Fakta-Fakta BTS Part 238 (Belajar Dari Solo Tracks “WINGS”)

Posted: Oktober 31, 2016 in my korean notes
Tag:

BANG! TAN! BTS!

Source: 161020 박소현의 러브게임 방탄소년단 (BTS) by플로라 (Credit: SBS Radio, uploaded: Flora, subbed: Kimmy Yang)

  • Di Radio “Love Game” Park SoHyeon yang lalu, BTS ditanya tentang masing2 solo track mereka di album “wings” chingu. Lagu “begin” menceritakan tentang gimana JungKook suka dan respect sama hyung2nya di BTS. Dia pertama kali ketemu hyung2nya di BTS ketika usianya 15 tahun dan perasaan JungKook pada hyung2nyapun berkembang sejak itu. Perasaan suka dan respect. Hyung2nya menjadi orang yang berharga bagi JungKook. Cuman ternyata, yang bikin lirik “begin” malah bukan JungKook sendiri chingu, RapMon. Jadi JungKook pernah sekali semacam curhat ke hyung2nya sambil nangis (nangis yang bener2 kayak parah gitu, luapan perasaan yang lama terpendam dan akhirnya keluar), dia ngerasa lelah saat itu. Ketika itu kata RapMon pertama kalinya JungKook cerita tentang hal2 mendalam yang dia pikirkan ke hyung2nya. Dari situlah akhirnya dapet inspirasi buat nulis lirik di lagu “begin” itu chingu *gue rasa bagusnya “wings” ini lagu2 di solo tracknya cerita hal yang real chingu, relate sama kita juga, dalem. “begin” ini sendiri adalah track solo favorit gue di “wings”. Bukan cuman musik/melodynya, tapi juga liriknya, gue suka sekali sama liriknya. Simple, mudah dipahami cuman dalem di sisi yang lain. Lagu ini menceritakan JungKook yang pertama kali ketemu hyung2nya di BTS di usia 15 tahun (14 tahun kalo di sini). Saat itu dia ga punya apa2. Dunia ketika itu begitu besar baginya (begitu luas untuk anak seusianya), dia masih kecil saat itu. Sekarang (ketika dia sudah dewasa, usianya sudah 20 tahun) dia ngerasa ga bisa membayangkan dirinya yang dulu (yang masih polos, kosong) jika tidak bersama hyung2nya. Sehingga dalam doanya dia mengatakan “aku mencintaimu kakak2, aku punya kakak2, perasaanku berkembang dan akhirnya aku menjadi diriku sendiri, aku menjadi diriku sendiri, kakak2lah yang membuatku “begin”/memulai”. “begin” disini maksudnya karena bantuan kakak2nya di BTS, JungKook bisa menjadi dirinya sendiri sehingga dari itu dia seperti terlahir kembali sebagai dirinya sendiri chingu. Kayak cerita di demian itu chingu, Emil Sinclair bisa menjadi diri sendiri salah satunya karena bantuan teman2nya. Bergaul dengan orang yang tepat akan berguna bagi kita chingu, bisa membantu kita menjadi lebih baik dan bahkan bisa membantu kita menjadi diri sendiri (menemukan diri kita sendiri). Maka pilihlah teman2 bergaul yang baik chingu. Orang2 baik akan mempengaruhi kalian untuk menjadi orang baik juga. Selain yang tadi, JungKook di liriknya juga menggambarkan gimana dia seperti mau mati (maksudnya sakit banget) ketika hyung2nya sakit atau sedih. Rasa2nya dia malah yang lebih sakit dan sedih daripada mereka. Ngeliat hyung2 yang sedih (nangis) meskipun dia sendiri ga tahu bener alesan sedihnya apa, dia jadi pengen ikutan nangis juga. Kenapa? Karena hyung2nya sangat berarti baginya, hyung2 yang telah membuatnya “begin”, terlahir kembali jadi dirinya sendiri tadi. Jasa hyung2nya sangat besar buat membentuk dirinya yang sekarang ini. Makanya sampe hyung2nya sedihpun dia empati (ikut merasakan) kesedihannya. Cuman ga tangis2an aja, liriknya ga sampai situ. Setelah tangisan itu dia bilang “mari kita terbang bersama2”, semacam “dibalik kesedihan ada kebahagiaan”, “dibalik kesulitan ada kemudahan”. Gue nangkepnya begitu chingu. Gue rasa ini lagu yang keren karena mengajari kita banyak hal. Yang pertama adalah pilihlah teman bergaul yang baik/tepat, yang kedua belajarlah dari teman kalian yang baik itu untuk kalian bisa menjadi baik juga dan juga menjadi diri kalian sendiri, dan yang ketiga adalah berempatilah (ikut merasakan) kesedihan saudara kita. Jika saudara kita sakit, kita harusnya ikut sakit, sehingga ikut membantu. Seperti di Islam, mengajarkan bahwa sesama muslim bersaudara, ibaratnya seperti anggota tubuh, jika satu bagian sakit, yang lain ikut sakit. Kita yang beda keyakinanpun harusnya bisa saling berempati. Karena kita sama2 manusia, Tuhan saja maha penyayang, sehingga kitapun juga harus menjadi orang yang penyayang terhadap sesama kita. Bahkan juga bukan hanya pada manusia, namun pada makhluk lain seperti binatang. Semoga kita bisa mengambil manfaat dan hal baik dari lagu “begin” ini chingu, amin… ^^*
  • Lanjut ke lagu “lie”. Jimin bikin lagu “lie” ini sama Doc Skim, Sumin, Bang PDnim sama Pdogg PDnim chingu. Ketika bikin lagu itu, Jimin berfikir tentang hal2 yang sudah terjadi di masa lalu dan mengatakan pada mereka tentang cerita2nya. Mereka semua membuat lagu itu bersama sambil memikirkan masa2 mereka yang lalu chingu. Ketika ditanya siapa member BTS yang paling ga bisa bohong (secara judul lagunya “lie”, Jimin ngejawab Suga *iya ya, Suga itu keknya easy going banget, #demiapa juga dia boong, kalo suka ya suka,enggak ya enggak, straight forward, keliatan jujur sama perasaan dia sendiri, menurut gue sih itu. Tentang lagu “lie” ini, yang gue tangkep adalah menceritakan orang yang pengen lepas dari keinginan untuk berbohong yang pada akhirnya bisa melukai dirinya sendiri chingu. Ada lirik “sebuah kebohongan yang tumbuh semakin besar dan besar mengancam untuk menelanku” maka dia pengen lepas dari kebohongan itu dan kembali ke dirinya yang innocent (polos) dan juga mengembalikan keceriaan (senyumannya) yang dulu. Intinya dia minta kebohongan itu untuk menjauh pergi darinya, jangan “memangsa”nya, dia minta tolong untuk itu. Meskipun begitu, dia akhirnya tertangkap si “kebohongan” ini juga.  Rasanya ga enak, menderita, seperti di “neraka”, makanya pengen supaya bisa keluar dari lingkaran kebohongan itu. Gue rasa musik di lagu inipun pas banget chingu dengan tema “lie”, kayak nggambarin suasana orang yang keperangkap dalam suatu tempat yang ga baik dan dia pengen keluar dari situ.  Kebohongan itu kayak perangkap kan? Ketika kita bohong, berarti kita jatuh ke perangkap setan. Orang yang bohong akan bohong yang makin besar dan besar lagi kayak di liriknya Jimin di “lie” ini. Untuk apa? Untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya. Untuk menutup kebohongan,diperlukan kebohongan lain kalo kita ga bisa berbesar hati untuk mengakuinya (bertobat) dan memutuskannya hanya sampai situ saja. Makanya pernah juga Nabi Muhammad bersabda “bohong itu pangkal kejahatan dan kejahatan itu pangkal masuk neraka”. Makanya kita jangan suka punya kebiasaan bohong chingu, karena itu hanya akan membuat kita kayak masuk perangkap. Perangkap setan yang Jimin bilang di liriknya kayak di neraka, rasanya ga enak, menderita. Makanya dia pengen lepas dari lingkaran kebohongan itu, Kembali ke dirinya yang sebelumnya, yang polos, yang ceria. Susah banget memang untuk memerangi hawa nafsu kayak bohong ini. Perlu dukungan agama yang kuat banget untuk tetep hidup jujur. Karena kalo kita dekat dengan Tuhan, otomatis kita takut untuk berbuat buruk termasuk berbohong ini, merasa diawasi terus, dan merasa takut nanti mendapatkan laknat dari Tuhan. Menurut gue pelajaran banget chingu lagu ini, memberi gambaran ke kita apa dampaknya berbohong. Berbohong punya dampak jangka panjang (laten) yang membuat kita kayak terkungkung di dalam lingkarannya dan sulit keluar. Makanya jangan berbohong, jangan menceburkan diri di dalamnya. Hidup yang lurus2 saja, jujur2 saja, itu poinnya. Semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari lagu ini yah chingu, yang pada intinya adalah “jangan bohong”. Dan yang sudah terlanjur bohong jangan ditambah2, nanti dia bisa membesar seperti monster yang bisa menelan diri kita sendiri kayak di lirik tadi. Kalo sudah terlanjur berbohong segera bertobat (minta maaf sama Allah) dan dikomunikasikan baik2 dengan yang bersangkutan seraya minta maaf dan tidak diulangi lagi. Semoga kita senantiasa dilindungi dari hal2 buruk seperti bohong ini ya chingu, amin.
  • “Stigma”. Lagu ini adalah lagu yang V banyak berpartisipasi dalam pembuatannya chingu. Sampai saat ini, inilah lagu yang dia paling banyak terlibat entah dari menulis lirik maupun membuat melodinya. Dulu juga pernah (hold me tight), cuman di lagu ini dia lebih banyak berpartisipasi. Lagu ini sendiri menceritakan tentang seseorang yang sakit sendiri karena kesalahan yang pernah dia lakukan. Dia merasa bersalah dan sakit karena hal itu. Dati situlah dasar dia ngebikin lirik “stigma”. Ketika ditanya line di lyric “stigma” mana yang paling dia suka, dia suka part yang liriknya “I cry” chingu *Gue rasa makna lagu inipun dalem. Ada lirik di lagu stigma “maafkan aku brother, sister, meskipun aku sembunyi dan lenyap, “kesalahan” (yang pernah aku buat) ini tidak akan terhapus, sehingga aku menangis. Namun tolong keringkan tangisku. Cahaya, cahaya, tolong terangi aku (kesalahanku). Aku tidak bisa  membalik keadaan seperti sebelumya. “darah merah” telah mengalir (seperti kaca yang pecah, tak akan bisa kembali seperti semula kesalahan ini). Aku merasa setiap hari rasa bersalahku makin besar dan aku seperti akan mati. Tolong hukum aku, maafkan kesalahanku, tolong”. Gue ga tahu pasti konteks dia salah itu maksudnya salah apa, dia telah melakukan apa, cuman yang gue tangkep kesalahan itu berdampak buruk pada orang lain yang dia cintai. Sehingga, dia begitu merasa kotor dan berdosa. Dia ga tahu apa yang bisa dia lakukan selain minta maaf dan rela untuk dihukum. Dia hanya bisa mohon maaf atas dan menangisi semuanya karena sadar dia tidak bisa membalik keadaan/kembali ke keadaannya semula. Gue rasa ini gambaran orang yang bertobat setelah melakukan kesalahan chingu. Orang yang desperate (keadaan putus asa) apakah tobatnya akan diterima atau tidak. Dia hanya bisa menangisi semua yang telah terjadi, rela dihukum karena kesalahannya dan minta diampuni (cahaya terangi aku tadi, lirik yang tadi). Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, cuman kesalahan di lagu ini sepertinya terlalu besar (mungkin pembunuhan atau sejenisnya, sangat besar). Makanya dia bener2 desperate ketika harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Gue jadi inget satu kisah chingu. Ada orang yang udah membunuh 99 orang yang dia pengen bertobat lalu mendatangi seseorang rahib. Ketika itu tangannya berlumuran darah bekas dia membunuh, parah. Rahib itu ditanyai apakah pendosa kayak dia masih bisa dimaafkan dan rahib itu menjawab ga bisa. Akhirnya dibunuhlah rahib itu sehingga genap 100 orang. Lalu dia bertanya lagi ke orang lain yang dikenal paling alim (pandai ilmu agama) di daerah itu. Apa jawaban orang alim itu? Dia bisa bertobat. Orang yang membunuh 100 orang itu diminta pergi daerah lain yang baik (orang2nya taat pada Allah) tidak seperti daerah dia tinggal sebelumnya (orang2nya bermaksiat pada Allah). Akhirnya orang itu benar2 pergi ke sana, namun ditengah2 perjalanan dia mati. Nah, malaikat semacam “berdebat” apakah orang ini akan dibawa malaikat rahmat atau azab. Akhirnya malaikat lain datang membawa pencerahan. Kedua malaikat itu diminta mengukur jarak pemuda itu mati dengan daerah yang ingin dia tuju. Jika lebih dekat dengan daerah yang baik dimana dia ingin memperbaiki diri/bertobat, dia akan di bawa malaikat rahmat, dan jika lebih dekat dengan daerah yang buruk tempat tinggalnya dulu, dia akan dibawa malaikat azab. Akhirnya ditemukan bahwa lebih dekat jarak orang itu ke daerah yang baik, sehingga malaikat rahmatlah yang membawanya, bukan malaikat azab. Pelajaran yang bisa dipetik dari sini adalah pintu tobat selalu terbuka bagi hamba2 yang ingin bertobat chingu. Meskipun kesalahan yang dilakukan sangat besar, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri selama nafas masih ada. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Ada hadist juga yang mengatakan “rahmat/ampunan Allah lebih besar daripada murkaNya”. Kasih sayang Allah lebih besar daripada murkanya, sehingga siapa saja hambanya yang bertobat dari kesalahannya dengan tulus dan bersungguh2 (tidak akan mengulangi, akan menggantinya dengan kebaikan di sisa hidupnya) insha Allah akan diterima Allah. Selalu ada cahaya harapan bagi para pendosa. Dan gue rasa ini relate dengan lagu “stigma” tadi. Bahwa seburuk2nya kesalahan yang pernah kita lakukan, kesempatan untuk meminta maaf lalu bertobat selalu ada. Selalu ada harapan, selalu ada cahaya yang bisa menerangi kita, memeluk kita dengan kasih sayang meskipun kita berlumuran dosa, jika kita bersungguh2. Semoga kita termasuk golongan orang2 yang selalu mendapatkan rahmat dari Allah yah chingu. Jangan sampai kita melakukan dosa besar2 seperti membunuh. Dan toh jika sudah terjadi (pada keluarga kita, teman kita dsb), kita bisa selalu untuk menasehatinya bahwa rahmat Allah mengalahkan murkaNya. Selalu ada cahaya untuk dia bisa kembali ke jalan yang benar, yang dirahmati Allah*
  • Lanjut ke lagu yang lain, “reflection”. Di lagu ini, RapMon bilang dia hanya menulis apa yang biasanya dia pikirkan chingu. Dia menulis lirik di lagu ini di stasiun yang bernama “ttukseom”, makanya original titlenya sebenenya adalah “ttukseom”. Cuman karena judul2 dari solo track member yang lain semacam “begin”, “stigma”dsb, makanya diganti sama RapMon dengan “reflection”. Ketika ditanya ingin kolaborasi sama siapa di musik, RapMon bilang dia suka YounHa, Tablo dan band namanya Mate (dimana Im Heon Il sunbaenim katanya ada di situ dan RapMon suka sekali sama dia). Kalo RapMon Younha, Suga ingin kolaborasi sama Suran chingu (yang di mixtape itu) chingu *di lagu “reflection” ini, RapMon bilang “aku tahu semua kehidupan manusia adalah film, kita dapat pemain2 yang berbeda2 (orang2 yang berinteraksi bersama kita di dunia ini berbeda2) dan juga kita dapat cerita2/skenario yang berbeda pula”. Ga ada kan hal kebetulan di dunia ini? Semua sudah diatur. Pertemuan dan perpisahan kita dengan seseorang, semua sudah diatur. Persis seperti film, kita manusia ini pemainnya dan Tuhan adalah seperti sutradaranya. RapMon di lagu ini bilang kalo hidupnya menarik chingu, ga membosankan, dia ingin menjalani hari2nya dengan baik. Cuman, ada kalanya dia bener2 benci sama dirinya sendiri, ada ketakutan yang dia rasakan, yang akhirnya dia suka ke stasiun namanya tteukseom itu. Di sana, dia hanya berdiri di kegelapan stasiun itu. Itu adalah tempat yang biasa dia datangi ketika ingin merefleksi dirinya sendiri. Hingga kemudian dia ngerasa “gapapa, aku masih punya temen kok”. Dia bersyukur masih punya temen, semacam “ga buruk2 banget lah hidup gue, gue masih punya teman setidaknya”. Ke lirik berikutnya, dia bilang “dunia adalah nama lain dari kepatahhatian/keputusasaan/kehilangharapan (despair)”. Siapa yang ngerasa kalo dunia ini memang seperti itu? Bahwa nama lain dunia adalah kepatah-hatian, keputus-asaan dan kehilang-harapan? Gue relate sekali sama lirik ini chingu, karena itu juga yang gue rasakan sekarang. Dunia bukan tempat bersenang2, banyak masalah, banyak cobaan. Sulit untuk bahagia di dunia ini, bahkan seperti2 tidak mungkin, paling hanya kebahagiaan yang sedikit sekali (yang bisa kita rasakan), yang lain (selebihnya) adalah perjuangan dan kesabaran. Hal2 kayak kecewa, putus asa, itu biasa terjadi dalam kehidupan. Cuman yang lebih penting dari itu adalah kita harus selalu bisa bangkit chingu, jangan menyerah. Kita harus berjuang sampai akhir, sampai ajal menjemput kita nanti. Hidup memang seperti itu, yang bisa kita lakukan hanyalah menghadapinya dengan kemampuan maksimal kita, itu saja. Yang merasakan itu juga bukan hanya gue, RapMonpun sama, kalianpun sama. Kita semua yang hidup di dunia ini sama, mengalami perjuangan sendiri2, punya masalah dan situasi sendiri2. Ga ada orang yang ada di dunia yang hidupnya tanpa masalah, semua dikasih masalah masing2 untuk gimana kita menyikapinya dengan sebaik mungkin. Masalah adalah cobaan yang menentukan kita nanti layak enggak “naik kelas”. Untuk bisa naik kelas perlu ujian dulu kan? Nah, cobaan kehidupan ini adalah ujian Allah untuk kita. Lebih jauh lagi, bisa enggak kita nanti masuk surga dengan cara kita menghadapi hidup ini? bisa enggak kita sabar, bisa enggak kita terus jadi orang baik sampai akhir nanti? Semua itu adalah hal yang harusnya sering kita tanyakan ke diri kita sendiri chingu. Gue pinjem kata dari RapMon “refleksi” atau “ngaca” tadi. Sering2lah kita berkaca, gimana sih cara kita menghadapi dunia ini? layakkah kita dengan sikap kita selama ini mendapatkan ridho dari Tuhan kita? Mungkin gue kayak orang dewasa banget ngomong kayak gini. Cuman kita semua tahu, orang mati itu ga harus tua, mudapun bisa mati kan? Nah gimana kalo gue mikir ini dengan planning “ah nanti aja gue mikirnya pas gue tua, udah 30-an atau 40-an atau 50-an~”, iya kalo umur gue nyampe segitu, kalo enggak? Makanya gue suka chingu sama RapMon, karena dia itu pemikirannya filosofis, bisa memicu gue untuk lebih mikir juga tentang hidup gue. Hal yang semacam #demiapa dipikirkan oleh kita yang usianya masih 20-an bahkan kurang dari itu? Tapi ini adalah memang hal yang penting. Refleksi/ngaca itu penting, sehingga kita bisa selalu memperbaiki diri. Jangan lihat orang lain, lihat diri kita sendiri. Sudah baikkah kita? jika belum, ayo kita sama2 jadi orang baik. Jika sudah baik, pantaskan kita sombong? Kita harus selalu memperbaiki diri karena ga akan pernah kita ini sempurna. Kita manusia ini berlumuran dosa, selalu berbuat dosa setiap hari meskipun kecil, sehingga usaha memperbaiki diri harus selalu konsisten/istiqomah dan tanpa henti (has no ending) sampai kita mati nanti. Ya, hidup adalah sesungguhnya perjuangan melawan hawa nafsu chingu. Lirik di lagu ini kayak tentang “teman yang melihat sungai” dan “tinggi badanku adalah diameter yang lain dari bumi”, itu gue belum paham sih chingu. Cuman masuk ke ending lagu yang dia bilang “aku ingin bebas, aku ingin bebas dari kebebasan, aku sekarang bahagia namun juga tidak bahagia, aku ingin bisa mencintai diriku sendiri”, itu gue ngerasa RapMon kemampaun bikin liriknya keren banget, dalem banget kata2 itu. Lirik “aku ingin bebas dari kebebasan” itu menurut gue dalem banget. Orang biasanya ingin bebas dari jerat, tapi dia malah ingin bebas dari kebebasan itu sendiri. Ini gue maknai sebagai orang yang sudah melampaui banyak hal dalam hidupnya yang akhirnya dia bosan dengan itu chingu. Kayak orang yang barat yang udah bisa bikin tempat wahana wisata yang spektakuler dengan teknologi tinggi, mereka bahagia, cuman mereka ngerasa pengen bebas dari itu, mereka bosen dengan itu, menjadi tidak bahagia dengan itu, makanya banyak yang lebih memilih liburan di tempat2 yang bener2 ga ada teknologi kayak di papua (nabire) misalnya. Gue pernah baca kalo malah orang barat ada yang prefer berwisata di tempat2 no technology kayak gitu. Berarti kan mereka sudah melampaui apa yang bisa mereka lakukan, sehingga ingin bebas dari itu. Kayak RapMon di lirik ini. Gue rasa dia sekarang berada dalam situasi yang apa2 dia udah punya chingu, cuman kayak ada yang kurang dalam hidupnya, makanya dia masih pengen bisa dapet sesuatu yang lain, di luar itu semua. Dia ingin bebas dari kebebasan. Makanya lirik selanjutny dia bilang “aku memang bahagia, cuman juga tidak bahagia”. Ini jelas indikasi kalo ada hal yang belum dia dapatkan dalam hidupnya chingu, meskipun terlihat sudah semua. Masih ada kekosongan dalam hidupnya. Yang akhirnya ini kadang membuat dia seperti “membenci” dirinya sendiri kenapa bisa sampai begitu. Makanya di ending lirik dia bilang “aku harap aku bisa mencintai diriku sendiri”, semacam “gue jangan gini, gue harus mencintai diri gue sendiri, jangan despair kayak gini”. Ini karena perasaan itu meskipun benar tapi menyiksa chingu. Perasaan yang dialami RapMon itu memang bener2 yang dia rasakan, memang ada (bahagia tapi tidak bahagia), cuman kalo dia kayak gitu, dia akan melukai dirinya sendiri, sehingga dia ingin lebih mencintai dirinya sendiri dengan tidak begitu. Kalo gue sih ngerasa RapMon ngerasa ada hal yang dia missing chingu dalam hidupnya, ada ruang kosong yang perlu dia isi cuman dia belum tahu akan diisi oleh apa, makanya masih kayak nyari2, dan terus akan nyari. Ribet memang ini, filosofis banget, cuman itu yang gue tangkep. Ketika dia bener2 bisa fulfil semua ruang di hatinya, gue rasa baru dia akan bener2 bebas. Cuman saat ini sepertinya dia belum diposisi itu, masih ada hal2 yang membuat dia ga bahagia meskipun secara teori dia harusnya bahagia. Di liriknya dia melihat bayangannya sendiri di stasiun tteukseom itu. Dia ingin tahu apa sih yang bisa dia dapatkan dari ngaca/berefleksi pada dirinya sendiri? Dan ternyata dia memang belum bahagia 100%, masih ada hal yang membuat dia tidak bisa mengatakan dia benar2 bahagia dalam hidup. Sekali lagi ini berat. Ini interpretasi gue aja sih chingu, yang gue tangkep. Cuman intinya/simplenya, RapMon bener chingu kalo kita harus sering2 bercermin/ngaca/berefleksi terhadap diri kita sendiri. Dengan itu, kita bisa tahu apa kita ini sudah benar, apa kita ini sudah bahagia. Itu bentuk komunikasi kita dengan diri kita sendiri. Kalo kita sendiri ga tahu diri kita, gimana kita bisa mencintai diri kita dan menolong diri kita? Ini pentingnya #knowyourself lalu #loveyourself yang sering RapMon bilang. Pertama kali kalian harus tahu diri kalian sendiri dulu, caranya gimana? Dengan bercermin ini salah satunya, memandang diri kalian sendiri. Menanyakan ke diri kalian sendiri tentang hidup kalian sendiri. Setelah tahu masalahnya, kalian bisa mengupayakan solusinya untuk diri kalian sendiri. Dan lebih jauh, kalian bisa cinta pada diri kalian sendiri pada akhirnya. Sekali lagi ini interpretasi gue pribadi, apapun itu, semoga kita juga bisa dapet hal2 baik dari lagu ini chingu, amin..*
  • “mama”. Lagu ini seperti judulnya, menceritakan tentang ibu chingu. Lagu ini menceritakan pengalaman J-Hope yang berkaitan dengan ibunya dan juga hal2 yang pengen dia katakan pada ibunya. DJnya bilang “biasanya kalo aku mendapatkan surat tentang ibu di radio, aku memutar lagu2 ballad, sangat sulit menemukan lagu dengan tema ibu yang seperti ini. Aku pasti akan memutar lagu ini di hari orangtua nanti”. J-Hope sendiri nanggepin kalo dia memang ingin bicara tentang ibu dengan manner yang ga serius juga chingu. Dia ingin mengungkapkannya dengan caranya sendiri yakni dengan cerah (bright) seperti karakternya yang juga bright. Ketika memutuskan ingin konsep lagu tentang ibu yang bright seperti itu, Hope ngerasa kalo producer yang bernama “primary” sepertinya pas dengan konsep ini makanya dia mengatakan pada produser BigHit buat mengundang hyung itu untuk kerja bareng. Akhirnya lagu itu dibuat Hope sama primary itu. Ketika ditanya gimana perasaan ibunya ketika denger lagu MAMA ini, J-Hope bilang kalo ibunya senang dan bilang “anakku sekarang sudah sukses dan bahkan dia menulis lagu untukku”. Selain itu, ibu2 member BTS yang lain juga pada calling ibunya J-Hope dan bilang “kamu pasti bangga sama Hoseok, aku iri~~*.Hopenya jadi semacam “unchina” atau anak temen yang biasanya dibanggakan , hehe *gue rasa ini juga kerennya BTS chingu, mereka melampaui apa2 yang sudah ada. Contohnya lagu MAMA ini. Biasanya kan lagu tentang ibu memang sweet musiknya, pake ballad/pop, cuman di MAMA ini musiknya lebih bright, lebih trendy. Konstruktif, itulah yang gue ras di anak2 BTS. Mereka memikirkan hal yang ga terpikirkan oleh orang lain dan menuangkannya dalam karya, dan surprise! banyak orang yang tersentuh dengan karya2 mereka. Lagu MAMA ini sendiri menceritakan gimana J-Hope di tahun 2006 yang lalu gila pada dance dan ayahnya menolaknya. Meskipun begitu, ibunya mengizinkan dan banyak memberikan bantuan untuk J-Hope. Termasuk ibunya yang harus bekerja untuknya. Karena bantuan itulah, J-Hope memutuskan untuk harus bisa sukses dan sekarang satu persatu mimpinya menjadi kenyataan. J-Hope bilang kalo ibunya adalah orang yang memberi dia banyak hal tanpa harus izin terlebih dahulu, dan itu menjadi bentuk support yang berharga bagi J-Hope. Sekarang, J-Hope bilang bahwa ibunya bisa percaya pada anaknya ini sekarang, ibunya dapat tersenyum. J-Hope juga bilang minta maaf juga ke ibunya dan sekaligus jadi tahu kalo ada ternyata cahaya yang terang dari surga (langit) (seperti kasih sayang ibu kepada anaknya). Dia juga mengucapkan terimakasih sama ibunya yang telah menjadi darah dan dagingnya. J-Hope bersyukur adalah darah daging (anak) dari ibunya ini chingu. J-Hope juga semacam bilang kalo kegagalan itu adalah ibu kesuksesan, makanya teruslah untuk belajar dengan passion seperti itu dan juga dengan ketulusan untuk menjadi apa yang diinginkan. J-Hope juga bilang kalo tangan ibunya adalah tangan yang bisa melegakannya (soothing) seperti obat. Bener kan ya, ibu adalah sosok yang begitu berarti bagi anak2nya. Ibu selalu mau berkorban untuk anak2anya, ingin anak2nya jadi versi terbaik dari diri mereka, makanya rela kerja segala macem untuk membantu anaknya meraih mimpi2nya. Gue rasa lagu ini bisa selalu diplay ketika ada orang yang ngomongin tentang ibu chingu. Lagu yang dalem cuman J-Hope banget, dengan gaya J-Hope yang ceria. Belajar banget kita dari lagu ini. Semoga kita lebih respect dan sayang sama ibu kita masing2 ^^*
  • Masuk ke lagu lain, lagunya Jin yang judulnya “awake”. Lagu ini dibuat (musik dan melody)nya oleh Jin dan juga J-Hope chingu. Sebagian lirik di lagu ini RapMon yang nulis, cuman 2 baris awal ditulis sama Bang PDnim. Jin cerita dulu pengen minta tolong Suga buat sama2 producing cuman Suganya bilang lagi sibuk sama mixtapenya, hehe. Karena RapMon bikin lirik untuk lagu ini, dia bilang paling suka lirik yang “I know I can never fly” chingu. Semacam “aku tahu aku tidak dapat terbang, tapi aku akan tetap mencobanya”. DJnya sendiri menginterpretasikan lagu ini bisa relate dengan selebriti seperti mereka. Selebriti yang punya kecemasan dan menghadapi masalah yang berat, cuman harus dijalani chingu *gue rasa RapMon keren banget bikin lirik di lagu ini chingu, dalem. Menceritakan orang yang ga yakin akan bisa mencapai sesuatu cuman tetep berjuang untuk mencapainya, dengan segala kemungkinan yang buruk. Sesuatu yang harus dia jalani sebagai sebuah takdir, apapun resikonya. Sebuah keberanian untuk berani luka, seperti burung yang sayap2nya mungkin akan patah dan luka ketika dia memutuskan ingin terbang. Seperti burung juga yang akan keluar dari cangkang, dia rela sayap lemahnya berbalut luka untuk bisa melihat dunia yang baru, seperti di cerita Demian kemaren. Meskipun mungkin tidak pernah bisa terbang, meskipun juga belum tentu bisa menyentuh langit, dia tahu itu, namun tetap akan mencoba, akan tetap berlari. Ada lirik yang gue suka banget di lagu ini chingu “aku hanya berjalan dan berjalan di kegelapan ini. Waktu2ku yang membahagiakan bertanya padaku apakah aku benar2 tidak apa2 (bahagia)? Jawabaku adalah “tidak” dan ketika menjawabpun aku takut. Meskipun begitu, aku menggenggam 6 bunga di tanganku *maksudnya 6 member BTS yang lain, gue memahaminya itu chingu* dan akan tetap berjalan”. Ini sangat dalam, bahwa manusia memang ketika benar2 ditanya “apa kamu baik2 saja” biasanya akan bilang “iya”, padahal sebenernya tidak sedang dalam keadaan baik2 saja. Mereka menutupinya karena ada memang hal2 yang tidak bisa diungkapkan pada orang lain. Kelihatan bahagia, padahal tidak, itulah manusia. Apa yang terlihat di luar tidaklah selalu sesuai dengan apa yang benar2 terasakan di hati. Sehingga ketika ditanya “apa kamu bahagia?”, sudah pasti jika mau jujur jawabannya adalah tidak, bahkan kadang sebenarnya malah takut, berada dalam kondisi yang tidak baik2 saja. Namun Jin dalam liriknya mengatakan dia akan tetap mencoba, tetap berlari, tetap berusaha untuk bahagia di tengah kegelapan dan ketakutan yang ada. Kenapa? Karena dia menggenggam 6 bunga (yang gue rasa maksudnya 6 member BTS yang lain). Teman2 yang selalu menemaninya, teman seperjuangan yang membuatnya semangat dalam menjalani hidup yang mungkin terasa berat. Teman menjadi hal yang penting di sini menurut gue. Bagaimanapun manusia butuh dukungan secara moril chingu, dan teman bisa menjadi pendukung itu. Orang yang dengan nasehat, tindakan dan juga waktunya rela dia berikan untuk membantu kita. Susah memang mencari teman/sahabat seperti itu, namun jika kita sudah menemukannya, kita mungkin saja bisa lebih semangat dan termotivasi dalam menjalani hari2 kita menjadi lebih baik. Tentu saja di sini adalah sahabat yang baik, yang selalu memberikan hal2 yang baik bagi diri kita. Maka ayo, kita berdoa supaya mendapatkan teman2 yang baik chingu. Yang semoga bersama dia kita menjadi tidak seperti berlari sendirian di kegelapan dan menangis sendirian di tengah bahak tawa. Orang yang selalu disamping kita, membesarkan hati dan mendukung langkah2 baik kita, amin..*
  • Lanjut ke lagu terakhir. “first love”. DJnya awalnya ngira ini lagu cinta2an, ternyata lagu yang menceritakan tentang piano dan kenangan bersamanya, lagu yang sangat mendalam chingu. To be honest, lagu ini ga diplay di acara radio ini karena ga boleh chingu (ga lolos). Gue ga tahu sih sebabnya apa, cuman ga masuk. Makanya Suga juga ga ngomong tentang lagu ini *kalo gue, menurut gue lagu ini kayak senada sama mixtape2nya chingu. Kayak lagu yang bisa jadi masuk ke mixtapenya cuman karena ada solo track di “wings” makanya pake lagu itu aja di wings ini. Karena ada kata2 dan melodi di akhir2 lirik yang mirip dengan2 yang di mixtape, kayak polanya sama, menurut gue begitu. Cuman itu juga ga masalah sih, hanya gue ngerasanya gitu. Yang gue pahami dari “first love” adalah piano tua warna coklat yang Suga sebut di lagu itu adalah cinta pertamanya chingu. Ketika tingginya dia masih belum mencapai piano itu, dia sama ibunya dibantu mainin tuts2nya dan ngerasa senang, cuman ketika itu dia belum paham makna piano itu baginya. Sampai akhirnya dia di akhir2 SD tingginya sudah lebih tinggi dari piano itu cuman malah acuh sama piano itu hingga ia berdebu. Meskipun begitu, si piano tua tetap akan stay di tempat itu. Hingga ketika usia Suga 14 tahun, Suga kembali ketemu dengan piano tua itu (dengan masih awkward) dan si piano “menerimanya” kembali, tanpa penolakan. Dia masih stay di tempat itu, masih di sana seperti dulu, as always. Piano yang selalu ada buat dia di saat dia ketawa, sedih, hopeless, putus asa. Piano yang gapapa Suga dorong, piano yang tetap akan selalu ada buat dia. Entah interpretasi gue aneh gimana, cuman lirik yang “aku tidak akan melepaskanmu dari tanganku untuk kedua kalinya. Kelahiranku dan akhir hidupku, kamu akan selalu menjadi saksi hal2 itu”, itu gue rasa dalem sekali chingu. Dari semua lagu di solo tracks BTS, gue rasa “first love” inilah yang paling susah dipahami namun paling dalam. Lagu yang entah gimana gue ngerasa relate dengan apa yang gue rasakan. Gimana ya gue ngomongnya, cuman ibarat orang itu kayak ada orang yang selalu ada buat kamu, dia selalu ada untuk kamu meskipun kamu mungkin mengacuhkan dan memperlakukannya dengan tidak baik. Lirik terakhir yang “kelahiranku dan akhir hidupku, kamu akan selalu menjadi saksi hal2 itu” itu menurut gue dalem sekali chingu. Mungkin Suga memang cerita tentang benda, cuman gue menginterpretasikannya juga adalah seperti orang yang begitu berharga bagi kita chingu. Orang yang kita mau perlakukan dia seperti apapun, dia tetap baik pada kita. Dia orang menjadi saksi pertumbuhan kita dari awal. Meskipun mungkin tidak sampai akhir, namun dia pernah menjadi saksi2 hari2 terbaik dalam hidup kita. Jika itu benda (yang diasumsikan bernyawa, personifikasi), maka dia seakan melihat perkembangan hidup kita dari awal sampai akhir nanti. Dalam diam benda itu seperti berkomunikasi dengan kita. Gue rasa imajinasi Suga tinggi banget chingu sampe bikin lagu ini. Dia menjadikan kenangannya pada suatu benda seolah2 ada ikatan yang dalem dengan dia dan terjadi komunikasi yang dalem juga. Siapa sangka lagu “first love” yang mungkin orang nyangkanya itu lagu romantis ga jelas tapi ternyata begitu dalem. Perasaan orang terhadap benda yang ada rasa penyesalan padanya, sekaligus berterimakasih juga. Perasaan orang yang menyesal karena tidak menghiraukan sosok yang nyatanya selalu ada untuknya dan sekaligus bersyukur karena telah ada sosok itu untuknya selama ini. Kadang sesuatu itu memang baru terasa berharga ketika dia udah usang atau kalau manusia ya udah pergi chingu. Sesuatu yang kita awalnya ga ngerasa itu penting cuman dengan bertambahnya usia kita, kita mulai merecall memori kita dan ga jarang menemukan siapa benda/orang yang malah memang benar2 berharga buat kita. Bukan barang baru atau orang baru, tapi mereka adalah orang atau barang lama. Makanya  ga jarang orang punya barang yang bener2 dia simpen banget karena memang menemaninya dari kecil kayak bantal, guling, selimut, boneka dan sebagainya. Barang2 yang entah bentuknya udah kayak apa cuman tetep berharga bagi si empunya. Termasuk pianonya Suga ini. Orangpun sama menurut gue. Dia yang selalu ada untuk kita, menjadi saksi hidup kita dari awal, adalah yang paling berharga. Siapa kalau bukan keluarga kita chingu? Makanya sering juga anak2 BTS mention orang tuanya, karena memang merekalah yang selalu ada (meskipun terpisah jarak dengan anak2 BTS)  dan menjadi saksi perjalanan hidup mereka. Teman juga bisa seperti itu, teman yang dari awal dekat dengan kita, mendukung kita, membantu kita, meskipun toh ketika kita sudah dewasa atau bahkan tua, kita tetap akan menjadikan dia orang yang berharga bagi kita, dia menjadi saksi hidup kita, meskipun mungkin sulit menemukan orang yang seperti itu. Hal yang gue pelajari dari lagu ini adalah kita manusia pasti punya memori/kenangan pada suatu benda atau bahkan manusia chingu. Kenangan yang entah kapanpun jika kita mengingatnya maka kita akan merasa dia begitu berharga. Pelajaran juga, cintai apapun yang baik bagi kalian selagi dia hidup jika itu manusia dan jika benda maka jagalah baik2, karena kita ga pernah tahu usia kita sampai dimana dan apa yang akan terjadi pada benda atau orang itu. Jangan sampai kita menyesal kalo orang itu udah ga ada dan benda itu udah rusak. Lebih menghargai sesuatu, karena sesuatu itu bisa jadi adalah kenangan indah dan berharga dalam hidup kita ini chingu. Akhirnya, semoga kita sama2 bisa mengambil pelajaran dari lagunya Suga ini yah chingu. Wah~ panjang banget postingan gue kali ini.. Apapun ini, semoga ada manfaatnya bagi kita semua, amin..^^*

—-

14517662_1422010034480921_2523047605662238817_n

14519827_1419983838016874_1882738986743940134_n

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Komentar
  1. kim mengatakan:

    Eonni bahas juga tentang behind the scene tiap sola track nya🙂 yg rapmon cerita. Eonni bisa liat videonya di Vapp bangtan^^

  2. tae mengatakan:

    Bahas juga eonni ttg behind story solo tracknya. Eonnk bisa nonton di Vapp bts. Rapmon yg ngejelasin😀

  3. Devina mengatakan:

    Keren banget….pemikiranku juga hampir sama dengan kamu ketika denger lagu solo bts di album wings, ini yang membuat mereka berbeda dari boy band kpop lainnya karena lagu mereka bener-bener real dari kehidupan mereka. Aku masih inget banget dulu sebelum kenal bts dan denger lagunya selalu nganggep bahwa kpop tuh hanya good looking tapi dari kualitas musik mereka jauh banget sama penyanyi barat dan bts membuktikan bahwa mereka sangat berkualitas. Sorry klu komentarnya panjang hehehe

  4. Iin mengatakan:

    Aahhh…aku Nangis dari awal smpe akhir baca postingan ini…entahlah..begitu menyentuh,,,Arti lirik lagunya,kata2nya kak linda…semuanya meneduhkan…
    BTS keren banget bisa bikin lagu kya gitu…Rapmon pemikirannya nasya allah…jarang2 orang berfikiran sedalem itu…. trnyata apa yg kita lihat ngga sepenuhnya benar adanya…fikiran kita klo ngliat orang yg sukses,punya jabatan tinggi,kaya,rumahnya bagus,punya mobil dll pasti selalu “wah dia pasti bahagia tuh hidupnya,ga kurang apapun” tpi pda kenyataannya ga selalu kya gitu kita ga tau apa orang2 itu bahagia/ngga krna dia yg ngejalanin hidupnya bukan kita.. yg kita tau cuman yg kita liat,liat orang kaya lngsung berfikir klo dia bhagia pdahal blm tntu dia bhagia..contohnya kita lihat BTS udah sukses kya sekarang/ngliat artis2 lain psti kita berfikir “pasti seneng tuh jdi artis sukses kya gitu,duit banyak,job dimana2,bisa beli ini itu,fansnya banyak”pdahal kita ga tau kan yg ngejalanin bahagia apa ngga..ya kya rapmon gitu misalnya psti ada sesuatu yg bikin dia ga bhagia jga wlopun kita ngliatnya mereka bhagia2 aja *ya allah aku ngomong apa sih sebenernya*
    aku sering liat juga Rapmon bilang “aku ingin menerima apa adanya diriku sendiri,menjadi diri sndiri”
    emang bener sih Dunia itu semacam Panggung sandiwara Kita yg jadi Pemerannya..segala sesuatunya sudah diatur,tinggal gimana kita mnjalaninya..
    Jhope mah anti Mainstream..dimana2 lagu tntang Mama/ibu biasanya genrenya Slow/ballad tpi ini beda..aku aja tdinya ngga tau klo itu cerita tntang ibu aku pikir judulnya doang yg MAMA ..tersentuh sama liriknya Jhope *apa2 yg mnyangkut ibu selalu bikin aku nangis dan Awake dri awal aku dah trsentuh banget sma lagunya pas di Short filmnya..yg bagian “maybe i can nevet fly” gitu langsung bikin hati NYESSS..merasa itu aku bangettt TT_TT
    waahhhhhhhh komenku ga kalah panjang yahhh udah kya cerpenn…maapkan aku kak linda… aku trlalu banyak cincong..maapkan atas komenku yg ngga bermutu ini *abaikansaja …..
    tapi gumawooo kak linda atas tulisannya..
    BTS SARANGHAEEE
    KAK LINDA SARANGHAEEEE..😀

  5. aimmahrohmatul ummah mengatakan:

    pertama kali denger lagunya JIN di teaser “awake” aku langsung baper (padahal waktu itu aku belum liat translate.annya). waktu aku udah tahu artinya tambah baper, apalagi yang di part “aku menggenggam 6 kelopak bunga di tanganku” #waktu udah keluar full album aku langsung mrinding, rasanya langsung flashback kan dulu JIN belum bisa dance sampai sekarang udah bisa. apalagi dia termasuk member BTS yang paling lemah dalam dance, namun keenam kelopak bunga itulah yang harus dia jaga dan sekaligus menjadi penyemangatnya. hmmmm speechless banget deh pokoknya sampai air mata ini meleleh #lebay hehe
    menurutku dari sini kita bisa ambil pelajaran, kalau ini memang jalan yang udah kita yakini seberat apapun itu kita harus tetap melewatinya. seperti pesan-pesan yang disampaikan BTS dalam lirik-lirik lagu mereka yang lain….🙂
    #kak linda terus post hal-hal yang penuh manfaat ya🙂
    kak LINDA FIGHTING!!!!!
    BTS FIGHTING!!!!

    buat readers kak linda dan ARMY salam kenal😀

  6. lupi lutfi mengatakan:

    suka sama setiap postingan mba linda. sering relate sama apa yg sedang saya rasa dan alami. mungkin karena memang postingannya keluar dari hati dan ngebahas karya2 yg memang diciptakan dengan hati, makanya bisa nyampe juga ke hati.hehhee. makasih mba linda buat semua postingannyaa, gumawoo

  7. Nnisa mengatakan:

    Kalau menurutku kenapa punya Yoongi ga disiarkan karena terlalu menyentuh. Baik secara lirik maupun melodinya itu kayak memprovokasi (apaan sih?)
    Maksudnya kayak bisa menyentuh hati terdalam begitu. Seperti beberapa lagu yang sampai bikin bunuh diri saking menyedihkannya.

    Poin lain.. Mungkin juga karena gaya membuat lagunya Yoongi yang beda. First love itu punya Yoongi dan dia rapper. Tapi lagunya beda kayak Reflection atau MAMA.

  8. Deisyana mengatakan:

    Denger lagunya merinding. Tau artinya lebih terharu. Baca postingan ini nangis. Terimakasih BTS dan linda.. Semoga kita menjadi manusia yg semakin baik lagi kedepannya~

  9. Inara mengatakan:

    Aku suka sama mama, kayaknya tuh bener2 nyeritain J-Hope banget, ampe tahun2nya di sebutin, haha. Daebak

  10. Inara mengatakan:

    Agak gak nyangka aja sama mama. Soalnya aku kira klo lagu2 tentang ibu gini kan biasanya ballad gitu, eh malah kayak gini. Nunjukin diri BTS yang sebenernya bahwa mereka tuh beda.

  11. 17Carat mengatakan:

    Awalnya gak tahu maksud dari lagu “First Love” cuman setelah baca ini, baru nangis keingat seseorang. Sumpah baver

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s