Arsip untuk Oktober, 2016


BANG! TAN! BTS!

Source: 161020 박소현의 러브게임 방탄소년단 (BTS) by플로라 (Credit: SBS Radio, uploaded: Flora, subbed: Kimmy Yang)

  • Di Radio “Love Game” Park SoHyeon yang lalu, BTS ditanya tentang masing2 solo track mereka di album “wings” chingu. Lagu “begin” menceritakan tentang gimana JungKook suka dan respect sama hyung2nya di BTS. Dia pertama kali ketemu hyung2nya di BTS ketika usianya 15 tahun dan perasaan JungKook pada hyung2nyapun berkembang sejak itu. Perasaan suka dan respect. Hyung2nya menjadi orang yang berharga bagi JungKook. Cuman ternyata, yang bikin lirik “begin” malah bukan JungKook sendiri chingu, RapMon. Jadi JungKook pernah sekali semacam curhat ke hyung2nya sambil nangis (nangis yang bener2 kayak parah gitu, luapan perasaan yang lama terpendam dan akhirnya keluar), dia ngerasa lelah saat itu. Ketika itu kata RapMon pertama kalinya JungKook cerita tentang hal2 mendalam yang dia pikirkan ke hyung2nya. Dari situlah akhirnya dapet inspirasi buat nulis lirik di lagu “begin” itu chingu *gue rasa bagusnya “wings” ini lagu2 di solo tracknya cerita hal yang real chingu, relate sama kita juga, dalem. “begin” ini sendiri adalah track solo favorit gue di “wings”. Bukan cuman musik/melodynya, tapi juga liriknya, gue suka sekali sama liriknya. Simple, mudah dipahami cuman dalem di sisi yang lain. Lagu ini menceritakan JungKook yang pertama kali ketemu hyung2nya di BTS di usia 15 tahun (14 tahun kalo di sini). Saat itu dia ga punya apa2. Dunia ketika itu begitu besar baginya (begitu luas untuk anak seusianya), dia masih kecil saat itu. Sekarang (ketika dia sudah dewasa, usianya sudah 20 tahun) dia ngerasa ga bisa membayangkan dirinya yang dulu (yang masih polos, kosong) jika tidak bersama hyung2nya. Sehingga dalam doanya dia mengatakan “aku mencintaimu kakak2, aku punya kakak2, perasaanku berkembang dan akhirnya aku menjadi diriku sendiri, aku menjadi diriku sendiri, kakak2lah yang membuatku “begin”/memulai”. “begin” disini maksudnya karena bantuan kakak2nya di BTS, JungKook bisa menjadi dirinya sendiri sehingga dari itu dia seperti terlahir kembali sebagai dirinya sendiri chingu. Kayak cerita di demian itu chingu, Emil Sinclair bisa menjadi diri sendiri salah satunya karena bantuan teman2nya. Bergaul dengan orang yang tepat akan berguna bagi kita chingu, bisa membantu kita menjadi lebih baik dan bahkan bisa membantu kita menjadi diri sendiri (menemukan diri kita sendiri). Maka pilihlah teman2 bergaul yang baik chingu. Orang2 baik akan mempengaruhi kalian untuk menjadi orang baik juga. Selain yang tadi, JungKook di liriknya juga menggambarkan gimana dia seperti mau mati (maksudnya sakit banget) ketika hyung2nya sakit atau sedih. Rasa2nya dia malah yang lebih sakit dan sedih daripada mereka. Ngeliat hyung2 yang sedih (nangis) meskipun dia sendiri ga tahu bener alesan sedihnya apa, dia jadi pengen ikutan nangis juga. Kenapa? Karena hyung2nya sangat berarti baginya, hyung2 yang telah membuatnya “begin”, terlahir kembali jadi dirinya sendiri tadi. Jasa hyung2nya sangat besar buat membentuk dirinya yang sekarang ini. Makanya sampe hyung2nya sedihpun dia empati (ikut merasakan) kesedihannya. Cuman ga tangis2an aja, liriknya ga sampai situ. Setelah tangisan itu dia bilang “mari kita terbang bersama2”, semacam “dibalik kesedihan ada kebahagiaan”, “dibalik kesulitan ada kemudahan”. Gue nangkepnya begitu chingu. Gue rasa ini lagu yang keren karena mengajari kita banyak hal. Yang pertama adalah pilihlah teman bergaul yang baik/tepat, yang kedua belajarlah dari teman kalian yang baik itu untuk kalian bisa menjadi baik juga dan juga menjadi diri kalian sendiri, dan yang ketiga adalah berempatilah (ikut merasakan) kesedihan saudara kita. Jika saudara kita sakit, kita harusnya ikut sakit, sehingga ikut membantu. Seperti di Islam, mengajarkan bahwa sesama muslim bersaudara, ibaratnya seperti anggota tubuh, jika satu bagian sakit, yang lain ikut sakit. Kita yang beda keyakinanpun harusnya bisa saling berempati. Karena kita sama2 manusia, Tuhan saja maha penyayang, sehingga kitapun juga harus menjadi orang yang penyayang terhadap sesama kita. Bahkan juga bukan hanya pada manusia, namun pada makhluk lain seperti binatang. Semoga kita bisa mengambil manfaat dan hal baik dari lagu “begin” ini chingu, amin… ^^*
  • Lanjut ke lagu “lie”. Jimin bikin lagu “lie” ini sama Doc Skim, Sumin, Bang PDnim sama Pdogg PDnim chingu. Ketika bikin lagu itu, Jimin berfikir tentang hal2 yang sudah terjadi di masa lalu dan mengatakan pada mereka tentang cerita2nya. Mereka semua membuat lagu itu bersama sambil memikirkan masa2 mereka yang lalu chingu. Ketika ditanya siapa member BTS yang paling ga bisa bohong (secara judul lagunya “lie”, Jimin ngejawab Suga *iya ya, Suga itu keknya easy going banget, #demiapa juga dia boong, kalo suka ya suka,enggak ya enggak, straight forward, keliatan jujur sama perasaan dia sendiri, menurut gue sih itu. Tentang lagu “lie” ini, yang gue tangkep adalah menceritakan orang yang pengen lepas dari keinginan untuk berbohong yang pada akhirnya bisa melukai dirinya sendiri chingu. Ada lirik “sebuah kebohongan yang tumbuh semakin besar dan besar mengancam untuk menelanku” maka dia pengen lepas dari kebohongan itu dan kembali ke dirinya yang innocent (polos) dan juga mengembalikan keceriaan (senyumannya) yang dulu. Intinya dia minta kebohongan itu untuk menjauh pergi darinya, jangan “memangsa”nya, dia minta tolong untuk itu. Meskipun begitu, dia akhirnya tertangkap si “kebohongan” ini juga.  Rasanya ga enak, menderita, seperti di “neraka”, makanya pengen supaya bisa keluar dari lingkaran kebohongan itu. Gue rasa musik di lagu inipun pas banget chingu dengan tema “lie”, kayak nggambarin suasana orang yang keperangkap dalam suatu tempat yang ga baik dan dia pengen keluar dari situ.  Kebohongan itu kayak perangkap kan? Ketika kita bohong, berarti kita jatuh ke perangkap setan. Orang yang bohong akan bohong yang makin besar dan besar lagi kayak di liriknya Jimin di “lie” ini. Untuk apa? Untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya. Untuk menutup kebohongan,diperlukan kebohongan lain kalo kita ga bisa berbesar hati untuk mengakuinya (bertobat) dan memutuskannya hanya sampai situ saja. Makanya pernah juga Nabi Muhammad bersabda “bohong itu pangkal kejahatan dan kejahatan itu pangkal masuk neraka”. Makanya kita jangan suka punya kebiasaan bohong chingu, karena itu hanya akan membuat kita kayak masuk perangkap. Perangkap setan yang Jimin bilang di liriknya kayak di neraka, rasanya ga enak, menderita. Makanya dia pengen lepas dari lingkaran kebohongan itu, Kembali ke dirinya yang sebelumnya, yang polos, yang ceria. Susah banget memang untuk memerangi hawa nafsu kayak bohong ini. Perlu dukungan agama yang kuat banget untuk tetep hidup jujur. Karena kalo kita dekat dengan Tuhan, otomatis kita takut untuk berbuat buruk termasuk berbohong ini, merasa diawasi terus, dan merasa takut nanti mendapatkan laknat dari Tuhan. Menurut gue pelajaran banget chingu lagu ini, memberi gambaran ke kita apa dampaknya berbohong. Berbohong punya dampak jangka panjang (laten) yang membuat kita kayak terkungkung di dalam lingkarannya dan sulit keluar. Makanya jangan berbohong, jangan menceburkan diri di dalamnya. Hidup yang lurus2 saja, jujur2 saja, itu poinnya. Semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari lagu ini yah chingu, yang pada intinya adalah “jangan bohong”. Dan yang sudah terlanjur bohong jangan ditambah2, nanti dia bisa membesar seperti monster yang bisa menelan diri kita sendiri kayak di lirik tadi. Kalo sudah terlanjur berbohong segera bertobat (minta maaf sama Allah) dan dikomunikasikan baik2 dengan yang bersangkutan seraya minta maaf dan tidak diulangi lagi. Semoga kita senantiasa dilindungi dari hal2 buruk seperti bohong ini ya chingu, amin.
  • “Stigma”. Lagu ini adalah lagu yang V banyak berpartisipasi dalam pembuatannya chingu. Sampai saat ini, inilah lagu yang dia paling banyak terlibat entah dari menulis lirik maupun membuat melodinya. Dulu juga pernah (hold me tight), cuman di lagu ini dia lebih banyak berpartisipasi. Lagu ini sendiri menceritakan tentang seseorang yang sakit sendiri karena kesalahan yang pernah dia lakukan. Dia merasa bersalah dan sakit karena hal itu. Dati situlah dasar dia ngebikin lirik “stigma”. Ketika ditanya line di lyric “stigma” mana yang paling dia suka, dia suka part yang liriknya “I cry” chingu *Gue rasa makna lagu inipun dalem. Ada lirik di lagu stigma “maafkan aku brother, sister, meskipun aku sembunyi dan lenyap, “kesalahan” (yang pernah aku buat) ini tidak akan terhapus, sehingga aku menangis. Namun tolong keringkan tangisku. Cahaya, cahaya, tolong terangi aku (kesalahanku). Aku tidak bisa  membalik keadaan seperti sebelumya. “darah merah” telah mengalir (seperti kaca yang pecah, tak akan bisa kembali seperti semula kesalahan ini). Aku merasa setiap hari rasa bersalahku makin besar dan aku seperti akan mati. Tolong hukum aku, maafkan kesalahanku, tolong”. Gue ga tahu pasti konteks dia salah itu maksudnya salah apa, dia telah melakukan apa, cuman yang gue tangkep kesalahan itu berdampak buruk pada orang lain yang dia cintai. Sehingga, dia begitu merasa kotor dan berdosa. Dia ga tahu apa yang bisa dia lakukan selain minta maaf dan rela untuk dihukum. Dia hanya bisa mohon maaf atas dan menangisi semuanya karena sadar dia tidak bisa membalik keadaan/kembali ke keadaannya semula. Gue rasa ini gambaran orang yang bertobat setelah melakukan kesalahan chingu. Orang yang desperate (keadaan putus asa) apakah tobatnya akan diterima atau tidak. Dia hanya bisa menangisi semua yang telah terjadi, rela dihukum karena kesalahannya dan minta diampuni (cahaya terangi aku tadi, lirik yang tadi). Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, cuman kesalahan di lagu ini sepertinya terlalu besar (mungkin pembunuhan atau sejenisnya, sangat besar). Makanya dia bener2 desperate ketika harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Gue jadi inget satu kisah chingu. Ada orang yang udah membunuh 99 orang yang dia pengen bertobat lalu mendatangi seseorang rahib. Ketika itu tangannya berlumuran darah bekas dia membunuh, parah. Rahib itu ditanyai apakah pendosa kayak dia masih bisa dimaafkan dan rahib itu menjawab ga bisa. Akhirnya dibunuhlah rahib itu sehingga genap 100 orang. Lalu dia bertanya lagi ke orang lain yang dikenal paling alim (pandai ilmu agama) di daerah itu. Apa jawaban orang alim itu? Dia bisa bertobat. Orang yang membunuh 100 orang itu diminta pergi daerah lain yang baik (orang2nya taat pada Allah) tidak seperti daerah dia tinggal sebelumnya (orang2nya bermaksiat pada Allah). Akhirnya orang itu benar2 pergi ke sana, namun ditengah2 perjalanan dia mati. Nah, malaikat semacam “berdebat” apakah orang ini akan dibawa malaikat rahmat atau azab. Akhirnya malaikat lain datang membawa pencerahan. Kedua malaikat itu diminta mengukur jarak pemuda itu mati dengan daerah yang ingin dia tuju. Jika lebih dekat dengan daerah yang baik dimana dia ingin memperbaiki diri/bertobat, dia akan di bawa malaikat rahmat, dan jika lebih dekat dengan daerah yang buruk tempat tinggalnya dulu, dia akan dibawa malaikat azab. Akhirnya ditemukan bahwa lebih dekat jarak orang itu ke daerah yang baik, sehingga malaikat rahmatlah yang membawanya, bukan malaikat azab. Pelajaran yang bisa dipetik dari sini adalah pintu tobat selalu terbuka bagi hamba2 yang ingin bertobat chingu. Meskipun kesalahan yang dilakukan sangat besar, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri selama nafas masih ada. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Ada hadist juga yang mengatakan “rahmat/ampunan Allah lebih besar daripada murkaNya”. Kasih sayang Allah lebih besar daripada murkanya, sehingga siapa saja hambanya yang bertobat dari kesalahannya dengan tulus dan bersungguh2 (tidak akan mengulangi, akan menggantinya dengan kebaikan di sisa hidupnya) insha Allah akan diterima Allah. Selalu ada cahaya harapan bagi para pendosa. Dan gue rasa ini relate dengan lagu “stigma” tadi. Bahwa seburuk2nya kesalahan yang pernah kita lakukan, kesempatan untuk meminta maaf lalu bertobat selalu ada. Selalu ada harapan, selalu ada cahaya yang bisa menerangi kita, memeluk kita dengan kasih sayang meskipun kita berlumuran dosa, jika kita bersungguh2. Semoga kita termasuk golongan orang2 yang selalu mendapatkan rahmat dari Allah yah chingu. Jangan sampai kita melakukan dosa besar2 seperti membunuh. Dan toh jika sudah terjadi (pada keluarga kita, teman kita dsb), kita bisa selalu untuk menasehatinya bahwa rahmat Allah mengalahkan murkaNya. Selalu ada cahaya untuk dia bisa kembali ke jalan yang benar, yang dirahmati Allah*
  • Lanjut ke lagu yang lain, “reflection”. Di lagu ini, RapMon bilang dia hanya menulis apa yang biasanya dia pikirkan chingu. Dia menulis lirik di lagu ini di stasiun yang bernama “ttukseom”, makanya original titlenya sebenenya adalah “ttukseom”. Cuman karena judul2 dari solo track member yang lain semacam “begin”, “stigma”dsb, makanya diganti sama RapMon dengan “reflection”. Ketika ditanya ingin kolaborasi sama siapa di musik, RapMon bilang dia suka YounHa, Tablo dan band namanya Mate (dimana Im Heon Il sunbaenim katanya ada di situ dan RapMon suka sekali sama dia). Kalo RapMon Younha, Suga ingin kolaborasi sama Suran chingu (yang di mixtape itu) chingu *di lagu “reflection” ini, RapMon bilang “aku tahu semua kehidupan manusia adalah film, kita dapat pemain2 yang berbeda2 (orang2 yang berinteraksi bersama kita di dunia ini berbeda2) dan juga kita dapat cerita2/skenario yang berbeda pula”. Ga ada kan hal kebetulan di dunia ini? Semua sudah diatur. Pertemuan dan perpisahan kita dengan seseorang, semua sudah diatur. Persis seperti film, kita manusia ini pemainnya dan Tuhan adalah seperti sutradaranya. RapMon di lagu ini bilang kalo hidupnya menarik chingu, ga membosankan, dia ingin menjalani hari2nya dengan baik. Cuman, ada kalanya dia bener2 benci sama dirinya sendiri, ada ketakutan yang dia rasakan, yang akhirnya dia suka ke stasiun namanya tteukseom itu. Di sana, dia hanya berdiri di kegelapan stasiun itu. Itu adalah tempat yang biasa dia datangi ketika ingin merefleksi dirinya sendiri. Hingga kemudian dia ngerasa “gapapa, aku masih punya temen kok”. Dia bersyukur masih punya temen, semacam “ga buruk2 banget lah hidup gue, gue masih punya teman setidaknya”. Ke lirik berikutnya, dia bilang “dunia adalah nama lain dari kepatahhatian/keputusasaan/kehilangharapan (despair)”. Siapa yang ngerasa kalo dunia ini memang seperti itu? Bahwa nama lain dunia adalah kepatah-hatian, keputus-asaan dan kehilang-harapan? Gue relate sekali sama lirik ini chingu, karena itu juga yang gue rasakan sekarang. Dunia bukan tempat bersenang2, banyak masalah, banyak cobaan. Sulit untuk bahagia di dunia ini, bahkan seperti2 tidak mungkin, paling hanya kebahagiaan yang sedikit sekali (yang bisa kita rasakan), yang lain (selebihnya) adalah perjuangan dan kesabaran. Hal2 kayak kecewa, putus asa, itu biasa terjadi dalam kehidupan. Cuman yang lebih penting dari itu adalah kita harus selalu bisa bangkit chingu, jangan menyerah. Kita harus berjuang sampai akhir, sampai ajal menjemput kita nanti. Hidup memang seperti itu, yang bisa kita lakukan hanyalah menghadapinya dengan kemampuan maksimal kita, itu saja. Yang merasakan itu juga bukan hanya gue, RapMonpun sama, kalianpun sama. Kita semua yang hidup di dunia ini sama, mengalami perjuangan sendiri2, punya masalah dan situasi sendiri2. Ga ada orang yang ada di dunia yang hidupnya tanpa masalah, semua dikasih masalah masing2 untuk gimana kita menyikapinya dengan sebaik mungkin. Masalah adalah cobaan yang menentukan kita nanti layak enggak “naik kelas”. Untuk bisa naik kelas perlu ujian dulu kan? Nah, cobaan kehidupan ini adalah ujian Allah untuk kita. Lebih jauh lagi, bisa enggak kita nanti masuk surga dengan cara kita menghadapi hidup ini? bisa enggak kita sabar, bisa enggak kita terus jadi orang baik sampai akhir nanti? Semua itu adalah hal yang harusnya sering kita tanyakan ke diri kita sendiri chingu. Gue pinjem kata dari RapMon “refleksi” atau “ngaca” tadi. Sering2lah kita berkaca, gimana sih cara kita menghadapi dunia ini? layakkah kita dengan sikap kita selama ini mendapatkan ridho dari Tuhan kita? Mungkin gue kayak orang dewasa banget ngomong kayak gini. Cuman kita semua tahu, orang mati itu ga harus tua, mudapun bisa mati kan? Nah gimana kalo gue mikir ini dengan planning “ah nanti aja gue mikirnya pas gue tua, udah 30-an atau 40-an atau 50-an~”, iya kalo umur gue nyampe segitu, kalo enggak? Makanya gue suka chingu sama RapMon, karena dia itu pemikirannya filosofis, bisa memicu gue untuk lebih mikir juga tentang hidup gue. Hal yang semacam #demiapa dipikirkan oleh kita yang usianya masih 20-an bahkan kurang dari itu? Tapi ini adalah memang hal yang penting. Refleksi/ngaca itu penting, sehingga kita bisa selalu memperbaiki diri. Jangan lihat orang lain, lihat diri kita sendiri. Sudah baikkah kita? jika belum, ayo kita sama2 jadi orang baik. Jika sudah baik, pantaskan kita sombong? Kita harus selalu memperbaiki diri karena ga akan pernah kita ini sempurna. Kita manusia ini berlumuran dosa, selalu berbuat dosa setiap hari meskipun kecil, sehingga usaha memperbaiki diri harus selalu konsisten/istiqomah dan tanpa henti (has no ending) sampai kita mati nanti. Ya, hidup adalah sesungguhnya perjuangan melawan hawa nafsu chingu. Lirik di lagu ini kayak tentang “teman yang melihat sungai” dan “tinggi badanku adalah diameter yang lain dari bumi”, itu gue belum paham sih chingu. Cuman masuk ke ending lagu yang dia bilang “aku ingin bebas, aku ingin bebas dari kebebasan, aku sekarang bahagia namun juga tidak bahagia, aku ingin bisa mencintai diriku sendiri”, itu gue ngerasa RapMon kemampaun bikin liriknya keren banget, dalem banget kata2 itu. Lirik “aku ingin bebas dari kebebasan” itu menurut gue dalem banget. Orang biasanya ingin bebas dari jerat, tapi dia malah ingin bebas dari kebebasan itu sendiri. Ini gue maknai sebagai orang yang sudah melampaui banyak hal dalam hidupnya yang akhirnya dia bosan dengan itu chingu. Kayak orang yang barat yang udah bisa bikin tempat wahana wisata yang spektakuler dengan teknologi tinggi, mereka bahagia, cuman mereka ngerasa pengen bebas dari itu, mereka bosen dengan itu, menjadi tidak bahagia dengan itu, makanya banyak yang lebih memilih liburan di tempat2 yang bener2 ga ada teknologi kayak di papua (nabire) misalnya. Gue pernah baca kalo malah orang barat ada yang prefer berwisata di tempat2 no technology kayak gitu. Berarti kan mereka sudah melampaui apa yang bisa mereka lakukan, sehingga ingin bebas dari itu. Kayak RapMon di lirik ini. Gue rasa dia sekarang berada dalam situasi yang apa2 dia udah punya chingu, cuman kayak ada yang kurang dalam hidupnya, makanya dia masih pengen bisa dapet sesuatu yang lain, di luar itu semua. Dia ingin bebas dari kebebasan. Makanya lirik selanjutny dia bilang “aku memang bahagia, cuman juga tidak bahagia”. Ini jelas indikasi kalo ada hal yang belum dia dapatkan dalam hidupnya chingu, meskipun terlihat sudah semua. Masih ada kekosongan dalam hidupnya. Yang akhirnya ini kadang membuat dia seperti “membenci” dirinya sendiri kenapa bisa sampai begitu. Makanya di ending lirik dia bilang “aku harap aku bisa mencintai diriku sendiri”, semacam “gue jangan gini, gue harus mencintai diri gue sendiri, jangan despair kayak gini”. Ini karena perasaan itu meskipun benar tapi menyiksa chingu. Perasaan yang dialami RapMon itu memang bener2 yang dia rasakan, memang ada (bahagia tapi tidak bahagia), cuman kalo dia kayak gitu, dia akan melukai dirinya sendiri, sehingga dia ingin lebih mencintai dirinya sendiri dengan tidak begitu. Kalo gue sih ngerasa RapMon ngerasa ada hal yang dia missing chingu dalam hidupnya, ada ruang kosong yang perlu dia isi cuman dia belum tahu akan diisi oleh apa, makanya masih kayak nyari2, dan terus akan nyari. Ribet memang ini, filosofis banget, cuman itu yang gue tangkep. Ketika dia bener2 bisa fulfil semua ruang di hatinya, gue rasa baru dia akan bener2 bebas. Cuman saat ini sepertinya dia belum diposisi itu, masih ada hal2 yang membuat dia ga bahagia meskipun secara teori dia harusnya bahagia. Di liriknya dia melihat bayangannya sendiri di stasiun tteukseom itu. Dia ingin tahu apa sih yang bisa dia dapatkan dari ngaca/berefleksi pada dirinya sendiri? Dan ternyata dia memang belum bahagia 100%, masih ada hal yang membuat dia tidak bisa mengatakan dia benar2 bahagia dalam hidup. Sekali lagi ini berat. Ini interpretasi gue aja sih chingu, yang gue tangkep. Cuman intinya/simplenya, RapMon bener chingu kalo kita harus sering2 bercermin/ngaca/berefleksi terhadap diri kita sendiri. Dengan itu, kita bisa tahu apa kita ini sudah benar, apa kita ini sudah bahagia. Itu bentuk komunikasi kita dengan diri kita sendiri. Kalo kita sendiri ga tahu diri kita, gimana kita bisa mencintai diri kita dan menolong diri kita? Ini pentingnya #knowyourself lalu #loveyourself yang sering RapMon bilang. Pertama kali kalian harus tahu diri kalian sendiri dulu, caranya gimana? Dengan bercermin ini salah satunya, memandang diri kalian sendiri. Menanyakan ke diri kalian sendiri tentang hidup kalian sendiri. Setelah tahu masalahnya, kalian bisa mengupayakan solusinya untuk diri kalian sendiri. Dan lebih jauh, kalian bisa cinta pada diri kalian sendiri pada akhirnya. Sekali lagi ini interpretasi gue pribadi, apapun itu, semoga kita juga bisa dapet hal2 baik dari lagu ini chingu, amin..*
  • “mama”. Lagu ini seperti judulnya, menceritakan tentang ibu chingu. Lagu ini menceritakan pengalaman J-Hope yang berkaitan dengan ibunya dan juga hal2 yang pengen dia katakan pada ibunya. DJnya bilang “biasanya kalo aku mendapatkan surat tentang ibu di radio, aku memutar lagu2 ballad, sangat sulit menemukan lagu dengan tema ibu yang seperti ini. Aku pasti akan memutar lagu ini di hari orangtua nanti”. J-Hope sendiri nanggepin kalo dia memang ingin bicara tentang ibu dengan manner yang ga serius juga chingu. Dia ingin mengungkapkannya dengan caranya sendiri yakni dengan cerah (bright) seperti karakternya yang juga bright. Ketika memutuskan ingin konsep lagu tentang ibu yang bright seperti itu, Hope ngerasa kalo producer yang bernama “primary” sepertinya pas dengan konsep ini makanya dia mengatakan pada produser BigHit buat mengundang hyung itu untuk kerja bareng. Akhirnya lagu itu dibuat Hope sama primary itu. Ketika ditanya gimana perasaan ibunya ketika denger lagu MAMA ini, J-Hope bilang kalo ibunya senang dan bilang “anakku sekarang sudah sukses dan bahkan dia menulis lagu untukku”. Selain itu, ibu2 member BTS yang lain juga pada calling ibunya J-Hope dan bilang “kamu pasti bangga sama Hoseok, aku iri~~*.Hopenya jadi semacam “unchina” atau anak temen yang biasanya dibanggakan , hehe *gue rasa ini juga kerennya BTS chingu, mereka melampaui apa2 yang sudah ada. Contohnya lagu MAMA ini. Biasanya kan lagu tentang ibu memang sweet musiknya, pake ballad/pop, cuman di MAMA ini musiknya lebih bright, lebih trendy. Konstruktif, itulah yang gue ras di anak2 BTS. Mereka memikirkan hal yang ga terpikirkan oleh orang lain dan menuangkannya dalam karya, dan surprise! banyak orang yang tersentuh dengan karya2 mereka. Lagu MAMA ini sendiri menceritakan gimana J-Hope di tahun 2006 yang lalu gila pada dance dan ayahnya menolaknya. Meskipun begitu, ibunya mengizinkan dan banyak memberikan bantuan untuk J-Hope. Termasuk ibunya yang harus bekerja untuknya. Karena bantuan itulah, J-Hope memutuskan untuk harus bisa sukses dan sekarang satu persatu mimpinya menjadi kenyataan. J-Hope bilang kalo ibunya adalah orang yang memberi dia banyak hal tanpa harus izin terlebih dahulu, dan itu menjadi bentuk support yang berharga bagi J-Hope. Sekarang, J-Hope bilang bahwa ibunya bisa percaya pada anaknya ini sekarang, ibunya dapat tersenyum. J-Hope juga bilang minta maaf juga ke ibunya dan sekaligus jadi tahu kalo ada ternyata cahaya yang terang dari surga (langit) (seperti kasih sayang ibu kepada anaknya). Dia juga mengucapkan terimakasih sama ibunya yang telah menjadi darah dan dagingnya. J-Hope bersyukur adalah darah daging (anak) dari ibunya ini chingu. J-Hope juga semacam bilang kalo kegagalan itu adalah ibu kesuksesan, makanya teruslah untuk belajar dengan passion seperti itu dan juga dengan ketulusan untuk menjadi apa yang diinginkan. J-Hope juga bilang kalo tangan ibunya adalah tangan yang bisa melegakannya (soothing) seperti obat. Bener kan ya, ibu adalah sosok yang begitu berarti bagi anak2nya. Ibu selalu mau berkorban untuk anak2anya, ingin anak2nya jadi versi terbaik dari diri mereka, makanya rela kerja segala macem untuk membantu anaknya meraih mimpi2nya. Gue rasa lagu ini bisa selalu diplay ketika ada orang yang ngomongin tentang ibu chingu. Lagu yang dalem cuman J-Hope banget, dengan gaya J-Hope yang ceria. Belajar banget kita dari lagu ini. Semoga kita lebih respect dan sayang sama ibu kita masing2 ^^*
  • Masuk ke lagu lain, lagunya Jin yang judulnya “awake”. Lagu ini dibuat (musik dan melody)nya oleh Jin dan juga J-Hope chingu. Sebagian lirik di lagu ini RapMon yang nulis, cuman 2 baris awal ditulis sama Bang PDnim. Jin cerita dulu pengen minta tolong Suga buat sama2 producing cuman Suganya bilang lagi sibuk sama mixtapenya, hehe. Karena RapMon bikin lirik untuk lagu ini, dia bilang paling suka lirik yang “I know I can never fly” chingu. Semacam “aku tahu aku tidak dapat terbang, tapi aku akan tetap mencobanya”. DJnya sendiri menginterpretasikan lagu ini bisa relate dengan selebriti seperti mereka. Selebriti yang punya kecemasan dan menghadapi masalah yang berat, cuman harus dijalani chingu *gue rasa RapMon keren banget bikin lirik di lagu ini chingu, dalem. Menceritakan orang yang ga yakin akan bisa mencapai sesuatu cuman tetep berjuang untuk mencapainya, dengan segala kemungkinan yang buruk. Sesuatu yang harus dia jalani sebagai sebuah takdir, apapun resikonya. Sebuah keberanian untuk berani luka, seperti burung yang sayap2nya mungkin akan patah dan luka ketika dia memutuskan ingin terbang. Seperti burung juga yang akan keluar dari cangkang, dia rela sayap lemahnya berbalut luka untuk bisa melihat dunia yang baru, seperti di cerita Demian kemaren. Meskipun mungkin tidak pernah bisa terbang, meskipun juga belum tentu bisa menyentuh langit, dia tahu itu, namun tetap akan mencoba, akan tetap berlari. Ada lirik yang gue suka banget di lagu ini chingu “aku hanya berjalan dan berjalan di kegelapan ini. Waktu2ku yang membahagiakan bertanya padaku apakah aku benar2 tidak apa2 (bahagia)? Jawabaku adalah “tidak” dan ketika menjawabpun aku takut. Meskipun begitu, aku menggenggam 6 bunga di tanganku *maksudnya 6 member BTS yang lain, gue memahaminya itu chingu* dan akan tetap berjalan”. Ini sangat dalam, bahwa manusia memang ketika benar2 ditanya “apa kamu baik2 saja” biasanya akan bilang “iya”, padahal sebenernya tidak sedang dalam keadaan baik2 saja. Mereka menutupinya karena ada memang hal2 yang tidak bisa diungkapkan pada orang lain. Kelihatan bahagia, padahal tidak, itulah manusia. Apa yang terlihat di luar tidaklah selalu sesuai dengan apa yang benar2 terasakan di hati. Sehingga ketika ditanya “apa kamu bahagia?”, sudah pasti jika mau jujur jawabannya adalah tidak, bahkan kadang sebenarnya malah takut, berada dalam kondisi yang tidak baik2 saja. Namun Jin dalam liriknya mengatakan dia akan tetap mencoba, tetap berlari, tetap berusaha untuk bahagia di tengah kegelapan dan ketakutan yang ada. Kenapa? Karena dia menggenggam 6 bunga (yang gue rasa maksudnya 6 member BTS yang lain). Teman2 yang selalu menemaninya, teman seperjuangan yang membuatnya semangat dalam menjalani hidup yang mungkin terasa berat. Teman menjadi hal yang penting di sini menurut gue. Bagaimanapun manusia butuh dukungan secara moril chingu, dan teman bisa menjadi pendukung itu. Orang yang dengan nasehat, tindakan dan juga waktunya rela dia berikan untuk membantu kita. Susah memang mencari teman/sahabat seperti itu, namun jika kita sudah menemukannya, kita mungkin saja bisa lebih semangat dan termotivasi dalam menjalani hari2 kita menjadi lebih baik. Tentu saja di sini adalah sahabat yang baik, yang selalu memberikan hal2 yang baik bagi diri kita. Maka ayo, kita berdoa supaya mendapatkan teman2 yang baik chingu. Yang semoga bersama dia kita menjadi tidak seperti berlari sendirian di kegelapan dan menangis sendirian di tengah bahak tawa. Orang yang selalu disamping kita, membesarkan hati dan mendukung langkah2 baik kita, amin..*
  • Lanjut ke lagu terakhir. “first love”. DJnya awalnya ngira ini lagu cinta2an, ternyata lagu yang menceritakan tentang piano dan kenangan bersamanya, lagu yang sangat mendalam chingu. To be honest, lagu ini ga diplay di acara radio ini karena ga boleh chingu (ga lolos). Gue ga tahu sih sebabnya apa, cuman ga masuk. Makanya Suga juga ga ngomong tentang lagu ini *kalo gue, menurut gue lagu ini kayak senada sama mixtape2nya chingu. Kayak lagu yang bisa jadi masuk ke mixtapenya cuman karena ada solo track di “wings” makanya pake lagu itu aja di wings ini. Karena ada kata2 dan melodi di akhir2 lirik yang mirip dengan2 yang di mixtape, kayak polanya sama, menurut gue begitu. Cuman itu juga ga masalah sih, hanya gue ngerasanya gitu. Yang gue pahami dari “first love” adalah piano tua warna coklat yang Suga sebut di lagu itu adalah cinta pertamanya chingu. Ketika tingginya dia masih belum mencapai piano itu, dia sama ibunya dibantu mainin tuts2nya dan ngerasa senang, cuman ketika itu dia belum paham makna piano itu baginya. Sampai akhirnya dia di akhir2 SD tingginya sudah lebih tinggi dari piano itu cuman malah acuh sama piano itu hingga ia berdebu. Meskipun begitu, si piano tua tetap akan stay di tempat itu. Hingga ketika usia Suga 14 tahun, Suga kembali ketemu dengan piano tua itu (dengan masih awkward) dan si piano “menerimanya” kembali, tanpa penolakan. Dia masih stay di tempat itu, masih di sana seperti dulu, as always. Piano yang selalu ada buat dia di saat dia ketawa, sedih, hopeless, putus asa. Piano yang gapapa Suga dorong, piano yang tetap akan selalu ada buat dia. Entah interpretasi gue aneh gimana, cuman lirik yang “aku tidak akan melepaskanmu dari tanganku untuk kedua kalinya. Kelahiranku dan akhir hidupku, kamu akan selalu menjadi saksi hal2 itu”, itu gue rasa dalem sekali chingu. Dari semua lagu di solo tracks BTS, gue rasa “first love” inilah yang paling susah dipahami namun paling dalam. Lagu yang entah gimana gue ngerasa relate dengan apa yang gue rasakan. Gimana ya gue ngomongnya, cuman ibarat orang itu kayak ada orang yang selalu ada buat kamu, dia selalu ada untuk kamu meskipun kamu mungkin mengacuhkan dan memperlakukannya dengan tidak baik. Lirik terakhir yang “kelahiranku dan akhir hidupku, kamu akan selalu menjadi saksi hal2 itu” itu menurut gue dalem sekali chingu. Mungkin Suga memang cerita tentang benda, cuman gue menginterpretasikannya juga adalah seperti orang yang begitu berharga bagi kita chingu. Orang yang kita mau perlakukan dia seperti apapun, dia tetap baik pada kita. Dia orang menjadi saksi pertumbuhan kita dari awal. Meskipun mungkin tidak sampai akhir, namun dia pernah menjadi saksi2 hari2 terbaik dalam hidup kita. Jika itu benda (yang diasumsikan bernyawa, personifikasi), maka dia seakan melihat perkembangan hidup kita dari awal sampai akhir nanti. Dalam diam benda itu seperti berkomunikasi dengan kita. Gue rasa imajinasi Suga tinggi banget chingu sampe bikin lagu ini. Dia menjadikan kenangannya pada suatu benda seolah2 ada ikatan yang dalem dengan dia dan terjadi komunikasi yang dalem juga. Siapa sangka lagu “first love” yang mungkin orang nyangkanya itu lagu romantis ga jelas tapi ternyata begitu dalem. Perasaan orang terhadap benda yang ada rasa penyesalan padanya, sekaligus berterimakasih juga. Perasaan orang yang menyesal karena tidak menghiraukan sosok yang nyatanya selalu ada untuknya dan sekaligus bersyukur karena telah ada sosok itu untuknya selama ini. Kadang sesuatu itu memang baru terasa berharga ketika dia udah usang atau kalau manusia ya udah pergi chingu. Sesuatu yang kita awalnya ga ngerasa itu penting cuman dengan bertambahnya usia kita, kita mulai merecall memori kita dan ga jarang menemukan siapa benda/orang yang malah memang benar2 berharga buat kita. Bukan barang baru atau orang baru, tapi mereka adalah orang atau barang lama. Makanya  ga jarang orang punya barang yang bener2 dia simpen banget karena memang menemaninya dari kecil kayak bantal, guling, selimut, boneka dan sebagainya. Barang2 yang entah bentuknya udah kayak apa cuman tetep berharga bagi si empunya. Termasuk pianonya Suga ini. Orangpun sama menurut gue. Dia yang selalu ada untuk kita, menjadi saksi hidup kita dari awal, adalah yang paling berharga. Siapa kalau bukan keluarga kita chingu? Makanya sering juga anak2 BTS mention orang tuanya, karena memang merekalah yang selalu ada (meskipun terpisah jarak dengan anak2 BTS)  dan menjadi saksi perjalanan hidup mereka. Teman juga bisa seperti itu, teman yang dari awal dekat dengan kita, mendukung kita, membantu kita, meskipun toh ketika kita sudah dewasa atau bahkan tua, kita tetap akan menjadikan dia orang yang berharga bagi kita, dia menjadi saksi hidup kita, meskipun mungkin sulit menemukan orang yang seperti itu. Hal yang gue pelajari dari lagu ini adalah kita manusia pasti punya memori/kenangan pada suatu benda atau bahkan manusia chingu. Kenangan yang entah kapanpun jika kita mengingatnya maka kita akan merasa dia begitu berharga. Pelajaran juga, cintai apapun yang baik bagi kalian selagi dia hidup jika itu manusia dan jika benda maka jagalah baik2, karena kita ga pernah tahu usia kita sampai dimana dan apa yang akan terjadi pada benda atau orang itu. Jangan sampai kita menyesal kalo orang itu udah ga ada dan benda itu udah rusak. Lebih menghargai sesuatu, karena sesuatu itu bisa jadi adalah kenangan indah dan berharga dalam hidup kita ini chingu. Akhirnya, semoga kita sama2 bisa mengambil pelajaran dari lagunya Suga ini yah chingu. Wah~ panjang banget postingan gue kali ini.. Apapun ini, semoga ada manfaatnya bagi kita semua, amin..^^*

—-

14517662_1422010034480921_2523047605662238817_n

14519827_1419983838016874_1882738986743940134_n

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Iklan

BANG! TAN! BTS!

Source: 161020 박소현의 러브게임 방탄소년단(BTS) by플로라 (Credit: SBS Radio, uploaded: Flora, subbed: Kimmy Yang), [Eng Sub ] 161021 bts cut @ sisters slam dunk (Credit: KBS2, uploaded: ), [ENG] 161012 BOMB- ‘Blood Sweat & Tears’ MV Reaction by BTS (Credit: BigHit Ent, subbed: Bangtansubs subbing team), 방탄소년단 (BTS) ‘피 눈물 (Blood Sweat & Tears) MV (Credit: BigHit Ent)

  • Pasti ARMY udah tahu kalo tangan JungKook pernah berdarah ketika mereka live perform “blood, sweat & tears” di salah satu stasiun TV. Bisa berdarah karena kakinya J-Hope mengenai tangannya JungKook ketika mereka pre-recording chingu. J-Hope sendiri ketika dikonfirmasi ngerasa kakinya memang kayak mengenai tangan JungKook, cuman ga nyangka akan sampai berdarah. Dia baru tahu setelah lihat tayangannya. Suga cerita kalo tangan mereka memang sering terluka ketika ada di acara musik chingu. Contohnya kena hand mic yang ternyata lebih tajam dari yang dibayangkan. Selain itu juga baju/kostum untuk perform lebih berat dari yang dibayangkan. Sugapun kayak J-Hope, suka ga sadar tangannya sendiri terluka dan sadarnya baru setelah perform selesai. JungKook sendiri cerita kalo bagian tangannya yang terluka sebenernya kecil, cuman ga tahu kok bisa sampe berdarah banyak. DJnya bilang “kalo sweat (keringat) dan tears (air mata) udah sering liat, cuman ini bahkan sampe darah (blood) juga”. J-Hope nyaut “berarti ini benar2 “blood, sweat and tears” *iya ya, kayak “menjiwai” banget kesannya, sesuai sama title tracknya, ketidaksengajaan yang match*
  • Ketika ditanya tentang ide solo track di album ini dari siapa, Suga bilang dari Bang PDnim chingu. Cuman Suga sendiri awalnya malah menolak ide itu. Itu karena dia rasa masih terlalu dini buat BTS untuk masukin solo track dari masing2 member ke album mereka. Cuman Suga sendiri terkejut ketika proses album itu dibuat. Dia terkejut karena temen2 BTS yang lain ternyata hasilnya bagus2 dalam bikin solo track mereka masing2 chingu, sehingga jadi berfikir “ah, ternyata ga terlalu dini menyertakan solo track sekarang”. Dialah yang terakhir juga bergabung di proses produksi album “wings” karena saat itu sedang bikin mixtape.
  • Ketika ditanya tentang bagian mana dari pembuatan MV yang paling sulit, JungKook ngerasa ketika mereka harus ngedance secara grup chingu. Mereka sendiri bikin MV “blood, sweat and tears” ini selama 3 hari dan hari ke3-nyalah mereka syuting scene group dance, makanya udah lelah juga. Kalo Jimin, dia bilang dia ga ngerasa lelah selama pembuatan MV. Dia sendiri ga tahu alasannya cuman ketika pembuatan MVnya berakhir dia yang “sudah selesai?” *kayak “kok cepet banget? Ga kerasa”, menikmati prosesnya sampe ga nyangka udah selesai aja*. Kalo Suga, dia bilang biasanya mereka syuting semua scene di hari pertama, cuman di MV ini mereka syuting sampai 3 hari. Ini karena BigHit tahu kalo MV ini ga akan bagus kalo mereka berada dalam kondisi yang ga baik, sehingga waktunya ditambah. Di MV ini mereka secara fisik ga yang terlalu lelah (masih bisa tidur) juga *wah cuman maknae yang lelah rupanya, wkwk. Gue rasa yang masalah diperpanjang waktunya itu karena konsepnya aristokrat (ningrat ala2 Eropa yang kece), jadi kalo muka kucel (lelah) juga kurang maksimal. Makanya ditambah waktunya biar secara face juga tetep mendukung, ga ada kantong mata, tetep kece, tetep ganteng, hehe. Lagian syuting yang di-close up-nya kan banyak juga ya~*
  • Jin cerita kalo scene dimana V menutup tangannya Jin sebenernya dilakukan oleh Suga chingu. Cuman ini ga jadi karena Suga ga bisa melakukan itu. RapMon bilang Suga buruk melakukan scene2 kayak gitu, wkwk *RapMon mah suka bener orangnya, haha*. RapMon cerita kalo diperlukan akting dengan ekspresi muka juga di scene itu dan Suga semacam ga bisa. Suga yang udah nyoba scene itu sama Jin endingnya malah ngakak sendiri, akhirnya Suga secara kesadaran mundur dan V secara sukarela mengajukan diri, haha *namanya orang gabisa akting ya, “acting is no no” kalo Suga mah. Daripada diamuk masa mending mundur teratur ya bang, haha*. Pernah anak2 BTS ketemu sama artis2 di acara “sisters slam dunk” chingu. Nah rapper cewek (Jessie) nanya ke Suga apa dia akting, Suga ngejawab (dengan straight banget) kalo dia enggak akting. Kentara gitu kalo dia kayak ga minat akting. Di interview2 sebelumnyapun dia juga pernah bilang hal serupa kan ya? “Acting is no no” kalo Suga, just music. Pas anak2 BTS ngeliat MV (MV reaction)pun Jin cerita kalo harusnya part V yang nutup matanya itu yang nglakuin Suga. Cuman Suga bilang “akan jadi bencana kalo aku yang melakukannya” wkwk. RapMon juga nambahin “ga tepat kalo Suga hyung akting” wkwk, semacam “#gegabah kalo sampe minta Suga akting” haha. Jimin juga telunjuknya digeleng2 tanda Suga hyung jangan akting aja, haha *cuman bagusnya Suga itu orangnya sadar diri chingu. Tahu dia ga kompeten akting ya mengakui dan mundur teratur. Berarti dia tahu apa yang dia bisa/suka dan tidak, dan memang ga maksa kalo memang ga bisa/suka. Bagus menurut gue orang kayak gini, know theirself, tahu dirinya sendiri*
  • Ada kan scene JungKook digantung pake tali badannya? Nah itu dia cerita kalo awalnya berfikir “ah akan seru nih~” cuman pas dijalanin ternyata sakit banget di perut chingu. JungKook cerita kalo harusnya kawat/tali untuk ngangkat itu lebih rendah, cuman malah ketinggian. Makanya kakinya sampe ngangkat gitu dan keseimbangan gravitasinya ga pas. Endingnya jadi sakit chingu perutnya *di “whistle” BLACKPINK si Rose digantung, JinYoung GOT7 di “hard carry”pun ada scene digantung pake kawat. Lagi booming kali ya konsep digantung kayak gitu?*
  • Ketika ditanya apa anak2 BTS pengen kolaborasi sama Park MyungSoo (dia gagman yang suka sama musik juga, bikin2 EDM gitu dan punya studio musik di rumahnya), Suga bilang dia prefer (lebih milih) sama HAHA (Runningman) aja katanya. DJnya kemudian nyaut “wah berarti reggae~” cuman Suga ngejawab “ga hanya reggae, HAHA hyung juga bagus dalam rap dan menyukai rap” *wah keren ini kalo Suga X HAHA bekerjasama~. Kalian tahu ga lagunya Oh My Girl yang “listen to my word”? itu HAHA ngisi part reggaenya, asik chingu, gue suka lagu itu. Lagipula reggae sama rap/hip hop juga dekat. Sama2 musik yang rootnya dari Afrika. Bisa dibilang “musik perjuangan”, perjuangan kaum minoritas, memperjuangkan kemerdekaan dsb. Gue suka hip hop/reggae karena lebih ke message2nya chingu, pesan2 yang bisa bikin gue lebih mikir, care sama something. Sugapun dulu juga ngefans sama grup reggae kayak stony skunk, dan itu juga mempengaruhi jalan musiknya. Gue sendiri sekarang lagi suka musisi reggae Indonesia namanya Ras Muhamad chingu. Bahkan beberapa waktu ini gue beli bukunya (negeri pelangi) dan liat semua interviewnya yang ada di youtube (gila kan gue? wkwk). Dia smart dan humanis chingu, keren. Bukunya tentang reggae, sejarahnya, pesan dalam reggae dsb. Yang suka reggae harusnya baca buku ini, keren bukunya. Dia udah go internasional juga, ngerilis album reggae internasional di label Jerman “oneness record”. Lagu2nya banyak yang pake bahasa Inggris. Liriknyapun dalem chingu, ala2 BTS menurut gue. Bicara hal2 besar (big thing). Bicara tentang isu2 sosial, perdamaian, self reliant (percaya pada diri sendiri), humanisme dsb. Ketertarikan gue sama reggaepun sekarang bertambah. Bahkan ada beberapa lagunya Ras Muhamad yang jadi favorit playlist gue kayak “salam” dan “lion roar”. Gue suka sekali 2 lagu itu. Diapun di interview2nya bilang adalah pendengar banyak genre, salah satu yang paling intens adalah hip hop chingu. Bahkan komunitas hip hoplah yang mendukung karir reggaenya di awal (menerima dan mensupport). Entah gimana gue bangga Indonesia punya musisi kayak dia chingu. Kita tahu kan di sini genre kayak gini (hip hop/reggae) belom mainstream. Yah semoga makin banyak orang yang tercerahkan lah dengan musik2 kayak punyanya Ras Muhamad ini, banyak lirik positif di lagu2nya. Ga cinta2an gaje, tapi big thing tadi. Tunggu ya, di blog gue satunya http://aloneinpsithurism.blogspot.co.id/ bakalan gue bahas Ras Muhamad juga, hehe. Nah balik ke KPOP. Agensi kayak YG Entpun suka juga naruh unsur2 musik reggae di lagu artis2nya, kayak 2NE1 X WINNER. Baru2 ini juga BLACKPINK pake unsur musik “moombahton” di lagunya, kayak BTS. BTS di “blood, sweat & tears” seperti yang kita ketahui juga pake unsur ini. Moombahton adalah salah satu musik turunan dari reggae chingu. Malah gue pas belum tahu “moombahton” itu yang kayak gimana ngira unsur di lagu “whistle” BLACKPINK bagian ending itu reggae, simply reggae. Dan gue sukaaa sekali part yang itu di lagu itu. Moombahton di “whistle” adalah di bagian lirik Jennie yang “baram chorom seucyeo ganeun…..” itu chingu. Kalian yang suka “whistle” pasti tahu. Kalo di “blood, sweat & tears”, part moombahtonnya ada di banyak bagian lagu. Contohnya sebelum part Suga nyanyi “nae pidam nunmuldo, nae mom mam yeonghondo”. Perhatikan musik sebelum Suga nyanyi di part itu, itu ada unsur “moombahton”nya. Irama yang mengalun ala2 reggae (kayak “gendang”/ala2 musik Afrika), itu moombahtonnya. Ga kentara 100% menang, karena dilayer-i/dilapisi unsur lain juga dalam satu waktu. Cuman itulah unsur “mombahton”yang dimaksud BTS jadi genre lagu ini chingu. BTS juga ga hanya bilang “moombahton” sebagai genre lagu ini, cuman genre “trap” juga. Trap itu genre yang musiknya kayak “tut tut tut/dung dung dung”, entah gimana kayak tuts gitu. Gimana yang ngejelasinnya *bingung gue gimana mengungkapkannya pake kata2 chingu, mian~*. Lagu yang genrenya mirip “blood, sweat and tears” ini menurut gue adalah Official Song UEFA 2016 dari David Guetta ft. Zara Larsson judulnya “This One’s For You” chingu. Itu genrenya juga moombahton trap. Kalian kalo kepo coba dengerin lagu itu. Part chorusnya adalah part moombahton dan awal2 lagu yang kayak ada suara tuts “tut tut tut/dung dung dung” itu namanya trap. Kalo di BTS “blood, sweat and tears” banyak banget unsur trapnya memang, makanya genrenya jadi “moombahton trap”. Trap juga adalah genre yang umum di grup hip hop chingu. Ga hanya sekali ini juga BTS pake trap. Lagu lain yang pake trap adalah “fire” misalnya. Cuman tentang moombahton ini memang genre baru, yang memang lagi in 2016 ini. Gue rasa secara musikalitas BTS memang juara sih, mereka kayak YG menurut gue. BigHit memang ga masuk Big3, cuman secara kualitas musik udah kayak yang Big3, terutama YG. Kayak “moombahton” ini contohnya. Mereka basicly hip hop cuman juga bereksperimen di musik2 urban lain, kayak di YG. Dari sisi #kekinian musik juara lah BTS ini. Soalnya juga mereka kerjasama sama musisi2 luar juga kayak yang gue tulis di postingan kemaren. Mereka bahkan sejak debut udah seperti itu. Ga cuman lirik, BTS juara juga di musik menurut gue. Ini menurut gue bukti juga kalo besar kecilnya agensi ga masalah asal SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada di sana kompeten. Agensi ga bisa jadi tolak ukur “sukses”nya artis, yang jadi tolak ukur adalah kualitas SDM (si artis dan orang2 di dalamnya). BTS bisa banget jadi contoh ini. Dengan usahanya yang maksimal, BTS bisa membuktikan eksistensi mereka di perKPOPan sampai saat ini. Pencapaian mereka hingga saat inipun ga main2, bahkan sampai billboard. Gue pribadi ada keyakinan kalo tahun ini BTS dapet award “best male group” atau bahkan “daesang” chingu. Comeback “wings” ini keren menurut gue, BTS kembali membuktikan mereka kelasnya udah “world class star”. Dukung BTS di MAMA atau award apapun di akhir tahun ini yah para ARMY Indonesia, fighting!. ARMY Fighing! BTS Fighting!*

—-

eng-sub-161021-bts-cut-sisters-slam-dunk-mp4_000018151

eng-sub-161021-bts-cut-sisters-slam-dunk-mp4_000019586

eng-161012-bomb-blood-sweat-tears-mv-reaction-by-bts-mp4_000289889

%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-bts-%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-blood-sweat-tears-mv-mp4_000290832

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal


BANG! TAN! BTS!

Source: lyric“lost” BTS, Buku & Video“Keajaiban Semut” Harun Yahya

“pernahkah kalian melihat semut berjalan menuju sesuatu? Semut tidak menemukan jalannya dalam sekali pergi. Semut harus merayapi banyak sekali rintangan, berkelana berhari-hari untuk mencari makanan. Tahukah kamu? Bahwa kegagalan itu adalah berguna (ada hikmah dari itu semua). Aku percaya bahwa kita berjalan di jalan yang benar. Suatu hari jika kita menemukannya, kita pasti bisa kembali ke rumah dalam sekali jalan, seperti semut” – lost (BTS)

Sudahkah kalian ngedenger lagu “lost” BTS chingu? Gimana kesan kalian ngedenger lagu itu? Beberapa hari ini gue ngedengerin lagu itu sambil baca liriknya. Apa yang terjadi? Monangis, haru, berkaca2. Ada hal di lagu itu yang begitu menyentuh gue, yakni perkara “semut”. Hewan kecil yang banyak berada di sekitar kita yang gue dan kita semua sebenernya bisa belajar banyak dari mereka. Cuman mungkin banyak dari kita yang ga kepikiran untuk jauh lebih tahu tentang mereka dan mencoba mengambil hikmah (pelajaran) dari mereka. Dan BTS dengan “lost” ini membuat gue jadi ingin lebih tahu tentang hewan ajaib yang satu ini. Alhamdulillah, setelah kemaren paus, burung gagak dan burung bangau, sekarang semut. BTS secara ga langsung memicu gue untuk belajar dan mengambil hikmah dari hewan2 itu chingu. Ini adalah hal yang sangat gue syukuri. Tahu lagu2 BTS bukan cuman masalah asik2an, namun gue juga jadi terinspirasi untuk terus belajar lebih jauh tentang banyak hal. Belajar yang semoga bisa mengantarkan gue menuju kebaikan, sesuatu yang bahkan bisa meningkatkan iman gue, amin. Tentang semut, kita bisa banyak dapet hal baik dari semut chingu. Dan salah satu hal baik itu telah tersampaikan dalam kutipan lirik yang gue tulis di awal postingan ini. Lirik yang menurut gue sangat indah, sangat menginspirasi.

Lagu “lost” secara umum menceritakan anak2 dalam usia youth (pemuda, pemudi) yang semacam kadang ngerasa “kehilangan arah”. Digambarkan seperti berada di antara lautan dan gurun, kehilangan arah mau melangkah kemana. Masa yang kita ga nyangka bakal mengalaminya. Sesuatu yang ga pernah kita rasakan sebelumnya. Sehingga kemudian muncul pertanyaan “apakah kalau begitu sekarang aku menjadi orang dewasa? Apakah ini tandanya aku sudah masuk usia dewasa?”. “kehilangan arah/being lost” adalah hal riskan yang kita bisa saja alami dalam masa2 usia kita ini chingu. Kita bingung mau melangkah kemana. Sulit untuk bisa menemukan jalan yang memang benar untuk kita, sangat membingungkan. Karena sulit dan membingungkan, sehingga perlu bimbingan, “jangan tinggalkan aku sendirian”, begitu kata Jin di liriknya di “lost”. Namun meskipun sulit, membingungkan dan sepertinya tidak mungkin, BTS dalam liriknya mengatakan bahwa mereka tetap percaya akan bisa menemukan jalan yang benar buat mereka.

Masa youth adalah masa yang kita seperti sedang berada di antara hujan, amukan badai dan angin. Berada di dunia yang sangat rumit, yang sepertinya tidak ada jalan keluar. Namun sekali lagi, meskipun kita berada di dunia yang seperti itu, tetap ada jalan keluarnya, jangan khawatir. Yang perlu dilakukan adalah hanya percaya pada jalan kita sendiri (our own path). Meskipun lambat, kita harus berjalan dengan kaki kita sendiri untuk mencapai tujuan kita. Percaya bahwa jalan ini adalah jalannya kita, jalan yang tepat untuk kita. Sehingga, kita tidak akan pernah kehilangan mimpi-mimpi kita. Gue rasa “lost” ini adalah lagu yang sangat indah chingu. Gue salut sama BTS yang lagu2nya ga hanya bagus secara melodi dan musik, namun lirik mereka juga mengandung pembelajaran dan impactful. Gue mungkin udah ngomong hal ini berkali2 (gue ulang2), namun itulah yang gue rasakan ketika mendengar lagu2 mereka.

Ngedenger lagu “lost” ini gue jadi inget lagunya Nas chingu. Nas itu rapper yang jadi inspirasi juga bagi RapMon dkk buat berkarya. Rapper Amerika yang terkenal, berpengaruh di dunia per-hiphop-an. Ada satu lagu Nas yang gue suka judulnya “I Can”. Lagu itu kurang lebih menceritakan bahwa kita harus percaya bahwa kita bisa mencapai mimpi2 kita. Jika kita percaya kita akan sampai, kita akan sampai. Jika kita bekerja keras untuk mencapainya, kita akan sampai. Mimpi memang ga bisa didapat dengan mudah, perlu effort/usaha yang keras untuk bisa mencapainya. Perlu latihan, banyak belajar dan tentu saja kerja keras.

Nas dalam lagunya itu menasehati anak2 agar memilih pergaulan yang tepat. Jangan sampai kita masuk dalam pergaulan yang buruk (dunia malam dsb) yang itu jelas akan merusak kita. Kita ga tahu apa penyakit yang bisa saja kita dapatkan dari pergaulan seperti itu (HIV, narkoba, minuman keras), naudzubillah. Sehingga pilihlah jalan yang tepat. Jalan untuk kita bisa jadi dokter, artistek, presenter seperti Oprah Winfrey dan sebagainya, begitu liriknya. Jalan positif yang bisa menuntun kita menuju orang yang berguna untuk orang lain. Nas bilang di liriknya “read more, learn more and change the globe”, “bacalah lebih banyak, belajarlah lebih banyak dan ubahlah dunia”. Kita ga bisa merubah diri kita sendiri dan lebih luas dunia ini (secara kolektif) kalau kita sendiri ga tahu apa2. Makanya kita harus membaca lebih banyak, belajar lebih banyak, agar dunia ini juga menjadi lebih baik meskipun secara tidak langsung. Setidaknya jika kita melakukan itu, kita bisa mengubah diri kita sendiri dulu. Dan jika banyak orang berfikiran sama, maka dunia akan mengikuti dengan sendirinya. Kita tidak perlu merubah dunia (tidak akan bisa juga), namun jika setiap individu manusia punya keinginan untuk lebih baik, maka dunia akan berubah dengan sendirinya. Pemuda (youth) sendiri adalah agen perubahan itu. Maka berusahalah kita semua (gue dan kalian) untuk jadi agen yang baik chingu, yang cerdas dan pada akhirnya berguna bagi orang lain, dengan cara dan skill kita masing2. Nas X BTS, semuanya membicarakan hal2 itu chingu. Dengan karyanya, mereka ingin bisa menginspirasi orang untuk mau berfikir untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka, dengan skill masing2, meraih mimpi2nya masing2. Memberikan semangat untuk kita juga untuk ga menyerah (seperti lagu “lost” tadi). Gue berharap semoga upaya2 mereka membuat karya2 seperti itu bisa sampai ke kita dan akhirnya bisa menginspirasi kita untuk tetap semangat dalam meraih mimpi2 kita chingu, amin…

Lanjut ke hal yang sebenernya jadi topik utama yang pengen gue bahas di postingan ini, yakni tentang semut. Gue pengen tahu tentang semut chingu, makanya beberapa waktu itu searching2 tentang semut. Nah, ini adalah beberapa fakta2 menarik tentang semut yang kita bisa banyak belajar darinya. Ga semua hal tentang semut akan gue bahas. Hanya beberapa hal yang sepertinya berhubungan dengan lirik “lost” tadi. Jika kalian kepo, kalian sangat bisa mencarinya sendiri dengan googling ^^

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (Quran Surat An-Nahl, ayat 68-69)

“Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dialah (Allah) yang memegang ubun-ubunnya” (Quran Surat Hud, ayat 56)

 “Sesungguhnya pada langit dan bumi benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah untuk orang beriman. Dan pada penciptaan kamu dan pada hewan melata yang bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk kaum yang meyakini. (Quran Surat Al-Jatsiyah, ayat 3-4)

 “Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: “Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.” (Quran Surat  An-Naml, ayat 18)

 “Dan tiadalah bintang-bintang yang ada di bumi dan burung-bu-rung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” (Quran Surat Al An’aam, ayat 38)

“Hai Manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha-kuat lagi Maha Perkasa.” (Quran Surat Al-Hajj, ayat 73-74)

Di ayat yang pertama (An Nahl ayat 68-69), Allah menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh lebah bersumber dari ilham yang diberikan Allah untuk mereka. Pada semut, kita bisa melihat hal yang serupa. Semut hidup dengan ilham yang Allah berikan untuk mereka. Tentang semut ini, akan gue bahas beberapa hal yang sudah gue baca sebelumnya di sini. Ayat2 lain menjelaskan bahwa Allah berkuasa atas semua makhluknya, termasuk binatang. Dan  dengan itu, manusia harusnya sadar akan tanda2 kekuasaan Allah kemudian beriman kepadaNya.

Gue muslim dan gue tahu di Al-Quranpun ada surat yang namanya An-Naml (semut) chingu. Itu menurut gue bukti yang sederhana bahwa manusia memang bisa mengambil hikmah/pelajaran dari semut. Semut dengan ilham yang diberikan Allah menjalani kehidupan yang tertakdir untuknya dengan patuh. Kehidupan yang meliputi cara dia mencari makanan, cara dia menjaga koloninya, cara dia membuat konstruksi sarang dan jalan, cara dia bersosialisasi dengan sesamanya dan sebagainya. Tidak ada yang mengajari semut untuk melakukan semua itu melainkan ia diberi ilham oleh Allah yang menciptakannya untuk hidup seperti itu. Cara hidup yang kita para manusia jika mau mengamatinya bisa belajar banyak darinya. BTSpun nyatanya belajar dari semut. Satu hal chingu, harapan gue setelah tahu pelajaran2 yang bisa didapat dari semut akan menambah keimanan gue pribadi dan semoga kalian juga. Bahwa Allah menciptakan makhluk itu pasti bertujuan dan manusia bisa mengambil pelajaran darinya. Bahkan pada hal yang kecil sekalipun seperti semut, disitu terdapat tanda2 kekuasaan Allah. Tanda2 yang harusnya orang meyakini keberadaan Tuhan, keberadaan Allah. Bukan menjadi orang yang sombong dan menafikkan keberadaan Sang Maha Pencipta. Siapa yang bisa menciptakan semut dengan segala “keistimewaannya” jika bukan Sang Maha Pencipta? Apakah semut dan juga makhluk lainnya tercipta dengan sendirinya secara kebetulan (tidak ada yang menciptakan) lalu mengalami evolusi bertahap seperti dalam teori evolusi Darwin? Ada orang2 yang sampai saat ini masih percaya pada teori Darwin tentang evolusi makhluk hidup, dan juga tentang paham materialisme yang tidak meyakini Tuhan. Semut tidak berevolusi, dari dulu bentuknya sudah begitu, manusiapun tidak. Manusia asalnya dari kera? Kalian percaya pada hal itu? Ok ada di buku pelajaran, namun banyak bukti yang menjelaskan bahwa itu tidaklah benar. Logika sederhana, jika manusia itu awalnya dari kera, kenapa sekarang masih ada kera di bumi? Kenapa semua kera2 itu tidak menjadi manusia? Itu menurut gue alasan sederhana yang membuktikan bahwa manusia ya manusia, kera ya kera dan semut ya semut, dan juga yang lainnya. Semua diciptakan Tuhan dengan bentuknya masing2, kapasitasnya masing2. Semut dan hewan2 lain diberi ilham oleh Allah untuk bertindak seperti itu (mencari makan, membuat sarang dll) selama hidupnya tanpa menentang. Manusia berbeda, manusia diberi akal pikiran untuk bisa memilih jalannya sendiri, jalan yang baik maupun yang buruk. Teori Darwin tentang evolusi dimana yang kuat adalah yang bertahan jelas membuat orang saling bersaing dan bahkan berkonflik, sehingga muncul kekacauan. Tapi, manusia kan tidak seperti binatang yang memang bisa memakan satu dan lainnya karena takdirnya begitu. Manusia berbeda, manusia diberi pikiran/akal oleh Allah untuk bisa bertahan hidup (survive) dan hidup berdampingan secara damai (peaceful co-existence) bersama manusia yang lain dan alam (hewan dan tumbuhan) di bumi ini. Darwinisme juga menjadi bibit2 rasisme, kolonialisme dan juga komunisme. Tentang rasisme, sederhana, apakah ketika kalian/teman kalian di sekolah dulu pernah dibully dengan kata “monyet” karena punya wajah yang dipandang jelek? Bahkan sampai sekarangpun masih banyak orang yang menyebut orang yang dinilainya berwajah jelek dengan “monyet”. Gue pernah menjumpai itu chingu. Ketika gue SMP, ada temen sekelas gue yang wajahnya (maaf) rahangnya maju, tonggos juga. Karena kami waktu itu belajar tentang evolusi dan ada manusia setengah kera namanya pithecanthropus erectus, dia dibully dengan memanggilnya itu oleh beberapa teman sambil tertawa2, seakan2 yang membully itu manusia, dan temannya yang dibully itu kera. Itu menurut gue ga akan terjadi kalo sejak awal ga ada “cerita” manusia awalnya dari kera. Daripada mengajari hal itu, kenapa ga mengajari bahwa manusia diciptakan berbeda2 di belahan bumi ini supaya bisa saling mengenal? (bayangkan semua orang di bumi ini sama, ga akan ada motivasi kita untuk mengenal satu sama lain). Semua ras sama saja, semua manusia diciptakan sempurna oleh Tuhan, kita semua bersaudara, sehingga tak boleh mengejek fisk satu sama lain dan harus hidup rukun berdampingan secara damai. Dulu teori evolusi ini menjadi “pembenar ilmiah” ras kulit putih yang menganggap mereka lebih hebat dari ras yang lain karena mengalami evolusi yang paling maju. Dari sisi fisik  mereka merasa lebih maju. Manusia lain di luar mereka ada yang mereka judge “kera yang evolusinya belum maju” karena rahangnya maju (masih menyerupai kera). Ras2 lain seperti yang berkulit hitam dan berahang maju dianggap rendahan dan bisa dibully (dijajah/kolonialisme). Padahal kalau kita kembali pada Islam, Allah jelas2 menciptakan manusia itu sempurna. “You’re perfect” kalo kata RapMon di lagu “21st century girl”. Beda warna kulit, beda bentuk muka, beda bentuk mata, warna bola mata, bukan berarti kita lebih rendah atau lebih tinggi dari yang lain. Yang membedakan kita dengan yang lain di hadapan Allah cuman amal perbuatan kita. Gue tidak ada maksud rasis dalam hal ini chingu. Orang kulit putihpun ada yang tidak rasis. Kita tidak bisa menjudge secara membabi buta, semua tergantung individu masing2, hati mereka masing2, terlepas dari ras mereka. Hanya saja, sejarah menulis seperti itu. Bahwa ada penjajahan orang2 kulit putih terhadap ras lain di berbagai wilayah di dunia ini, bahkan kita orang Indonesiapun dulu juga dijajah sebelum merdeka. Tentang komunisme, rezim Stalin X Lenin X Mao X Polpot, semua terinspirasi teori Darwin yang memandang manusia bukan merupakan makhluk yang berharga (hanya binatang yang berkembang/berevolusi melalui konflik, kekerasan dan kekacuan) sehingga enteng saja untuk melenyapkannya dengan bengis jika dirasa tidak patuh pada penguasa. Mereka mencuci otak warganya untuk hormat pada pemimpin dan kekacuan menjadi hal biasa. Banyak masalah kemanusiaan terjadi karena rezim itu. Jutaan orang tak berdosa menjadi korban, semua karena filsafat yang keliru yang berakar dari pandangan yang menentang keberadaan Tuhan. Sederhana, orang tanpa kepercayaan pada Tuhan/agama tidak akan takut berbuat kejahatan. Kenapa gue menulis ini? karena gue ingin membuka pikiran kita semua untuk kritis. Kesalahan terbesar kita adalah kebodohan chingu. Kita lemah karena kita bodoh. Maka kebodohan itu harus diberantas dengan selalu belajar dan berfikir, dengan kritis tadi. Orang banyak menggunakan teori “darwinisme” sebagai pembenaran hal2 negatif seperti “pembullyan” yang dianggap wajar karena ada manusia jelek dan tidak jelek versi para pembully (bully fisik). Hal lain adalah tentang seleksi alam/hukum alam (bahwa yang kuat yang bertahan), yang menyebabkan persaingan antar manusia menjadi membabi buta, konflik dan kekacuanpun terjadi, bahkan perang bisa terjadi. Karena persaingan itu pula, manusia akhirnya juga menjadi orang yang cenderung individualis (mementingkan diri sendiri), padahal manusia sebenarnya bisa memilih untuk tidak begitu jika dia mau. Manusia adalah makhluk sosial yang harusnya saling bekerjasama dalam masyarakat. Bukan seperti sekarang dimana yang kuat menindas yang lemah, yang cantik mengejek yang “jelek” dan yang kaya mencemooh yang miskin. Ini ga akan terjadi kalau manusia sadar jika dia dibekali dengan akal pikiran, tidak seperti hewan. Kita selalu bisa memilih jalan terbaik untuk hidup damai dan mengesampingkan hawa nafsu yang buruk jika kita mau. Dan ini hanya bisa dilakukan jika kita dekat dengan agama. Karena agama adalah petunjuk bagi kita dalam melangkah. Tuhan adalah penolong sejati kita dalam melangkah menuju kebaikan. Maka kepercayaan seperti darwinisme yang menyebabkan ketidakpercayaan pada Tuhan Sang Maha Pencipta perlu dihapuskan. Hukum alam manusia adalah hidup berdampingan secara damai, bukan yang kuat yang menang. Bukan saling membully, tapi saling berbagi, saling mengasihi, menyayangi dan peduli. Semoga kita semua senantiasa diberikan petunjuk oleh Allah untuk selalu berada di jalan yang benar chingu, jalan yang akan mengantarkan kita pada kedamaian yang abadi nanti..amin.

  • Menyambung di awal tadi chingu. Semut hidup dan bekerja dengan ilham dari Allah seperti halnya lebah. Mereka menjalani takdir yang Allah gariskan pada mereka dengan penuh ketaatan. Pun hendaknya dengan manusia kan? Manusia harus patuh pada Tuhan dengan menjalankan perintahNya dan menjauhi larangannya. Perlu diketahui, semut tidak egois dan juga individualis seperti yang ada dalam teori Darwin. Semut adalah hewan sosial dan cinta damai. Seperti lebah, semut juga punya tugas masing-masing dalam hidupnya. Sama kayak BTS yang punya tugas masing2, ada leader, ada main rapper, ada main vocal, ada main dancer, ada sub rapper, ada sub dancer, ada sub vocal. Semua bekerja bersama2 untuk mencapai satu tujuan (perform yang bagus) dengan skillnya masing2. Semutpun sama, ada Ratu semut, semut jantan , semut prajurit, semut pekerja dsb yang bekerjasma untuk satu tujuan juga, yakni melestarikan koloninya. Ratu semut tugasnya bereproduksi untuk meningkatkan jumlah koloni. Tubuhnya lebih besar daripada tubuh semut lain. Semut jantan tugasnya hanyalah membuahi sang ratu. Hampir semua semut jantan ini mati setelah membuahi. Anggota semut yang lain tugasnya seperti prajurit. Mereka mengemban tugas seperti berburu dan menemukan lingkungan baru untuk hidup. Anggota semut yang lain adalah semut pekerja. Semua pekerja ini adalah semut betina. Mereka merawat induk dan bayi-bayi semut, membersihkan dan memberinya makanan. Mereka juga membersihkan sarang dan mencari makanan. Ada juga semut yang bertugas melawan musuh, membangun sarang dan memelihara sarang. Mereka bekerja dengan tugasnya masing-masing. Tujuannya hanya satu, keberlanjutan koloninya (koloninya lestari). Kita jelas bisa belajar dari semut kan chingu? Mereka adalah hewan kecil namun dengan pembagian tugas yang begitu sempurna. Mereka bekerja keras di bidangnya masing2 dengan maksimal untuk satu tujuan. Subhanallah…Maha Suci Allah yang telah menciptakan hewan seperti semut ini.
  • Pernahkah kalian melihat semut yang ketika bertemu sesamanya berhenti sejenak dan seakan2 berkomunikasi? Komunikasi semut dilakukan dengan menyentuh antenna satu sama lain. Bentuk komunikasi ini digunakan untuk berbagai tujuan, misalnya dimulainya makan, ajakan, dan pertemuan sosial agar teman-teman sesarang saling mengenal. Contohnya adalah salah satu spesies semut pekerja yang hidup di Afrika. Para pekerja pertama-tama bersentuhan antar antena (berjabatan antenna) ketika bertemu yang berarti sapaan dan ajakan masuk sarang. Gerakan ajakan ini sangat jelas dalam beberapa spesies semut seperti Hypo ponera. Saat dua ekor semut pekerja bertemu berhadapan, semut pengajak memiringkan kepalanya ke samping 90 derajat dan menyentuh bagian atas dan bawah kepala temannya dengan antena. Semut yang diajak menanggapi dengan cara yang sama. Sebuah sistem komunikasi yang manusia bisa sangat belajar darinya. Bahwa manusia merupakan makhluk sosial yang perlu untuk saling menyapa, perlu untuk saling berkomunikasi agar saling mengenal.
  • Pernahkah kalian mendengar “feromon”? Feromon berasal dari kata “fer” (membawa) dan “hormon” (hormon) dan artinya “pembawa hormon”. Feromon adalah isyarat yang digunakan di antara hewan sespesies dan biasanya diproduksi dalam kelenjar khusus untuk disebarkan di udara. Feromon memainkan peran penting dalam komunikasi serangga. Semut menggunakan feromon sebagai petunjuk untuk menunjukkan jalan menuju sumber makanan. Seperti halnya lebah madu, bila lebah madu menyengat, ia tak hanya meninggalkan sengat pada kulit korbannya, tetapi juga meninggalkan zat kimia (feromon) yang fungsinya memanggil lebah madu lain untuk membantu menyerang. Demikian pula dengan semut yang bisa menyebarkan feromon sebagai tanda bahaya jika terancam musuh. Semut dan serangga lain dibekali feromon untuk bertahan hidup. Ini senada seperti bunglon yang bisa merubah warna kulitnya menjadi mirip pohon jika musuh datang, seperti gurita yang bisa menyemburkan tinta ketika diancam, dan seperti siput yang masuk ke cangkangnya jika merasa bahaya. Semua punya cara masing2 untuk survive. Sekali lagi, subhanallah…
  • Chingu, semut bukanlah hewan yang egois (mementingkan dirinya sendiri). Ketika mereka lapar padahal saat itu paceklik, semua anggota koloni memakan cadangan makanan yang tersimpan dalam tembolok semut pekerja muda. Semut juga membawa butiran makanan di dalam tubuhnya (disamping dia sendiri sudah makan). Semut juga saling memberi makan dari mulut ke mulut. Ketika semut pemburu pulang membawa makanan cair, ia menggelengkan kepalanya ke kanan dan kiri untuk menarik perhatian kawan-kawannya atau langsung menghampiri mereka dan menunjukkan butiran makanan di mulutnya. Pertukaran makanan ini merupakan contoh berbagi yang luar biasa. Sekam dan biji-bijian yang dibawa ke sarang juga dimakan semua semut bersama-sama. Oleh karena itu, kebutuhan makanan seluruh koloni dapat dipenuhi. Mereka ketika memperoleh rezeki tidak memakannya sendiri, selalu ingat untuk berbagi dengan sesamanya, subhanallah…
  • Semut adalah makhluk yang kuat dan cerdas. Semua spesies semut yang jumlahnya mencapai kira-kira 8.800 spesies mencari makanan dan membawanya pulang dengan cara yang berbeda-beda chingu. Dalam spesies-spesies tertentu, semut berburu sendirian dan membawa pulang makanannya masing-masing. Spesies lain berburu secara berkelompok dan membawa serta menjaga makanannya bersama-sama. Jika mendapatkan makanan yang ukurannya cocok bagi tubuhnya, biasanya semut membawanya sendirian. Kalau ukuran makanan terlalu besar atau menemukan beberapa gundukan kecil makanan di suatu daerah, mereka mengeluarkan hormon beracun untuk mencegah semut lain agar tidak menghampiri daerahnya. Kemudian, mereka memanggil para pekerja lain baik besar maupun kecil untuk bersama-sama mengangkut makanan tersebut. Semut besar memotong-motong makanan dan menjaganya dari hewan-hewan asing, sementara semut kecil membawa pulang makanan. Kalau bekerja berkelompok, semut dapat membawa potongan makanan yang lebih besar. Mereka mengangkat makanan menggunakan satu atau dua kaki. Pada saat yang sama, mereka juga menggigit makanannya dengan rahang terbuka. Semut pekerja menggunakan cara yang berbeda-beda berdasarkan posisi dan arahnya. Semut yang berjalan di depan bergerak mundur sambil menyeret makanan. Semut yang ada di belakang berjalan maju sambil mendorong makanan. Semut yang di samping membantu mengangkat, subhanallah. Dengan cara ini, semut dapat mengangkat makanan beberapa kali lebih berat dari yang bisa dibawa seekor semut. Berdasarkan pengamatan, ditemukan bahwa jika semut bekerjasama, mereka dapat mengangkat beban seberat 5.000 kali berat yang dapat diangkat seekor semut pekerja. Seratus ekor semut dapat membawa seekor cacing besar di atas tanah dan bergerak dengan kecepatan 0,4 cm per detik. Ini adalah kerja tim yang manusia sangat bisa mencontohnya. Sesuatu yang terasa berat akan menjadi ringan jika dikerjakan bersama2 dengan skill kita masing2. BTSpun sama. Menari sambil menyanyi memang berat, namun karena mereka melakukannya berganti2an terasa tidak seberat itu. Satu member hanya perlu maksimal di partnya, menghafal partnya sendiri, dengan begitu tidak terlalu menghabiskan pikiran dan tenaga. Semut yang besar membawa beban yang lebih besar juga. Member yang pintarpun membawa tanggungjawab yang besar juga di grup, RapMon misalnya. Member yang lain mesupportnya dengan keahliannya masing2. Inilah kerja tim, seperti RapMon pernah bilang “teamwork makes dream works” atau “kerja tim membuat impian menjadi kenyataan”. Semut saja bisa bekerjasama sampai sehebat itu dengan hasil semaksimal itu dan bahkan dengan tubuh yang hanya sekecil itu, kitapun harusnya bisa melakukan hal yang sama. Bukan perpecahan, keegoisan, ketamakan, keindividualisan, tapi kerjasama. Gotong royong mencapai satu tujuan, itu poinnya. Seperti di Korea, mereka juga ada prinsip seperti itu dalam kehidupan bernegaranya yakni “Semaul undong” atau semacam “gotong royong” kalo di sini. Bahu membahu demi terciptanya kesejahteraan masyarakat di suatu negara. Semoga era globalisasi yang gila ini ga membuat kita lupa pada kerjasama chingu. Kerjasama yang baik (bukan kerjasama saat ujian lhoh ya), tapi kerjasama yang bermanfaat. Setiap kita ngerasa goyah, lihatlah semut. Belajarlah darinya, sehingga kita terus bisa termotivasi untuk lebih baik dan lebih baik. Semut saja bisa, masa kita yang diberi akal, otak, pikiran tidak bisa? Allah menjadikan kita sempurna, sehingga kita harus menggunakan modal itu untuk menjadi orang yang terbaik di bumi ini, yaitu yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dengan begitu semoga Allah ridho terhadap kita, amin.
  • Nah terakhir, gue pengen sedikit ngebahas lirik BTS tentang semut yang dipakai di lagu “lost” chingu. Jadi memang benar, semut yang bertugas mencari makan biasanya menjalankan tugas dengan cara yang sulit dijelaskan, unik. Semut berangkat ke sumber makanan dengan berjalan berkelok-kelok, tetapi kembali ke sarang dengan rute lurus yang lebih singkat. Hal ini senada dengan apa yang BTS tulis di lirik “lost”. Lalu, bagaimana mungkin seekor semut yang hanya dapat melihat beberapa sentimeter ke depan bisa berjalan lurus? Untuk menjawab pertanyaan ini, seorang peneliti bernama Richard Feynman meletakkan sebongkah gula di salah satu ujung bak mandi, lalu menunggu seekor semut datang dan menemukannya. Ketika semut yang pertama kali datang ini kembali ke sarangnya, Feynman mengikuti jejaknya yang berkelok. Kemudian Feyman mengikuti jejak semut-semut berikutnya. Ternyata Feynman menemukan bahwa semut yang datang belakangan tidak mengikuti jejak yang ditinggalkan, mereka mengambil jalan memotong sampai akhirnya jejaknya menjadi berbentuk garis lurus. Diilhami hasil penelitian Feynman, seorang ahli komputer bernama Alfred Bruckstein membuktikan secara matematis bahwa semut-semut yang datang selanjutnya memang meluruskan jejak berkelok itu. Kesimpulan yang didapatnya sama, yakni setelah beberapa ekor semut, panjang jejak dapat diminimalkan menjadi jarak terpendek antara dua titik. Dengan kata lain, membentuk garis lurus. Ini membuktikan bahwa semut yang awalnya harus susah payah berkelok2 mencari makanan, namun begitu ia mendapatkannya, mereka bisa pulang dengan lebih cepat. Mereka menyederhanakan langkah dan akhirnya bisa menempuh jalan terdekat. Usaha dari semut awal yang menemukan makanan kemudian dimudahkan dan semakin dimudahkan oleh semut2 berikutnya. Ajaibnya lagi, pada malam hari mereka tetap dapat menemukan dan mengikuti jalan yang mereka tempuh saat menemukan makanan pada pagi harinya, meskipun kondisinya berubah. Bagaimana semut bisa punya pengatahuan matematis sehebat ini jika tidak datang dari ilham Allah? Subhanallah~. Gue rasa kita bisa mengambil hikmah yang besar dari sini chingu. Bahwa jalan kita untuk mencapai harapan atau mimpi2 kita memang tidaklah mudah, harus berkelok2 terlebih dahulu, harus melewati banyak rintangan terlebih dahulu, bersusah2 dahulu. Namun, ketika kita sudah menemukannya, semuanya akan menjadi mudah. Seperti semut tadi, perjalanan pulang tidak serumit perjalanan ketika mereka pergi. Gue jadi ingat Quran Surat Al-Insyiraah ayat 5-6 yang bunyinya “maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan”. Bahkan diulang 2 kali kan itu. Berarti memang Allah menekankan bahwa dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Semut tadi juga, dia memang susah2 dahulu di awal, cuman pulangnya mendapatkan kemudahan. Oleh karena itu kita harusnya juga ga gampang nyerah chingu. Gapapa kita susah2 di awal, yakin Allah bakalan ngasih kemudahan buat kita. Allah sudah berfirman seperti itu, kita harus percaya. Kesulitan sepaket dengan kemudahan, tenang saja. Semoga apapun yang sedang kita jalani sekarang (upaya kita mencapai mimpi2 kita, upaya kita membahagiakan orangtua kita dan apapun hal baik yang kita upayakan), kita senantiasa diberi kekuatan untuk sabar, terus berusaha dan juga yakin pada pertolongan Allah. Kapanpun kita ngerasa lelah, semoga lagu “lost” dengan liriknya ini bisa sedikit memberi semangat bagi kita. Semut bisa jadi inspirasi kita untuk tidak pernah berputus asa sekeras apapun masalah yang kita hadapi, karena yakin setelah itu PASTI ada kemudahan. Gue rasa kesimpulan lagu “lost”pun adalah “sesudah kesulitan ada kemudahan” yang dicontohkan dengan kehidupan semut yang mencari makan. Akhirnya, semoga kita sama2 bisa mengambil pelajaran dan manfaat dari “lost”nya BTS ini yah chingu, amin. Semoga tulisan inipun bermanfaat bagi kita semua, amin. Sampai jumpa di postingan selanjutnya, annyeong~ ^^

—-

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

ant-architects

*credit pic: howitworksdaily.com


BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG SUB] 161016 BTS ( 방탄소년단) on KBS News (Credit: SBS, subbed: Kimmy Yang), [ENG SUB] 161013 BTS on Cultwo Show 2 o’clock exit (Credit: SBS, subbed: CYPHERSUBS- @yvngjimingyu)

  • Chingu, karena konsep album Wings BTS ngambil banyak hal dari novel “Demian”nya Herman Hesse, penjualan novel “Demian” secara cepat meningkat di toko-toko buku di Korea lhoh. Berita ini masuk di salah satu acara berita KBS. Fans ingin lebih tahu makna album wings kali ini, makanya mereka pada beli buku “Demian” *keinginan baca para ARMY jadi semacam meningkat ya karena BTS ngangkat sebuah buku untuk konsep albumnya. Itu terjadi juga ga ya di Indonesia? Apakah ARMY Indonesia juga pada cari buku “Demian” ini? Apakah kalian juga jadi kepo sama cerita “Demian” dan bahkan pengen beli bukunya chingu? Kalo iya, berarti deman “Demian” gegara BTS berlaku juga ga hanya di Korea. Gue sendiri udah punya versi bahasa Inggrisnya novel ini chingu, cuman belom sempet baca, hehe. Selain buku “Demian”, gue juga jadi kepo sama teori2 Jung (Carl Gustav Jung) yang banyak mempengaruhi pembuatan novel “Demian” ini chingu. Makanya kemaren gue sempet juga minta dibawain buku psikologi yang ada bahasan tentang pemikiran2nya Jung sama temen yang dulu kuliahnya psikologi. Gue memang sempet googling2 sendiri sih, cuman tetep pengen baca buku fisiknya. Meskipun ga besar banget, cuman gue ada ketertarikan juga chingu sama hal2 berbau psikologi. Menurut gue, ilmu mempelajari jiwa manusia itu asik juga. Baca artikel2 psikologi gitu gue suka yang “eh gila! gue banget artikel ini!!!”, semacam suka relate sama bahasan2nya. Kalian yang ngikutin facebook gue pasti lumayan sering ngeliat gue sharing2 artikel psikologi seperti dari mindsjournal atau psychologytoday. Gue pribadi berharap comebacknya BTS ini ada dampak positifnya bagi kita chingu, misalnya kita jadi lebih suka membaca, lebih mau menggali ketertarikan kita pada bidang tertentu (psikologi misalnya, karena siapa tahu passion kita justru di situ). Bisa aja kan ada ARMY yang sekarang masih SMP/SMA yang karena tahu konsep comeback kali ini erat dengan aspek psikologi dan ngerasa psikologi menarik makanya punya cita2 kuliah jurusan psikologi atau pengen jadi dokter jiwa dsb, keren kan? Mereka aja rajin baca, mereka aja pinter, masa kita enggak? Semoga ini bisa jadi motivasi ARMY2 untuk lebih terbuka lagi wawasannya pada bidang2 keilmuan tertentu dan terus mau belajar. ARMY Fighting!*
  • RapMon sendiri cerita kalo BTS memang mengaplikasikan banyak objek dan elemen dari novel “Demian” untuk MV maupun jacket photos mereka chingu *berarti bener chingu, MV “Blood, Sweat and Tears” erat kaitannya dengan cerita di novel “Demian”. Mereka menggunakan novel itu sebagai sumber inspirasi karya mereka kali ini. Gue kurang tahu member lain, cuman Jin sepertinya berperan sebagai anak dari novel “Demian” yang mencoba mencari “the self/self-realization”nya, Emil Sinclair. V adalah Demian, teman dari Emil yang jadi semacam mentornya untuk mencapai “the self” tadi. Dan Suga, sepertinya dia digambarkan sebagai tokoh Pistorius, pemain organ/piano gereja yang juga jadi mentor Emil*
  • Mereka bikin konsep album ini dari inspirasi buku kan, nah mereka ditanya apa suka baca buku juga. Suga bilang kalo awalnya dia ga terlalu ngerasa baca buku itu asik, cuman setelah baca lagi sekarang, dia jadi suka baca buku juga chingu. Kalo RapMon udah jelas ya, dia memang suka sama buku dari dulu *ga heran mereka cerdas, bikin lirikpun bagus, perbendaharaan diksi/katanya juga banyak, dan itu semua berkat kegemaran mereka dalam membaca. Bener kata2 “buku adalah jendela dunia”, dengan baca buku kita bisa tahu banyak hal menarik di dunia ini. Makanya, kalo ada waktu luang jangan digunakan untuk hal2 ga berguna chingu, gunakan untuk membaca supaya wawasan kita bertambah. Ayo budayakan baca buku ARMY!!!*
  • Album wings dapet prestasi yang bagus chingu, yakni menduduki peringkat #1 di berbagai site musik negara di dunia, termasuk Swedia sampai HongKong. Mereka bahkan jadi artis Korea pertama yang bisa masuk di chart UK (United Kingdom)/Inggris. Bahkan, disebut2 BTS adalah the next Psy, penyanyi YG yang sudah banyak dikenal di berbagai negara karena “Gangnam style”nya. RapMon sendiri ketika ditanya pendapatnya tentang itu bilang kalo dia rasa itu karena BTS mewakili generasi mereka saat ini chingu, meskipun dari berbagai penjuru dunia yang berbeda. Mereka semacam mewakili banyak perasaan anak muda meskipun anak2 muda itu asalnya dari berbagai wilayah dan budaya yang berbeda dengan mereka. Makanya itu menjadi mungkin bagi banyak orang mengenal BTS kemudian menyukai mereka, terlepas dari mana asal mereka *kayak ARMY Indonesia juga kan, kita memang beda budaya dan bahasa dengan BTS cuman tetep bisa relate dengan karya2 mereka, yang akhirnya kita bisa suka dengan mereka* RapMon sendiri percaya bahwa fans (meskipun dengan latar belakang bangsa dan bahasa yang berbeda dengan mereka) telah mencharge energi BTS selayaknya baterai chingu. Jadi meskipun ARMY dan BTS ada batas2 seperti perbedaan kebangsaan dan bahasa, mereka kayak tetep terkoneksi dan saling memberi energi satu sama lain *gue setuju sama ini chingu. Meskipun beda negara, beda bahasa, tapi musik dan lirik (karya) mereka bisa menyentuh gue dan memberi energi juga ke gue. Kalianpun sama kan? Kita semua bisa dapat energi dari BTS lewat karya yang bisa kita baca dan dengarkan di sini*. RapMon menambahkan, dia rasa BTS harus mencharge baterai, baik untuk orang Korea maupun untuk banyak orang di seluruh dunia (dengan karya2 mereka) chingu *sebelumnya RapMon pernah bilang hal2 kayak gini juga, dulu pernah gue review juga chingu, kalo ga salah di acara SBS Pop Asia. Gue rasa pada intinya karya2 BTS itu ditujukan agar didengar orang secara luas (spread their voice), makanya wajar kalo bisa sampai ke banyak orang termasuk kita di sini (melewati batas2 wilayah dan bahasa). Niat itu menentukan chingu. Mereka sejak awal meniatkan karya mereka relate dengan apa yang mereka rasakan dan orang lain rasakan, makanya bisa sampai ke orang yang dimaksud (dimanapun mereka). Mereka dengan niat itu lalu bikin karya yang bener2 terkonsep dari awal, ga random dan runtut. Mereka juga ngasih effort/usaha yang besar untuk itu yang pada akhirnya sampai ke kita. Orang akan mendapat apa yang dia usahakan dan niatkan chingu, dan gue rasa BTS bisa jadi contoh. Usaha dan niat mereka akhirnya sampai ke kita kan? Suara mereka akhirnya sampai ke kita juga. Entah gimaan gue merasakan karya2 BTS itu produk hati chingu, makanya bisa menyentuh hati juga. Bukan hanya lagu2 cinta yang kita ga relate, tapi lebih dari itu, banyak lagu2 mereka yang bisa jadi pelajaran yang berharga bagi kita*
  • Ketika di Cultwo Show, RapMon diminta ngomong pake bhs Jepang buat menyapa fans Jepang yang juga secara masiv/besar sekali support 2nd Full Album kali ini. Nah, DJnya amaze karena RapMon semacam bagus bahasa Jepangnya chingu. Suga cerita kalo RapMon memang bagus sekali dalam hal bahasa. Ketika ditanya sejak kapan RapMon belajar bahasa Jepang, Suga cerita kalo daripada mengatakan bahwa RapMon belajar, dia pikir RapMon memang tipe anak yang cepat dalam menangkap bahasa. Dia juga bagus dalam bahasa Inggris. V nambahin kalo sebelum debut, RapMon sedikit belajar bahasa Jepang juga *RapMon memang tipe yang lebih dominan cerdas di bidang bahasa (linguistik) chingu. Masih inget kan sama 9 tipe kecerdasan dari Howard Gardner yang pernah gue bahas sebelumnya? Bahwa manusia itu unik, punya kecerdasan yang menonjol di bidangnya masing2. Ada orang yang cerdas di bahasa kayak RapMon, ada orang yang cerdasnya di bidang alam (naturalistic), ada yang cerdasnya di bidang musik kayak Suga, ada yang cerdasnya di bidang logika-matematika, ada yang cerdasnya di bidang eksistensial (suka filsafat, suka belajar ilmu agama dsb), ada yang cerdasnya di interpersonal (sosialnya tinggi), ada yang cerdasnya di intrapersonal (pandai mengenali diri sendiri), ada yang cerdas gerak (kinestetik) kayak Jimin X JungKook X J-Hope, dan terakhir ada yang cerdas di bidang visual spasial yang berarti dia pintar dalam hal gambar/hal2 berbau visual. Semua orang punya chance untuk maksimal di bidangnya masing2, makanya ayo chingu mulai kenali potensi kita di bidang apa dan kemudian mempelajarinya dan berlatih dengan sungguh2. Termasuk psikologi tadi atau apapun bidang yang kalian pengen dalami, dalamilah. Ga ada orang yang bodoh, kalian bisa, gue bisa, BTS bisa, ARMY bisa, kita semua bisa. Jika RapMon menonjol di linguistik, kitapun pasti menonjol di bidang tertentu. RapMon memang dinilai Suga pembelajar yang cepat dalam hal bahasa, namun gue rasa dia mahir karena memang melatihnya sejak kecil chingu. Dia sejak kecil tanpa les belajar bahasa Inggris sendiri dari rap (karena dia suka). Dia juga sejak kecil udah hobi ngerjain soal2 IQ dan tebak2an logika. Gue rasa dia ga mendadak hebat, namun juga melewati masa2 berlatih dan belajar yang cukup lama dan konsisten sehingga didapat hasilnya sekarang. Belajar dan belajar terus, itu kuncinya. Gue harap RapMon dan BTS yang menunjukkan bahwa mereka mau belajar bisa menginspirasi kita untuk mau belajar juga chingu. Belajar itu menyenangkan, belajar itu healing, belajar adalah hal yang selalu BTS lakukan juga. Jadi ayo kita belajar! Fighting chingu, ARMY Fighting!!!

—-

eng-sub-161016-bts-%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-on-kbs-news-mp4_000006606

eng-sub-161016-bts-%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-on-kbs-news-mp4_000062762

eng-sub-161016-bts-%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-on-kbs-news-mp4_000074407

eng-sub-161016-bts-%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-on-kbs-news-mp4_000100633

eng-sub-161016-bts-%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-on-kbs-news-mp4_000110710

eng-sub-161013-bts-on-cultwo-show-2-oclock-exit-mp4_000646833

eng-sub-161013-bts-on-cultwo-show-2-oclock-exit-mp4_000654266

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal


BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG] BTS ‘WINGS’ Showcase Q&A (Credit: BigHit Ent, subbed: ARMY Unnie)

BTS Comeback!!! ARMY seluruh dunia pasti heboh sama comeback “WINGS” kali ini. Gue pribadi ngerasa excited juga chingu sama comeback mereka kali ini. Gue ngikutin semenjak teaser2nya keluar cuman ga kepo banget sama analisis/teori2 terkait itu. Cuman dari situ aware juga kalo RapMon ngambil something dari buku untuk konsep album BTS kali ini, terdengar dari kutipan2 yang dia baca di teaser2nya. Cuman dari buku apa dan bagaimana, gue belum terlalu jauh kepo. Nah, sampai akhirnya gue tahu kalo RapMon ngambil kutipan2 itu dari buku judulnya “Demian” karya penulis kenamaan Jerman, Hermann Hesse.

Kita semua tahu kalo RapMon adalah orang yang suka baca buku. RapMon bahkan baca buku2 filsafat dari filsuf klasik kayak Socrates. Jadi ga heran juga kalo dia baca buku “Demian” ini. Apalagi ini buku terkenal, novel terkenal tepatnya. Kalo kemaren buku “Kafka On The Shore” dimention di lagu “butterfly” HYYH, menurut gue kali ini “Demian” bahkan jadi semacam “main concept” BTS di 2nd Full Album mereka ini. “Demian” jadi kayak inspirasi utama dalam membuat wings ini. Petikan2 dalam buku itu banyak dipakai bahkan sampai ke penginterpretasiannya ke dalam MV maupun judul-judul lagunya (wings, awake, boy meets evil dsb). Gue belom bisa ngebahas ini terlalu dalam sih chingu, cuman gue ngerasa “Demian” sangat mewarnai karya BTS kali ini dalam banyak hal.

“Demian” sendiri adalah novel Jerman terbitan tahun 1919 yang ditulis oleh Hermann Hesse. Beliau pernah memenangkan nobel juga di tahun 1946 dalam bidang sastra. Gue belom baca novelnya chingu, jadi belom tahu pasti ceritanya gimana, hehe. Cuman, gue baca dari berbagai sumber kalo “Demian” ini dibuat dengan banyak pengaruh dari teori salah seorang psikolog Jerman berama Carl Gustav Jung yang dikenal dengan pengaruh “Jungian”. Hesse ngerasa tertarik sama analisis dan interpretasi dari Jungian, makanya Karya “Demian” ini penuh dengan Jungian’s archetype *nah lo? apaan tuh? wkwk*. Jadi intinya, karya “Demian” ini erat sama aspek2 psikologi aliran Jungian chingu. Makanya jujur ga mudah bagi gue pribadi untuk banyak komentar tentang ini karena bahasannya berat. Ga cuman “oh dari novel ya? ok, titik”, tapi novelnya sendiri adalah novel yang mengandung konten dari mulai spiritualitas, filsafat sampai dengan hal2 berbau psikologis (psikoanalis), makanya perlu waktu buat mencerna.

Sempet gue gooling tentang kaitan novel “Demian”, Jungian dan Hesse, yang akhirnya nemu intisari yang kurang lebih novel “Demian” itu menceritakan anak yang mencoba untuk menjadi dirinya sendiri, menemukan dirinya sendiri. Nah, ini lekat banget dengan teori psikoanalis Jungian tentang individuasi (pencarian jari diri). Makanya tadi gue bilang Hesse kepengaruh sama teori psikologi Jungian dalam membuat novel ini. Simplenya teori individuasi Jungian dijadikan inspirasi oleh Hesse untuk bikin novel “Demian”. Cuman, proses menemukan jati diri yang tergambar di novel ini tuh bukan enak (fine2 aja) chingu, tapi digambarkan Hesse dengan menyakitkan, seperti seekor burung yang keluar dari cangkangnya. Proses yang ga enak dan menyakitkan demi memulai menjadi sesuatu yang baru (terlahir kembali). Gue rasa RapMon dkk cerdas sekali menggunakan konsep ini dalam album mereka. Sesuatu yang masih berbau “youth” cuman dari perspektif/sudut pandang yang lain, lebih dark dari sebelumnya. Kalo HYYH kemaren kan bunga2, youth yang penuh dengan bunga. Cuman sekarang youth yang kayak sayap2 burung yang habis keluar dari cangkangnya. Yang bisa jadi berdarah2 dulu, rapuh dulu, sakit dulu, baru kemudian perlahan2 bisa terbang dengan indahnya. Album ini masih bertema “youth” chingu, belom ke tema yang bener2 baru. Gue rasa karena mereka juga masih dalam masa youth dan masih banyak hal2 di youth yang pengen mereka eksplor.

Tadi gue sempet nulis Jungian archetype. Nah, apa itu? Singkatnya, dalam Jungian jiwa itu ada 3, ego (alam sadar) X alam bawah sadar personal X alam bawah sadar kolektif. Nah, dalam alam bawah sadar kolektif itu ada yang namanya archetype (arketipe) yang membentuk kepribadian seseorang. Apa saja itu? Ada persona, anima dan animus, the shadow dan the self *ini kalo ada anak psikologi ralat gue kalo salah ya, ok?*. Intinya, persona itu adalah topeng, pencitraan. Orang yang menjadi orang lain (di luar dirinya yang asli) karena ingin dipandang begitu atau tuntutan lingkungan, misalnya politisi ngejaga image, anak yang sok alim di depan ortu padahal di belakang enggak dsb. Ini gue rasa terefleksikan di track kayak “lie”. Yang kedua adalah anima dan animus. Anima adalah sifat perempuan dalam diri laki2 dan animus adalah sifat laki2 dalam diri perempuan. Misalnya ada laki2 yang lembut, sensitif. Nah, dia dapet sifat2 itu karena pengalaman kedekatannya sama ibu, saudara perempuannya atau perempuan yang lainnya. Lalu ada wanita cuman tangguh, strong, mandiri. Nah itu kepengaruh sama ayahnya, saudara laki2nya atau laki2 yang lain. Ada sisi feminis dalam laki2, sama seperti wanita yang ada sisi maskulinnya juga. Ada peran wanita juga (sosok ibu yang bijaksana) yang ditunjukkan di novel “Demian”. Gue rasa ini terefleksi dalam track kayak “MAMA”. Nah kalo the shadow, dia adalah bagian dalam diri seseorang cuman ga ingin ditampilkan ke publik karena dianggap lemah atau bakalan ga diterima. Ini timbul misalnya karena ngerasa dia jelek, ga sempurna, korban bully dsb, sehingga dia ga bisa melihat sisi baik dalam dirinya. Terkungkung dalam bayangannya sendiri yang gelap.  Ini menurut gue terefleksikan dalam track kayak “stigma” dan “reflection”. Dan terakhir adalah the self, yakni menjadi manusia seutuhnya yang terus bertumbuh menjadi lebih baik dengan jiwa yang sehat. Dia bisa mengenali dirinya sendiri, menjadi dirinya sendiri dan memaksimalkan potensi dalam dirinya sendiri. The self ini adalah yang ideal. Karakter anak di “Demian” ini diceritakan mencoba menemukan the self ini chingu. Gue rasa ini terefleksikan dalam track “awake”, makanya Jin gue rasa adalah si Emil Sinclair (tokoh anak di novel “Demian”). Cuman cara menemukannya ya tadi, menyakitkan bagai burung keluar dari cangkang.

Masa “youth”, masa pencarian jati diri yang ideal, masa menemukan diri kita sendiri, masa yang kita menemukan diri kita dalam diri kita sendiri kayak Rapmon suka bilang “don’t stop finding yourself in you”. Ya its all about youth. Dan gue rasa BTS dengan “wings”nya ini GILA BANGET chingu. Konsep “wings” ini liar cuman sekaligus indah dan juga relate sama kita2 anak muda. Konsep paling GILA sepanjang gue tahu KPOP. Semacam “kok bisa di KPOP ada yang sampe bikin karya kayak gini?” #demiapa. Salut buat BTS. Mereka mengejawantahkan youth itu ga dengan cara biasa. Mereka pake teori2 yang mendukung untuk mendefinisikan proses anak muda dalam menemukan dirinya sendiri. Mereka banyak baca, banyak memahami teori, yang akhirnya menetaslah karya. Karya yang menuntut fansnya buat makin cerdas juga. Karena ga mungkin ARMY paham maksud karya2 mereka kalo ga mau baca. Sebab karya mereka sifatnya dalem, perlu effort untuk tahu maknanya. Ga cuman lagu2 cinta yang sekali denger langsung paham meskipun ga relate dan ga berkesan, tapi karya mereka selain pengen denger lagi juga gue rasa bisa membawa kita jadi lebih tahu banyak hal chingu. Contohnya #demiapa gue jadi “ala2” anak psikologi baca tentang Jungian dsb? Karena BTS “memaksa” kita untuk belajar jika kita ingin paham maksud karya mereka. Ini lama2 ARMY IQnya bisa naik kalo BTS bikin karya2 kayak gini terus, wkwk.

Gue aware chingu kalo harus hati2 menginterepretasikan “wings” termasuk MV “Blood, Sweat and Tears”. Sesuatu yang jangan sampe gue sotoy dan akhirnya nulis sesuatu yang gue sendiri ga paham. Makanya perlu banyak membaca, supaya kalopun gue komen, ada dasarnya. Intinya sama aja dengan karya2 BTS atau grup2 lain. Kalo itu membawa manfaat baik bagi kaita, ya diambil, kalo tidak ya jangan. Interpretasi itu hal yang ga bisa dikontrol memang. Karya itu mati ketika dia sudah dirilis ke publik. Yang hidup hanyalah interpretasi dari konsumen karya2nya. RapMon dkk mati setelah wings rilis, Hesse juga mati setelah “Demian” rilis dan Carl Jungpun mati setelah “Jungian” keluar. Yang hidup hanyalah interpretasi/penafsiran orang2 terhadap apa yang mereka karyakan. Guepun mati ketika postingan ini gue publish. Yang hidup adalah penafsiran kalian masing2 dalam mencerna maksud yang ingin gue sampaikan lewat tulisan itu. Makanya dalam karya kita ga bisa saklek ingin orang lain merasakan yang ingin kita sampaikan pada mereka chingu, karena interepretasi orang ga akan bisa kita kontrol. Orang dengan background pendidikan, pengetahuan, bahasa, “rasa”, usia dll yang ga sama tentu akan mencerna suatu karya dengan hasil yang berbeda2 pula. Ga semua orang bisa memahami apa yang seniman karyakan.

Pernah ga kalian kepo kenapa MV KPOP itu random ga jelas? Termasuk mungkin MV BTS yang baru ini (Blood, Sweat and Tears). Karena interpretasi tadi. Semakin pertunjukan itu aneh, semakin orang akan memperbincangkannya dan terus2an melihatnya supaya paham. Dan ini bagus baik dari sisi promosi maupun performing art. Justru karya yang bagus itu ga selesai seperti sebuah desain (ok udah selesai, titik), tapi justru ketika karya itu menimbulkan pintu2 persepsi dari orang yang melihatnya chingu. Kembali lagi, karya yang dipublish itu mati. Yang hidup hanyalah interpretasi dari konsumen karya itu. Makanya kalo MV dibuat datar2 aja ya pintu2 persepsi ga akan timbul. Orang ngeliat sekilas udah paham dan ga akan nonton2 lain. Itu sih chingu yang gue yakini dalam MV KPOP. Bahwa mereka ingin penontonnya berinterepretasi terhadap karya mereka, sehingga dibuat random yang menyebabkan kita bisa menganalisanya dalam perspektif/pandangan yang berbeda2. Dan ga jarang kita bahkan bikin teori sendiri tentang karya. Ya itu uniknya KPOP, kita sangat bisa mengeksplor interpretasi kita pada karya2nya.

Wah panjang banget ya intronya, okelah kita langsung ke interview presscon wings aja, hehe

  • Wings ini adalah 2nd Full Album BTS sejak 1st Full Album mereka yang pertama (Dark & Wild) yang rilis 2 tahun lalu. Dan comeback ini adalah 5 bulan paska HYYH Young Forever.
  • Kalo di HYYH mereka ngomongin masa muda yang menyakitkan namun juga sekaligus indah, di wings ini lebih ke masa muda yang berhadapan dengan cobaan chingu. RapMon sebagai perwakilan BTS bilang kalo semua dari kita (manusia) punya cobaan dalam hidup kita masing2 *ada ga orang di dunia ini yang ga punya cobaan dalam hidupnya? Jawabannya GA ADA. Semua orang punya cobaan hidup masing2 yang kita mungkin ga tahu. Ga tahu bukan berarti ga ada, pasti ada. Makanya jangan suka mengeluh seakan2 “gue doang yang paling menderita di dunia ini”, karena yang dicoba bukan dirimu saja, kita semua dicoba kok, sama saja. So, stay positive chingu! Ingat “Allah tidak menguji hambanya di luar batas kemampuan hambanya”. Maka setiap cobaan yang menimpa kalian, kalian sebenernya bisa melaluinya. Yang harus dilakukan adalah bersabar dan berusaha menyelesaikannya dengan usaha maksimal. Semangat!!!*. RapMon ngelanjutin, “semakin cobaan itu sulit untuk ditolak, maka semakin kita berusaha untuk mengatasinya”. Dan BTS melihat proses usaha itu sebagai bagian dari pertumbuhan mereka chingu. Sehingga di album ini mereka mencoba mengekspresikan cara mereka untuk bisa berjuang dan bertumbuh ketika mereka harus berhubungan dengan dunia di luar mereka atau dengan orang lain di luar mereka, dengan style BTS tentunya. Kayak burung tadi, BTS diibaratkan kayak burung yang berusaha keras keluar dari cangkangnya untuk bisa menghadapi dunia luar yang beda dari sebelumnya *kita ya sama aja kan, ketika kita menghadapi cobaan, kita susah payah berusaha mengatasinya. Semua itu berat, ibaratnya berdarah2, cuman setelah itu kita kayak terlahir kembali sebagai manusia baru yang lebih kuat kan? Untuk kita bisa naik kelas, kita harus lulus ujiannya dulu. Untuk kita bisa naik kelas dalam kehidupan, kitapun harus menghadapi cobaan hidup dulu. Semua cobaan dan ujian serta rasa sakit itu kita perlukan untuk bisa menghadapi dunia yang memang keras ini. Agar kita menjadi lebih kuat, lebih baik dan bisa menjadi diri kita sendiri, caranya memang terkadang menyakitkan. Cuman dari rasa sakit itu kita bisa bertumbuh menjadi lebih baik. Intinya semua orang pasti punya cobaan hidup, jadi jangan ngerasa kalian sendiri yang punya ya chingu. Kita sama aja kok, guepun punya masalah, kita semua punya masalah masing2. Tetap semangat menghadapi semua cobaan hidup kita, fighting! Dan semoga dengan karya2 BTS ini dan mungkin tulisan di blog ini bisa sedikit meringankan cobaan kalian, menjadi healing bagi kita semua, amin…*
  • Secara simple, Suga bilang kalo title album “wings” diartikan bahwa ketika kita menghadapi cobaan dan konflik dalam hidup kita, kita harusnya bisa melaluinya seperti burung yang terbang dengan sayap2nya. Terbang yang jauh dan semakin jauh *semoga kita semua bisa mendapatkan hal2 baik dari comeback “wings” ini yah chingu. Gue yakin kita manusia akan mendapatkan apa yang kita niatkan kok. Gue pernah beberapa waktu lalu baca postingan yang intinya “kita bisa kok nemu orang jahat di Arab” dan “kita juga bisa nemu orang baik atau alim di New York/Korea dsb”. Jadi semua tergantung niat kita. Sekalipun kita berada negara dimana Ka’bah berada, kalo yang kita cari sesuatu yang buruk, kita akan ketemu juga. Sebaliknya, sekalipun kita di negara muslim minoritas (misalnya), kalo niat kita bertemu dengan orang baik dan alim, akan ketemu juga. Sama seperti wings ini gue rasa. Jika kita ingin dengan karya ini kita bisa dapat pelajaran yang berguna dan baik bagi kita, akan ketemu juga. Sebaliknya, jika kita ingin ketemu hal2 buruk dari karya ini, pasti akan ketemu juga. Gue ga ngerasa wings ini karya yang full baik, namun gue juga ngerasa tetap ada hal2 baik yang bisa kita dapatkan dari sini chingu. Harapan gue pribadi (dan mungkin kalian), yakni semoga kita dapat selalu mengambil hal2 baik dari BTS dan meninggalkan yang tidak baik darinya*
  • Genre dari title track “Blood, Sweat and Tears” mereka kali ini namanya “Moombahton trap” chingu. Ini adalah satu diantara genre2 yang sekarang tengah populer dan ngetrend di dunia. Dalam pembuatan album ini, BTS kembali menggandeng mix engineer terkenal dari Inggris “James F.Reynolds”. Dia bekerja juga untuk artis2 luar seperti Snoop Dog dan Selena Gomez. Ga cuman title track kali ini, tapi BTS rupaya udah dari jaman No More Dream bekerja sama dengan beliau *ga heran ya produksi musiknya canggih, bener ala2 musik UK. Oya, gue paling suka musik dan melody “begin”nya JungKook di wings chingu. Itu lagu favorit gue sampai saat ini dari semua lagu2 di wings*
  • Ada 15 track di lagu album ini. Mereka bilang ingin bikin “full album” karena pengen dikenal orang juga sebagai BTS yang punya lagu2 banyak dan bermanfaat untuk didengarkan, ga hanya title tracknya aja tapi juga following tracknya. RapMon bilang akan terdengar grande jika mereka bilang ini adalah “tujuan paling puncak” mereka. Cuman, mereka akan senang jika musik mereka secara simple dalam membuat seseorang bahagia mendengarnya chingu. Dan dia berani bilang bahwa tujuan musik mereka akan tercapai jika musik mereka memberi pengaruh yang baik pada hidup seseorang (bermanfaat dan bernilai bagi mereka) *nah, RapMon sendiri sudah bilang begitu. Maka mari kita suka BTS dengan mempertimbangkan hal ini chingu. Jadikan dengan suka BTS kalian bisa lebih baik, jangan sebaliknya. Temukan hal2 baik yang bisa bermanfaat dan bernilai bagi diri dan kehidupan kalian dari karya2 mereka. Dengan begitu, tujuan musik mereka berhasil, kalianpun bisa menjadi lebih baik. Jadilah ARMY yang cerdas, yang baik, yang bisa bermanfaat juga bagi orang lain seperti yang dilakukan BTS. Fighting buat kita semua! ARMY Fighting! BTS Fighting! ^^*

Sampai jumpa di postingan selanjutnya chingu, annyeong~~

—-

eng-bts-wings-showcase-qa-mp4_000040300

eng-bts-wings-showcase-qa-mp4_000054100

eng-bts-wings-showcase-qa-mp4_000076866

eng-bts-wings-showcase-qa-mp4_000327733

eng-bts-wings-showcase-qa-mp4_000339133

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal


Udah seminggu lebih gue ngepublish blog baru chingu. Blognya namanya “Alone In Psithurism”. Mungkin kalian ada beberapa yang udah baca. Blog ini gue bikin karena keinginan gue buat lebih “menjamah” musik2 selain KPOP chingu. Tepatnya musik2 dari musisi2 yang selain udah gue bahas di blog ini, entah dia asalnya dari Indonesia, Jepang, Barat dsb.

Untuk lebih jelasnya, kalian bisa buka di sini chingu:

http://aloneinpsithurism.blogspot.co.id

Gabung juga ya di fanspagenya di:

https://www.facebook.com/aloneinpsithurism/

*semoga istiqomah update-nya, hehe~

NB: Oya chingu, jangan lupa ya SHARE blog ini ke temen2 kalian yang kira2 suka sama apa yang gue bahas di sana. Gue rasa kalian pasti punya temen yang suka musik2 selain KPOP. Gue berterimakasihhhh sekali pada kalian kalo menyempatkan buat share. #CeritanyaLindaMintaBantuan, hehe.

Terimakasih atas atensinya! Sama seperti blog leendashinhyunjae ini, semoga “Alone In Psithurism” juga ada manfaatnya buat kita semua ^^

#PeaceOut!

linda-tree

*ini gambar yang bikin temen gue chingu, ceritanya official pic blog “Alone In Psithurism”, hehe.


Come and Get It, GOT7!

Source: Video – After School Club(Ep.232) GOT7(갓세븐)  _ Full Episode _ 100416 (Credit: Arirang), 161005 두시탈출 컬투쇼 GOT7 by플로라 (Credit: SBS, uploaded: Flora), 161010 이국주의 영스트리트 GOT7 by플로라 (Credit: SBS, uploaded: Flora), 161006 엠카운트다운 GOT7 1 by플로라 (Credit: MNET, uploaded: Flora), 161007 뮤직뱅크 GOT7 1 by플로라 (Credit: KBS, uploaded; Flora), 161009 인기가요 GOT7 1 by플로라 (Credit: SBS, uploaded: Flora).

  • GOT7 comeback! Mereka baru2 ini comeback dengan 2nd full album “FLIGHT LOG: TURBULENCE”. Ada 13 track di album ini dimana member2 GOT7 juga berpartisipasi dalam membuatnya. Title tracknya adalah “hard carry” dimana genre lagu itu adalah fast tempo hip hop. Lagu itu yang bikin adalah yang bikin “FLY” juga dulu, yakni earattack *di postingan sebelumnya, gue bilang kalo kesan pertama ngedenger lagu GOT7 yang baru ini adalah “hip hop” banget. Ini hip hopnya kerasa banget, cuman bukan hip hop ala2 JYP. Lagu inipun lepas dari JYP’s tyle, yang bikin bukan JYP juga soalnya. Kalo gue pribadi ngerasa lagu GOT7 yang dibikin JYP kayak lebih otentik, unik dan khas gitu chingu. “hard carry” ini menurut gue secara musik dan melodi memang keren (hip hop banget, asik) cuman kurang unik menurut gue. Beda sama “GGG” atau “Haji Hajima” dulu misalnya yang hip hop juga cuman kerasa uniknya, ada identitas JYPnya. Kalo gue kurang lebih masih sama chingu pandangannya dari yang dulu. Lagu bagus itu hal yang bagus, cuman lebih bagus adalah lagu yang unik. Gue rasa “hard carry” ini bagus, asik, cuman kurang unik. Karena gue rasa musisi itu harus ada kayak “signature”nya juga, keunikan yang ngebuat dia distinct atau beda dari yang lain entah dari musik, lirik maupun vocal penyanyinya. Gue rasa “hard carry” ini secara musik dan lirik ga terlalu distinct chingu, cuman kalo vocal iya, soalnya suara2 member2 GOT7 beda2, JB beda banget dari JinYoung, beda banget dengan YoungJae juga, dan itu membuat lagu ini asik. Rapper2nyapun vocalnya juga kerasa beda2. Anyway its all about my preference, no offense! hehe*. Lagu ini juga kata JB adalah lagu yang penuh energy dengan dance performnya yang juga powerful. Mereka cerita kalo saking powerfulnya ini dance, baru 2 kali ngedance di acara musik mereka udah kayak “ngap-ngapan” chingu. Soalnya di acara musik gitu kan ngedance/perform bisa beberapa kali. Yang untuk rehearsal lah, direkam lah, live-lah, makanya wajar kalo sampe out of breath (ngap-ngapan tadi), apalagi kalo dancenya powerful. Apalagi mereka ga hanya ngedance, sambil nyanyi pula, bisa dibayangin susahnya kayak gimana. Fighting lah buat comeback GOT7!Chayo!
  • Ketika ditanya hal apa yang sulit ketika nulis lirik di album ini, Bambam bilang kalo mereka ga boleh nulis lirik dengan pilihan kata yang terlalu mudah (diksi yang mudah) makanya harus buka2 kamus buat nyari padanan kata yang lebih sophisticated (canggih) *semacam kata2 yang jarang didenger dan ketika didenger kesannya jadi keren. Gue rasa lirik dalam hip hop itu semacam craft sih chingu. Hip hop ya is about lyric, jadi wajar kalo ga boleh sembarangan buang2 kata. Harus bermakna yang pertama, yang kedua diatur rima, wordplay dsb. Hip hop is about lyric sekali lagi, jadi wajar kalo agak susah bikin liriknya. Harus dibuat sama orang yang bener2 perbendaharaan katanya banyak jadi bisa leluasa “melukis” di atas beat musiknya. Jadi bener kalo harus bawa bekal kamus kalo memang perbendaharaan katanya belum banyak. Lirik di hip hop supposed to be esthetic, harusnya indah. Dan indah itu karena ada rima, wordplay, kata2 sophisticated, kata2 yang maknanya dalem dsb. Dan gue relate chingu sama teori di hip hop ini, makanya suka hip hop. Jadi mereka bikin musik ga buang2 kata2 aja tapi kata2 supposed to have meaning, harus ada maknanya, plus harus indah juga. Makanya rapper kebanyakan ya cerdas karena kalo dia ga pinter mana bisa dia bikin “craft” berupa tulisan yang punya makna sekaligus estetik, pasti banyak mikir/pertimbangan juga bikinnya*
  • Ketika member2 GOT7 diminta semacam “muji” suaranya JinYoung, JB bilang kalo suara JinYoung well organized (tertata dengan baik). Kata Jackson, JinYoung kalo pagi gitu selalu latihan ngucapin vocal (i, a, ya, o dsb). Bagi JinYoung sendiri, dia bilang suaranya memang ga tinggi (tone tinggi) cuman lumayan, hehe. Bagi YuGyeom, ketika ngedenger YuGyeom nyanyi dia ngerasa suara JinYoung terdengar emotional chingu (penuh perasaan) makanya dia suka. Kalo Mark, katanya suara JinYoung bagus, yeokshi Park actor, hehe. Kalo Bambam, dia rasa suara falsetto JinYoung yang paling bagus di GOT7 *kalo masalah vocal gue rasa GOT7 3 main vocalnya udah distinct2 suaranya, JB beda dengan JinYoung, beda juga dengan YoungJae, jadi lebih bisa mengenali. Mereka punya karakter masing2. Cuman dari ketiganya gue rasa yang paling unik adalah JB chingu. Kalo JinYoung lebih ke merdu dan kalo YoungJae powerful*
  • Anak2 GOT7 cerita kalo sebelum “hard carry” jadi title track, mereka pada ngerasa kalo lagu “skyway”lah yang jadi title track. Cuman begitu denger “hard carry”, mereka jadi semacam “ahh kalo begitu ga bisa skyway jadi title track (lebih bagus “hard carry” soalnya)”. JB sendiri semacam kayak kesel juga karena title tracknya jadinya “hard carry”, cuman ya gapapa karena memang bagus juga dan memang cocok jadi title track di album mereka. JB meskipun awalnya agak kesel, cuman ngakuin juga kalo “hard carry” bagus dan yang harus jadi title track. Perasaan kayak “sayang sekali~” gitu juga ada cuman ya gapapa chingu. JB sendiri pengen “skyway” jadi title track karena dia ikutan bikin lagu itu bareng earattack ternyata. Jackson bikin lagu yang judulnya “boom boom boom”. YoungJae bikin lagu yang judulnya “hey!” *wah peningkatan ya ini, berkolaborasi sama composer2 buat sama2 bikin album mereka. JB, mungkin the next album bisa jadi title track lagunya, fighting! hehe*
  • GOT7 sendiri di minggu pertama masa promosi setelah comeback menang di 3 acara musik besar di Korea chingu, di M!Countdown! X Music Bank X Inkigayo. Ketika sama DJ Lee GookJoo ditanya gimana perasaanya bisa menang triple di 3 acara musik Korea yang besar, JB bilang sangat berterimakasih dan merasa bahwa mereka dapet award itu bersama dengan fans. Jadi ga dari mereka sendiri, ada andil fans yang besar juga di karir mereka sampai akhirnya menang 3 kali kayak kemaren *yeokshi ya, dukungan fans buat idolanya di Korea itu semacam total ya chingu, maksudnya ga cuman bilang suka2 aja dan cuman donlat donlot, tapi bener2 ada effort untuk support di SNS (komen like share dsb), lewat beli CDnya, beli itunesnya dsb. Karena itulah industri musik di Korea bisa berjaya juga, karena SDMnya support. Musisi dan semua pihak pendukungnya support, fanspun support. Musisinya bisa bikin karya keren, apresiasi dari fansnyapun keren, jadi kayak simbiosis mutualisme gitu. Semoga Indonesia juga seperti itu ya, terjadi hubungan timbal balik yang sama2 menguntungkan antara musisi dengan fansnya sehingga industri musik di Indonesiapun juga makin berjaya, semoga…*. Selain rasa terimakasih, dia juga berfikir nanti di comeback selanjutnya mau menampilkan apa, jadi semacam khawatirnya juga ada untuk ke depannya *wajar ya, ketika kita udah ada di titik no.1 gitu wajar ada perasaan “the next gimana ya?”. Kuncinya ya tetep berkreasi, terus berproses kreatif dengan banyak cari referensi, banyak baca dsb. Karena karya itu perlu inspirasi, dan itu didapatnya tentu harus dengan banyak baca/lihat referensi*
  • Di M!Countdown, GOT7 menang dari Red Velvet chingu. Di speechnya, selain mengucapkan terimakasih pada all of JYP family dari manager, make up, hair do dsb dan IGOT7, mereka juga berterimakasih sama earattack yang udah bikin lagu yang bagus buat mereka. Di Music Bank, GOT7 menang lagi dan mengucapkan rasa terimakasih pada semua pihak yang telah mendukung mereka. Di Inkigayo, mereka menang dari APINK yang juga comeback dengan “only one”nya chingu. Di speechnya, selain mengucapkan rasa terimakasih pada segenap pihak yang udah mendukung mereka, Jackson mention “berterimakasih pada tim manajemen dan tim marketing” chingu *bener ini, mereka bisa dapet ini juga karena orang2 di balik layar termasuk tim manajemen dan marketing. Mereka mungkin keliatannya hanya ada 7 orang, cuman di belakang mereka sesungguhnya banyak sekali orang yang terlibat untuk mendukung mereka. Mereka punya tim keuangan yang ngurusin segala budgeting mereka (untuk bikin MV, beli kostum dsb), punya tim pemasaran (marketing) yang dengan strateginya menyebabkan lagu bisa dibeli di tempat ini dan itu, di site ini dan itu dsb. Mereka kerja tim chingu. Gue pribadi seneng Jackson mention “manajemen” dan “marketing” tadi, karena tanpa mereka juga ga mungkin GOT7 bisa menang. Orang di balik layar justru sangat menentukan. Ada otak2 yang cerdas dengan strategi dan skillnya yang akhirnya mengantarkan suatu grup bisa kompeten/berjaya. Makanya ga heran di speech ketika menang sesuatu (award/menang di acara musik) mereka ga lupa berterimakasih pada orang2 di balik layar chingu. Indah ya kata “terimakasih” itu. Ketika kita sadar kalo ketika kita bisa menang/menggapai sesuatu ga dari diri kita sendiri, tapi ada pihak2 lain yang berjasa pada kita. Semoga kitapun jadi pribadi yang selalu aware dengan itu yah chingu, jadi orang yang selalu ingat jasa2 orang yang sudah membantu kita. Dan yang terpenting selalu berterimakasih/bersyukur pada Tuhan pada pencapaian yang kita dapat ^^*

after-school-clubep-232-got7%ea%b0%93%ec%84%b8%eb%b8%90-_-full-episode-_-100416-mp4_000710242

after-school-clubep-232-got7%ea%b0%93%ec%84%b8%eb%b8%90-_-full-episode-_-100416-mp4_003160624

161005-%eb%91%90%ec%8b%9c%ed%83%88%ec%b6%9c-%ec%bb%ac%ed%88%ac%ec%87%bc-got7-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_002654100

161010-%ec%9d%b4%ea%b5%ad%ec%a3%bc%ec%9d%98-%ec%98%81%ec%8a%a4%ed%8a%b8%eb%a6%ac%ed%8a%b8-got7-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000684466

161006-%ec%97%a0%ec%b9%b4%ec%9a%b4%ed%8a%b8%eb%8b%a4%ec%9a%b4-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000084617

161007-%eb%ae%a4%ec%a7%81%eb%b1%85%ed%81%ac-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000019986

161007-%eb%ae%a4%ec%a7%81%eb%b1%85%ed%81%ac-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000028194

161007-%eb%ae%a4%ec%a7%81%eb%b1%85%ed%81%ac-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000034834

161007-%eb%ae%a4%ec%a7%81%eb%b1%85%ed%81%ac-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000041641

161009-%ec%9d%b8%ea%b8%b0%ea%b0%80%ec%9a%94-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000015348

161009-%ec%9d%b8%ea%b8%b0%ea%b0%80%ec%9a%94-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000042909

161009-%ec%9d%b8%ea%b8%b0%ea%b0%80%ec%9a%94-got7-1%ec%9c%84-by%ed%94%8c%eb%a1%9c%eb%9d%bc-mp4_000049482

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal