Fakta-Fakta SEVENTEEN Part 22 (Awal Woozi Pengen Jadi SongWriter)

Posted: November 10, 2015 in About SEVENTEEN
Tag:

Say The Name! SEVENTEEN!

Source: Video – [ENG] BOYS BE SEVENTEEN Diary – Joshua, [ENG] BOYS BE SEVENTEEN Diary – The8, [ENG] BOYS BE SEVENTEEN Diary – Woozi (Credit: Pledis Ent, subbed: jyeoshin (what17says)

  • SEVENTEEN sekarang lagi hot banget kan ya di Korea. Dibanding aktivitas di masa “17 carat” sebelumnya, yang “boys be” ini makin banyak Joshua cerita di log ini kalo dia sampe ga tidur saking padetnya jadwal mereka *idol K-Pop kalo lagi sibuk banget aktivitasnya memang sering ga ada waktu untuk bener2 tidur kan ya. Ga SEVENTEEN aja, GOT7 X BTS X EXO X WINNER dsb, sama aja. Mereka paling hanya tidur beberapa jam aja sehari dan bahkan kadang tidurnya ga di tempat tidur, tapi di waiting room/mobil dsb*. Joshua di log ini bikin video message ke mamanya yang sekarang ada di Amerika. Dia minta mamanya untuk ga khawatir sama dia. Karena jadwalnya sangat banyak/sibuk, dia ga bisa sering menghubungi keluarganya/mama. Meskipun begitu, Joshua sering mikirin mamanya. Sebelum tidur, dia sering mikirin mamanya. Selain itu, dia juga berterimakasih karena mamanya udah mengijinkan dia untuk training di Korea dulu. Dia banyak berfikir “misalnya aku dulu ga ke Korea, gimana ya?”. Joshua berterimakasih karena mamanya udah mengijinkan dia melakukan hal yang dia sukai. Bisa perform di stage dan fans2 banyak yang memberi semangat, itu membuat Joshua sangat senang dan memberi energy ke dia juga. Stress dan capek yang dia rasakan seperti hilang ketika tahu banyak fans yang mendukungnya *Joshua anak tunggal setahu gue, jadi hubungannya sama mamanya semacam deket banget*. Intinya Joshua pengen mamanya ga usah terlalu khawatir pada dia aktivitas dia sekarang  *ada temen2nya juga kan ya di Korea, ada 13 member yang tinggal dan beraktivitas bareng sama dia. Inilah enaknya group menurut gue, aktivitasnya bareng. Bareng2 lebih enak kan daripada sendiri? Ada temen yang bisa diajak cerita dsb, rame lagi, ga sepi*
  • Anak2 SEVENTEEN selama chuseok ini juga dikasih libur sama agensinya. Member2 lain pada pulang kampung. The8 dan Jun yang ga bisa pulang ke Cina, makanya dia menghabiskan waktu untuk bermain2 di taman bermain dan makan makanan Cina. Di saat seperti ini, dia paling rindu sama orangtuanya di Cina sana. Dia bilang jika ada waktu, dia ingin pulang melihat mereka juga *jauh dari orangtua, pasti berat ya, termasuk buat idol2 K-Pop. Fighting The8! Untung ada Jun ya, jadi ga terlalu kesepian selama ditinggal temen2nya yang lain pulang kampung*
  • Untuk Woozi, di lognya dia lebih ngomong tentang musik chingu. Era “mansae” ini dia (SEVENTEEN) dapet banyak pujian dari fans. Jadi banyak fans yang bilang ke dia semacam “terimakasih sudah membuat lagu yang bagus”, “kamu telah bekerja keras dalam membuat lagu sebagus ini”, “stiap hari aku mendengarkan lagumu yang bagus ini” dan “terimakasih. Mendengar feedback itu, dia jadi teringat dia yang dulu. Dia dulu juga seperti fans2 yang suka lagunya itu. Dulu ketika masih kecil, dia selalu ngedengerin lagu. Ga setiap hari manusia bisa bahagia kan, ada sedihnya juga. Dan Woozi sendiri ngerasa ketika mendengarkan lagu yang dia suka, harinya menjadi lebih baik chingu. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk membuat lagu juga sejak saat itu. Dia ingin orang2 merasakan energy yang dia tuangkan dalam lagunya suatu saat nanti. Dan dia seneng sekali karena feel/energy itu kini sampai ke orang lain/fans lewat lagu yang dia buat. Dia senang karena orang2 senang karena dia telah membuat musik/lagu. Dia bilang kalo ada kata lain yang lebih dari “senang”, dia ingin memakai kata itu untuk menggambarkan perasaannya sekarang. Dia ingin bekerja keras lagi untuk bisa membuat lagu yang bisa memberi energy ke orang lain *gue akhir2 ini lagi tertarik banget buat belajar konektivitas antara hip hop dan Islam, makanya jadi baca buku2 yang relate tentang itu juga. Selain itu, gue juga mulai nonton video rapper2/musisi2 yang masuk Islam. Ada satu penyanyi R&B yang masuk Islam (L Debois) yang bilang kalo jadi musisi itu beda dengan orang yang ngedengerin musik aja/suka musik aja. Musisi itu orang yang bener2 lebih dalam terjun ke dunia musik, sehingga feelnya masuk banget ketika bikin musik/lagu. Ada pesen2 yang ingin disampaikan, luapan emosinya dsb. Dan itu beda dengan orang yang suka musik aja tapi ga jadi musisi/pendengar aja. Makanya ga heran kalo musisi ketika membuat musik akan jadi semacam “relate” sama yang ngedenger, karena memang dibuat based on feeling yang kuat. Nah tapi, sebagai orang yang beragama (dalam hal ini Islam), musik itu ga boleh jadi semacam alat utama untuk kita bisa mendapatkan rasa tenang/hari kita jadi lebih baik dsb. Karena apa? Muslim punya Quran yang di dalamnya ada firman Tuhan/Allah yang jelas bisa menenangkan hati yang sedih lebih dari apapun. Banyak memang orang yang merasa musik itu sebagai sarana untuk hati menjadi lebih baik dsb itu, cuman sebagai muslim ada kok yang lebih bisa bikin hati menjadi lebih baik, dan itu Quran. Gue sendiripun ngerasa gitu juga. Gue suka musik, cuman sekarang2 ini gue ngerasa lebih baik/peace/tenang ketika ngedenger Quran dibaca (sampai terjemahannya), ceramah dan baca/nonton sesuatu yang relate dengan Islam, bahkan sering sampe keluar air mata juga saking harunya. Lagu itu menurut gue dibuat dengan ada pesannya, padahal ga semua pesan di sana baik, makanya harus hati2 dalam suka lagu/ngedengerin lagu. Gue sampai saat ini masih ngerasa kalo meskipun liriknya itunglah ga ada pesen yang kuat yang bisa sampai ke audience, cuman to the extend musiknya bagus/melody-nya bagus dan performance-nya bagus ya itu dihitung sebagai hiburan semata, sebuah seni pertunjukan. Jadi ngeliatnya dari sisi musikalitas/performancenya, bukan ke pesennya. Lagu itu bagi gue dibagi menjadi 4, “lagu yang musik dan liriknya bagus”, “lagu yang musiknya aja yang bagus”, “lagu yang liriknya aja yang bagus” dan “lagu yang musik dan liriknya sama2 ga bagus”. Menurut gue, selagi musiknya bagus ya semacam jadi referensi aja, tapi ga yang terlalu dalem sukanya atau gimana, biasa aja, jangan terinternalisasi. Internalisasi itu bahasa dalam sosiologi yang artinya semacam sampe masuk ke diri kita banget, mendarah daging. Tapi lagu2 yang meaningnya/liriknya bagus, bisa diambil pelajaran dari situ, karena berguna bagi audiencenya juga. Gue pribadi pengen SEVENTEEN misalnya bikin lagu ya selain tentu saja “relate sama people”, tapi juga ada manfaatnya bagi orang lain. Misalnya lirik yang mengajak kita untuk punya mimpi, tujuan hidup, persahabatan, tolong menolong, kedamaian dsb. Jadi ga hanya sebatas “ngasih energy” aja ke people, tapi juga ngasih semacam nasehat/pandangan yang baik ke people. Ini karena banyak sekali hal2 baik di dunia ini yang bisa dishare lewat lagu. Lagu adalah media yang bagus dalam ngeshare value/nilai2 poaitive ke people di era sekarang ini. Ga hanya SEVENTEEN, gue pengen semua idol mikir ke hal2 seperti itu juga selain dari sisi relatenya ke people/musical/performance/estetik-nya. Lagu itu (terutama genre hip hop) adalah media yang terbuka banget buat ngomong hal2 yang ingin disampaikan oleh pembuat liriknya ke people yang ngedenger setahu gue. Selain bicara tentang diri mereka sendiri (pengalaman), mereka juga bicara hal2 yang sedang terjadi di sekitar mereka sehingga menimbulkan kesadaran pada hal2 itu bagei para pendengarnya. Jadi lagu itu menurut gue sayang banget kalo lirik2nya ga punya meaning yang bisa impactful bagi people. Rapper2 muslim setahu gue banyak ngomong hal2 yang baik based on agama dan nasehat untuk menjadi orang yang lebih baik, kayak Mos Def atau Brother Ali. Ini beda dengan rapper2 mainstream yang meaning2 lagunya ga jauh2 dari alcohol, drug, free sex, money, diss dan YOLO dalam perspective negative. Makanya gue lagi seneng banget belajar tentang konektivitas antara genre hip hop dan Islam ini. Gue sejauh ini ada keyakinan kalo genre hip hop adalah dekat dengan Islam jika kembali ke rootnya, sekali lagi jika kembali ke rootnya/asalnya/akarnya. Jika hip hop punya agama, maka itu Islam. Makanya gue sekarang cukup sensitive juga dalam hal menilai lirik untuk bisa didenger dalam K-Pop. Gue akan mempertanyakan meaning dari lagu itu kalo misalnya aspek di lagu itu yang ditonjolkan dalam interview2 idol/musisi2nya. Di luar musik, gue ga ada masalah untuk menulis tentang idol2 ini, entah pengalamannya, apa yang dia suka dsb. Karena dengan itu gue melihat mereka sebagai manusia biasa yang bisa jadi kita bisa dapet semacam informasi/pelajaran dari hidup mereka juga. Cuman kalo dari sisi karya/musik, gue akan lebih idealis. Mungkin gue terlalu idealis sih, cuman gue rasa itu hal yang bener, jadi gue akan bertahan di konsep itu. Ini pikiran gue aja sih, jadi ya no offense, setiap orang punya caranya sendiri dalam memandang sesuatu anyway, termasuk gue ^^*

[ENG] BOYS BE SEVENTEEN Diary - Joshua.mp4_000101500

[ENG] BOYS BE SEVENTEEN Diary - The8.mp4_000038866

[ENG] BOYS BE SEVENTEEN Diary - Woozi.mp4_000109233

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Komentar
  1. Zee mengatakan:

    Jadi woozi itu semacem suganya seventeen bgt ya ka😄

  2. mrsgigita mengatakan:

    Sedihhhh minghao sama jun ga bisa pulang huhu kasiaann tapi kalian berdua masih bisa romantis2an yee mumpung gaada member lain wakakakak berharap mereka dapet rockie award dimanapun di MAMA atau di GDA.. Amiinnnn

  3. attinfy mengatakan:

    hip hop atau rnb musik yg islam kaya’ maher zain atau harris j bagus juga. setuju sih.. aku kl dengerin lagu juga aku cari artinya dulu. makna-nya apa. mo lagu kpop atau barat. biar kl dinyanyiin trus muter di otak jd semacam ingetan buat diri sendiri.

  4. onlywonwoo mengatakan:

    Lupe Fiasco juga rapper islam ^-^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s