Fakta-Fakta BTS Part 277 (RapMon X Sebuah Pengakuan X Sebuah Refleksi)

Posted: September 26, 2017 in About BTS
Tag:

2! 3! BANG! TAN!

Source: Video: [ENG] 170419 Rap Monster’s Log (Credit: BigHit, subbed: Bangtansubs subbing team), Idol School MNET ep. 5

Gue kemaren pas nulis tentang #DNA sama #Love_Yourself amaze chingu sama kata2 RapMon. Jadi si Jin punya binatang peliharaan (gue ga tahu itu binatang apa, kayak marmut super mini gitu). Nah habis pulang dari mana2, hal pertama yang dilakukan Jin adalah ngasih makan binatang peliharaannya. Dan RapMon komen bahwa yang dilakukan Jin itu adalah attitude yang bener. Ketika kita udah niat memelihara binatang, kita harus bertanggungjawab. Bahkan kita belom makan aja binatang kita harus kita kasih makan dulu. Orang yang suka pelihara binatang pasti relate sama ini. Binatang udah kayak keluarga sendiri, jadi makan dan enggaknya tuh jadi concern kita juga sebagai yang pelihara dia. Sikap/mindset/norma, itu hal yang gue pelajari banget dari orang Korea chingu. Mereka tuh kayak menjunjung nilai2 norma banget dalam kehidupan. Meskipun ga menjurus ke agama tertentu, tapi norma teraplikasi gitu dalam kehidupan sehari2 mereka. Sikap hidup/nilai2 yang gue rasa layak kita tiru. Misalnya tentang sayang kepada binatang peliharaan ini, yang simple2 aja.

Gue ngikutin acara namanya Idol School (yang kayak PRODUCE 101 itu). Nah di salah satu episode (episode.5) anak2 yang ada di situ tuh diajak ke semacam tempat penampungan anjing yang ga punya majikan. Ada anjing yang korban dipukul orang (sampe matanya sakit sebelah), ada yang ditemukan di jalan, macem2 lah. Tempat itu didedikasikan buat nampung dan melihara anjing2 itu biar bisa sehat lagi. Nah, anak2 Idol School ke situ buat jadi volunteer. Mereka membersihkan kandang, ngasih makan, bermain dan jalan2 sama anjing itu. Dan yang bikin gue haru, kegiatan itu disebut mereka sebagai “healing time” chingu. Mereka tahu chingu kalo manusia itu akan sembuh kalo dia menyembuhkan orang lain, bahkan makhluk lain seperti binatang. True, kita bisa sembuh, kita bisa bahagia, itu formulanya cuman satu, lakukan hal yang sama kepada orang lain. Simple banget rumusnya, ada di Quran surat Al Isra’ ayat 7 “jika kamu berbuat baik, maka berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kerugiannya untuk dirimu sendiri…”. Jelas banget ini. Berarti ketika kita ingin dapat kebaikan (entah sembuh dari luka2 hati, sedih, kecewa, pengen bahagia, pengen damai) maka yang harus kita lakukan adalah banyak berbagi kebaikan yang sama untuk orang lain. Anak2 di Idol School inipun stress chingu, mereka pressure-nya tinggi. Bagi yang udah nonton PRODUCE 101, ya mirip2 kayak gitu acaranya. Makanya ada sesi healing time kayak gini. Dan healing time-nya itu bukan malah mereka seneng2 ke tempat hiburan, taman bermain, shopping dsb, tapi ke penampungan anjing. Gue amaze chingu tentang ini, subhanallah. Mereka mendefinisikan healing itu bener2 indah banget. Healing itu didapatkan kerena berbagi kebaikan dengan sesama makhluk Tuhan, sekalipun itu anjing, yang mungkin ada dari kita yang ga suka karena jijik apa gimana.

Semoga aja intro ini menjadi semacam refleksi juga bagi diri kita masing2 ya. Bahwa sebisanya (harusnya) kita lebih banyak berbagi chingu daripada menerima. Karena apa yang nanti kita terima itu sejatinya berasal dari apa yang kita udah berikan. Kita bisa sembuh dari menyembuhkan orang lain. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik yah, amin.

Ok, intronya udah, sekarang kita lanjut aja ke beberapa hal yang gue tangkep dari salah satu lognya RapMon:

  • Di satu log ketika BTS selesai dari tur di Amerika, RapMon cerita tentang beberapa hal di lognya chingu. Salah satunya dia ngerasa stress juga dalam aktivitasnya saat itu. Pasti lah ya, orang yang bekerja itu pasti punya stressnya masing2. Nah cuman dia berpositif thinking, dia bilang “tekanan dan tanggungjawab membuat orang bertumbuh” *iya ya, kalo ga ditekan, ga diberi tanggungjawab, orang juga akan lama tumbuhnya/ga tumbuh2. Ya dianggep aja tekanan dan tanggungjawab itu sebagai lesson/pelajaran ke kita untuk selalu bertumbuh dan berkembang ke arah yang lebih baik*. Dia juga bilang kalo dia merasa bangga dan senang juga ketika tugasnya udah dilakukan dengan sungguh2. Dia bangga dengan selesainya tur kemarin itu chingu.
  • “permulaan dari masa transisi disebut ‘awal’, part yang ada di tengah namanya ‘transisi’, cuman part terakhir aku ga tahu disebut apa. Aku selalu berfikir sedang berada di masa transisi. Aku selalu berfikir tentang masa depan dan mungkin masa depan akan menjadi berbeda (iya, memang berbeda) dan akan ideal, aku banyak berfikir tentang itu. Tapi, sebenernya ga ada substansi dalam “masa depan”. Sama seperti perkataan yang aku barusan katakan. Perkataan itu adalah “masa depan” juga tadinya (dan jadi masa lalu krn udah aku ucapkan), dan orangpun sama. Orang2 banyak berfikiran “aku akan bahagia di masa depan” dan sampai mati punya mindset/pikiran kayak gitu. Aku memang dapet daesang, orang2 banyak bilang “wah keren banget bisa dapet itu” bla bla bla, cuman aku kayak selalu pengen lebih. Aku kayak ngerasa tertahan gitu, masih berada di posisi transisi yang aku bilang tadi dan ga ada substansinya di periode transisiku itu. Ya, mungkin itu karena aku sedang berada dalam masa transisi. Aku tahu masa depan adalah akhir dari masa kini, dan masa kini adalah lanjutan dari masa lalu. Cuman aku ngerasa masih banyak hal yang belum terisi/capai. Transisi tadi. Sudah 10 tahun sejak aku mulai untuk do music, jadi aku awalnya berpikir ga akan ada banyak (rintangan) berarti ketika aku nulis lagu, cuman nyatanya aku masih perlu menghabiskan banyak waktu untuk membuatnya dan juga perlu banyak persiapan dalam hal hati juga (mental). Ini bukan hal yang mudah.  Ini hal yang benar2 berat. Bagaimana aku harus menulisnya, bagaimana (lagu) itu  harusnya ditulis, banyak orang akan berpikir bahwa aku tahu bagaimana melakukannya, namun sebenarnya aku juga belum banyak tahu, dan aku berharap aku tahu. Kapan aku bisa tahu tentang itu? Aku juga tidak tahu. Menjadi lebih kuat dan lebih tegar, aku harap menjadi diriku yang lebih rajin lagi. Itu adalah pemintaan kecilku. Karena ini adalah hal yang aku harapkan, aku harusnya berusaha keras untuk itu. Aku akan menjadi orang yang lebih berusaha keras. Meskipun bekerja keras sendirian tidak akan cukup, aku rasa tidak ada cara2 lain (selain itu). Aku harap bisa menulis lagu tanpa banyak kesulitan. Aku berharap tidak menjadi seseorang yang berharap pada keberuntungan. Karena tidak ada yang seperti itu. Hati, pikiran dan tangan2 kecil yang berusaha bersama2lah yang pada akhirnya membuat satu keinginan tercapai. Aku harap aku menjadi orang yang lebih berani dan dapat melakukannya meskipun dengan diriku sendiri. Meskipun sudah 5 tahun aku debut, tapi aku tetap merasa takut dan sedih. Namun itulah aku. Aku harus tetap maju, aku harus lebih bekerja keras lagi, fighting!” *ya, ini kurang lebih yang dikatakan RapMon dalam lognya chingu. Keliatan kan kalo orang selevel RapMon aja masih nganggep dia ga tahu? Apalagi kita, kan? Tapi memang begitu, semakin orang itu pinter, dia malah semakin ngerasa ga pinter. Ada aja hal yang dia ngerasa masih ga tahu, masih kurang tahu, dan akhirnya masih pengen tahu lalu mau belajar dan berusaha lagi. Log ini dibikin sebelum album “HER” dari rangkaian #Love_Yourself rilis, jadi probably dia stress juga terkait album baru HER ini chingu. Dia dari kata2nya itu gue rasa ga mudah dalam pembuatan album kali ini. Meskipun bisa dibilang dia udah pengalaman 5 tahun sejak debut dan 10 tahun do music, tapi tetep ga mudah bagi dia. Makanya mungkin diibaratkan dia sedang dalam masa transisi yang ga bersubstansi tadi. Posisi yang masih di tengah2 aja, kalo dibilang newbie/awalan ya enggak juga, kalo expert/di posisi akhir juga belom. Makanya masih pengen belajar lagi. Orang sekaliber Rapmon aja bisa ngomong kayak gitu. Keknya malu banget kalo gue/siapapun yang belum bisa sejago RapMon lalu congkak, seolah2 paling bisa/paling tahu sendiri. Dan ini ngasih gambaran juga ke gue chingu kalo definisi orang sukses itu harusnya lebih diperhatikan lagi. Sekarang siapa orang yang bilang RapMon itu ga sukses, ga ada. Cuman dari omongannya dia sendiri, dia masih ngerasa belum di titik itu chingu. Masih banyak hal yang ga dia tahu, masih kayak berada di masa transisi, masih ada hal2 yang lebih yang pengen dia fulfill. Ok daesang, ok billboard, cuman satu hal, kita ga pernah tahu perasaan orang yang sebenernya itu kayak gimana. Banyak kan artis yang hidupnya bersinar, banyak fans, tapi sebenernya kesepian? Kita mah yang ngeliat amaze2 aja, malah cenderung pengen kayak dia, cuman kita kalo bener2 di posisi itu, belum tentu akan bener2 bahagia. Yang gue tangkep dari inti log RapMon kali ini sih cuman dia ngerasa masih kesulitan chingu dalam bikin lagu. Masih perlu banyak waktu, ga langsung cepet jadi. Dan gue rasa RapMon pengen fans aware sama itu juga. Karena mungkin ekspektasi fans ke RapMon kan tinggi banget, padahal faktanya RapMonpun masih ada kesulitan juga. Memang gitu sih, kalo kita bikin karya, pasti kita akan ada beban untuk nextnya. Mindset kayak “karya gue yang baru ini harus lebih baik dr yang kemaren”, itu pasti ada. Dan gue rasa RapMon kena ekspektasi orang2 ke dia juga. Apalagi kemaren udah dapet daesang juga, itu kan wow banget. Beban/ga enak juga kan misal karya ini ga lebih baik dari kemaren. Cuman dia ya as always selalu berpositif thinking tadi, diangepnya ini sebagai cara dia untuk bisa bertumbuh dan berkembang. Kalo gue, gue bukan tipe orang yang terlalu care sama ekspektasi orang ke gue, sebaliknya, gue juga ga terlalu suka berekspektasi ke orang. Karena kita ini kan cuman manusia, bisa up, bisa down. Daripada terlalu berekspektasi, mending dijalani aja semaksimalnya, that’s all. Gue punya keinginan juga BTS kalo comeback akan ada hal2 baru yang keren dsb, cuman kalo misalnya enggak ya gapapa. Toh itu juga masalah selera aja. Banyak mikir chingu RapMon ini anaknya, kasian juga, wkwk. Dia itu masih muda cuman pikirannya udah kemana, dalem. Gue berharapnya cuman dia lebih rileks aja chingu. Toh HER juga bagus kan? Hasilnya ga mengecewakan menurut gue. HER ini malah lagunya asik2 secara musik. Lirikpun keren juga, terutama #serendipity (menurut gue), which is itu yang bikin juga RapMon. Selain lebih rileks juga skillnya bisa lebih baik kayak harapan dia. Intinya dari sini sih menurut gue kita kan ga tahu chingu hati manusia itu isinya apa. RapMon aja masih ada takut, masih ada sedih, padahal kan fansnya banyak, pinter, dapet award2, punya uang banyak dsb. Lebih bersyukur chingu. Probably kita malah bisa lhoh lebih bahagia dari RapMon? Yakan? RapMonnya tertekan bikin lagu, nah kita kan cuman nonton/denger aja, terima jadi, hehe. Jangan suka juga judge orang dari luarnya, karena kita ga tahu dalemnya kayak gimana (perasaan dia sesungguhnya). Dan orang yang keliatannya udah expert, bisa jadi tertekan juga chingu sebenernya. Makanya RapMon punya lagu juga kan yang di liriknya tuh bilang “I wish I could love myself” (Reflection). Ya mungkin karena banyak sisi di dirinya yang belum bisa lebih mencintai dirinya sendiri. Masih kena beban ekspektasi dari orang lain yang menyebabkan dia kurang bisa tenang/bahagia dengan dia yang sekarang. Kitapun ya sama aja kan, karena sering terlalu terbebani dengan judging orang, omongan orang, maka kita jadi terkesan kurang mencintai diri kita sendiri. Kurang merasa bersyukut juga. RapMon sedang struggling juga chingu, hidupnya ya ga mudah2 aja. Kitapun sama. Kita bisa ngomong “#love_myself, #love_yoursef” cuman pasti menghadapi hal2 kayak gini, itu ga bisa dipungkiri. Ya karena kita ini manusia, penuh coba, penuh beban, wajar kalo seperti ini. Tapi kan bukan berarti kita ga boleh menyuarakan #love_myself, #love_yourself kan ke orang lain (meskipun kita sendiri sedang berjuang untuk itu). Itu yang gue tangkep dari RapMon juga. Dia bilang begitu bukan berarti dia udah ga ada masalah, udah jadi sosok “sempurna”, enggak. Justru karena dia sendiri belum bisa (masih terus berjuang) dan aware banyak juga orang lain selain dia yang belum bisa kayak gitu juga, makanya dia menyuarakan itu. Dengan tujuan bisa sama2 tersemangati dengan itu. Orang yang suka upload kata2 bijak, motivasi, konten2 inspratif, itu kan bukan berarti dia udah sempurna. Dia memang belum (masih belajar), nah cuman bayangkan jika ga ada orang yang melakukan itu, daripada orang lain bisa dapet motivasi? Poinnya bukan merasa paling “sempurna”, tapi lebih ke saling mengingatkan karena care/peduli. Kompleks sih ya, wkwk. Kalo ngomongin pikiran RapMon memang berat. Guepun juga jadi mikir ini tiba2, wkwk. Apapun, kayak RapMon tadi bilang, semoga kita juga menjadi pribadi yang lebih berani, lebih kuat, lebih rajin dan lebih semangat dalam apapun aktivitas kita chingu. Fighting! Hehe*

Sekian chingu postingan gue kali ini, semoga bermanfaat yah~ Salam semangat buat kita semua! ^^

*Bagi kalian yang pengen beli albumnya BTS (atau album2 lain) dan buku2 gue, bisa langsung hubungi gue di 0882-1657-4341 (WA/SMS) yah. Kita bisa komunikasi lewat situ chingu. Kamsahamnidang~

—-

#Peace #Love #Happiness

#Live #Love #Learn #Laugh

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Iklan
Komentar
  1. Deisyana berkata:

    Lin, peliharaan jin namanya sugar glider

  2. anismaria97 berkata:

    Seketika aku tertohok.

    Kenyataannya, aku memang bukan Army, tapi aku dan Rapmon punya satu kesamaan yaitu suka mikir. Aku sendiri masih selalu memikirkan apa yang harus aku lakukan supaya lebih lebih dan lebih baik lagi… Jika hari ini aku baik, aku cenderung berusaha (lebih ke memaksakan diri) supaya besok aku nggak buruk. Itu yang kadang selalu aku pikirkan.

    Bener kata salah seorang temenku, dia sampe bilang ke aku ketika aku berpendapat mengenai sesuatu. Dia bilang, “Kamu masih muda aja udah banyak mikir, ya.”

    Bahkan sampai di titik yang menurut orang lain nggak penting, aku tetep berpikir tentang itu. Ketika beraktivitas di rumah, ketika hujan, ketika mandi, ketika mau tidur, aku selalu berpikir akan banyak hal dan kadang itu bisa bikin aku stress. Bahkan sampe sekarang pun aku belum tau gimana caranya healing versi aku sendiri.

    Rumit ya jadi orang yang menjelang dewasa itu.. nggak semudah memandang aja. Kadang dipandang kelihatannya enak, menyenangkan, bagus, tapi pas dijalani ternyata lebih sulit…

    Salut sama bang Rapmon yang mau berbagi pikiran tentang ini…

    Menanamkan mindset “Selalu mencintai diri sendiri di segala kondisi” itu nggak mudah. Dan aku menghargai Rapmon yang mau jujur tentang ini

  3. Iin berkata:

    Siapa yg sangka orang se smart Rapmon pun masih ada hal2 yg blm dia tau… Secara tidak langsung rapmon seperti lgi curhat klo dia juga kesulitan, dia kyak minta fans buat ngga terlalu berekspetasi terlalu tinggi sma dia… Dan bener sih kta rapmon klo tekanan dan tanggung jawab bisa bikin kita lebih dewasa dan berkembang…
    Kalo kata orang Jawa itu namanya “sawang sinawang” atau orang menilai kita itu cuma dri luarnya aja.. Oke dia keliatan bahagia tpi kenyataanya kan belum tentu dia bahagia..
    Mkasih buat rapmon yg udah mau berbagi pemikiran dan kesulitannya lewat Lognya makasih jga buat kak Linda yg udah mau menjelaskan ttg isi Lognya Rapmon kkkkkkkk….
    Belajar banyak hal sejak kenal bangtan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s