Fakta-Fakta BTS Part 210 (RapMon X Puisi)

Posted: Mei 7, 2016 in About BTS
Tag:

BANG! TAN! BTS!

Source: [Close-up Observation Diary on Idol] Find Me – Rap Monster’s exciting  Friday (Credit: MBC)

  • RapMon adalah idol yang suka sekali baca buku chingu. Dia ngebaca banyak genre buku dan beberapa diantaranya adalah ganre novel dan kumpulan puisi. Dia cerita kalo setiap kali ke kafe, dia selalu datang ke sana untuk membaca. Jadi di tasnya itu selalu ada buku2 chingu. Ga cuman di kafe, di sela2 make up mau konserpun pernah juga keliatan dia lagi baca buku. Nah, salah satu buku yang dia baca adalah kumpulan puisi dari penyair bernama Shim yang judulnya “jika dulu aku tahu apa yang aku ketahui sekarang”. Apa isi puisi itu? Salah satu baitnya berbunyi “jika aku tahu ini akan terjadi, aku akan mendengarkan hatiku, hidup sepenuh mungkin dan berhenti berfikir terlalu banyak. Ingatlah hal2 indah yang ada dalam hidupmu. Cintai hal yang kamu cintai dengan bersemangat dan kekhawatiranmu akan berkurang. Meskipun kamu mungkin akan gagal, percayalah bahwa akan ada sesuatu yang berharga di akhir jalanmu itu” *indah ya? keren!. Gue rasa RapMon yang begitu suka baca buku ini bisa jadi contoh yang baik buat kita chingu. Dia adalah idol yang begitu suka sama buku2 sastra dan itu relate dengan karirnya sebagi rapper sekarang yang juga ga jauh2 dari sastra. Gue rasa dengan mambaca (apalagi sastra), sisi emosional dan khazanah bahasa kita akan lebih tergali. Orang ga bisa banyak nulis kalo dia ga banyak baca, itu rumusnya. Rapperpun ga akan bisa banyak nulis rap keren kalo dia sendiri ga banyak baca. Makanya penting untuk orang yang berkarir di dunia tulis menulis termasuk rapper kayak RapMon buat banyak baca, terutama karya2 sastra. Karya2 yang akan enrich emosinya dan menginspirasi dia karena biasanya kata2 dalam sastra begitu dalem dan indah, cocok untuk lagu. Yang gue amaze lagi adalah dia menjadikan membaca itu kayak sebuah daily life dan buku adalah benda yang semacam “wajib ada” di tasnya, itu keren banget menurut gue. Ini relate juga dengan faith gue sebagai muslim dimana ada ayat2 di Al-Quran dimana Tuhan menyuruh manusia untuk membaca. Ayat itu terdapat dalam Surat Al-Alaq ayat pertama sampai kelima yang terjemahannya “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya”. Berarti jelas bahwa manusia diminta oleh Tuhan/Maha Yang Menciptakannya untuk membaca supaya dia menjadi mengerti yang sebelumnya dia tidak   Inilah proses belajar dan membaca adalah salah satu media dalam manusia belajar itu sendiri. Belajar adalah proses mengetahui dari yang semula kita ga tahu menjadi tahu chingu. Sesimple itu definisinya. Belajar itupun luas, membacapun juga luas. Membaca ga hanya membaca tulisan di buku. Kita melihat kuasa Tuhan yang telah menciptakan indahnya langit, pegunungan dan lautan sehingga tergetar hati kita dan bertambah iman kitapun adalah membaca, membaca ciptaaan Tuhan. Belajar apalagi, ga harus sekolah formal. Membaca buku, mendengar pengalaman orang ahli, praktek membuat sesuatu/berkarya, mendengarkan kajian agama, itu semua belajar. Nah, dengan membaca tadi, kita jadi bisa tahu banyak hal. Tahu pada hal2 yang sebelumnya kita ga tahu dan menjadi tercerahkan. “Buku adalah jendela dunia”, kata2 itu bener banget. Kita bisa tahu banyak hal meskipun mungkin kita belum pernah ketemu langsung dengan hal itu. Buku yang dibacapun bisa bermacam2, ga harus hanya 1 genre. Sebagai muslim, buku yang wajib dipelajari adalah Quran. Namun, buku2 pengetahuan lainpun akan sangat baik untuk dipelajari karena itu bisa menjadi referensi kita untuk bisa mengembangkan keilmuan duniawi yang akan berguna selama kita masih hidup di dunia ini chingu. Jadi, Quran itu jangan cuman dibaca biar dapet pahala ya, tapi dipelajari bener2 isinya (artinya) kemudian diamalkan dalam kehidupan sehari2. Soalnya mungkin banyak orang yang masih merasa kalo Quran ya buat jadi bahan bacaan pas puasa doang, dikhatamin biar dapet pahala, that’s all. Padahal Quran itu diturunkan Tuhan lebih dari itu tujuannya, yakni sebagai petunjuk manusia dalam berkehidupan di dunia ini. Kalo ga dipahami maksudnya ya mana bisa dapet petunjuk, itu logikanya. Kalo cuman baca tulisan arabnya aja tanpa mempelajari maknanya ya apa yang bisa diambil, seperti itu. Ketika masih SD sampe SMP, mindset gue juga cuman sebatas itu chingu. Quran itu cuman gue baca biar khatam (terutama di bulan puasa) aja, cuman semakin kesini jadi tahu kalo Quran itu ga hanya sampe dibaca, tapi dipahami dan kemudian diamalkan juga. Guepun masih belajar banget chingu, masih banyak salah, jauh dari baik. Harapan gue cuman semoga semakin lebih baik dari waktu ke waktu, amin. Gue juga ga bermaksud menggurui, gue hanya menyampaikan apa yang gue ketahui aja, semoga ada manfaatnya bagi orang lain. Ok, balik ke genre tadi. Banyak sekali genre buku yang bisa begitu berguna bagi kita selain kitab agama chingu, termasuk kumpulan puisi yang dibaca RapMon tadi. Gue rasa sedikit bait puisi yang dibaca RapMon tadi bener. Gue setuju sama pemikiran penyair yang tertuang dalam puisi itu. Pemikiran yang intinya kita harus bersemangat pada hal yang kita cintai, melakukan hal yang kita cintai itu dengan menggunakan waktu yang sepenuh mungkin dalam kehidupan kita dan meskipun kita gagal, kita masih bisa mengambil hikmah dari situ. Berarti apa chingu? totalitas, dedikasi. Ketika kita sudah punya passion, maka kita harusnya menjalani passion itu dengan maksimal dengan waktu yang kita punya. Kemungkinan gagal tetap ada, tapi percayalah bahwa akan selalu ada hikmah di balik semua itu. Bisa jadi kita gagal adalah malah lebih baik bagi kita daripada kita berhasil (Tuhan punya rencana lain yang lebih baik), jadi harus selalu berbaik sangka pada takdir Tuhan. Poin yang “selalu ada hal berharga (hikmah) di akhir perjalanan kita” yang ada di dalam puisi tadi keren banget menurut gue chingu. Kita bisa sama2 belajar dari puisi itu. Poin lain yang menurut gue keren adalah poin dimana si penulis ingin menyampaikan jika dia tahu ini akan terjadi, maka dia akan hidup lebih baik dari apa yang telah dia alami sejauh ini. Dia akan lebih mendengarkan hatinya, hidup sepenuh mungkin dan berhenti terlalu banyak berfikir. Gue tiba2 inget satu buku yang beberapa waktu lalu gue baca chingu. Judul bukunya adalah “The One Thing” dari Gary Keller dan Jay Papasan (2013). Mereka ngutip kata2 dari buku lain yang judulnya “the top five regrets of the dying”. Jadi ada 5 hal yang paling banyak disesali orang sebelum dia mati chingu. Apa 5 hal itu? Salah satunya ya kebanyakan mikir kayak puisi tadi. No.1 adalah “seandainya saya dulu membiasakan diri hidup lebih bahagia”. Berarti jelas kan, bahagia itu pilihan dan banyak orang yang akhirnya menyesal karena dulu ketika masih sehat dia tidak terbiasa untuk bahagia. Tidak bahagia berarti tidak terbiasa untuk bersyukur pada semua kebahagiaan meskipun itu kecil yang diberikan Tuhan padanya. Jadi sangat penting chingu untuk bahagia meskipun itu karena hal kecil yang sederhana. Bahagia itu sederhana dan itu adalah perkara hati. Hati yang selalu berterimakasih/bersyukur adalah sumber kebahagiaan. Mungkin orang ada yang “aku akan bahagia jika aku punya banyak uang nanti” dan selagi dia belum bisa dapet uang tadi dia ngerasa ga bahagia. Padahal ketika dia bener2 dapet uang, usianya udah menua dan bahkan sakit2an sehingga dia sendiri ga bisa menikmati uang yang menurut dia bisa membuat dia bahagia itu. Itulah contoh penyesala. Menyesal karena tidak terbiasa untuk hidup bahagia sejak dulu. Penyesalan yang kedua adalah “seandainya dulu saya tetap berhubungan dengan teman-teman saya”. Karena asik sendiri malah ga punya temen, kesepian. Bagaimanapun teman itu penting chingu. Memang ga banyak sih orang yang bener2 bisa kita jadikan temen/sahabat, cuman akan sangat baik jika kita punya sahabat meskipun hanya sedikit. Buat apa orang punya 1 juta followers kalo ga pada kenal? Lebih baik 1 aja tapi kenal dan akrab daripada 1 juta tapi ga kan? Udah sebuah rumus, semakin kita populer, kecenderungan kita kesepian akan makin tinggi, meskipun ga selalu begitu. Ok kita banyak yang tahu secara statistic sosmed, cuman bisa saja hanya sedikit bahkan ga ada yang bener2 dekat dengan kita yang membuat kita merasa ga punya sahabat sejati sehingga kesepian di dunia ini. Sahabat itu penting chingu meskipun hanya beberapa. Gue malah lebih amaze sama orang yang di socmed ga banyak temannya tapi di kehidupan nyata banyak, daripada yang di socmed heboh cuman sebenernya anti sosial, autis kalo udah pegang gadget. Sahabat real di dunia nyata itu penting. Orang yang bisa kita mintai nasehat, saling membantu, berbagi dsb. Sahabat yang ga hanya di dunia ini, tapi bisa mengantarkan kita sama2 ke surga nanti, itulah sahabat terbaik chingu. Gue jadi inget partnya GD di lagu “you’re my miracle”nya SBS Gayo DaeJeon. Liriknya adalah “don’t be afraid my friend, I am your friend, your biggest fan”. Teman itu kayak fans kita, orang yang care sama kita. Jadi jangan sia2kan teman ya chingu. Nah, penyesalan yang ketika adalah “seandainya saya dahulu memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaan saya”. Gue rasa banyak orang yang merasakan hal ini. Ketika dia suka sama seseorang cuman dia ga berani mengungkapkan sampai akhirnya dia menyesal kenapa dulu tidak dia lakukan. Padahal bisa jadi orang itu juga merasakan hal yang sama dengan dia. Baper ga sih ini? #hadeh~. Tapi memang sulit kan ya mengungkapkan perasaan kita ke orang yang kita suka? Cinta yang ga diungkapkan itu lemah chingu, meskipun mungkin sangat tulus. Makanya gue salut sih sama orang2 yang berani mengungkapkan perasaannya, karena gue sendiripun sampai saat ini ga berani untuk melakukan hal seperti itu. Penyesalan yang keempat adalah “seandainya saya tidak bekerja terlalu keras”. Apa sih gunanya kita bekerja dengan terlalu keras sampai akhirnya kita ga punya waktu untuk diri kita sendiri, keluarga dan hal2/orang2 yang kita cintai? Uang memang penting sih cuman gue rasa quality time bersama orang2 dan hal2 yang kita cintai jauh lebih penting. Ga harus mahal, karena kebersamaan adalah yang lebih mahal. Dan penyesalan yang terakhir yang menurut gue paling penting adalah “seandainya saya dahulu punya keberanian untuk menjalani hidup yang sejati menurut saya, bukan hidup yang diharapkan oleh orang lain bagi saya”. Ini adalah hal fatal yang menurut gue menjadi penyebab terbesar orang menyesal dalam hidupnya chingu. Ketika selama hidupnya dia hanya hidup untuk memenuhi ekspektasi/harapan orang lain terhadapnya padahal itu bertentangan dengan dirinya sendiri. Orang yang ga jujur sama dirinya sendiri hanya untuk menyenangkan orang lain, seperti itu. Makanya gue sering bilang bahwa setiap orang itu unik, ga bisa dipaksa2 si A harus kayak si B dsb. Semua orang punya kelebihannya masing2 dan salah banget jika dia harus menjadi orang lain padahal itu ga sesuai dengan dia. Makanya penting chingu untuk mengenali dan memahami diri sendiri agar bisa bahagia dengan apa adanya dan sebaik2 dari diri kita sendiri. Kayak puisi yang dibaca RapMon tadi, “jika aku tahu ini akan terjadi, maka aku akan lebih mendengarkan hatiku”. Kurang lebih kan artinya sama dengan “jika aku tahu aku akan mati, aku akan lebih menjalani hidup sesuai dengan kata hatiku”. Intinya adalah untuk meminimalisir penyesalan dalam hidup, kita harus lebih peka terhadap hati kita sendiri chingu. Caranya gimana? Menurut gue adalah kita harus banyak berdoa (mendekatkan diri pada Tuhan) supaya diberi kepekaan hati itu. Siapa sih pihak yang paling paham diri kita bahkan ketika kita sendiri kadang ngerasa ga paham sama diri kita sendiri? Tuhan kan?. Dialah yang menciptakan kita, jadi jelas sekali kalo Dialah yang paling paham juga tentang kita. Dengan mendekatkan diri padaNya, maka tentu saja akan semakin jelas arah terbaik kita dan sumber bahagia kita itu dimana. Tuhan akan memberi petunjuk ke hati kita jika kita benar2 meminta petunjukkaNya. Orang lain, sahabat, orangtua memang bisa diandalkan tapi probabalitas ga bisa diandalkan pasti ada. Tapi Tuhan beda, Dia selalu bisa diandalkan, itu pasti. Manusia boleh meninggalkan dan mengacuhkan kita, tapi Tuhan selalu dekat dengan kita chingu. Dari puisi RapMon gue jadi kemana2 ini, hehe. Tapi gue rasa kita bisa belajar banyak sih dari puisi tadi chingu. Intinya adalah semoga ini menjadi inspirasi kita semua untuk lebih banyak membaca dalam rangka belajar ya chingu. Waktu luang daripada digunakan untuk hal ga guna lebih baik ke perpustakaan, toko buku atau baca e-book, lebih bermanfaat. Dengan membaca kita bisa tercerahkan dan menjadi modal kita untuk jadi lebih baik, semoga. Ayo mulai punya rencana baik untuk membaca hal2 baru yang bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun orang/makhluk lain. Fighting!!! ^^*

—-

[Close-up Observation Diary on Idol] Find Me - Rap Monster's exciting  Friday.mp4_000307740[Close-up Observation Diary on Idol] Find Me - Rap Monster's exciting  Friday.mp4_000324924

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

 

Komentar
  1. Aegi mengatakan:

    Pantes rapmon chic bgt kalo bkin lagu.aq suka bgt fkta part ini.y buat pa di sosmed bnyk tmen tp g pd kenal.thx y udh bkin fkta tntg bts.luv this so much

  2. oktarisa14 mengatakan:

    Aku rasa aku bisa merasakan beberapa penyesalan diatas kak walaupun sebenarnya belum ke tahap menyesal juga sih kayak aku emang punya banyak teman di dunia nyata tapi yg bener2 sahabat sejati aku rasa aku belum menemukannya, dan penyesalan nggak berani ngungkapin perasaan #baper wkwk, dan yg terakhir aku ngerasa sering banget untuk hidup di ekspektasi org untuk aku padahal itu bukan hal yg aku inginkan
    Hehehe maaf kak, sekalinya komen malah panjang banget dan curhat gini 😅😅😅

  3. Risma Nr AF mengatakan:

    Gue amaze banget sama puisi yang dibaca Rapmon. Satu kalimat, namun bermakna banyak dan bisa dijadikan pedoman/pembelajaran hidup ke depannya. Kadang-kadang gue penasaran, buku apalagi yang dia baca? Karena pasti apa yang dia baca selalu keren bermakna. Gue sih pengennya dia nge-recommend buku yang dia baca di twitter. Jadi kayak #RMusic gitu hehe^^

  4. Dede mengatakan:

    Kak karena aku bacanya random aku komen disini aja. Yeokshi kak. Bener banget, bahkan kalo kita baca tafsirnya(seperti tafsir jalalen) kita akan tambah cinta. Dan lagi kayak hal ini,dosenku pernah bilang kan, intinya sih mata kuliah biologi dasar tapi dia sering di sambungin sama ayat – ayat alquran (contohnya ayat ini :la-in syakartum la aziidannakum wa la-in kafartum inna a’dzabi la syadid. Menunjuk ke mitokondria) #komenku gak nyambung banget ya??

    Kak aku stalk fb kakak lho.. Dan aku nemuin post kakak tentang hiphop. *banyak belajar dari kakak lah pokoknya.

  5. Iin mengatakan:

    subhanallahhhh…. bersyukur banget bisa kenal kak linda lewat tulisannya… luar biasa bangettt aku terharu,termotivasi,bnyak belajar juga disini…ada beberapa pnyesalan diatas yg sma kya yg aku sesalin sekarang..ga punya bnyak temen,selalu mngikuti kta orang lain dripada kta hati sendiri,ngga bisa ngungkapin perasaan ke orang yg kita suka .. yahhh pokoknya tulisan kakak ni membuka jalan pikiran kita untuk selalu melakukan yg terbaik dlm hal apapun jka itu baik…aku rasa kak linda sma Rapmon bnyak kesamaan deh trutama dlm hal analisa… Part ini amazing bangettt
    thanks kak atas semua tulisan kakak yg sngat menginspirasi ini …
    Terimaksih BTS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s