Fakta-Fakta BTS Part 209 (Jin= Rising Star Pertanian Stroberi, hehe)

Posted: Mei 7, 2016 in About BTS
Tag:

BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG SUB] Jin’s log – 2016 2 10 (2016. Feb. 10th) (Credit: BangtanTV, subbed: peachisoda),

  • Pernah di salah satu log BTS, Jin ngambil video ketika dia lagi di semacam kebun stroberi milik Pamannya chingu. Jadi dia cerita kalo dulu 10 tahun yang lalu (usianya sekitar 14 tahun) dia pernah kerja di kebun stroberi itu. Karena dia mengerjakan tugas merawat kebun dengan baik, pamannya bilang kalo Jin adalah rising star dalam pertanian stroberi, haha. Selain stroberi, dia juga mahir merawat melon chingu. Dia ngerasa seneng bisa main lagi ke desa dimana dia dulu berkutat dengan kebun stroberi. Dia ngerasa fresh aja bisa melakukan hal itu lagi, bertani stroberi *entah gimana gue suka banget denger hal2 kayak gini chingu. Meskipun toh BTS sekarang adalah global artist, cuman mereka kayak ga malu gitu ngomong tentang kenangan masa lalu mereka. Kenangan pernah bertani dan merawat kebun kayak Jin ini atau V dulu misalnya. Gue ngerasa dengan mereka ceritakayak gitu sisi human-nya mereka nampak dan itu indah banget menurut gue. Pelajaran yang bisa gue ambil adalah mereka adalah manusia juga, sama seperti kita, meskipun mereka di sisi lain juga adalah global star. Sisi2 kayak ginilah yang gue paling amaze dari mereka chingu. Sisi yang jadi pelajaran ke gue pribadi untuk lebih menjadi manusia/human. Manusia yang jujur, yang ga malu dengan apa adanya diri kita. Merubah mindset bahwa keren itu bukan hanya pekerja kantoran misalnya, petanipun adalah pekerjaan keren yang bisa bermanfaat bagi banyak orang dan menjadikan kenangan tersendiri bagi orang yang menjalaninya. Gue rasa banyak orang yang masih ngerasa petani adalah pekerjaan yang dipandang sebelah mata. Yang keren adalah yang berdasi, berkubang dengan rumput adalah ga keren, seperti itu. Itu mindset yang keliru menurut gue. Inilah mungkin kenapa juga negara kita negara agraris/banyak lahan cuman hasil2 pertanian masih banyak impor, karena mindset kita pikirkan yang mungkin keliru tadi. Jadi petanipun bisa sukses asal tekun di bidangnya, itu rumusnya. Justru malah petani adalah pekerjaan yang mulia karena menyediakan bahan makanan yang merupakan hal paling pokok manusia. Makan adalah kebutuhan pokok pertama manusia, baru setelah itu ada sandang dan papan/tempat tinggal. Bisa dibayangkan kalo ga ada petani, kita2 ga makan, ga bisa makan jus stroberi, melon dsb. Jasa mereka besar dalam kehidupan kita chingu. Pekerjaan yang halal, yang begitu bermanfaat bagi orang lain. Pelajaran lain yang bisa gue ambil adalah bahwa orang ga boleh mengunderestimate satu jenis pekerjaan asal itu halal, termasuk petani ini. Pekerjaan sebagai petani punya kemanfaatan yang sungguh besar bagi kehidupan ini, pekerjaan yang keren. Jin aja dulu petani, masa kita enggak? Hehe. Berkaitan dengan pertanian ini, gue rasa cara yang bisa kita lakukan selain lebih menghargai petani2 di sekitar kita adalah dengan mulai memanfaatkan lahan2 kosong untuk ditanami chingu. Siapa tahu passion kita malah di situ juga. Kuliah jurusan pertanian ga ada masalah lhoh, malah gue rasa perlu banget mengingat negara kita adalah negara agraris. Inget ga chingu sama hadist yang pernah gue bahas beberapa waktu lalu? Yang intinya adalah orang yang menanam pohon yangmana serangga maupun hewan2 lain/makhluk2 lain dapet manfaat dari situ maka itu dihitung sebagai sedekah. Bisa dibayangkan berapa banyak sedekah yang sudah dikeluarkan petani2 selama ini? Dia menanam banyak tanaman yang makhluk lain termasuk manusia bisa mengambil manfaat dari situ, subhanallah. Kitapun bisa seperti itu juga chingu. Dengan menaman pohon ataupun tanaman lain, kita bisa menjadi manfaat bagi alam ini. Kita bisa berkontribsusi untuk kelestarian alam, mengurangi polusi udara yang relevan dengan berkurangnya pemanasan global, menjadi sumber makanan serangga lain yang serangga itu berguna untuk penyerbukan tanaman (lebah misalnya), mencegah banjir, dsb. Itu perbuatan yang mulai sekali kan? Semoga ini bisa menginspirasi kita semua untuk lebih care dengan hal2 kayak gini ya chingu. Kita sama2 bertumbuh untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu. Terimakasih juga buat Jin BTS yang ngebuat gue bisa sampe ke hal2 kayak gini dan kemudian membaginya di sini. Semoga tulisan ini ada manfaatnya. Semangat buat kita semua. Ayo mulai punya rencana berbagi kebaikan dengan menamam tanaman! Fighting!!! ^^*

—-

[ENG SUB] Jin's log - 2016년 2월 10일 (2016. Feb. 10th).mp4_000016516

[ENG SUB] Jin's log - 2016년 2월 10일 (2016. Feb. 10th).mp4_000038121

[ENG SUB] Jin's log - 2016년 2월 10일 (2016. Feb. 10th).mp4_000053386

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Komentar
  1. Aegi mengatakan:

    Jin~~km keluar bgt manly’a sumpaaah,proud sm bts i luv u

  2. Maendeurami mengatakan:

    Suka banget postnya..
    BTS + motivasinya bagus,ditambah lagi sama ilmu Islam-Islamnya..👍

  3. callmekha mengatakan:

    Aku jd inget drama modern farmer yg dibintangin leehongki. Critanya ttg anak band yg tb2 dpt warisan tanah & jd petani kubis. Dan emang farming itu ga sesederhana dan sehina yg org pikir , kbanyakan mreka gatau rasanya ngerawat taneman dr mulai bibit ,tunas sampe panen . Butuh kesabaran & kerja keras. Aku sndri klo liburan suka bantu kakek nenek berkebun & panen. Mnyenangkan sbenernya bs mghasilkan ssuatu utk dimakan. Rasanya amazing😀

  4. Dede mengatakan:

    ARMY kalian harus baca blog ini. Harus, jangan cuma liat merekanya aja. *lelah sama drama TL* kalian harus bisa ambil sisi positifnya… *errr, jangan baperan* bagi sebagian orang, sekolah di pertanian malah di ketawain.. *dangkal sekali*
    Setuju dengan pendapat kakak.

  5. Iin mengatakan:

    alhamdulillah dapet pelajaran lgi…hehe si jin ini bener2 bisa dlm hal rawat merawat udah kya ibu2 bener jarang loh ada cwo yg telaten kya jin ini ngga heran lah dia jdi ‘ibunya’ BTS …
    iya petani memang sering di pandang sebelah mata…kta2 kak linda semuanya bener…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s