” sama “Call Me Baby”, yang lain2 belom konek.

Karena uda tahu judul itu + uda liat pathcode (teaser2) pra rilisnya “Call Me Baby”, gue rasa itu bakalan ada hubungannya. Gue ga bener2 ngeliat teasernya secara detail sih, sekilas2 aja cuman mungkin anak2 EXO di teaser itu lagi semacam nyari timing yang pas untuk sama2 liat hujan meteor meskipun berada di negara yang beda2 (efek dapet bocoran lagu meteor shower). EXO di teasernya kan permember ada di negara yang beda2. Ada yang di Eropa, kalo ga salah Berlin, Barcelona, London, Marseille. Ada juga Cina, Yunnan. Ada juga Colorado dan Arizona yang itu Amerika. Analisis gue yang lain adalah ini nyambung sama title album mereka sendiri yaitu “EXODUS” yang memang artinya pergerakan/perginya orang2 ke tempat lain secara besar2an. Berarti bener, EXO di MV ini ceritanya exodus ke banyak tempat di dunia. Tapi apa sesimple itu? Tentu aja enggak dong. EXODUSnya EXO ini bisa dimaknai bahwa EXO akan menyasar pasar2 musik di negara2 itu dengan albumnya yang sekarang. K-Pop kan memang kayak gitu, apalagi SM. K-Pop adalah industri musik dan tentu saja intinya adalah ekspansi pasar, dan pasar yang akan disasar EXO kalo mengacu pada teaser2nya adalah Eropa X Amerika X Cina.

Ok, gue balik ke status gue yang gue bilang di depan, ini dia, gue copas aja dari fb gue (malah nyaris lupa jadinya, wkwk) :

“Ada banyak hal yang ada pikiran saya ngeliat MV “Call Me Baby”. Jika ada yang ngerasa itu jauh dari kesan Eropa yang ada di teaser, keknya harus lebih dalam dalam mencerna title track ini. Karena sebenernya ini nyambung banget dengan teasernya meskipun secara konsep porsi dancenya sangat banyak dan tidak menunjukkan secara eksplisit kesan Eropa yang ada di teaser (ini karena EXO genrenya dance jadi dance harus ditonjolkan lebih). Ketika saya cuman denger lagunya, saya hanya ngerasa lagunya bagus, melodinya bagus, simplenya beda dengan WOLF misalnya yang terlalu out of the box. “Call Me Baby” ga gitu, dia lebih musical. Cuman setelah liat MVnya, saya jadi makin tahu arahnya kemana, jadi makin jelas. SM ga mungkin ngebikin sesuatu tanpa banyak pertimbangan. SM bukan agensi bodoh yang bisa seenaknya dinilai konsep MVnya cuman mentok di kotak2 belaka. Itu pasti ada maksudnya dan ga bisa dikatakan jelek karena toh diterima dengan baik oleh banyak orang. Konsep teaser adalah Eropa, simplenya berarti lagupun harus adalah lagu dengan European Style. Maka dari itu lagu dan dancenyapun dibuat sangat pop, bukan urban yang disjointed/overly creative. Bisa dibilang sekarang EXO masuk ke era Pop setelah lama berkutat dengan urban. Kok tahu Pop? Dance Michael Jackson di MVnya itu jelas pop sekali, itu pop banget, sama sekali bukan seperti WOLF yang pake MV pohon2 kehidupan atau OVERDOSE yang pake drum, bukan dance yang terlalu imajinatif, just pop. Lagupun pop, semacam N sync style. Poin yang lain adalah musik Eropa beda dengan K-Pop secara umum sehingga untuk menyasar pasar Eropa (sesuai dengan teaser2nya), diperlukan lagu2 yang normatif ada dan sepertinya disukai di Eropa, dan Call Me Baby adalah contoh yang benar untuk itu. Dengan sedikit analisa itu saya jadi ngerasa SM memang bener2 agensi keren. Entahlah ini benar/tidak tapi analisa saya begitu. Ga bisa ngeliat sepotong2, referensi2 tentang musik menurut saya harus dipake banget untuk hal2 kayak gini supaya jatuhnya jangan sampe hanya judge sana sini, ngejelekin SM/orang2 SM. Saya rasa jika kita menilai hal dari positif2nya dulu maka pikiran akan lebih jernih untuk menganalisis sesuatu. Dengan tidak mengatakan kata2 kotor untuk menjelekkan siapapun atas sebuah karya (dalam hal ini EXO), dengan pikiran yang merasa setiap karya punya maksud, maka saya yakin puzzle2 aneh akan bisa ditata, saling terkait seperti sebuah rasi bintang, yang kemudian akan terang maksudnya ‪#‎learn– 150406*

Gue terinspirasi bikin ini karena seakan2 orang tu banyak yang ngerasa konsep “Eropa” yang wow di teaser ga nyambung sama MV “Call Me Baby” padahal gue rasa itu nyambung banget. Ok, secara MV mereka memang ga syuting di Eropa/Amerika secara full dsb. MVnya malah banyak diisi gerakan2 dance. Cuman gue ga ada pertanyaan/masalah tentang itu karena gue tahu EXO itu grup yang genrenya K-Pop dan dance, jadi ya wajar banget kalo porsi dance di MV lebih banyak daripada story line-nya. EXO, SuJu, SHINee, f(x), SNSD, Red Velvet itu sama aja genrenya, mereka lebih ke dance jadi ya super wajar kalo MVnya banyak dancenya. Kalo ngedance ya tentu aja set yang digunakanpun simple, yang penting terang/jelas, ga banyak aksen ribet. Ini kenapa MV2 SM kesannya monoton secara set, yang penting bisa dipake buat ngedance. Kalo dibikin set yang wow, malah bisa kesrimpet dong pas ngedance nanti, wkwk. Selain tentu saja ngeshoot perwajah member2 yang ganteng2 dan cantik2 karena visual artis2SM memang super ganteng/cantik. Kalo gue sih jelas ga ada masalah sama dance di MV2 SM, ini masalah genre, masalah basic. Kalo MV2 YG ngedance malah ga nyambung soalnya YG itu hip hop, dancenyapun lebih ke freestyle, beda dengan SM yang dancenya bener2 yang perfect/seragam. YG bisa pake set heboh/macem2 contohnya di MV “fantastic baby” karena memang poin utama mereka bukan semata dance. Ini jawaban juga kenapa MV YG beda dengan SM, karena mereka memang orientasi dan basicnya beda. SM di dancing dan YG lebih ke singing, jadi set MVpun beda. SM lebih gimana caranya set bisa dibuat untuk ngedance sedangkan YG lebih ke gimana caranya set menunjang musik/lirik.

Balik lagi, sama kayak status gue diatas, gue suka “Call Me Baby” karena lagunya bagus. Lagunya lebih musical kalo menurut gue, beda sama “WOLF” misalnya yang semacam “berisik” dengan melodi2 yang kesannya dibuat dengan sangat kreatif tapi ga begitu song-based (yang versenya letaknya jelas, prechorusnya jelas/sangat structural menurut teori musik). WOLF itu kreatif, genrenya urban (dubstep), musiknya out of the box cuman kurang musical (struktur musiknya kurang normative), keren sih keren cuman ya itu, out of the box, keluar dari jalur yang biasanya didengar orang, sangat kreatif. Itu keren sih, gue juga suka. Gue penyuka musik2 urban meskipun gue juga suka musik yang lebih musical. Dan gue rasa “Call Me Baby” musiknya lebih normative, lebih musical. Dia masih modern cuman secara melodi masih dapet. “Call Me Baby” itu lagu pop kalo menurut gue.

Popnya lagu “Call Me Baby” ini didukung sama dancenya yang banyak masukin dance2 dari Michel Jackson, King Of Pop. Gue ga usah bilang part2 yang kayak gimana yang pake dancenya MJ, pasti kalian tahu sendiri yang mana aja. Berarti kan itu jelas kalo orientasi title track ini adalah POP. Lalu, apa hubungannya dengan Eropa?. Ini jelas ada hubungannya. Gue uda pernah nulis buku, uda terbit juga, judulnya “Get Ready? This Is K-Pop”, disitu gue nulis informasi2 seputar K-Pop yang mungkin masih banyak orang yang belum notice. Di situ ada part dimana gue ngebahas nama2 composer luar yang suka bikin lagu2 K-Pop. Ini petikan salah satu isi di buku gue:

“Ditanya mengenai perbedaan antara K-Pop dan musik Eropa, dia mengatakan orang2 Eropa lebih ke song-based, yakni harus mendengar verse, pre chorus lalu chorus (terlalu struktural) namun K-Pop lebih ke “whatever goes”. Musisi dapat sangat kreatif, tidak terlalu harus berfikir banyak tentang struktur. Para musisi dapat menciptakan hal baru, suara yang belum pernah didengar sebelumnya. Dia pikir K-Pop mengijinkan untuk selalu bereksperimen dengan semua itu. K-Pop memberi kebebasan untuk membuat lagu seunik dan sekreatif mungkin meskipun kesannnya out of the box. “Aku merasa K-Pop dapat diterima dimana saja. Orang2 mulai mendengarkannya karena fun dan orang2 ingin terlibat di dalamnya. Aku tahu banyak K-Pop nights di Eropa dan orang2 ingin pergi karena itu, musik adalah tentang  letting go and going crazy”, katanya dalam wawancara itu.  (source: http://seoulbeats.com/2013/06/speaking-with-will-simms-composer-of-exos-wolf-and-snsds-i-got-a-boy/)”

Yang bilang ini adalah Will Simms, di sebuah wawancara. Dia itu yang bikin “WOLF” EXO, “Happiness” Red Velvet dan “I Got A Boy” SNSD. Gue tiba2 inget ini pas nonton “Call Me Baby” makanya gue berani bilang MV itu sebenernya ga jauh2 dari Eropa. Dari segi lagu, kali ini SM memang sengaja bikin lagu dengan lebih “normative” yang kira2 bisa diterima di pasar Eropa (yang selera musiknya lebih song-based). EXO ga bikin semacam “WOLF” lagi karena sasarannya uda beda, ini untuk pasar Eropa. Gue rasa project SM untuk EXO adalah masuk pasar Eropa dalam waktu dekat. Ini karena Eropa selain merupakan pasar musik yang potensial selain Amerika, juga belum banyak idol yang masuk ke sana. Kenapa ga masuk Amerika misalnya? Gue rasa Amerika itu lebih ke semacam “hip hop/black music” dan YG adalah yang keknya sangat gencar ke sana makanya SM ke Eropa aja (analisis simplenya). Oleh karena itu lagu comeback EXOpun konsepnya dibuat kayak N Sync versi Korea. N Sync itu boyband Inggris jaman dulu yang musik2nya ya semacam “Call Me Baby” ini, musik pop. Ini nyambung juga sama dancenya yang juga pop banget. Dance EXO di MV ini tuh ga kreatif2 banget. Beda sama WOLF misalnya yang pake ada dance pepohonan dan goa2 segala. Dance EXO yang ini lebih konvensional (biasa ditemui) karena masuk tipe dance yang populer dan banyak digunakan banyak artis karena mengacu pada dancenya Michael Jackson, The King Of Pop. Kalo dalam pandangan gue sih era “EXODUS” ini dari sisi style fashion juga mengarah ke boyband2 Inggris jaman dulu kayak N Sync tadi contohnya, arahnya ke sana. Liriknyapun pop sekali, bukan lirik2 puitis yang sarat peribahasa/fantasy kayak lagu2 EXO sebelumnya (MAMA/WOLF/GROWL).

Intinya gue rasa ga ada yang salah antara  teaser pathcode dengan MV “Call Me Baby” karena uda sesuai. Kalo misalnya ada yang nganggep ga bagus/ga sesuai ya itu pendapat masing2 orang. Cuman kalo gue ya inilah alesan/argumen gue. SM bukan agensi yang tanpa pertimbangan juga kok. Mereka bikin something itu pasti ada maksudnya, cuman mungkin kitanya aja yang belum bisa begitu paham karena kita bukan orang dalam SM. Ya paling kita bisa nganalisis kayak gini aja. Kalo gue pribadi sih nangkepnya kayak gitu. Semoga ini jadi semacam referensi tambahan buat kita semua dalam melihat era EXODUS ini. Jujur gue ga suka kalo ngeliat komen/tulisan yang kesannya menghina SM banget karena MV ini mereka anggap cenderung “gini doang”, apalagi pake kata2 kotor. Gue suka bercanda dan gue juga tahu orang2 itu cuman bercanda tapi penggunaan caci maki/kata2 kotor dsb itu lama2 gue rasa bakalan jadi habit juga dan akan kurang bagus, ga enak juga dibaca (ini gue pribadi). Gue disini cuman mencoba menyampaikan apa kesan gue ke MV/title track ini. Semoga ada manfaatnya. Dan sukses EXO buat comebacknya ^^ Saranghaja!

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

 

Komentar
  1. yua mengatakan:

    wah aku suka bgt sama fans yg kayak kakak, bukan cuma nonton terus ngomen tp analisa juga. ihh kereeen kakkkk
    emang sih pada protes knp mv nya biasa bgt padahal menurut aku udah bagus bgt wlwpun dlm ruangan doang
    exol juga aku rasa gak terlalu permasalhkan bahkan fandom lain yg ngomen jelek ttg tu mv
    kakak ada niat lg utk nulis tentang exo?

  2. Restiatitanelfningsih mengatakan:

    Reblogged this on Blue Miracle.

  3. yoo eun mengatakan:

    bnyk yg bilang SM pelit bgt buat mv artisnya selalu dlm kotak kardus.kalo menurut aku sih mv nya keren.liat aja semua member EXO gantengnya nggak nyantai bgt bikin lumer apalagi KaiChanDo.buat apa mv outdor tp lagunya biasa aja.mv exo tuh udah keren bgt pake wah malah.mereka udah nggak abg lg skrg udah dewasa.makasih eon buat infonya.akhir april BTS mo comeback nggak sabar….

    • lindashin mengatakan:

      Bukan ga modal tapi sesuai dengan genre mereka yang dance. kalo set MV terlalu mewah malah ga bisa leluasa buat dance dan jadi salah fokus. Fokusnya ntar malah ke setnya bukan dancenya.

  4. emilygiralny mengatakan:

    Aku setuju dgn K’ Linda…
    Mungkin yg bilang ini beda jauh dri teaser Pathcodex hanya melihat dri penampilan doank!..
    Hurt, What if , beautiful jg bagus🙂

  5. exoticsaranghaja mengatakan:

    minnn… mau nanya penasaraaan banget,,, udah nyari di mbah google tp g nemu2 juga jawabannya. aq sukaa banget ama BEATIFUL. musiknya samaa persis ama yg d upload yeol d IGnya. apa mungkin dia yg buat yaa minn… sumpah itu intro nghipnotis aq banget

  6. vitari mengatakan:

    Menurut gw ya eon, mv call me baby ini settingnya kyk jaman2 dlu gtu gak sih? Kyk era 90-an gitulah… soalnya gw liat2 baju2 yg dipake ma member exo smua pda jadul semua. Tu rambutny chen jg ada yg dikritingin gtu kan? Apa itu cm prasaan gw aj ya? Hehe
    Ngemeng2 nih si chanyeol hot banget dah pas duduk di sofa sambil tepuk tangan tu,,, gw smpe melting :v

  7. dodofan mengatakan:

    Komenanku blm kekrm ternyata, salam kenal kak, aku udah ngikutin postingan kaka dari jaman dulu, tapi baru sempet komen sekarang.
    Aku kagum sama SM, mv bermodal dikit dan sederhana tapi bisa dapet untung banyak, mvnya udah menarik dengan dance, suara plus tampang kecekece. Patut ditiru tuh strateginya.

  8. Ems mengatakan:

    Suka banget analisi kak Linda (y)

  9. Kkaebsong mengatakan:

    Setau aku sih katanya kalo dihubungkan (dipeta) semua kota yg di taeser itu, bakal ngebentuk logo EXO yang baru.
    Dan huruf depan dr masing2 kota akan membentuk kata CALL ME BABY.
    Colorado
    Arizona
    London
    Lyon
    Marseille
    Edinburgh
    Barcelona
    Almaty
    Berlin
    Yunnan

  10. sasa lee mengatakan:

    Gila! Ni artikel emg gila banget! Kagum berat sama yg buat artikel! Selama ini gue nyari org yg suka dengan apa yg gue suka tpi memandang dengan cara yg beda.. Dan nemu disini.. Kece bgt kak! TOP deh! Ini yg gue cari2 .. Waah..
    Kece!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s