Fakta-Fakta BTS Part 254 (Cerita Lahirnya Semua Lagu Di Album “Wings”)

Posted: Februari 13, 2017 in About BTS
Tag:

 BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG SUB] BTS Live – WINGS Behind story by RM (Credit: V app, subbed:…) *I don’t know who’ve subbed this but I wanna say thank you very much for subbing, kamsahamnida #bow.

  • Ini sebenernya acara lama chingu, masa wings kemaren, cuman gapapa ya gue bahas lagi, hehe. Jadi pernah di salah satu V app RapMon banyak banget cerita seputar album wings. RapMon sendiri adalah member BTS yang paling banyak partisipasinya di “wings” chingu. Waktu itu J-Hope sibuk di intro “boy meets evil” dan Suga di mixtapenya, makanya tasking2 seputar wings banyak banget yang masuk ke RapMon.
  • Lagu pertama yang dibahas RapMon di sini adalah intro “boy meets evil” dari J-Hope. Sebelumnya RapMon X Suga udah bikin intro juga di album2 BTS kayak RapMon di “forever young” dan Suga di “nevermind”. Cuman bedanya RapMon X Suga ga pake dance, nah intro J-Hope yang sekarang ini pake dance karena dia memang jago ngedance. Karena RapMon berpartisipasi dalam lirik lagu ini juga (di bagian ending), maka namanyapun masuk ke credit lagu ini chingu. Lagu ini melibatkan J-Hope langsung dalam pembuatannya, cuman dia tetep bekerjasama sama yang lain, termasuk RapMon. Kata RapMon, ketika J-Hope nulis lirik pake bahasa Korea, meskipun itu bahasa Korea cuman kadang ga kedengeran seperti bahasa Korea chingu. Sehingga, bagian ending lagu itupun ada yang diedit dikit sama RapMon *mungkin biar lebih “korea” ya sense-nya, hehe* RapMon cerita kalo ketika membuat intro itu, J-Hope sempet “stress” chingu. Bukan karena berat cuman karena J-Hope pengen melakukan yang terbaik *semacam ingin hasil yang perfect, makanya sikap perfectionisnya nampak dan ditangkep orang yang ngeliat jadi kayak si J-hope ini stress. Sekilas semacam beda tipis memang, cuman menurut gue bener kalo RapMon bilangnya “bukan karena berat”, tapi lebih ke “karena pengen terbaik/perfect” (makanya perfectionist-nya muncul). Kalo berat kan kayak sebenernya ga bisa tapi dipaksa buat bisa, makanya yang ngeliat juga jadi kasian. Sedangkan menginginkan yang terbaik/perfectionist itu levelnya udah bisa cuman disempurnakan lagi supaya dia sendiri puas dengan apa yang dia bikin. Dan itu ga bikin orang yang ngeliat jadi kasian, tapi malah bangga dan mendukung*. J-Hope sendiri pernah cerita di salah satu lognya kalo untuk intro ini dia latihan dengan waktu yang dilebihkan dari biasanya supaya hasilnya maksimal chingu. Karena wings adalah 2nd full album mereka *album yang penting kan ya, full album soalnya, pasti effortnya juga lebih tinggi dari mini album*, J-Hope banyak redid (ngulang-ulang baik lagu maupun lirik) dalam proses pembuatannya chingu. Ga mudah memang bikin lagu, selain perlu banyak orang yang terlibat dalam setiap prosesnya juga susah buat dapet semacam sense/feel yang diinginkan. Makanya baik melody, musik/beat maupun lirik perlu di redid dan redid supaya nemu yang bener2 dirasa paling pas dan lolos masuk album. Bukan hanya lagunya, dance-nyapun juga. Apalagi untuk kasus J-Hope ini ga cuman ke lagu, dia take responsibility ke dance/performance-nya juga. Koreografer intro ini sendiri adalah Dylan Mayoral. Ketika J-Hope pertama kali ngeliat demo dance-nya, bilang dia ga yakin bisa menarikan dance itu chingu, cuman dia bilang akan banyak berlatih. Ga hanya J-Hope, semua member yang ngeliatpun pada kaget pas tahu demo dancenya. Dalam proses pembuatan wings ini, mereka ada sesi kerja sendiri2 juga chingu. Jadi ada waktu dimana si RapMon misalnya di ruang produksi musik (studio), lalu member lain di ruang koreografi, jadi mereka fokus ke part masing2. Ada sesi latihan bersamanya juga (tetep), cuman ada sesi yang mereka latihan sendiri2. Nah suatu hari, RapMon yang biasanya lebih sering di studio musik pengen “main” ke ruang latihan dan dia melihat J-Hope yang sedang latihan. Di situ, J-Hope memperlihatkan hasil latihan intronya ke RapMon dan RapMon terkejut dengan hasilnya chingu, keren dia bilang. Nah RapMon di V live ini pengen cerita kalo kayak gitulah perjuangan dan usaha J-Hope di intro wings ini, perjuangan yang ga mudah *meskipun ga mudah, perjuangan ini dibayar dengan sangat indah karena pada akhirnya wings jadi album of the year di beberapa award musik tahunan Korea 2016 dan juga mereka dapet daesang di MAMA 2016. Ya, semua yang berakhir indah pastilah memerlukan usaha yang luar biasa kan chingu? kayak J-Hope ini. Semoga ini senantiasa memotivasi kita buat ga mudah nyerah dan berusaha lebih keras terhadap apa yang kita inginkan. Jika kita sudah maksimal, tentu hasil yang baik bisa kita nantikan, semoga. Fighting buat kita semua!! Dan makasih RapMon yang sudah menjelaskan ini ke kita, kita semua jadi tahu gimana perjuangan J-Hope bikin intro “boy meets evil”di wings ini ^^*
  • Kita masuk ke lagu lain di wings chingu, “blood, sweat & tears”. Ya, lagu ini adalah title track wings yang kita udah sering banget denger dimana2. RapMonlah yang pertama kali denger “track” ini chingu. Kita bicara agak teknis ini kalo ngomongin “track”. Jadi metode yang biasa BTS lakukan untuk bikin lagu adalah jika ada track yang bagus, mereka kemudian baru mencoba menemukan kata2 yang tepat atau tema yang tepat untuk produksi albumnya. Jadi semua dimulai dari track yang bagus dulu, baru kemudian dipikirkan dengan track yang kayak gitu konsep yang pas untuk whole album itu yang kayak gimana. Cuman selain itu, mereka juga punya metode lain chingu, jadi kadang mereka memulai juga dengan tema yang spesifik, dibalik. Jadi temanya duluan baru ke track. Nah untuk “pitamnunmul”sendiri, mereka memulainya dari track *setahu gue, track itu kayak basicnya lagu chingu. Dia belom ada lirik dan melodi yang firm tapi poin2 elemen musik (kayak beat) yang penting di situ udah ada. Kayak sketsa gitu kalo kita menggambar, atau kayak kerangka kalo kita mau ngarang . Nah baru dari track itu dikembangkan dengan diberi melodi, lirik, diubah2/diredid2 lagi sehingga jadilah keseluruhan lagu yang utuh*. Untuk “pitamnunmul” sendiri, meskipun RapMon waktu itu ngerasa dapet track yang bagus, cuman dia kesulitan buat nyari melodi dan kata2 yang pas untuk track itu chingu. Makanya dia banyak mikir juga dalam embuatannya. “Mau dikasih melodi macem gimana dan dengan kata2 apa”, dia banyak memikirkannya karena ga langsung nemu yang klik. Dia nulis melodi dan rap untuk track itu lebih dari 20an sampai akhirnya jadilah “pitamnunmul” yang sekarang ini chingu. Dalam pembuatannyapun ga cuman Rapmon, banyak orang berkumpul untuk lagu ini. Ada bagian2 yang diubah2 juga tempatnya, proses yang ga sekali jadi, proses yang cukup lama. Nah yang lucu dari behind the scene lagu ini adalah part J-Hope yang “wonhae manhi manhi ya!” itu awalnya malah mau jadi partnya RapMon chingu, cuman RapMon sadar kalo itu bakalan jadi “bencana” kalo dia yang nyanyiin, makanya ga jadi dan jadinya J-Hope, wkwk. Ini karena siapapun yang dapet part itu harus ngedance di tengah, nah RapMon kan ga bagus ngedancenya, makanya “bencana” kalo yang dapet dia, dia sadar diri chingu, wkwk *nah ini nih gue suka, sadar diri. RapMonpun pas cerita tentang ini ga hard feeling chingu, dia malah ketawa2 dan pas bilang “bencana” itu dia juga ngakak, semacam malah “untung ya bukan gue” haha* Selain itu, melodi yang di lirik “wonhae manhi2” itu aslinya juga bukan yang kita denger sekarang chingu, beda, RapMon yang ngusulin. Pokoknya lebih laidback gitu (lebih slow) dan *menurut gue ga cocok untuk vibe lagu ini, untung ga jadi pake yang itu*. Usulan RapMon itu dianggap producer lain kurang cool jadi diganti dengan “wonhae manhi2” yang kita denger sekarang. RapMon bilang yang intinya meskipun kita sekarang denger kata2 di lirik “pitamnumul” yang kayak gitu (ada kata “pitamnunmul”, ada kata “wonhae manhi2”), cuman faktanya semua itu ga ada/ga hadir begitu saja chingu, perlu proses yang panjang dengan banyak sekali editan dan perubahan untuk bisa dapet kata2 itu. Jadi kata2 itu udah kayak semacam ekstraksi dari banyak sekali diksi/pilihan kata yang sebelumnya udah dipilih *yeokshi ya, untuk bisa dapet diksi yang bagus yang goes well juga sama musik dan vibe lagu memang susah. Bikin 1 track full itu ga semudah yang kita bayangkan, perlu ahli2 yang berkompeten di bidang itu dalam membuatnya. Perlu diskusi, perlu diedit, diubah, intinya perlu usaha keras. Makanya untuk menghargai kerja keras mereka ada credit, penciptanyapun dapat loyalty, ditulis nama mereka dan lagu ciptaan mereka di semacam badan hak cipta di Korea sana. Dan kita para fans juga harusnya berfikir juga untuk support karya mereka secara legal, ada niatan ke situ. Dengan tahu gimana mereka membuat sebuah lagu gue harap kita lebih aware lagi chingu sama hasil karya orang lain. Ga hanya lagu, tapi hal2 lain juga (kekayaan intelektual) kayak tulisan, karya seni (lukisan, gambar, foto), pokoknya semua karya cipta orang lain, hendaknya kita lebih respect sama itu. Sekarang mungkin kita belum bisa pure melakukannya, cuman niatan itu harus ada. Semoga seiring berjalannya waktu bisa bener2 menerapkan respect kita pada karya orang lain, semoga*. RapMon nambahin lagi kalau ketika kata “pitamnunmul” muncul, Suga adalah member yang paling menolaknya chingu. Meskipun Suga menolaknya, RapMon justru sangat menyukainya, haha. RapMon suka karena bagi dia kata2 itu unik chingu. Awalnya dia juga ngerasa “ini apaan? Kok aneh?”, cuman dia suka gimana uniknya kata itu chingu. Dia bilang “bukankah BTS  memang seperti ini (unik)?” dia ngasih contoh “sang namja” yang juga unik secara judul *yang gue tangkep kayak “BTS kan memang unik, ya wajar lah kalo judul2 lagunya unik kayak gini juga”, hehe*. Suga waktu itu bilang kalo kata2 itu jorok chingu, wkwk. Dia ngerasa kalo kata2 itu terdengar kotor dan mengatakan lagunya mungkin ga akan bisa dapet sambutan baik (wouldn’t go well). Tapi, apa yang Suga tolak belakangan ini malah going well chingu, “pitamnunmul” sambutannya luar biasa kan ya. RapMon ngasih contoh lagi, untuk lagu “bultaoreune/fire”, Suga memang yang suggest/ngusulin judul itu. Nah cuman bagian yang di ending yang Suga bilang “yongso julge” itu dari RapMon dan awalnya Suga nolak juga. Kenapa kok RapMon ngusulin kata2 itu? Dia ngerasa kalo ending lagu itu ga akan terlalu impactful, makanya gimana kalo pake kata2 itu. Nah malah sekarang kata2 Suga dari RapMon yang ending itu populer ya nyatanya, haha.
  • Lanjut! Kita masuk ke hal track lain yakni masing2 solo track di wings chingu. Hal yang dibahas RapMon di sini secara keseluruhan adalah bahwa semua judul di solo track pake kata dalam bahasa Inggris, entah 1 atau 2 kata (misalnya “awake” kan 1 kata, “first love” 2 kata). Dia menegaskan kalo bisa kayak gitu bukan random atau ngasal chingu, ada maksudnya. Dia tahu kalo kadang kata2 yang ada di chorus/ref lagu itu jadi judul lagu. Kayak di “begin”-nya JungKook misalnya. Lirik chorusnya kan “you make me begin~”, berarti kan kata2 di chorus jadi judul (begin). Nah cuman selain itu maksud RapMon di sini adalah masing2 judul itu punya peran penting juga dalam menjelaskan isi lagu secara keseluruhan chingu. RapMon ngerasa kalo reaksi orang2 ketika mendengar judul2 itu bakalan nyari apa maksudnya lagu itu *semacam judul2 itu jadi keyword/kata kunci yang selain di judul juga masuk di badan lagu dan itu membantu menjelaskan lagu secara keseluruhan. Gue rasa BTS cerdas chingu dengan konsep ini, jadi judul=keyword karena memang relate juga antara judul sama keseluruhan lirik lagunya. Judul yang cuman satu/dua kata itu bisa mereka jabarkan menjadi sebuah lagu yang utuh dan nyambung. Judul jadi semacam ekstraksi/sari dari keseluruhan lirik di lagunya. Lirik2 yang ada adalah penjabaran jadi keyword/judul tadi. Simple tapi esens, itulah judul2 di solo track “wings” menurut gue chingu. Sebuah konsep yang cerdas dari BTS. Contohnya misalnya MAMA, dari judulnya aja jelas kalo pasti lagu itu menceritakan tentang MAMA/ibu. Lagu lain misalnya “reflection”, pasti menceritakan tentang refleksi seseorang.
  • Kita masuk ke solo track “wing” yang pertama, “begin”. RapMon bilang “sesuai dengan judulnya “begin”, lagu ini jadi solo track pertama member BTS di wings”. RapMon cerita kalo lagu itu memang menyatakan apa yang pengen JungKook ungkapkan chingu. Cuman ketika JungKook pengen nulis liriknya sendiri, dia mengalami kesulitan chingu. Akhirnya dia menemui RapMon dan minta RapMon buat coba menuliskan lirik untuk track “begin” itu. RapMon sendiri ngerasa nulis lirik sendiri untuk lagu sendiri itu paling baik karena berarti itu dari kisah/ceritanya sendiri. Sehingga, ketika dia nerima permintaan JungKook itu ngerasa beban juga karena itu cerita JungKook, dan dia bukan JungKook (meskipun mereka adalah member/tim dan hidup bersama). Dia waktu itu mikir “bisakah aku menceritakan cerita orang lain dalam sebuah lirik?. Mindset dia saat itu adalah dia ingin menceritakan cerita JungKook seperti JungKook sendiri yang sedang menceritakannya. Lalu, darimana inspirasi “begin” berasal?. RapMon cerita ketika akhir 2015/awal 2016 (dia lupa), mereka (BTS) ngumpul bareng dan nangis bareng chingu. Ada momen yang dramatis dimana ketika itu mereka secara jujur mengungkapkan perasaan mereka dan itu emosional sekali. Itu adalah pertama kalinya JungKook menangis dan mengatakan tentang perasaannya. Itu pertama kali RapMon ngeliat JungKook menangis sampe kayak gitu chingu, nangis banget lah, bener2 nangis parah. Topik pembicaraan mereka ketika itu adalah “apa ada hal berat yang merasa rasakan sekarang”. JungKook adalah orang yang suka bilang “aku ga ngerasa berat kok, ga ada yang berat” ketika ditanya apa yang berat bagi dia chingu. RapMon merecall ingatannya pada JungKook. JungKook ketika itu menandatangani kontrak ketika usianya masih sangat muda tanpa tahu apa2. Yang dia tahu hanyalah berlatih dengan giat dalam menari dan menyanyi karena itu adalah apa yang dia suka dan inginkan. Itu yang RapMon ingat tentang JungKook *semacam “dengan tanpa beban dan polosnya, JungKook melewati semuanya sampai saat ini*. Nah RapMon jadi begitu terharu karena JungKook tiba2 cerita bahwa baginya hal yang paling berat/sakit justru adalah ketika melihat hyung2nya di BTS merasa berat/sakit chingu. Dia sakit melihat hyung yang sudah hidup bersamanya dan juga membantunya sakit. Karena statement JungKook itulah semua member nangis chingu, sangat sedih mendengar kata2 itu dari maknae mereka. JungKook sendiri juga baru pertama kali bilang kayak gitu chingu. Ya tadi, ketika yang lain suka nanya “apa yang berat?”, dia selalu bilang “ga ada yang berat/aku baik2 saja/aku kuat”. Hal lain yang membuat RapMon makin haru adalah ketika JungKook bilang yang intinya “aku tidak peduli tentang hal lain, aku tidak ingin hyung merasa sakit/berat, jika hyung tidak berat/sakit, akupun tidak akan berat/sakit”. Hal itu berkesan sekali bagi RapMon chingu dan dia menjadikannya inspirasi menulis lirik “begin”. Dengan cerita itu RapMon kemudian mencoba menuangkannya dalam lirik di track “begin”. JungKook sendiri ketika hasilnya jadi (lagunya jadi) bilang liriknya bagus chingu dan RapMon berterimakasih untuk itu. Meskipun ga semuanya RapMon tau tentang JungKook, tapi itulah yang dia liat dari JungKook chingu. “begin”, lagu hasil interpretasi RapMon dalam memahami perasaan si maknae BTS, JungKook. Dia berharap the next time JungKook dapat menulis liriknya sendiri chingu. *JungKook fighting! Next time harus bisa menceritakan dirimu sendiri lewat lagu ya! Btw keren yah RapMon? Dia bisa memahami perasaan JungKook lalu menginterpretasikannya dalam lirik lagu, keren. Gue rasa selain cerdas bahasa, RapMon ini juga cerdas dalam memahami perasaan orang chingu. Udah bener jadinya kalo dia jadi rapper/musisi, karena apa yang dia tulis/karyakan bisa mewakili perasaan orang lain. Guepun ngerasa sering terwakili chingu sama apa yang dia katakana/karyakan. One of a kind, ngerasa RapMon itu bener2 something. Jarang menurut gue orang kayak RapMon ini chingu*
  • Lanjut ke solo track kedua, “lie” dari Jimin. RapMon sendiri bilang kalo lagu “lie” ini banyak orang yang suka *mungkin kalian juga ya chingu*. Lagu “lie” ini adalah salah satu lagu yang RapMon cek paling akhir di wings karena dia sibuk chingu. Lagu ini banyak menceritakan tentang kebohongan dan kejujuran. RapMon sendiri awalnya ga tahu kalo Jimin yang menulis liriknya. Jimin sendiri kata RapMon juga bukan member yang bener2 yang ke hal2 kayak composing dan bikin lirik, meskipun pernah juga nyoba dan kerja bareng RapMon, cuman ga yang total gitu chingu. RapMon cerita kalo solo song di wings ini tidak sesimple konsep/hanyalah konsep belaka. Bukan semacam “oh ini niru konsep HYYH dr film Cina” atau “oh ini niru konsep Demian dari Hermann Hesse”. Artinya bukan mereka begitu saja mempaskan (mencocokkan) diri mereka ke karakter/konsep2 itu, tapi memang karena karya/lagu mereka itu lahir dari kegelisahan dan kesusahan mereka sendiri dari relung hati mereka yang terdalam chingu, sehingga ada cerita di masing2 lagu mereka, termasuk solo tracknya. Nah, tentang “kok kayak Demian, kok HYYH”, mereka memilih konsep2 itu untuk mewakili perasaan mereka karena dirasa relate, sefrekuensi, seperti itu *simplenya misal gue suka lagunya Lucia. Itu bukan karena RapMon suka terus gue ikutan suka, ga gitu. Karena memang lagu Lucia mewakili perasaan gue makanya gue suka, bodo amat RapMon mau suka apa enggak. Nah cuman ternyata RapMon juga suka. Mungkin dia ada story juga yang relate dengan Lucia kayak gue, makanya suka juga. Kayak HYYH dan Demian ini. Semacam satu frekuensi kan jadinya? meskipun ga secara langsung. Merekapun (BTS) juga mengalami masa muda dan berat seperti penggambaran di HYYH dan Demian, makanya mereka mencoba untuk menceritakan cerita mereka sendiri dalam karya mereka dengan mengaitkannya dengan konsep tadi, karena apa yang mereka rasakan frekuensinya sama (nyambung) dengan HYYH maupun Demian*. Back to the “lie”nya Jimin chingu. Meskipun awalnya RapMon ga tahu kalo liriknya itu yang nulis Jimin, dia rasa liriknya bagus chingu. RapMon cerita kalo beberapa waktu ini dia ngeliat Jimin sangat bahagia, terlihat sangat santai juga. RapMon juga cerita kalo sebelum mereka debut, ketika masih trainee, Jimin itu bagi dia cukup mirip dengannya. Apa yang mirip? Jimin akan menyalahkan dirinya sendiri ketika dia ada kekurangan chingu, dia akan semacam “aku kurang, aku tidak bisa, aku buruk”. Nah, sikap Jimin ini menurut RapMon nyambung sama “lie”. Kalo dimasukkan ke dalam cerita di liriknya jadi semacam “Jimin berfikiran seperti itu sepanjang waktu, jadi meskipun dia terus berjalan, dia tetap terperangkap dalam kebohongan”. Jimin cerita kalo dia memikirkan “dia yang dulu” ketika menulis lirik itu chingu. Bahwa dia terjebak dalam kebohongan di masa lalunya. Kebohongan apa? Yakni dia yang tetap saja menyalahkan dirinya sendiri padahal sebenarnya ga begitu kenyataannya. Dia selalu memikirkan tentang kekurangan dan kesalahannya. Bahkan meskipun yang lain ga berfikir begitu, dia tetap akan menyalahkan dirinya sendiri. Dengan memikirkan itu, “lie” terbentuk chingu. Pdogg sendiri kata RapMon mengatakan lirik yang ditulis Jimin bagus dan goes well dengan musiknya/cocok dengan musiknya chingu. Lagu itu akan jadi lagu “daebak” kata Pdogg juga. RapMon sendiri sampai saat ini ngerasa ga bisa ngebayangin lagu ini jika liriknya bukan yang ditulis Jimin ini. Ga ada yang rumit di liriknya Jimin ini, kata2 sulit ga ada, perfect kalo kata RapMon. RapMon ngerasa dengan ini Jimin sudah bisa menunjukkan kemampuan dirinya ke dirinya sendiri chingu. Lagu ini adalah step ke depan yang lebih maju untuk Jimin menurut RapMon.
  • Lanjut ke lagunya V, “stigma”. RapMon berfikir mungkin beberapa diantara pendengar tidak tahu makna atau maksud judul ini chingu. Stigma sendiri adalah kata yang ga secara umum digunakan dalam kalimat. Cuman, stigma ini pengertiannya adalah sebuah tanda negative yang diberikan pada seseorang (aib lah). Untuk lagu ini, RapMon bilang dia ga tahu banyak tentang behind the scene-nya chingu. Dia belum cerita2 banyak tentang lagu ini sama V soalnya, sehingga dia tidak merasa bisa untuk menjelaskan tentang lagu ini. Meskipun begitu, lagu dengan tipe kayak gini kata RapMon adalah style yang V banget/yang selalu ingin V lakukan. Suara pianonya, ya, V selalu ingin bernyanyi dengan ritme yang seperti itu chingu (R&B2 gitu, kayak “hold me tight”dulu, kan mirip2 ini). Ketika pertama kali mendengar musik lagu ini, RapMon yang langsung “wah ini V melakukan apa yang dia ingin lakukan”. Sehingga, dia merasa bangga juga ngeliatnya. Untuk lirik, V sempet bimbang juga milih kata2nya chingu, apakah ini pake bhs Korea atau bahasa Inggris. Ini di part lirik yang “are you calling me a sinner?” dan “neo na hante wae kuraeseo?”. Dia membuat banyak sekali opsi untuk lirik ini dan terus memilih2nya. RapMon inget masa dimana V terus milih2 kata2 itu dan itu cute bagi RapMon, hehe. Ketika itu V terus2an bimbang dan nanya “hyung pake Inggriskan? Pake Koreakah?”, haha. Dan ketika sekarang RapMon sudah mendengarkan lagunya, dia ngerasa kalo lagu V yang stigma ini punya makna chingu, cuman dia ga tahu apa. RapMon ngerasa V punya hal rahasia yang dia tuangkan di lagu ini.
  • Lanjut! Lagu selanjutnya adalah “first love”nya Suga chingu. Lagu ini adalah lagu yang RapMon dengarkan di akhir2 kayak “lie” karena sibuk tadi. Tentang Suga, RapMon bilang kalo dia dan Suga ga sering bicara dari hati ke hati gitu chingu. Bukan kenapa2, ini karena mereka sudah hidup bersama dalam waktu yang lama, jadinya ga yang bicara kayak gitu *saking udah akrabnya jadi udah ga perlu yang kayak gitu*. Yang RapMon pikirkan ketika dia mendengar track ini adalah “Wahhh~”(kagum chingu). Jadi Suga ketika mereka masih trainee/sebelum debut banyak merekomendasikan penyanyi2 Jazz ke RapMon chingu, penyanyi Jazz yang pake instrument piano. RapMon jadi mikir “apakah Suga mendengarkan musik itu?”. Suga sendiri dulu sangat sering mengatakan pada RapMon untuk belajar seni dan piano. Cuman pas di I NEED U dengan permainan piano Suga, RapMon ngerasa kayak “ehhh Suga hyung ga begitu banyak main piano (ga bagus banget permainannya, hehe)”. Nah cuman ketika mendengar “first love”, RapMon ngerasa kalo ini bener2 area Suga chingu. Piano semacam sangat banyak maknanya bagi Suga, itu yang ada dalam pikiran RapMon. Semacam piano itu memegang peranan penting bagi hidupnya Suga.  Lagu ini juga jadi mengingatkan RapMon pada Suga ketika mereka masih jadi trainee dulu chingu. Memori ketika Suga merekomendasikan jazz dan seni padanya terbersit lagi. Dia jadi inget Suga dengan rambutnya yang masih hitam memakai jaket abu2 dan sweat dulu. Entah gimana lagu itu mengingatkan RapMon pada Suga ketika dia pertama bertemu dengannya di musim dingin. Lagu “first love” ini menurut RapMon aneh cuman sekaligus menyentuh memorinya pada waktu itu chingu *seperti yang dulu gue pernah bilang di salah satu postingan ttg wings, lagu ini malah paling berkesan bagi gue chingu di “wings” Bukan karena bagus atau gimana, tapi kayak membangkitkan memori kita pada sesuatu yang penting dan berharga yang pernah ada di diri kita di masa lalu. Kalo lirik, musik, melodi, gue rasa “pitamnunmul” X “lost” X “begin” lebih keren, cuman secara feel entah gimana “first love” ini membuat gue ingin merecall lagi kenangan gue sama sesuatu yang berharga di masa lalu gue. Mungkin kalianpun juga merasakan hal yang sama chingu. Memori kalian pada sesuatu entah itu barang, manusia atau event/kejadian yang tiba2 jadi keinget lagi karena kena feelnya lagu ini*
  • Lagu selanjutnya adalah lagunya RapMon “reflection”. Lagu ini awalnya judulnya “ttukseom” chingu. Sebenernya sebelum “reflection” yang ini jadi, RapMon udah bikin 2 lagu, cuman karena berbagai alasan satu lagunya yang lain tidak dipakai. Reflection sendiri adalah lagu yang dibuat setelah masa up and down chingu, setelah banyak mikir tentang apa ya yang harus dilakukan. Awalnya, RapMon membuat draft beat yang mau dia pake dan kemudian pergi ke ttukseom. Seperti yang ada di lirik, dia ceria kalo dia sering pergi ke ttukseom ketika dirinya sedang struggled (jiwanya berkecamuk). Dia menulis “pitamnunmul” di ttukseom juga ternyata. “Begin” juga ditulisnya di sana. Ketika dia mendengarkan beat yang dia buat tadi di ttukseom, dia berfikir kalo kalo dia harus menuliskan apa yang dia rasakan saat itu juga chingu. Saat sedang duduk di taman ttukseom, tiba2 ada kereta api lewat dan diapun menuliskan apa yang sedang dia rasakan. Dia juga berfikir untuk menambahkan efek suara yang dia dengar saat itu. Makanya di awal lagunyapun juga ada suara orang yang terdengar ramai. Ketika itu dia membuka HPnya dan merekam suara yang saat itu dia dengar chingu. Kebetulan juga ketika itu orang2 di sekitarnya pada tepuk tangan dan itu membuat hasil rekaman RapMon dalam menggambarkan suasana yang sedang terjadi saat itu makin dramatis, selain ada suara kereta yang lewat tadi. Karena itulah, lagu ini adalah lagu yang ingin dia putar untuk dirinya sendiri chingu. Ketika dia sedang berjalan di malam hari entah di ttukseom atau di sungai Han atau ditempat lain, ini adalah lagu yang ingin dia mainkan untuk dirinya sendiri chingu. Ini alasan juga kenapa lagu ini diberinya judul “reflection” yang artinya refleksi (tentang dirinya sendiri). Lagu ini menggambarkan bagaimana RaoMon ingin mengintrospeksi dirinya sendiri dengan mengunjungi tempat2 itu dan kemudian merefleksikan dirinya melalui musik. Lagu itu membuatnya banyak berfikir tentang banyak hal chingu *yeokshi ya RapMon, berat mah dia kalo udah ngomong hal2 kayak gini. Tapi itulah chingu menurut gue charming point-nya RapMon, dia itu pemikir yang bisa berbagi. Bukan cuman suka mikir tapi pikiran dia itu bisa dia sampaikan ke orang lain dengan karya, sehingga orang juga ga jarang jadi ikutan mikir dan Alhamdulillah kadang ngerasa tercerahkan juga dari dia (meskipun jelas ga semua pikirannya bisa diambil). Tapi minimal ada lah/cukup banyak hal baik yang bisa kita pelajari sama2 dari RapMon ini*
  • Lanjut ke lagu selanjutnya, MAMA X J-Hope. Sama kayak V yang “stigma” banget, menurut RapMon, J-Hope itu juga “MAMA” banget. Kalo dia diminta untuk “mentransfer” gimana J-Hope dengan karakter yang seperti itu menjadi sebuah lagu, lagu yang tepat untuk menggambarkan J-Hope ya MAMA itu chingu. Itu adalah pikiran yang sering RapMon pikirkan tentang MAMA. J-Hope sendiri kata RapMon menyadari hal itu juga, hehe. Tentang liriknya, J-Hope sendiri adalah member yang sering berbicara tentang ibunya ke mereka chingu. Tentang apa yang J-Hope berikan ke ibunya misalnya. RapMon ngerasa rasa cinta J-Hope untuk ibunya adalah spesial chingu. Ini kayak cintanya Suga sama piano misalnya, cintanya sama suatu hal. RapMon bilang kalo tentu saja semua ibu adalah spesial untuk anak2nya, cuman RapMon ngerasa itu lebih bermakna karena J-Hope-lah yang mengatakan itu pada RapMon, sahabatnya sendiri. Memang ada banyak lagu tentang ibu yang bagus kayak lagunya Ra.D yang “mom” misalnya. Ya kembali lagi chingu, lagu itu bagi RapMon lebih spesial karena J-Hopelah yang secara langsung cerita ke dia tentang ibunya. Meskipun lagu ini keliatannya ceria, cuman menurut RapMon jika kalian mendengarkannya dengan hati2, maka ini bukanlah lagu yang sebenernya ceria chingu/bukan lagu yang seneng (exciting). RapMon merasakan feel itu. Iya, J-Hope memang selalu mendeskripsikan dirinya sebagai member yang in charge di reaction, dia tipikal orang yang bisa main variety show dan juga menyenangkan, ceria, bright, cuman ketika dia mendengar lagu itu dia bisa mengatakan bahwa lagu itu bukanlah lagu ceria seperti image J-Hope yang kita kenal seperti itu. Kok bisa RapMon bilang begitu? Karena RapMon tinggal dengan J-Hope chingu, jadi dia tahu J-Hope itu sebenernya kayak gimana. Intinya lagu ini bukanlah lagu yang ceria. Kata RapMon lagu ini nampak ceria karena ada suara kayak horn dan trumpet, cuman ini tetep bukanlah lagu yang ceria bagi RapMon. Selain itu J-Hope juga pernah bilang ke RapMon kalo keknya dia bakalan nangis kalo ngebawain lagu ini live chingu *awalnya RapMon ga ingin secara “berat” menjelaskan, cuman karena lagu2 di wings ini bermakna bagi dia makanya pembicaraan ini jadi terkesan serius chingu, hehe. Btw setuju sama RapMon kalo lagu ini memang ga sepenuhnya ceria. Musik dan melodi boleh ceria, cuman dari lirik kesannya jelas haru. Persembahan seorang anak yang cinta sekali sama sosok ibunya*
  • Masuk ke lagu solo terakhir di “wings”, “awake”nya Jin. Ketika pertama kali RapMon ngedenger track lagu ini, dia merasa track ini amazing chingu. Dia ngerasa slow rap yang ada di lagu itu sangat sensible (feelingnya dapet banget). Track ini dibuat oleh DoHyun, salah satu producer musik BigHit. DoHyun ini kata RapMon juga menulis lagu seperti “Rain” dan “I Like It”. RapMon ngerasa hyung ini sangat sensible dan RapMon suka chingu. RapMon cerita kalo part lirik pertama “awake” yang “midneunge anya, beotyeoboneun goya” itu yang bikin Bang PDnim dan RapMon dkk diminta pake kata2 itu di liriknya (jangan diubah/masukkan ke lirik). RapMon sendiri melakukannya dan ngerasa 2 line itu adalah core lagunya chingu. Lirik itu sendiri bagi RapMon mengandung banyak makna *”bukannya aku percaya, aku hanya menahannya”. Dalem kan ya liriknya? Semacam kita berada dalam situasi sulit tapi kita yakin bisa keluar meskipun saat ini kita masih terus berjuang. Kita ga mau mempercayai kenyataan yang pahit ini meskipun nyata2nya sedang kita jalani karena yakin kita bisa lebih baik dari ini selanjutnya. Gue rasa dalem sekali memang lirik ini chingu*. Tentang Jin sendiri, Jin adalah tipe orang yang RapMon paling ga bisa pahami sampai mereka debut chingu. Dia baru pertama kali nemu orang kayak Jin katanya. RapMon dulu ngerasa orang hidup itu harus dengan fiercely (sengit/membara/berapi2/semangat), cuman Jin orangnya keliatan ga begitu dan itu mengubah RapMon juga ternyata. Butuh waktu lama untuk RapMon memahami Jin *iya sih, ga perlu hidup terlalu fiece, lebih santai lebih damai. Mungkin dulu RapMon masih ambisius2nya ya chingu, cuman dengan ketemu dengan member BTS lain termasuk  Jin yang orangnya lebih “santai”, dia jadi belajar juga untuk ga terlalu fierce lagi*. RapMon dulu sampe bertanya kenapa Jin ga hidup seperti itu. Bukan kok dia orangnya ga fierce sama sekali chingu, dia dari belakang juga mensupport BTS seperti sayap dalam satu tubuh burung. Dia berusaha keras juga baik dalam hal dance, lagu, punya greedy di nyanyi juga karena dia juga cover2 lagu, di awake dia juga banyak berlatih dan juga bekerja untuk lagunya sendiri ini, tapi ya gitu, ga fierce Jin itu bagi RapMon. Di “awake”, ada lirik yang semacam “aku mencoba bertahan dari apa yang aku punya sekarang” dan bagi RapMon lirik itu sangat bagus chingu. Siapapun pasti ngerasa lagu ini bagus. Sama kayak Jimin tadi, RapMon rasa ini bukti dari karya seorang Jin. Jin bisa membuktikan bahwa dia bagus dalam lagu solo. J-Hope juga berpartisipasi di lagu ini chingu. RapMon cerita kalo  melodi yang dibuat J-Hope membuat lagu ini bersinar. J-Hope adalah orang yang pinter bikin melodi yang bisa buat ad-lib, tipikal lagu2 populer chingu.  Dia bikin melody yang “but its my fate (ooh wahh)” dan “wide awake wide awake don’t cry, don’t lie”. Untuk part yang dibuat Jin, 70% RapMon yakin kalo bagian yang “maybe I can never fly, jeogi jeo kkotnipdeul choreom, nalgealdan geotchroeomeun andwae yeah~” itu Jin yang bikin melodinya chingu. Apa yang dibuat Jin ini goes well dengan yang dibuat J-Hope tadi dan akhirnya membuat lagu ini emosional dan juga familiar di telinga orang *iya bener, lagu ini terdengar familiar melodinya, easy listening*
  • Lagu selanjutnya adalah “lost”. Lagu ini adalah lagu favorit RapMon di “wings” chingu. Sejak dia menerima tracknya di awal, dia udah suka sekali dan ngerasa track itu amazing. Track ini setahu RapMon mungkin dibuat awalnya oleh Supreme Boi dan ditata lagi sama Pdogg kemudian ditulis oleh producer dari luar negeri. RapMon ngerasa heran kok bisa lagu ini melodinya cocok dengan Korean sensitivity (rasanya “korea” banget, match sama selera korea). “lost” sendiri awalnya judulnya “I O U” chingu, melodinyapun agak beda dari yang sekarang kita denger. Mandipun RapMon sampe ngedengerin track ini saking sukanya lhoh, haha. Dia rasa feel lagu ini kayak “save me” cuman lebih bagus dari “save me” chingu. Nah, “lost” ini ternyata awalnya mau jadi skit chingu. Skit yang cuman kata2 itu aja/orang ngomong biasa. Cuman ya entah gimana lagu ini akhirnya rilis seperti sebuah keajaiban, kata RapMon. Ini adalah lagu yang sangat RapMon cintai meskipun dia ga nyanyi di sini chingu. Ini juga adalah lagu unit pertama dari vocal line BTS. RapMon bilang dia adalah penulis sekaligus fans lagu ini chingu *penulis yang jadi fansnya karya dia sendiri, hehe. “lost” itu lagu yang melodi, musik dan liriknya indah chingu menurut gue. Lagu favorit gue di “wings”*
  • “Chypher pt.4”. Ya, lagu ini ditulis sendiri oleh RapMon dan cepet banget chingu, 5 menit katanya. Untuk “am I wrong”, RapMon bilang kalo tipikal lagu seperti ini sangat mirip dengan “crow tit” dan “dope”. Lagu ini dikirim dari luar chingu, dari seorang producer musik yang namanya James. Lagu ini RapMon rasa awalnya tentang kisah cinta, cuman akhirnya jadi “am I wrong” atau semacam “apakah hanya aku yang salah?”. Selain “am I wrong”, “21st century girl” yang nulis juga RapMon chingu, dia dibantu Gaeko juga di beberapa part.
  • Lagu selanjutnya adalah “2!3!”. Lagu ini adalah lagu untuk fans chingu. Kaitannya dengan BTS, selain “2!3!” adalah greetingnya BTS, orang juga menggunakan “2!3!” untuk menghipnotis. Awalnya judulnya juga mau “1!2!3!” cuman diganti jadi “2!3!” aja. RapMon suka liriknya yang realistik chingu, meskipun dia hanya membuat part lirik untuk partnya dia saja *iya kan ya, lirik di awal lagu ini realistik sekali, cuman tetep ada harapan yang disampaikan. Kayak kita memang ga bisa lari dari kenyataan, tapi bukan berarti kita ga punya harapan untuk esok yang lebih baik*. RapMon ngerasa lirik yang “aku harap ada hari2 yang lebih baik…” itu adalah kisah semua orang chingu. RapMon bilang kalo semua orang pasti ada penderitaan/menderita dalam hidupnya, banyak hari2 sedih juga, namun kita selalu bisa berharap untuk hari esok yang lebih baik. Kayak firman Allah di surat Al Insyirah ayat 5-6, bahwa “seungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan”, yakin bahwa setelah kesulitan yang kita lalui pasti ada kemudahan buat kita, ada jalan. Setelah hari2 buruk yang kita lalui, yakin hari2 baik siap menyambut kita. Setelah menangis seperti hujan yang turun deras, setelahnya ada pelangi yang indah yang tersenyum menyapa kita. Live goes like this chingu, jadi jangan patah harapan, semangat!!!. RapMon bilang berkat harapan seperti itulah yang membuat kita semua ini terus hidup chingu. Bukan hanya hidup, tapi kita juga bisa bermimpi dan punya passion/hasrat terhadap sesuatu *dengan punya harapan, kita jadi punya alasan untuk hidup kan chingu? Ya, harapan itulah alasan kita hidup. Dengan punya mimpi, dengan punya harapan, ada hal yang kita ingin perjuangkan dalam hidup ini yang membuat kita ga menyerah. Maka harapan/mimpi itu penting sekali. Apapun itu, perjuangkan mimpi dan harapan terbaik dan tertinggi kalian dengan semangat chingu! Dan BTS dengan lagu ini mencoba untuk memotivasi kita untuk tidak berhenti berharap menyambut hari esok yang lebih baik*. Ya, lagu itu ditulis dengan harapan seperti itu chingu. Lagu yang berharap dapat membuat orang tidak berhenti berharap pada hari esok yang lebih baik *indah ya? yeokshi BTS. Semoga lagu ini menjadi lagu yang selain bisa menghibur juga senantiasa memotivasi ARMY semua buat lebih passionate dalam hidupnya, dalam mencapai mimpi2nya, dalam menggapai harapannya, mengajari untuk ga cepet nyerah dan yakin bersama kesulitan ada kemudahan karena Allah selalu bersama kita, amin*
  • Masuk ke lagu terakhir di “wings”, yakni outro “wings”. Rapmon ketika awal denger tracknya ngerasa tracknya ini aneh chingu, unik. Cuman semakin didenger semakin bagus katanya. Lagunya memang pendek cuman RapMon pikir itulah yang membuat lagunya ini justru bagus. Awalnya untuk outro, RapMon udah punya melodi dan track dan diapprove juga sama Bang PDnim dan Pdogg, cuman akhirnya yang jadi outro ya yang ini dan RapMonpun ngerasa ini lebih baik juga. Meskipun begitu, liriknya RapMon kepake di lagu ini kayak di part yang “if my wings could fly..”. Lagu ini menurut RapMon adalah lagu yang fresh dan unik chingu *gue sendiri suka outro ini chingu, terutama liriknya RapMon, singkat tapi kena sekali, dalem “pergilah ke jalan yang orang lain tidak lalui, lakukan apa yang orang bilang jangan lakukan, inginkan hal yang orang lain bilang jangan menginginkannya, dapatkan rasa sakit, dapatkan rasa sakit lagi, kamu boleh bilang aku bodoh, aku hanya akan tertawa, aku tidak ingin berhasil dengan melakukan hal yang tidak aku suka, aku percaya pada diri sendiri, word”. Gue paling suka part yang intinya kalian akan merasakan rasa sakit dengan memilih jalan hidup kalian sendiri, namun terus terimalah rasa sakit itu sembari selalu percaya pada kemampuan diri sendiri untuk kelak membuktikan bahwa kalian berada di jalan yang tepat. Ya, terimalah semua rasa sakit itu karena itu akan membuat kalian lebih kuat. Kita ga akan pernah kuat kalo kita ga dicoba/diuji. Hidup ini memang ga mudah karena hidup adalah ujian. Ga ada ujian yang mudah. Pikirkan rasa sakit itu adalah ujian untuk lolos dan kemudian mendapatkan hasil yang baik pada akhirnya. Apapun interpretasi kalian terhadap outro “wings” ini, gue harap itu adalah interpretasi yang baik yang bisa membuat kita ga berhenti berjuang dan berharap dalam hidup ini chingu. Rasa sakit memang akan selalu menghampiri kita dalam hidup yang memang ujian ini, tapi yakinlah harapan selalu ada. Jangan berhenti berharap ARMY, semangat!*
  • Terakhir, RapMon mengucapkan sesuatu pada ARMY all over the world “we will never take this glory and your love for just granted, we’ll never take for granted”, yang artinya semacam cinta dan apa yang sudah ARMY berikan pada BTS tidak akan BTS anggap enteng/tidak serius. Dengan kata lain mereka akan membalasnya dengan karya dan sesuatu yang serius chingu *guepun ga merasa apa yang BTS sampaikan di karya mereka adalah hal yang bercanda/hal2 yang enteng aja chingu. Mereka menurut gue punya maksud yang jelas dalam karya2 mereka dan itu banyak yang menginspirasi dan memotivasi gue secara pribadi. Semoga BTS dengan karya2nya selalu dapat memberi pelajaran ke gue dan kalian semua, sesuatu yang baik yang bisa kita ambil dari mereka, semoga. Wah~ panjang ya postingan ini? hehe. Semoga postingan ini ada manfaatnya bagi kita semua chingu, keep Fighting ARMY!!! ^^*

eng-sub-bts-live-wings-behind-story-by-rm-mp4_000097218

#Peace #Love #Happiness           

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Iklan
Komentar
  1. Aegi berkata:

    Woooaaah prosesnya panjaaaang tu album

  2. nuhi berkata:

    sepanjang kenal Music, BTS tuh yg paling buat saya nganga saking mereka suka bgt mikirin konsep tiap album & tracknya yg penuh makna. thanks eonni udah bahas BTS segitunya sampai saya tau sisi lain BTS. eonni juga cerdas bgt buat nulis ini. good luck

  3. Deisyana berkata:

    Lagi baca ulang postingan bts~ eh tiba tiba update~ aku setuju kata rapmon yg MAMA~ hm, komen apa lagi? Oh ditunggu postingan comeback BTS spring daynya~
    Terimakasih.

  4. Iin berkata:

    Waaahhh keren bangettt…kerja keras mereka patut di contoh… mereka bisa bikin musik yg keren dan butuh prjuangan yg panjang pdahal setiap hari mereka sibuk…. kerja keras kalian trbayar dengan dapetnya Album of the year & daesang..Pelajaran banget ini..
    Setuju kak Awake & Lie itu lagunya sesuatu banget kyak sekali denger langsung nyantol gitu hehe… selain dua lagu itu lagu kesukaanku di album ini Lost,Outro wings,21st Century girl (yg ini krna asik banget musiknya) pkoknya semua lagu di album wings ini mnurut aku ngga ada yg ngga bagus semuanya ngena di hati…
    gumawoo kak lin tulisannya ..aku malah suka kalo postingannya kak linda panjang kya gini heheh..

  5. khusnul berkata:

    Semua lagunya BTS tuh keren. Ngga hanya musik tapi lirik dan pesannya. Mereka (BTS) seolah mengungkapkan kepedihan dan rasa sakit yang juga dirasakan oleh kaum muda seperti kami.
    Bagaimana rasanya jatuh cinta, berjuang untuk cita”, disakiti dan di remehkan. Lalu memberi pembuktian bahwa kita bukanlah seorang pecundang.
    Realistis dan matang konsepnya tapi di usia semuda itu.

    Jeon jungkook, si golden maknae yg kata org” sangat beruntung memiliki bakat dalam hal apapun. Tapi nyatanya ia sendiri juga pernah mengalami masa” yang sulit.

    Thanx to BTS telah membuat kami semakin hidup dan dewasa. 😊

  6. Mela berkata:

    Aku baca potongan liriknya sambil nyanyi 😆😆

  7. SantyArmy berkata:

    Kak Linda dtunggu review mv spring day

  8. Kookie berkata:

    Wah… BTS hebat.ga salah,aku suka sama BTS
    mereka semua menginspirasi aku banget,FIGHTING BTS(You never walk alone)
    thanks eonni bwat postingan terbaru nya 🙂
    oh…y eonni mian, bru komen,pdahal udah sering baca postingan nya.
    Fighting trus y bwat postingan terbaru y 🙂

  9. Jeon Naru berkata:

    Wah postingannya cerdas banget. Suka sama cara kamu ngejelasinnya, enak dibaca, selain emang segala hal tentang BTS itu spesial, cara kamu telling itu ngena banget chingu. Btw salam kenal ya, mau baca postinganmu yang lain nih hehe 😁

  10. fika berkata:

    kak, mau tanya soal ngebuat lagu. post kk slama ini kan kayanya lebih ngerti soal proses pembuatan lagu itu gmn dibanding sama aku. aku juga amaze bgt sama pengetahuan kk. tapi soal bts ini, brarti mereka gasepenuhnya lagu2 itu mereka yg buat doang kan? jadi bener2 ada org bighit yg bantu mereka bikin lagu?

    kalo itu bener. brarti gini ka, kan ada ya idol grup sebelah yg bikin lagu juga. aku denger2 mereka itu grupnya yg buatin lagu si satu orang member grup ini, bener2 gaada yg bantu kalo kita liat di credits lagunya. berarti dia hebat bgt ya bisa bikin lagu sendirian gitu? buat grup lagi, jadi title track juga. bener gasih bisa bgitu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s