Fakta-Fakta BTS Part 180 (Pandangan Suga Tentang Konser)

Posted: Desember 6, 2015 in About BTS
Tag:

BANG! TAN! BTS!

Source: Video –  [ENG SUB] 151127 BTS 화양연화 on Stage Live (SUGA) (Credit: V Naver, subbed: CYPHERCYKO!)

  • Ada salah satu fans yang bilang ke Suga kalo dia ga dibolehin nonton konser sama ayahnya. Apa respon Suga? Dia bilang kalo memang banyak orang memandang konser sebagai hal yang negatif, namun dia bilang harusnya orang ga memandangnya begitu. Orang harusnya memandang konser sebagai cara lain untuk memperkenalkan sebuah budaya. Dan bagi Suga, menyelenggarkan suatu konser adalah hal yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang intelek/pinter. Konser bagi dia juga adalah hal yang dapat membuat penontonnya merasakan banyak hal, jadi ya semacam ga perlu untuk bilang lelah setelah nonton konser dsb (yang bikin orangtua jadi khawatir). Nonton konser jadi semacam kayak orang beli buku atau nonton film aja, yeah~just nonton konser *gue ngerasa begitu juga. Banyak orang yang memandang nonton konser sebagai suatu hal yang negatif, meskipun bagi gue ada juga hal positif dari konser, tapi hal negatifnya juga ada dan itu ga bisa dimenafikkan/diacuhkan begitu aja. Orangtua yang anak2nya masih usia sekolah jelas akan khawatir kalo anak2 mereka pulang malam untuk nonton konser, agree? Konser ga mungkin kan dihelat pagi-siang? Pasti dari sore sampe malam. Apalagi kalo rumah si anak jauh dari lokasi konser, bisa dibayangin gimana khawatirnya orangtua. Transportnya entar gimana, kalo memang nginep udah dapet penginapan belum dsb. Ok uang untuk beli tiket memang ada (taruhlan 1 juta), tapi transportnya kalo rumahnya jauh gimana? Penginapannya ketika selesai nonton gimana? Ini balik lagi karena konser selesainya paling enggak jam 11 malem. Banyak sih yang perlu diperhatikan ketika nonton konser kalo lokasinya jauh dari tempat konser, mulai dari biaya tiket, transport (pulang pergi), penginapan, uang jajan dsb. Ga bisa ga jajan ketika nonton konser, beli air minum=wajib, lelah chingu berjam2 antre masuk lokasi. Kalo perlu bawa bekal dah kalian. Kalo rumahnya deket ya lebih enak, tinggal tiket aja sama biaya transport yang ga terlalu banyak dan mudah (bisa naik taxi). Jadi ya jangan nyalahin orangtua kalo memang ga dibolehin nonton konser meskipun uangnya uang kalian sendiri (meskipun kalo anak sekolah/mahasiswa dan ga part time paling uang itu dari nyisihin duit jajan dan itu asal mulanya dari orangtua juga). Orangtua ga ngebolehin karena khawatir sama kalian. Itu bentuk rasa kasih sayang dan pedulinya mereka sama anak2nya. Toh kalo terjadi apa2, orangtua juga yang kena, Ujung-Ujungnya Ortu Juga. Itu tadi dari poin yang pertama, lalu poin yang “nonton konser kayak beli buku/nonton film” itu gue ada setuju dan ga setujunya sama Suga chingu. Setujunya dari sisi kontennya, Memang bener dari nonton konser kita bisa jadi daoet pengalaman baru, ngeliat hal2 yang belum pernah kita liat sebelumnya yang di manapun ga ada kecuali di konser, atmosfer penontonnya, atmosfer interaksi idol dengan fansnya secara langsung dsb, cuman ya ga sama dengan beli buku yang cuman puluhan ribu/nonton film yang 30-an ribu aja, tapi konser jutaan keluar uangnya, banyak itu. Makanya kalo bukan anak raja minyak (eh) maksudnya bukan anak orang kaya yan berat menurut gue untuk nonton konser. Ok sih alesan nabung, duit nyishin sendiri dsb, cuman tetep aja bagi pelajar/mahasiswa maupun yang udah kerja sekalipun berat kalo keluar uang segitu,apalagi kalo intensitas dateng ke konsernya sering. Misalnya untuk 1 konser total biaya yang keluar adalah 2 juta, itu harus nabung berapa lama? Wkwk. Itu nyisihin gaji berapa lama? Haha. Tapi meskipun begitu, namanya passion ya pasti tetep diusahakan meskipun sekali aja. Kalo sering2 ya bokek, cuman kalo sekali setahun misalnya ya bagi gue masih bisa ditolerir. Konser itu menurut gue tetep salah satu bentuk support official untuk appreciate karya idol kita chingu, cuman karena banyak faktor tadi, itu bukan satu2nya cara. Cara yang lain masih banyak, contohnya ya jangan main donlat donlot gratisan aja tanpa beli album officialnya atau download berbayar di itunes. Kalo belom bisa ya jadi netizen yang baik dengan voting2 mereka di SNS, nonton publiksi/download yang resmi dari mereka dsb. Ya memang BTS, EXO, GOT7 dsb itu pekerja kok, mereka kerjanya ya dengan kayak gitu, mereka dapet uangnya ya dengan itu, makanya kita sebagai fans yang itungannya sebagai konsumen perlu keluar2 uang kalo memang suka dengan mereka. Nah, untuk statement Suga yang “konser sebagai cara untuk memperkenalkan budaya” gue setuju. Alesannya kayak analogi beli buku tadi, kdengan beli buku lalu membacanya atau beli tiket konser lalu menonton konsernya, kita jadi tahu budaya negara lain itu gimana. Gimana budaya seni pertunjukan musik modern dari Korea misalnya. Dengan nonton konser, kita jadi tahu tata panggung seni pertunjukan musik modern ala K-Pop itu gimana, jadi tahu kostum yang dipake gimana, jadi tahu atmosfer konsernya, dan masih banyak lagi. Dengan tahu itu, otomatis kayak orang habis baca buku, jadi nambah pengalaman dan pengetahuan. Dan yang namanya konser itu bukan hal yang bisa dilakukan oleh sembarang orang, bener2 orang2 pinter/intelek yang ekspert di bidang itu. Makanya ya mahal, sepadan sama kerja keras dan intelektual orang2 yang ngebikin konser itu. Inti dari ini bagi gue cuman ga bijaksana kalo kita jadi “aduh apa2 keluar uang kalo suka K-Pop” karena memang kita harusnya udah tahu kalo idol2 kita dapet uangnya ya dari yang kayak gitu. Impas kan, kita dapet seneng, mereka dapet duit. Kita dapet pengalaman dan pengetahuan, mereka dapet duit dari intelektual dan kreatifitas mereka. World goes like this, dunia berjalan seperti ini, jadi ya inilah dunia K-Pop dan berjalannya industri musik secara umum. Mereka berkarya, kita membayar ketika menikmati karya2 itu, termasuk konser. Suga ngomongnya masih halus sih chingu kalo menurut gue ketika ngomong tentang konser ini, dan gue jabarain lagi menurut perspektif gue. Gue sering baca kalo industri musik itu sulit karena banyak sekali orang yang menikmati karya musisi cuman ga ngasih feedback (membayar) ke musisi itu. Nah K-Pop bisa survive karena meskipun penghasilan dari lagu dsb ga menentu tapi masih ada konser, iklan dsb. UUD sih chingu, Ujung-Ujungnya Duit, cuman ya gimana lagi, inilah fakta. Hanya saja gue pengen menekankan di sini kalo uang itu jelas bukan segala2nya. Meskipun pada kenyataanya mau beli albumpun perlu uang, cuman pengetahuan kenapa bisa perlu uang itu yang perlu untuk diketahui lebih dahulu, makanya gue nulis ini. Jangan sampe kita semacam “alah K-pop mah rampok, duit mulu” tapi kita harus tahu K-Pop itu industri musik, ibarat pabrik, dia produknya bukan shampoo atau sabun mandi tapi album dan konser, makanya dapet uangnya ya dari situ. Nak kalo itu ga laku? Ya bisa jadi bangkrut ibarat sebuah perusahaan/pabrik. Di sana selain idol juga ada pekerja2 lain, ada marketing, ada designer, ada accounting, ada songwriter, ada stylist dsb yang semuanya perlu gaji bulanan dan itu dari hal2 kayak penjualan tiket konser, goodies, album dsb. Gue bukan di posisinya mereka ya chingu, gue ditengah2. Gue ga bilang kalian harus spport full dsb, itu mah you decided by yourself. Cuman gue pengen aja ngeshare ini ke kalian, semacam pemanjang lidah Suga tentang konser ini, hehe. Nonton atau tidak itu terserah dan sebisanya kalian, hanya saja gue pengen sebagai penulis di blog ini supaya orang jadi lebih care sama karya orang, karena buat suatu karya itu susah lhoh chingu, perlu intelektualitas, dedikasi dan konsistensi yang tinggi*

[ENG SUB] 151127 BTS 화양연화 on Stage Live (SUGA).mp4_000326513

[ENG SUB] 151127 BTS 화양연화 on Stage Live (SUGA).mp4_000301997

[ENG SUB] 151127 BTS 화양연화 on Stage Live (SUGA).mp4_000315694

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Komentar
  1. Iin mengatakan:

    setuju setujuu sma kak linda… nnton konser itu ya ada sisi positif & negatifnya jga .. ga bsa di pandang dri satu sisi…. dapet ilmu lgi tntang industri musik… makasih kak linda :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s