Fakta-Fakta BTS Part 177 (Suga X Cinta Atau Sahabat?)

Posted: November 19, 2015 in About BTS, my korean notes
Tag:

BANG! TAN! BTS!

Source: Video  –  BTS – Interview (Skool Luv Affair Keyword Talk) (Credit: BigHit Ent)

  • Suga cerita kalo dia dari kecil memang secara natural ingin jadi musisi, jadi ga ada turning point khusus bagi dia untuk kemudian fokus di musik *beda sama Jin misalnya yang awalnya acting terus mulai di musik sejak trainee, kalo Suga ini bener2 dari kecil ya udah di musik dan musik*. Ketika kecil, dia ngedengerin band reggae yang namanya “stony skunk” dan dia jadi pengen jadi musisi juga kayak mereka *stony skunk itu group dari YG Ent, reggae genrenya*. Ini sesuai sama kayak liriknya dia di “hip hop lovers”, dia bener2 secara natural suka sama musik dan jadi musisi inipun secara natural juga, memang passionnya dari kecil ya di bidang musik. Meskipun begitu, ketika ditanya tentang cita2 masa kecil (biasa kan ya anak kecil pengen jadi ini dan itu), si Suga ini pengen jadi pemadam kebakaran chingu *mungkin baginya keren kali ya, bisa madamin api, hehe. Yeokshi sangnamja, pekerjaan2 bapak, hehe. Suga kan di BTS rolenya sebagai bapak ya, yang benerin lampu, pintu kamar mandi dsb, dan pemadam kebakaranpun pekerjaan yang maskulin juga kan ya, hehe. Suga mah wajahnya imut gitu tapi ga menye, sangnamja*
  • Dulu ketika masuk BigHit, Suga ga tahu apa2, yang dia rasa hanya “musiknya adalah benar” dan ketika dia membuat musiknya, dipikirnya orang2 akan secara natural suka, dan itu ternyata salah, dia sadar kalo itu salah. Sejak itu, dia ngerasa kalo pandangannya terhadap musik menjadi berubah *jadi Suga awal2nya masih idealis. Dia ngerasa orang bisa secara natural suka sama apa yang dia buat karena menurut dia udah bagus, padahal enggak begitu. Dunia ga berjalan seperti itu. Apa yang menurut kita bagus dan sepertinya orang akan suka, banyak yang berkebalikan pada kenyataannya. Makanya dia kemudian menyadari kalo jadi penyanyi sebagai hobi itu beda dengan sebagai pekerjaaan. Musisi itu pekerjaan atas dasar kesenangan sebenernya, dan yang konsekuensinya tinggi, bisa jadi dia ga berhasil secara finansial. Pekerjaan yang sangat ga mudah. Mungkin dulu Suga ngerasa kalo dia bisa bikin lagu bagus (versi dia) lalu dia bisa dapet hal2 finansial yang dia hadapkan, cuman kenyataannya ga gitu. Makanya dia memandang musik dalam 2 hal, yang pertama dalam perspektif idealisme musisi dan yang kedua sebagai pekerjaan. Mixtape itu idealisme, diupload dan fans ga usah bayar buat ngedengerin. Tapi kalo album BTS, ya jelas dibeli, bukan gratisan. Tapi permasalahannya kemudian kan dunia musik itu rawan download illegal dan pembajakan, makanya sangat ga menentu bisnis musik itu sendiri, musisi bukan pekerjaan yang savety jadinya. Makanya jadi musisi yang idealis itu bagi dia ga bisa secara full dijalani. Dia harus berdeal dengan variety2 show untuk lebih dikenal lalu punya fans, harus mau act2 cute padahal dia males yang begituan tapi kepaksa karena fans dsb. Diapun awalnya prefer untuk jadi composer aja kan ya, bukan jadi idol yang di depan layar, cuman nasib berkata lain dan dia akhirnya berdeal untuk jadi idol. Ini logis sebenernya, gue ada keyakinan kalo orang2 bisa suka BTS/Suga itu belum tentu karena musiknya doang. Pasti faktor wajah/cutenya dia/karakternya dia yang dilihat di acara2nya itu tetep sangat berpengaruh untuk orang bisa suka sama dia. Makanya dia bilang kalo pandangan dia ke musik itu beda dari sebelumnya. Orang ga akan serta merta beli musiknya kalo dia ga attractive bagi calon pembeli itu sendiri. Sebagus2nya musisi, menurut gue dalam kacamata bisnis (industri K-Pop) kalo secara kemasan (visual, performance/dance, konsep dsb) ga menarik ya orang yang akan support dalam bentuk uang dengan beli2 itu ya belum tentu mau, ya mungkin ada cuman jelas jumlahnya ga banyak. Hanya fans2 super loyal dan memandang pure dari musik aja yang support. Makanya Suga kan pernah cerita kalo dia rasa 2 atau 3 fans yang ngeliat dia ngerap di jalan dulu adalah yang bener2 fansnya. Ini karena mereka mau ngeliat dan ngedenger karya Suga saat Suga masih sangat idealis, dia belum berdeal dengan apapun, belum begitu dikenal kayak sekarang. Makanya mungkin karena dia sadar kalo dengan keidealisannya itu ga akan berhasil, makanya dia mulai berdeal/berkompromi/flexible terhadap banyak hal. Selain rajin bikin mixtape untuk nunjukin idealisme mereka, cara lain adalah untuk lagu2 komersilpun mereka bikin dengan based on pengalaman mereka sendiri, jadi sense of hip hop/rap-nya kental dan nunjukin kalo meskipun lagu mereka dikomersilkan tapi kontennya tetep idealis. Memang musisi apalagi hip hop itu berdeal dengan banyak hal sih, mereka mencoba idealis cuman karena dunia ga serta merta secara natural bisa menerima itu, makanya mereka harus flexible juga. Itulah Suga, pandangan dia yang idealis terhadap musik jadi lebih flexible sekarang. RapMonpun kemaren juga ngomong hal yang hampir sama, bahwa seiring berjalannya waktu dia mulai mau berdeal dengan dunia ini. Bahwa seringkali apa yang menjadi idealisme kita ga bisa tercapai dalam kehidupan nyata, sehingga harus mau berdeal juga dalam aspek2 tertentu. Ribet ya? hehe. Orang yang jadi musisi menurut gue mikirnya harus kayak Suga, ngeliat musisi itu dari segi hobi sama pekerjaan, jangan satu sisi aja. Kalo terlalu ke hobi, orang perlu finansial yang cukup untuk hidup juga dan pekerjaan sebagai musisi (pure) itu pada kenyataannya ga terlalu bisa diandalkan. Kalo terlalu ke pekerjaan, maka karya yang dihasilkan ga akan idealis karena akan mainstream (yang penting orang suka, bikin apa yang lagi trend meskipun buruk gapapa asal dapet uang). Makanya harus setengah2, idealisnya ya dapet, komersilnya yang dapet. Kalo menurut gue musisi kayak Suga itu ya harus investasi. Ketika dia udah ga jadi idol, dia tetep bisa di balik layar buat jadi composer/ngediriin perusahaan atau studio dia sendiri misalnya. Dengan skill composing dan lyricist yang dia punya, dia tetep bisa kerja nanti meskipun udah ga di BTS misalnya. Apalagi Suga dari awal emang di musik kan, jadi keknya dia ga ada gambaran ke pekerjaan lain. Mungkin ini juga alasan dia rajin banget sama hal2 composing2 dsb, karena selain suka ya bentuk investasi dia juga, investasi skill untuk masa2 selanjutnya ketika udah di balik layar. Musisi itu menurut gue pekerjaan paling ribet di dunia ini chingu, soalnya gue ga bisa memandang sisi mereka itu secara utuh, harus dari banyak sisi. Meskipun begitu, justru charming pointnya di situ dan kita juga bisa belajar dari situ untuk tahu “oh musisi itu pemikirannya begini dan begitu” dsb. Jadi ngeliat musisi/idol/artis itu menurut gue ga bisa serta merta ngejudge “fake” misalnya, karena mereka harus berdeal dengan banyak hal itu tadi. Kalo terlalu idealis ya ga bisa, terlalu komersil dikira fake, serba salah kan?. Gue mulai sadar yang gini2 jadi berusaha ga gampang ngomong “oh idol ini fake, yang ini enggak”, ya tunggu dulu, dealnya mereka apa kan kita ga tahu. Istilahnya ga suuzon (berprasangka buruk)lah sama orang, kan kita juga belum tahu orang itu aslinya gimana. Lebih baik khusnuzon (berprasangka baik) sama orang. Nah perkara orang itu bohong di hatinya kan kita ga bisa ngecek, jadi selagi orang yang bersangkutan mau cerita dan cerita itu tendensinya ke arah positif ya kita prasangka baik aja. Kalo yang gue pelajari, misalnya kita ngedenger berita yang semacam buruk/jelek, kita jangan langsung percaya apalagi langsung nyebarin. Kita harus bahasa Quran-nya itu “tabayun” atau nyari tahu/tanya ke yang bersangkutan/ngecek lah, jadi jangan langsung diiyakan dan disebar2 gitu. Takutnya itu ga bener dan orang lain jadi kemakan omongan itu, malah jadi kita nyebarin berita bohong jadinya, kita berbuat jahat/dzalim ke orang itu. Kalo gue sebisa mungkin nulis di sinipun yang baik2 aja dari mereka, yang cute/lucu2 aja, kalo yang jelek ya jangan sampe. Dan misalnya memang mereka ada jeleknya ya itu urusan mereka, gue ga ikut2an, ga mau nyebarin juga meskipun mungkin tahu. Takut gue sama hal yang gitu2, nuduh2 orang ini itu yang belom tentu bener, takut chingu. Ya memang manusia manusia ga sempurna, makanya semoga istiqomah. Itu doang dalam hidup yang gue pengen, istiqomah atau konsistensi. Apa yang gue rasa udah baik bisa gue pertahankan, itu doang. Jangan sampe berubah, itu gue paling takut. Semoga kalianpun selalu istiqomah, kita saling mendoakan*
  • Salah satu memories indahnya Suga adalah dia pernah masuk TV (news) ketika masih training karena lagu “paldo gangsan” chingu. Ketika itu dia lagi makan malam bareng keluarganya ketika Suga ada di news itu, jadi nonton bareng berita yang ada Suganya ketika mereka sekeluarga lagi makan bareng *wah pasti seneng banget ini. Lagu “paldo gangsan” itu keren banget memang, jjang lah BTS bisa buat lagu itu, keren banget. Daebak lah itu lagu*. Untuk lagu/musik sendiri, Suga dream-nya adalah secara terus menerus bisa membuat musik yang bagus. Dia bilang ga ada greedy buat no.1 cuman tetep pengen bikin musik terus, musik yang bagus *idealis kan berarti ini, kata2 “ingin membuat musik terus” itu idealis. Ini beda lhoh misalnya dia bilang “pengen terus ada di dunia musik” itu belum tentu. Kalo ingin di dunia musik berarti pengen eksis/no.1 dsb, cuman kalo pengen terus menerus buat musik berarti seumur hidupnya untuk membuat musik, sesuatu yang akan dilakukan dalam waktu yang lama, dengan atau tidak tampilnya dia sebagai idol. Ini lebih ke “musisi mindset” jadinya. Menurut gue, Suga itu chingu anak BTS yang paling “musisi oriented”, lebih ke producer/lyricist gitu2. Kalo RapMon (ini pikiran gue semata) karena dia pinter, gue punya feeling dia bisa aja suatu saat ke dunia yang lain. Ya tetep di rap (rap masih), cuman bisa jadi dia bisa ke pekerjaan yang selain itu karena dia anaknya pinter di hal2 lain di luar musik. Kalo Suga kan musik aja, cuman hal2 seputar musik yang dia kuasai banget. Kalo Hope, gue rasa passionnya lebih ke dance, mungkin bisa jadi koreografer nanti. Kalo Jin, dia acting. Kalo V, nah gue ga tahu tuh dia dimana, wkwk (mian V), cuman gue rasa in term of musician gue belum ngerasa V bener2 ke arah itu, meskipun sekarang udah coba composing2 juga. Suga kan anak underground juga dulu, jadi jadi in term of musician dia udah melekat banget passionnya itu. Apalagi sering kan dia mention pengen ikut acara2nya musisi dsb, keliatan kalo passionnya ya di situ2 aja*. Nah harapan Suga tentang musik sendiri adalah juga bisa segera ngerilis mixtape. Bukan satu satu tracak, tapi sekaligus 20-30 track, itu harapan dia *nunggu banget nih mixtapenya Suga. Gue juga awal suka BTS karena mixtapenya RapMon, jadi mixtape itu pengaruhnya penting di gue buat lebih bisa tahu BTS hingga sekarang. Coba si RapMon itu ga ngeluarin mixtape dulu, gue ga bakalan bisa suka BTS sampai saat ini*
  • Ketika ditanya tentang makna bahagia, Suga bilang ketika dia bisa melakukan apa yang dia ingin lakukan. Mendengar apa yang ingin dia dengar, menyanyi apa yang pengen dia nyanyikan, makan apa yang ingin dia makan, itulah bahagia. Contoh kebahagiaan sederhana adalah tidur bagi dia chingu, dia bahagia ketika tidur *beanienya ada zzz kan ya tulisannya, suka tidur, hehe*. Dia juga punya pemikiran kalo manusia ga harus kaya untuk bisa bahagia. Jadi ya kaya itu belum tentu jadi indikasi manusia untuk bahagia *gue sendiri ngerasa kalo bahagia itu ketika kita banyak berterimakasih pada Tuhan atau “syukur”. Ketika kita dalam keadaan apapun masih bisa mengingat kasih sayang yang udah diberikan Tuhan pada kita. Meskipun lagi ga punya banyak uang cuman inget kalo masih punya anggota badan yang lengkap dan sehat, bisa bebas bernafas dengan baik dan melihat dunia yang indah ini dsb. Ada ga orang yang punya banyak uang tapi sakit yang nafas aja susah dan makan makanan enak ga bisa padahal dia mampu beli? Bisa ga dengan itu dia bahagia? Ada ga orang yang punya banyak uang tapi dipenjara? Bisa ga dia dengan uang itu untuk liburan menikmati pemandangan indah dsb? Ini beda dengan orang yang biasa aja secara ekonomi cuman sehat, bisa berkumpul dengan orang2 tersayang, bisa makan dengan mereka meskipun sederhana, itu lebih menyenangkan. Pernah ga orang berfikir berapa juta uang yang harus kita habiskan untuk bernafas menghirup udara bersih sertiap harinya? Gratis kan? Yang ngasih siapa? Tuhan, jelas. Bayangkan orang yang nafasnya harus pake tabung oksigen, berapa uang yang harus dia keluarkan dan sanggup ga kita membayar jika kita dalam posisi orang itu? Makanya di Quran itu ada ayat “nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan wahai manusia?” , nikmat Tuhan yang mana yang udah Tuhan kasih ke kamu cuman ga kamu akui manusia? Dan ada ayat lagi “ketika manusia bersyukur, maka nikmat yang sudah kita terima akan ditambah oleh Allah, dan ketika tidak bersyukur maka manusia akan mendapat siksa yang pedih dari Allah”. Apa maksudnya? Banyak berterimakasih, selalu berterimakasih, pandai berterimakasih dalam hidup. Uang itu bukan indikasi bahagia, karena banyak orang yang uangnya banyak cuman belum tentu bahagia dengan itu, apalagi kalo dia ga bersyukur/malah berbuat jelek, hatinya ga akan tenang dan ga akan bahagia. Dan uang itu kalo dikejar terus ya ga akan ada habisnya, malah membuat kita semakin jadi orang rakus. Gue rasa uang itu jelas penting, tapi bukan tujuan hidup yang orientasinya ke kebahagiaan. uang bukan hal mutlak untuk manusia bisa medapatkan kebahagiaan, karena ada hal2 yang ga bisa kita dapatkan meskipun kita punya banyak uang. Contoh simple adalah diri kita sendiri. Bisa ga kita ini dibeli dengan uang? Misalnya ada orang yang kita sangat sayangi lalu mati, terus kita minta dia hidup lagi dengan kita membayar, ke siapa kita membayar? Ga bisa. Uang kita banyak banget dan bisa dibuat bayar doker paling hebat di dunia, tapi kalo orang itu takdir dari Tuhan udah saatnya mati bisa ga hidup? Makanya jelas sekali bahwa di dunia ini banyak sekali hal yang ga bisa kita dapat hanya dengan uang yang banyak. Makanya manusia di bumi ini ya ga pantes kalo ngerasa punya apa2 (termasuk bangga punya uang banyak) karena sebenernya dia ga punya kendali pada aspek paling dasar dalam kehidupan yaitu hidup itu sendiri. Jika saatnya Maha Penciptanya mengambil semuanya, itu bisa terjadi dengan sangat mudah, semua akan kembali ke Tuhan. Dan yang paling berharga itu bukan uang tapi iman kita pada Tuhan. Gue seneng banget sama satu hadist, bunyinya “janganlah bersedih, karena kita adalah makhluk yang paling tinggi derajatnya jika kita beriman (pada Allah)”. Berarti bukan uang dsb yang menyebabkan derajat manusia tinggi di hadapan penciptanya, tapi iman/faith. Manusia itu bisa banget disuap kalo kita punya uang, tapi Tuhan apa butuh uang? Bisa ga misalnya manusia berbuat jahat dan masuk neraka lalu nyuap Tuhan supaya memaafkan dia dan dinaikkan ke surga? Argumen manusia itu adalah dia punya banyak harta, tapi itu ga bisa. Meskipun manusia itu punya harta sepenuh bumi ini bahkan lebih (tapi ada ga manusia yang punya harta sepenuh bumi? Karun (Qarun) yang hartanya banyak aja ga sampe sepenuh bumi) tapi manusia ga bisa menukarnya dengan resultnya di akhirat nanti kalo memang timbangan amal baiknya lebih rendah dari buruknya, alias masuk neraka. Kisah2 kitab, Qarun (yang hartanya sampe dijadiin istilah “harta karun”) saking banyaknya, Raja Firaun, semua orang kaya, cuman karena ga beriman maka ya sengsara pada akhirnya. Makanya selagi hidup kalo punya uang ya dijalankan di jalan yang benar dan dengan iman, jadi akan membawa kita ke kebahagiaan nanti. Apalah arti harta sepenuh bumi kalo pada akhirnya sengsara selama2nya. Harta yang bahkan 100 tahun aja belum tentu full bisa dinikmati, tapi konsekuensinya sengsara selama2nya, yang ga ada batesnya. Agama itu sepenangkep gue ya yang gini2, isi pokoknya tentang peringatan dan kabar gembira. Peringatan adanya neraka untuk orang yang jahat dan kabar gembira adanya surga untuk orang taqwa/iman. Makanya belajar agama itu penting banget, wajib banget. Bener tuh RapMon di liriknya di “I believe” yakni percaya pada keyakinan/faith, berarti harus belajar tentang agama/faith/keyakinan itu sendiri*
  • Nah, ketika ditanya tentang 3 hal yang penting bagi dia, Suga bilang yang pertama adalah kesehatan *bener kan ya ini, sesuai penjelasan gue sebelumnya tadi. Kita punya banyak uangpun kalo ga sehat ya ga bisa bahagia, sehat itu penting dan paling mahal. Makanya selalu berterimakasih kepada Tuhan jika masih diberi kesehatan. Waktu sehat harus digunakan dengan sebaik mungkin untuk berkarya yang positif sebelum datang waktu sakit nanti yang kita udah ga bisa berbuat apa2 lagi. Makanya di hadist diajarkan sama Nabi Muhammad kalo manusia harus aware sama datangnya 5 hal sebelum 5 hal yaitu harus aware tentang sempat sebelum tidak sempat, kaya sebelum miskin, muda sebelum tua, sehat sebelum sakit dan hidup sebelum mati”. Jadi selagi masih sempat, masih kaya (kaya harta, kaya ilmu, kaya tenaga), masih muda, masih sehat dan masih hidup harus diisi dengan hal2 yang bermanfaat bagi diri kita sendiri (minimal) dan kalo bisa orang lain sebelum datang 5 hal lain yaitu kita udah ga sempat, udah tua (jadi pikun, harta juga uda ga seberapa, tenaga juga udah ga kuat), udah sakit2an dan bahkan udah mati. Bener kan ya ajaran ini, ngasih nasehat bagi kita supaya bisa memanfaatkan hidup ini dengan baik sebelum datangnya mati*. Nah, yang kedua, yang penting bagi Suga adalah keluarga. Dan yang ketiga adalah musik/musik yang sangat dia sukai *yeokshi ya, musik itu bagian dari Suga. Musik dimention terus kalo Suga mah. Suga=musik*
  • Tentang makanan, dia suka nyoba banyak makanan cuman ga banyak makanan (cuman icip2 doang, tapi makannya ga banyak). Dia juga ga pilih2 makanan, semua bisa dia makan, cuman kalo diminta mention makanan favorit, dia paling suka jib-bab (makanan Korea rumahan) *yeokshi ya, Suga konservatif, suka jib-bab, hehe*.
  • Ketika ditanya cinta atau sahabat (misalnya dia suka cewek dan temennya ada yang suka juga dia gimaan), Suga bilang kalo dia menghargai taste (selera) dan pikiran masing2 orang, jadi dia juga ga akan maksa cewek itu buat suka sama dia *wah keren jawabannya, jjang lah ini*. Ini lain sama RapMon X V X JungKook yang bilang bakalan memperjuangkannya, ga akan nyerah gitu aja. Jimin X Jin ketika ditanya hal yang sama bilang akan nyerah aja, sedangkan J-Hope akan sebijak mungkin untuk menyelesaikannya meskipun dia bakalan sangat baper/sensitive banget karena itu, hehe *Suga ternyata yang paling santai jawabannya, dia ga give up gitu aja tapi tetep nunggu keputusan si cewek, lain sama give up yang semacam udah kayak males jika dihadapkan dalam situasi seperti itu. Dia juga semacam ga baper banget juga karena sadar kalo orang ga bisa maksa orang lain untuk suka sama dia #eaaa. Apalagi untuk kompetisi sama temen buat ngedapetin si cewek, males banget lah dia, semacam #demiapa? wkwk. Gue paling suka jawaban Suga ketika ditanya hal ini chingu daripada jawaban2 member lain. Jadi keliatan laidbacknya ini orang, santai gitu, slow kayak dipulau santai kayak di pantai #apadeh (dia suka reggae juga kan ya, jadi ya slow2 aja, hehe). Gue seneng sama orang yang ga memaksa kehendak chingu, yang menghargai preferensi orang lain, ga maksa kalo orang lain ga suka/ga sesuai dengan dia. Yeokshi ya Suga, mana nih fansnya Suga, sorichilleo~~haha #ApadehGue*
  • Ketika ditanya suka lagu apa, dia bilang suka lagu2 melankolis chingu *waaaaaaaa~~~ masa? Haha*. Dia ga bilang pengen kisah cintanya gloomy cuman dia bilang suka ngedengerin lagu2 mellow gitu *meskipun hip hop lovers cuman suka lagu2 mellow juga ya ternyata, haha. Soalnya musisi itu memang harus tahu semua genre, ga genre yang paling dia suka aja, jadi ya wajar kalo dia ngedengerin banyak genre dan terpikat sama genre melankolis juga, hehe. Berarti mungkin dia tersentuh ya tiap kali dengan autumn type song yang melankolis2 gitu, hehe. Meskipun hari2nya rap yang bisa dibilang frontal dan passionate, cuman ada waktu dimana dia mendadak mellow juga, mendadak baper juga, haha. Mellow X Sweet X Sugar X Gula X Suga, relate ya ini, haha. Sekali lagi, mana nih fansnya Suga? Sorichilleo~~ haha*

BTS - Interview (Skool Luv Affair Keyword Talk) 1-2.mp4_000309642

BTS - Interview (Skool Luv Affair Keyword Talk) 2-2.mp4_000299215

BTS - Interview (Skool Luv Affair Keyword Talk) 2-2.mp4_000087087

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Komentar
  1. haneul mengatakan:

    ♥>_<

  2. kyuminstar mengatakan:

    the perfect suga. entah kenapa dari sekian banyak fakta itu lebih menarik fakta dari hidupnya suga, kayak lebih menginspirasi dari dia yg bener” serius dengan mimpinya sedangkan saya sendiri masing bingung sekarang cita”nya apa besok beda lagi xD
    tapi beneran deh, suga ini kayak beda aja, banya sisi positif di dala dirinya dia member bts yg lain juga kok tapi yg paling menonjol dari sisi kepribadiannya lebih condong ke suga… hidu[ ssangnamja !!!!!

  3. KenMaudya mengatakan:

    Aduh si suga emang ya sangnamja banget. Hidupnya so naturally kek bagus buat dibahas dan orangnya emang keren2 unyu sih btw kita sama sama suka lagu melankonis ya hehehe suga jjang!!

  4. nillachan mengatakan:

    Fans nya suga?? Nunjuk tangan >.<
    Kalo ak sih, suka suga sbnrnya gegara kemakan ff wkwkwk cuma pas liat org nya sih boleh juga(?) malah snrnya belok ke jin apa jimin gt #plakk cm pas denger suara nya baik2, gimana dia ngerapp nya, apalgi d lagu tryptich astogehh hahahha keren bgtt dahh!

    Kalo kerennya(?) nih "open mind" min. mimin kalo ak perhatiin skrg (krna uda lumayan lama jd readernya) skrg tulisannya jd banyak curcol deh hehe #plakk yaa gapapa sih wehee tp min krna banyak curcolan, apagi min sering bawa agama, sekali2 cari tau ttg Teori konspirasi deh, banyak kaitannya sm kpop loh hehe sy sndiri nyari tau ttg ini sejak puasa kemarin, jd lbh selektif saat menilai idol dan kaya min, open mind..

  5. panggungsandiwarague mengatakan:

    Aaaa mau nangis bacanyaaa, aku kadang masih sering bgt maksaina kehendak akuu ke orang lain, bahkan suga aja yg bukan muslim bisa berpikir lbh dewasa, aku selalu berdoa semua anak BTS bisa ngenal Islam, gatau kenapa, aku rasa aku ga pernah berdoa setulus ini buat musisi. Tapi mereka bener bener adorable, apalagi rapmon dan suhga, makasih ka artikelnya menurut aku lbh keren dari lirik mereka. Seriously. Aku juga suka bgt sebar sebar artikel kk ke tmen2 yg suka kpop. Supaya lbh bnyk bnyk inget Allah

  6. MaulidoP mengatakan:

    Aku nangis baca pas bagian kakak ngulas tentang kebahagiaan, rasa syukur, berterima kasih sama Allah. Aku nangis, aku fansnya Suga, dan aku realize kalo idup tuh harus dirasakan disyukuri engga cuma dinikmati gitu doang, yaampun mana aku sambil dengerin butterfly yg mellow banget-___- Makasih kak, tulisan kakak bikin aku sadar, beneran, “Nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?”, kata-kata itu masuk banget ke hati aku, aku mikirin hal-hal lain yang sering aku bodoamat-in, padahal harusnya aku bersyukur. Yaampun aku baper. Makasih ya Allah, makasih kak, makasih Suga🙂😀

  7. Iin mengatakan:

    T_T mewek sumpah bacanya..ya allahh masih jauh banget aku dri kata “pinter,baik,sholeh, & bertakwa” dan penjelasan ka linda bikin aku mewek betapa kecilnya aku di mata tuhan
    pemikiran suga nih mirip2 sma rapmon.. kyaknya sama2 punya pandangan yg luas..kereeenn bangett deh suga ini …orangnya sih iya imut tpi keprivadiannya sungguh mengagumkan jiiaaahhhh
    bnyak hal yg ga aku tau jdi tau mulai dri musik,hip hop/rapp,kehidupan,agama bnyak bnget yg aku dapet dri sini gara2 bca blognya ka linda aku sangat berterimakasih…

  8. ayuu mengatakan:

    suga kamu bener2 menginspirasi, semoga kapan2 bisa buat musik yang pure pake idealisme mu suga. kak linda minta izin ya ini kata2 nya aku jadiin refrensi buat bahan wawancara tugas sekolah. dari awal udah kepikiran buat tema tentang musik dan insiparasinya dari suga ini… makasih banyak.

  9. ayu mengatakan:

    suga kamu bener2 menginspirasi, semoga kapan2 bisa buat musik yang pure pake idealisme suga. kak linda minta izin ya ini kata2 nya aku jadiin refrensi buat bahan wawancara tugas sekolah. dari awal udah kepikiran buat tema tentang musik dan insiparasinya dari suga ini… makasih banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s