Fakta-Fakta EXO Part 221 (Tentang “Label Idol” Bagi EXO)

Posted: Oktober 28, 2015 in About EXO M & EXO K
Tag:

We Are One! EXO!  

Source: Video – [ENG SUB] 150414 Jonghyun’s Bluenight Radio – EXO full cut (Credit: MBC Radio, subbed: @junmapanda)

  • DJ radio ini adalah JongHyun SHINee. Diantara semua member EXO, Chen paling suka tone suaranya Chanyeol dan D.O, tipe suara yang low. Chanyeol dengan bass-nya dan D.O dengan baritone-nya. Ini karena suara dia lebih ke high-pitch. Kalo JongHyun, dia bilang malah suka tipe suara kayak Chen chingu.
  • Chen bilang di sini kalo sebelum masuk SM, dia adalah fansnya JongHyun. Salah satu lagu yang dia suka adalah “please, don’t go” yang dinyanyiin JongHyun sama Onew *yeokshi ya, gimanapun SHINee adalah sunbaenya EXO dan karya2nya juga keren juga di SM. Gue sendiri sejak SMA/SHINee debut tahun 2008 udah tahu lagu2nya SHINee. Banyak lagu SHINee yang gue suka dan beberapa diantaranya gue suka banget seperti “love’s way” X “one for me” X “four season”. Jadi nostalgia deh jadinya, hehe*
  • Ketika jam 12-an malam, SuHo kalo ga ada jadwal biasanya baca buku chingu. Dia suka baca buku di dorm *yeokshi ya, brain-nya EXO. SuHo itu meskipun leader yang sering kena bully gitu pinter lhoh chingu, hehe*. Kalo Chanyeol, dia biasanya ngedengerin musik atau bikin2 lagu/composing. Kalo Chen, dia suka ngedengerin lagu juga sebelum tidur dan liat2 video perform mereka sendiri (monitoring) atau video2 artist luar.
  • *JongHyun itu keknya serius ya orangnya, frontal, tapi malah keren menurut gue*. Jadi di sini dia nanya ke member2 EXO yang jadi guest (SuHo X Chen X Chanyeol) tentang gimana komentar mereka tentang orang2 yang belum bisa mengakui talent mereka setelah mereka berusaha. Semacam “label idol” *“idol semata”, lack (kurang) talent ataupun skill dsb*. Jawaban Chen adalah dia pengen juga mengubah pandangan itu cuman dia sadar kalo dia ga punya hak untuk itu *setiap orang boleh komentar kan ya soalnya*. Dia ga ngerasa sedih juga karena itu, karena memang bagi dia natural bagi manusia untuk berprasangka terhadap manusia yang lain. SuHo nambahin kalo cara yang bisa mereka lakukan hanyalah terus bekerja keras untuk membuktikan kalo mereka kompeten. JongHyun nambahin kalo orang2 mungkin bisa berpikir seperti itu karena menilai ga berdasarkan observasi langsung terhadap apa yang mereka lakukan. Selain itu, kesempatan mereka untuk membuktikan juga ga terbuka begitu lebar *prinsip agensi beda2 kan ya, ada yang strict tentang lagu kayak SM, ada yang diserahin ke idol2nya langsung kayak YG, ada yang lagu2nya dibikinin sama CEOnya kayak JYP dsb*. Chanyeol sendiri ngerasa kalo hal yang mereka bicarakan itu terjadi banget di EXO. Dia bilang untuk kasus dia, orang lebih sering menemukan kekurangan dia daripada kemampuan dia. Meskipun begitu, itu jadi lebih memotivasi dia untuk bekerja lebih keras dan mengajari dia untuk look beyond (melihat lebih jauh terhadap sesuatu, yang biasanya ga dilihat) *gue sependapat sama Chen, orang ga bisa dengan mudah ngerubah pemikiran orang lain meskipun dia ingin. Solusinya ya kayak Chanyeol X SuHo bilang jadinya, menggunakan kritik dsb itu sebagai pembelajaran dan modal untuk berkarya lebih baik lagi. Dan meskipun belum signifikan, keikutsertaan Chanyeol dalam bikin lirik/lagu untuk album merekapun menurut gue udah bagus, udah mencoba. Namanya proses kan ya, kita juga belom tentu bisa kalo disuruh bikin lagu juga sekarang. Lagipula idol juga manusia kan, ga sempurna meskipun sudah berusaha. Kalo gue pribadi, gue jelas lebih suka musisi yang bisa bikin lagu mereka sendiri, dan EXOpun juga sudah begitu meskipun belum signifikan. Dan misalnya belum bisa ya gapapa, orang kan mungkin bakatnya di dance aja misalnya. Kita ga berekspektasi kalo semua idol harus ngedance bisa, nyanyi bisa, bikin lagu bisa, bikin koreo bisa dan semuanya bisa kan? Setiap orang ada spesifikasinya masing2 dan harus dihargai juga. Apa hanya karena idol ga bisa dalam banyak hal lalu ga boleh jadi idol? Gue rasa ga gitu. Bisa banyak hal sekaligus memang nilai plus bagi idol, cuman jangan lah ya semacam menjelek2an idol yang belum bisa bikin karya sendiri misalnya. Meskipun kita sendiri ngerasa idol yang bisa bikin lagu sendiri lebih keren, cuman ga perlu menjelekkan yang lain juga. Karena bisa jadi yang dijelekkan malah nanti bisa bikin karya yang bagus bange, who knows?. Karena kata “belum” itu sangat berbeda dengan “tidak”. Belum bisa bikin sekarang, masih ada kemungkinan bisa bikin di kesempatan yang lain*
  • Tentang kata “idol” sendiri, komentar Chanyeol adalah definisi idol sendiri adalah orang yang diidolakan oleh remaja, jadi dia malah seneng dengan sebutan itu dan merasa terberkati dengan itu *karena ga semua orang bisa jadi idol yang bahkan menginspirasi orang kan ya?*. SuHo sama, dengan jadi idol, dia ngerasa seneng jika dia bisa ngasih nasehat ke orang yang lebih muda dari dia dan makin seneng jika menjadikan dia sebagai role model dalam hal “etika” *kalo gue, idol dan artisan itu memang beda chingu. Idol itu level yang “di bawah” artist menurut gue. Artist itu bagi gue yang lebih ke bikin karya sendiri dsb, sedangkan idol orientasinya lebih ke fans dan materi, kurang idealis. Gue ga bisa bilang EXO adalah artisan dalam artian yang total bikin karya2 sendiri, tapi di bidang “dance/performance” mereka ya artist, keren. Jadi mungkin lebih ke gimana EXO bisa lebih explore aja ke depannya, supaya anggapan “idol” yang melekat di diri mereka itu bisa hilang dan berganti menjadi “artist”. Ok meskipun mereka seneng dengan label idol, cuman gue yakin mereka ingin “naik level” juga sebagai artist yang lebih idealis. Dan saat ini, mereka sudah mencobanya juga, makanya effort itu juga ga bisa dimenafikkan begitu aja dan harus dihargai usaha mereka harus dihargai juga. Dan bener kata Chanyeol X SuHo menurut gue, kata label “idol” itu ada positifnya juga. Ketika dengan menjadi idol itu mereka bisa berguna bagi orang lain? Ketika dengan menjadi idol itu mereka bisa berbagi banyak hal positif dengan orang lain? Baik kan?. Daripada menjadi artist tapi menyakiti yang lain misalnya? Lebih baik jadi idol tapi membawa pengaruh baik bagi orang lain kan?. Kalo gue, antara idol dan artist itu tetep beda (dalam hal idealisme karya) chingu. Meskipun beda, tapi semuanya ga akan ada masalah selama keduanya membawa pengaruh baik ke orang lain. Seperti kata SuHo tadi, orang mungkin bisa beretika lebih baik karena ngeliat mannernya di TV misalnya, itu bagus banget kan? Misalnya orang jadi lebih semangat belajar karena tahu SuHo ternyata suka baca buku dan pinter juga secara akademik, bagus kan itu? Tetep ada kok hal baik yang bisa diambil dari “idol”, contohnya EXO ini. Yang baik2 kita ambil, yang enggak ya anggep ga tahu aja apa gimana, hehe, simple ^^*

*Notes: Support “NAMU Shop” yah chingu. Support juga buku2 gue “Get Ready? This Is K-Pop” (book 1) & “Probably Perfect”. Rekap link2nya ada di:

https://leendashinhyunjae.wordpress.com/namu-shop/

https://leendashinhyunjae.wordpress.com/my-book/

*Untuk pemesanan, bisa langsung aja kontak melalui fanpage blog ini di: https://www.facebook.com/leendashinhyunjaewordpresscom-212733048923567/timeline/

Setiap pembelian produk baik album/buku, akan langsung mendapatkan card member blog ini dan goodies dari gue ^^

Gomawo~ ^^

[ENG SUB] 150414 Jonghyun's Bluenight Radio - EXO full cut.mp4_001314083

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Komentar
  1. cynthia mengatakan:

    Makasih banyak unnie, masih mau ngereview sm support EXO.😀 *bow

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s