Archive for the ‘my korean notes’ Category


Source: http://mwave.interest.me/en/mama, [CC ENG SUB] Kim Yongguk & Kim Sihyun on the way practice (Credit: Chun Ent, subbed: xx hwann), INTERVIEW _ Longguo & Shihyun Take On The Bromance Game! (Credit: soompi), [ENG_CC] Yongguk & Shihyun Interview for OBS ② – ‘Reason for joining Produce 101 S2, [ENG_CC] Yongguk & Shihyun Interview for OBS ① – ‘A dream-like debut (Credit: OBS, subbed: Kkul-Guk), [ENG_CC] Kim Yongguk & Kim Shihyun SNOW Story (Credit: Yongguk X Shihyun, subbed: Kkul-Guk), [ENG_CC] Housekeeper’s Brag – Ep. 6 with Kim Yongguk X Vet Ra Eungsik X Kim Yoohyun, [ENG_CC] Housekeeper’s Brag – Ep. 5 with Kim Yongguk X Comedian Jang Dongmin (Credit: HouseKeeper’s Brag, subbed: Kkul-Guk)

Seneng ya chingu ngeliat anak2 alumni PRODUCE 101 Season 2 udah banyak yang debut. Meskipun mereka ga masuk 11 besar yang akhirnya menjadi WANNA ONE, dengan jalan mereka masing2 mereka sudah banyak yang debut juga. Misalnya yang paling baru ini JBJ (Just Be Joyful). JBJ adalah grup bentukan fans yang anggota2nya adalah mereka yang ga bisa masuk 11 besar dengan prestasi yang bagus juga chingu. JBJ membernya ada 6. Mereka adalah Kwon HyunBin, Roh TaeHyun, Kim SangGyun, Takada Kenta, Kim YongGuk (Jin Longguo) dan Kim DongHan. Mereka baru aja debut dengan lagu “fantasy”. Ada lagi tim lain yang debut yang namanya RAINZ. Gue ga begitu hafal member2nya sih, cuman salah satu membernya adalah SeongLi yang dulu pernah nyanyi “If Its You” bareng Kim Yongguk. Mungkin kalo kalian update sekali tentang ini bisa nambahin di kolom komentar apa saja grup alumni PRODUCE 101 S2 chingu.

Yang membanggakan nih, dalam nominasi “best new male artist”, banyak sekali anak alumni PRODUCE 101 yang masuk nominasi. Mereka adalah WANNA ONE, The East Light (salah satu membernya adalah maknae Lee WooJin), Kim Samuel dan Jeong SeWoon yang bersolo karir. MAMA 2017 yang rencananya akan dihelat di Vietnam, Jepang dan Hongkong dari tangal 25 November sampai 1 Desember ini bisa jadi ajang pembuktian alumni2 PRODUCE 101 jadinya. Kalian bisa mulai vote mereka di http://mwave.interest.me/en/mama chingu. Feeling gue sih yang menang WANNA ONE. Cuman ya ga tahu juga, masih ada kemungkinan lain. Gue juga udah vote chingu. Kenapa WANNA ONE? Karena “energetic” udah menang banyak juga di acara2 musik/chart2 Korea, lebih dari debut2 yang lain. Ya siapapun nanti yang menang, berarti itu pilihan terbaik dari para fans dan juri yah ^^. Semangat juga buat alumni2 lain dengan grup2nya masing2, fighting!!!

Ok, gue mau lanjut nulis sedikit tentang Yongguk chingu. Yongguk sendiri sekarang lagi beraktivitas di JBJ setelah sebelumnya sama Kim SiHyun ada project unit duo (LongGuo & ShiHyun). Bahkan tiket fanmeeting mereka ludes dalam 1 menit chingu. Membuktikan kalo memang alumni PRODUCE 101 S2 punya banyak fans. Ga cuman fans dari Korea, tapi juga dari Cina. Mengingat Yongguk juga orang Cina.  Ok, langsung aja…

  • Warna favorit Yongguk adalah hijau chingu, dia bilang karena penglihatannya kurang bagus. Cuman kalo baju, dia paling sering pake warna hitam. Iya ya, warna hijau tuh adem, seger diliat di mata, bagus.
  • Genre film favorit Yongguk adalah SF (Science Fiction) karena Yongguk juga suka belajar chingu. Dia waktu kecil pinter chingu, pernah menang kompetisi matematika tingkat nasional. Wajar jadinya kalo suka genre2 yang pake mikir kayak SF.
  • Yongguk adalah tipe orang yang menurut SiHyun apa2 langsung diomongin chingu. Apa yang dia rasakan/pikirkan itu langsung disampaikan ke yang bersangkutan. Orangnya ga segan2 gitu.
  • Momen di PRODUCE 101 S2 yang paling berkesan bagi Yongguk adalah ketika dia bisa dapet peringkat 18.
  • Ketika kecil, rupanya cita2 Yongguk adalah jadi tentara karena suka pistol/menembak chingu. Cuman setelah denger musiknya BIG BANG, dia jadi pengen jadi penyanyi juga.
  • Musim favorit SiHyun adalah musim gugur chingu, sama kayak Yongguk. Yongguk juga paling suka musim gugur.
  • Nama asli SiHyun adalah Kim Won chingu. Dia punya kakak namanya Kim Yeong. Jadi kalo digabung jadi “yeongwon” yang artinya “selamanya”. Wah~ so sweet ya orangtuanya ngasih nama buat 2 anak laki2nya. Bisa nyambung dan maknanya indah, keren!
  • Penyanyi Korea favorit SiHyun adalah Na YoonKwon chingu. Banyak idol KPOP yang suka lagu2nya sunbae ini chingu setahu gue. Selain SiHyun yang gue tahu adalah SuHo EXO dan RapMon BTS. Semacam legend di KPOP ya berarti.
  • Alasan Yongguk ikut PRODUCE 101 S2 adalah terinspirasi dari yang season 1 chingu. 101 orang berkompetisi dan akhirnya 11 besar dari mereka bisa debut. Begitu denger ada season 2, Yongguk langsung meng-grab kesempatan itu dan ikut audisi bareng temen seagensinya, SiHyun. Kapan lagi kan ya bisa debut? Seperti yang kita tahu kalo debut di dunia KPOP itu hal yang ga pasti, susah juga. Makanya ketika ada kesempatan kayak gini, apalagi yang datang dari agensi kecil/bahkan self study (kayak JaeHwan dulu), sangat antusias buat grab kesempatan emas ini untuk bisa nunjukin skill mereka ke publik luas dan syukur2 bisa debut.
  • Masa promosi unit Lungguo X ShiHyun memang singkat chingu. Cuman 5 kali mereka tampil di acara musik. Cuman mereka bakalan comeback tahun depan. Rencananya mereka bakalan bawa konsep yang powerful.
  • SiHyun suka baca chingu, termasuk komik. Komik yang kayak jadi “lifetime komik”nyajudulnya adalah “Food Wars: Shokugeki no soma”. Ceritanya tentang masak2 anak SMA gitu. Mereka di situ semacam perang masak memasak dan Soma adalah karakter utamanya. Kalo Yongguk, dia ga begitu suka komik chingu. Cuman pas diajak milih komik di satu kesempatan, dia pilih cerita tentang kucing yang judulnya “Cat’s note” atau catatan kucing. Ini karena dia memang seorang pecinta sekaligus pelihara kucing juga chingu.
  • Karena Yongguk suka kucing, kita ngomongin kucing lagi kali ini. Masih inget kan kalo Yongguk ada acara yang suka ngundang para pemelihara kucing dari kalangan artis2? Selain ngobrol tentang kucing peliharaan bintang tamu, Yongguk juga suka ngasih tips2 dan pengetahuan tentang kucing di acara itu. Salah satunya dia ngasih tips buat ngebersihin telinga kucing. Jadi ngebersihin telinga kucing itu harus pake cottonbut (bener ga nih gue nulisnya) yang gulungan cotton/kapasnya besar chingu, jangan yang kecil. Setelah ditetesi pembersih telinga (kayak cairan gitu, beli di pet shop gue rasa ada), lalu dibersihkan pada cottonnya. Hati2 ya chingu ketika ngebersihinnya, soalnya kucing biasanya ga bisa diem. Tapi kucing Yongguk pas dibersihin diem chingu, mungkin karena udah biasa.
  • Sekedar informasi, timbangan berat badan kucing itu ada lhoh ternyata. Untuk bobot kucing sendiri, secara rata2, kucing berumur 3 bulan itu bobotnya 800 gr – 1,5 kg. Kalo udah umur 6 bulan, bobotnya 1,8 – 2.6 kg. Nah ketika udah 1 tahun, untuk yang jantan bobotnya bisa 3,8 – 6 kg dan yang betina dari 2,8 – 5 kg chingu. Buat yang pelihara kucing, jika umurnya kurang dari 6 bulan dan berat badannya terus turun, itu adalah peringatan bahwa kesehatannya menurun chingu, jadi bisa lebih diperhatikan asupan makanan atau dibawa ke dokter hewan.
  • Ternyata selain Hong JinHo (pemenang The Genius Season 1), Jang DongMin (pemenang The Genius Season 3 dan 4) juga pelihara kucing chingu. Jang DongMin punya kucing betina warna putih namanya Ong. Ong ini nurut banget, lucu banget. Pas jadi bintang tamu di acaranya Yongguk, Jang DongMin ngasih pesen buat yang mau pelihara kucing juga chingu. Pesennya tentang konsisten ngasih “cinta” ke kucing yang kita pelihara. Jangan cuman pas dia kecil karena lucu terus mau kita pelihara dan pas dia udah besar kita bilang ga mampu menghandle dia lagi, akhirnya ga diurus. Harusnya ketika mau pelihara kucing dari pas dia bayi, kita bisa mikir kalo dia nanti bakalan gedhe juga, jadi harus bertanggungjawab sampai akhir.
  • Keknya memang geng orang2 Jenius suka pelihara kucing chingu. Setelah sebelumnya Hong JinHo (pemenang The Genius season 1) dan Jang DongMin (pemenang season 3 dan 4), Kim YooHyun yang juga jadi pemain di The Genius season 3 dan 4 ternyata pelihara kucing juga. Bagi kalian yang suka acara The Genius, pasti tahu oppa yang satu ini. Dia kesibukannya sekarang adalah guru les bhs.Inggris di Gangnam chingu. Nah, kucingnya Kim YooHyun ini betina warna putih, namanya Som. Ini dari kata “som satang” yang artinya kembang gula yang besar dan lembut warna pink kayak kapas yang biasa dijual di pasar malam itu chingu. Sayangnya, Som ini ga bisa denger chingu, dia nyaris tuli sejak lahir sampe sekarang. Meskipun begitu, YooHyun tetep sayang sama Som. Baginya, Som kayak sodaranya sendiri, karena dia juga anak tunggal di keluarganya. YooHyun di acara ini cerita kalo ayahnya bilang kalo hal yang terpenting dalam keluarga itu adalah komunikasi chingu. Dan sejak kecil, YooHyun selalu diajari ayahnya untuk mengatakan 3 hal. Apa saja itu? “terimakasih”, “aku cinta kamu” dan juga “maaf”. Dan 3 ekspresi itupun juga diberikan YooHyun pada kucingnya yang dia anggap sodara sendiri itu. Ya, ada momen dimanan YooHyun ngerasa bersalah sama kucingnya, dan ada juga momen yang dia ngerasa berterimakasih sama Som. Som udah selama 3,5 tahun nemenin hari2nya chingu. Ga hanya sama manusia ya, kitapun harus juga memberikan kasih sayang pada makhluk lain, termasuk binatang. Meskipun hewan, tapi ketika kita mutusin melihara dia, kita juga harus tanggungjawab. Memperlakukan dia dengan baik, sama seperti keluarga kita. Kalo kita ga sengaja nginjek ekornya misalnya, kita bilang maaf ke dia gapapa kan ya, meskipun itu binatang. Gue rasa dengan attitude kayak gitu, ke orang kita juga akan makin respect. Orang sama hewan aja kita perlakukan sebaik itu, masa ke sesama manusia enggak? Yakan? Begitupun ketika kita ngerasa bahagia banget karena dia menghibur kita dengan tingkat lucunya pas kita lagi suram atau momen2 membahagiakan yang lain, ga ada salahnya kita mengucapkan terimakasih juga. Kalo kata “i love you/saranghae” bagi kita orang Indonesia memang ga lazim ya (kalo di Korea lazim), makanya ya mungkin akan aneh kalo pake kata2 ini sehari2, apalagi ke hewan peliharaan, wkwk. Tapi intinya adalah baik ketika kita mengaplikasikan kata2 yang baik. Daripada kata2 lain yang ga baik, lebih baik kan menggunakan kata ajaib seperti “maaf”, “terimakasih”, “tolong”. Hewan itu healing juga chingu. Suga BTS itu orangnya lempeng ya mukanya, seneng sama sedih sama2 datar. Nah cuman Jimin tahu kalo pas sama anjingnya, Suga mukanya bisa jadi ceria, beda gitu dari biasa2nya, lebih ekspresif. Ya, Suga punya anjing namanya Holly. Sugapun bilang hanya dengan membayangkan Hollypun hatinya jadi hangat. Hewan peliharaan kan bisa jadi sahabat manusia ya? Banyak kan kisah2 persahabatan hewan dan manusia? Hachiko misalnya. Itu kan mengharukan banget, kesetiaan seekor anjing pada yang memeliharanya. Bukan cuman ke sesama manusia, rasa cinta kita pada semua makhluk Tuhan termasuk hewan semoga juga makin meningkat yah chingu. Dan ketika kita memutuskan untuk pelihara binatang, yang penting adalah kita harus bertanggungjawab untuk itu. Kalian bisa juga berpartisipasi dalam kegiatan2 yang bersifat melindungi binatang. Misalnya Tulus, penyanyi Indonesia yang punya aksi melindungi gajah. Tulus kan punya lagu judulnya “gajah”, nah dia punya gerakan juga untuk melindungi gajah. Dia bikin merchandise gitu dan sebagian penjualannya untuk diberikan alat yang bisa melindungi gajah2 dari perburuan illegal dan liar. Gue rasa banyak aksi2 kayak gini chingu, kalian cari aja informasinya di google. Kita buat dunia ini lebih indah dengan hal2 baik kayak gini chingu. Bukan cuman ke sesama manusia, tapi ke semua makhluk Tuhan termasuk pada binatang ^^.

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 4 with Kim Yongguk X tvN PD Choi Sungyoon.mp4_000113146

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 4 with Kim Yongguk X tvN PD Choi Sungyoon.mp4_000127627

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 4 with Kim Yongguk X tvN PD Choi Sungyoon.mp4_000186686

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 5 with Kim Yongguk X Comedian Jang Dongmin.mp4_000313479

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 5 with Kim Yongguk X Comedian Jang Dongmin.mp4_000546646

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 6 with Kim Yongguk X Vet Ra Eungsik X Kim Yoohyun.mp4_000361527

[ENG_CC] Housekeeper's Brag - Ep. 6 with Kim Yongguk X Vet Ra Eungsik X Kim Yoohyun.mp4_000510009

#Peace #Love #Happiness    

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

Iklan

Referensi: Video Clip Tulus – Ruang Sendiri (Credit: Tulus Company), album fisik “monokrom” Tulus, (credit: Tulus Company), video wawancara Melati Suryodarmo, (credit: www.indoartnow.com)

Mungkin bagi kalian yang pernah baca blog gue selain ini yang namanya aloneinpsithurism.blogspot.co.id pernah ya baca postingan ini. Iya chingu, postingan2 di sana gue hapus dan pindah ke sini. Biar lebih “terintegrasi” aja, biar ngumpul. Soalnya gue seringnya update di sini dan gue rasa konten2nyapun ga jauh2 beda. Masih soal interpretasi, musik, lirik, seni, hehe. Gue copas aja chingu dan reupload di sini. Ini postingan tahun lalu sih. Jadi gambaran peraaan gue ya tahun lalu ketika baru tahu Tulus. Ga hanya KPOP kok, gue juga sukak musisi Indonesia. Ada musisi2 tertentu yang gue suka, Tulus contohnya. Enjoy yah tulisan ini~^^. Semoga bisa ada “something” yang “baik” yang bisa kalian pelajari/dapatkan dari sini, kayak kalian baca tulisan2 gue tentang idol2 KPOP biasanya ^^. Ok langsung ajah~

Gue lagi sukaaa banget sama lagu yang judulnya “ruang sendiri” dari Tulus. Tulus adalah salah satu penyanyi keren di Indonesia menurut gue. Gue sendiri tahu Tulus udah setahunan ini cuman ya denger2 aja, ga mendalami. Temen gue suka sama Tulus makanya sering juga ngeplay lagunya cuman gue ga yang ikut mendalami gitu. Sampai akhirnya 2 mingguan ini gue tahu lagu “ruang sendiri” dan jadi suka sekali baik video clip maupun lagunya. Ga cuman “ruang sendiri”, gue kemudian nyari2 lagu lain dan ada beberapa lagu lain yang gue suka juga dari Tulus seperti “gajah” dan “teman hidup”.

Beberapa hari yang lalu gue mutusin buat beli albumnya Tulus yang ada lagu “ruang sendiri”nya chingu. Nama albumnya adalah “monokrom”. Gue amaze sekali sama lirik2 di lagu itu. Lirik yang menurut gue begitu humanis, relate sama apa yang gue rasakan juga. Mungkin kalian inget gue sering bilang “humanis dan humanis” di blog leendashinhyunjae ini, wkwk. Iya, gue memang suka sama humanisme teman2, termasuk di lagu. Lagu yang ketika kita baca liriknya, sisi2 kita sebagai manusia bisa “terbangunkan dari tidurnya”. Kita jadi ingat kalo kita adalah manusia yang pada dasarnya baik. Manusia yang pada dasarnya punya hati baik dan dengan hati baik itu kita bisa berkarya yang bermanfaat bagi orang lain. Lagu yang ga hanya bicara cinta dan cinta (pacaran, putus, nyambung) yang mungkin kita ga relate/merasakan semua itu, tapi lagu yang menyemangati kita untuk mau berkarya dengan hati dengan apapun skill yang kita miliki, lagu yang ngajak kita untuk ga mudah menyerah terhadap tekanan yang bikin kita sedih, lagu yang liriknya menjadi salah satu sumber semangat kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Lagu seperti itu chingu, lagu yang membangkitkan diri kita kembali sebagai manusia yang pada dasarnya baik dan cinta pada kebaikan.

tulus-monokrom-toko

Banyak part di lagu ini yang pengen gue bahas chingu. Ga cuman liriknya, tapi juga video clip dan bahkan pemikiran artis di video clipnya yakni Melati Suryodarmo. Yang belum liat MV (Video Clipnya) langsung ke youtube aja yah~ bagus banget tuh MVnya.

Untuk yang pertama, gue pengen menginterpretasikan lirik di lagu ini dulu. Ini adalah lirik “ruang sendiri” official dari album fisiknya. Gue tulus eh tulis ya, hehe #PaanSiiLind

*

Ruang Sendiri – Tulus

Beri aku kesempatan untuk bisa merindukanmu, jangan datang terus

Beri juga aku ruang bebas dan sendiri, jangan ada terus

Aku butuh tau seberapa ku butuh kamu

Percayalah rindu itu baik untuk kita

*Pagi melihatmu menjelang siang kau tahu

Aku ada dimana sore nanti

Tak pernah sekalipun ada malam yang dingin

Hingga aku lupa rasanya sepi

Tak lagi sepi bisa kuhargai

Baik buruk perubahanku tak akan kau sadari, kita berevolusi

Bila kita ingin tahu seberapa besar rasa yang kita punya, kita butuh ruang

*

Kita tetap butuh ruang sendiri-sendiri,

Untuk tetap menghargai rasanya sepi

**

Gimana chingu kesan kalian ngebaca lirik ini? Gue pribadi jujur ngerasa relate banget sama lirik lagu ini. Mungkin karena pada dasarnya gue orang yang suka menyendiri, soliter dan “alone” (bukan lonely), makanya ngerasa lagu ini bisa kena di gue. Dari judulnya aja udah kena di gue.

Gue rasa makna lagu ini sangat bisa diinterpretasikan secara universal sih chingu. Ga hanya ke pasangan tapi juga bisa ke teman, keluarga, artis dan fansnya dan sebagainya. Pokoknya hubungan antar manusia. Lagu ini menurut gue memberi gambaran ke kita bahwa meskipun kita suka banget sama seseorang (entah itu pasangan, teman, keluarga dsb), ga harus kita selalu ketemu sama orang itu. Karena kalo kita terus-terusan ketemu, kita jadi ga bisa merasakan kerinduan pada orang itu. Padahal rasa rindu itu baik. Perasaan yang justru sangat indah dan membuat kita justru semakin mencintai orang itu. Selain itu juga untuk kita bisa tahu seberapa besar perasaan kita pada seseorang, kita butuh untuk ga ketemu sama orang itu dalam waktu tertentu. Kalo kita sangat rindu, berarti perasaan kita begitu besar kepadanya. Intinya kita butuh ruang sendiri, ruang yang dia ga ada, ruang dimana kita bisa merindukannya.

Contohnya simple. Misalnya hubungan anak dengan ibunya. Ibu mungkin pengen setiap hari dekat dengan anaknya, begitupun sebaliknya. Cuman karena cintanya dia pada anaknya, dia jadi gapapa mengirim anaknya buat sekolah atau kuliah jauh dari rumah supaya kelak anaknya jadi orang yang lebih berguna, lebih baik, lebih sejahtera. Sang ibu pasti merindukannya, tapi rasa cintanya yang begitu besar pada si anak membuat dia harus “melepas” anaknya jauh darinya. Cinta bukan berarti harus selalu bersama, namun lebih kepada rela melepaskan orang yang kita cintai untuk kesuksesan dan kebahagiaannya, right? Perpisahan ini akhirnya membentuk suatu ruang, semacam “ruang rindu”. Ruang yang justru indah, ruang yang baik, ruang yang dinantikan. Maka ketika suatu hari si anak sudah berhasil dan bertemu lagi dengan ibunya, kebahagiaan yang didapatkanpun akan sangat besar dan indah.

Contoh lain misalnya suami yang harus merantau untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, atau suami yang bertugas di luar daerah dan harus berada jauh dari istrinya. Mereka terpisah oleh ruang. Mereka jadi berada di ruangnya sendiri-sendiri kan? Namun, diantara ruang itu kemudian muncul ruang lain yang namanya “ruang rindu”. Ruang yang isinya kerinduan untuk bisa bertemu kembali pada suatu hari yang membahagiakan. Kerinduan yang justru membuat mereka kuat dan bersabar karena tahu apa yang mereka alami adalah demi kebaikan keluarga mereka. Indah kan ini?

Contoh lagi adalah tentang pertemanan. Reuni adalah bertemunya kita dengan teman2 yang dulu kita sering bercengkerama dengannya kemudian terpisah dan akhirnya bertemu kembali setelah sekian lama. Sebelum bertemu, kita berada di ruang masing2 kan? Si A di ruangnya sebagai guru di ruang guru, Si B ada di ruangnya di kantor pengacara, Si C di rumah mengasuh anak di ruangnya sebagai ibu rumah tangga, Si D ada di pasar dan menjalani bisnis makanan, Si E ada di luar negeri bekerja di kedutaan, Si F menjadi petani yang sederhana di desa dan hidup bahagia dan sebagainya. Semua orang menjalani kehidupan di ruangnya sendiri-sendiri selama bertahun-tahun hingga akhirnya memunculkan kerinduan pada masa yang lampau. Dan ketika bertemu, kebahagiaan begitu membuncah diantara mereka. Bagaimana jika mereka tidak punya ruang sendiri-sendiri dan terus bersama sepanjang waktu? Tentu tidak ada rasa rindu yang besar diantara mereka, semua akan biasa-biasa saja. Ruang2 sendiri tadi adalah ruang untuk membangun diri kita masing-masing selepas sekolah, untuk lebih berhasil lagi sebagai manusia. Ruang yang sangat kita perlukan dalam hidup, ruang eksplorasi, ruang pendewasaan. Ruang yang kita gunakan untuk berusaha dengan keras sebagai dedikasi kita dalam hidup. Hingga kemudian reuni hadir sebagai peristiwa bertemunya kita kembali setelah sekian lama berkutat di ruang kita sendiri-sendiri.

Satu lagi contoh, misalnya yang suka KPOP dan pas lagi nunggu idolnya comeback. Kita pasti rindu kan buat ketemu mereka setelah sekian bulan ga liat karyanya? Nah misalnya mereka setahun penuh ga istirahat dan terus-terusan perform, apa kitanya ga bosen? Justru karena kita “terpisah” dari mereka dalam waktu tertentu, kita makin menunggu mereka. Di ruang jeda itu, mereka berusaha mempersiapkan karya yang lebih baik dan kitapun harusnya bisa juga menggunakan waktu itu untuk hal lain yang kita ingin capai. Hal lain yang membuat kita bertumbuh dan berkembang menjadi lebih baik juga sama seperti mereka. Ada sabar dalam penantian dan ketika mereka bener2 datang, kita akan sangat bahagia.

Makanya gue sepakat dengan lirik “percayalah rindu itu baik untuk kita”. Bahwa rindu itu memang baik untuk suatu hubungan chingu. Karena kadang ketika kita begitu mencintai seseorang, kita justru harus “melepaskan” dia untuk sementara demi keberhasilan/kebahagiannya. Ketika terpisah itu, masa jeda yang ada akan menumbuhkan kerinduan. Dan ketika kerinduan yang kita rasakan begitu besar, berarti itu tanda bahwa kita memang punya rasa cinta yang begitu besar pada orang itu. Dan rasa itu kemudian membuat kita semakin dewasa dalam mencintai seseorang #eaaaa #janganbaper #apadehLind wkwk

Dengan punya ruang sendiri-sendiri, kita kemudian bisa menghargai rasanya sepi. Sepi atau sendiri itu bukan sesuatu yang buruk lhoh chingu. Kesepian itu buruk, cuman sepi dalam artian menyendiri karena melepaskan orang yang dicintai sementara waktu untuk kebahagiaan/keberhasilannya adalah baik. Kita membiarkan dia bertumbuh dan berkembang semakin baik, kitapun sama, kita seharusnyapun melakukan hal yang sama. Hingga pada suatu waktu kita bisa bertemu kembali dengannya dengan diri kita dan dirinya yang semakin baik dari sebelumnya. Pasti indah kan kalo itu sampai terjadi? Kalau di tauziah2 itu bahasanya “saling memantaskan diri” #eaaa #apadeh haha.

Gue pribadi ngerasa relate banget sama reff lagu ini chingu. Gue pernah sampe nangis ketika denger lirik itu. Gue nangis di lirik “pagi melihatmu, menjelang siang kau tahu, aku ada dimana sore nanti, tak pernah ada sekalipun ada malam yang dingin, hingga aku lupa rasanya sepi, tak lagi sepi bisa kuhargai”.

Gue punya kakek chingu, sekarang udah meninggal. Kakek gue pas gue masih sekolah dulu kalo pagi gitu duduk di kursi depan rumah dan ngelihat gue berangkat sekolah dengan tatapan sangat teduh. Padahal kakek gue terkenal galak, cuman kalo sama gue teduh. Menurut cerita dari tetangga gue, di siang hari dia sering ngeliat kakek gue suka ngamatin jalan seakan menunggu gue pulang. Gue jelas sedang belajar di sekolah kan di siang itu, diapun pasti tahu cuman tetep kayak nungguin. Nah sorenya ketika gue pulang dia sudah duduk di kursi depan itu lagi dan pas ibu ga ada dia yang selalu mengarahkan gue untuk makan dulu. Pagi, siang, sore dan hingga datang malam. Nah, lirik Tulus ini membangkitkan memori gue tentang kenangan gue “sehari bersama kakek” teman2. Dan itu indah banget, ngebuat gue begitu haru ngedengernya. Sama seperti lirik itu. ga ada satu malampun yang sepi karena kita bercengkerama bersama sambil nonton TV dan sebagainya di malam hari kala itu. Meskipun dalam sehari masih ketemu, cuman ada juga momen sendiri-sendiri antara gue dan kakek. Kita mengalami berada di ruang sendiri-sendiri juga saat itu. Gue di sekolah dan dia di rumah. Dan selang waktu itu ternyata indah chingu. Ga harus 24 jam ketemu, jeda yang ada ternyata justru begitu berharga dan bisa menumbuhkan kerinduan yang besar, yang sekarang menjadi kenangan indah tersendiri bagi gue.

Gue dulu ga mikir sampe segitu chingu, tapi bertahun2 setelah kakek pergi gue jadi ngerasa masa2 itu ternyata indah sekali dan bahkan gue sering nangis ketika inget itu sekarang. Pergantian pagi menuju siang, sore dan kemudian malam dalam satu ruang yang bernama “sehari” bersama kakek adalah kenangan indah yang akan terus gue inget sepanjang gue hidup. Dan, sekarang gue sangat amat merindukan masa2 itu. Gue rindu sekali dengan kakek chingu. Rindu yang mendalam. Orang yang paling gue rindukan dalam hidup ini yang gue berharap kelak suatu waktu bisa bertemu lagi dengannya. Gue dan kakek sekarang terpisah oleh ruang dan waktu, berada di ruang sendiri-sendiri. Gue di dunia dan dia di alam yang berbeda. Namun, kenangan dan kerinduan ini akan terus gue simpan selagi gue masih hidup. Kenangan yang jika gue mengingatnya gue ngerasa ga sendiri lagi. Banyak momen dimana gue “lonely” juga, cuman ketika mengingat itu gue jadi ngerasa dia dekat dengan gue dan menyebabkan gue tenang. Iya gue nangis, cuman tangisan itu menenangkan. Sekarang dalam sepi gue bisa mengingatnya, sehingga gue bisa menghargai perasaan sepi itu sendiri. Gue merasakan bahwa ruang yang memisahkan kami pada akhirnya menimbulkan kerinduan yang begitu besar dari gue ke dia chingu. Gue mungkin ga akan merasakan seberapa besar rasa gue ke kakek jika ga ada ruang sendiri-sendiri ini. Makanya gue setuju sama lirik “bila kita ingin tahu seberapa besar rasa yang kita punya, kita butuh ruang”. Ruang digunakan untuk mengukur rasa kita pada orang yang kita cintai.

Mungkin gue yang terlalu sensitif apa gimana, cuman inilah interpretasi gue terhadap lagu ini chingu. Mungkin lagu ini secara simple bisa digambarkan pada hubungan kasih wanita dan pria yang karena terpisah malah justru makin cinta. Ya sekali lagi, ini adalah interpretasi gue semata. Orang lainpun bebas menginterpretasikannya gimana. Kalian juga boleh lhoh sharing ke gue tentang interpretasi kalian terhadap lagu ini. Tulis di kolom komentar yah chingu~ gue akan seneng sekali ngebaca interpretasi kalian ^^

Setelah ke lirik, kita ke video clipnya chingu. Ada banyak adegan di video clip “ruang sendiri” ini yang bener2 gue suka. Yang pertama adalah tentang pohon. Mungkin kalian udah tahu kalo gue suka sama pohon. Bahkan nama blog gue yang leendashinhyunjae-pun “Under The Gold Tree Shade” yang berarti posisi gue yang berada di bawah naungan pohon berwarna emas. Itu ada maksudnya sih chingu, cuman ya nanti2 aja gue cerita, hehe. Pohon bagi gue adalah sesuatu yang kita banyak bisa belajar darinya. Makhluk yang akarnya menjurus ke tanah dengan kuatnya dan dahannya menjulang ke langit dengan gagahnya. Daunnya rindang menyejukkan dan buahnya bermanfaat bagi makhluk lain, bahkan bunganya semerbak dan berwarna warni indah menyejukkan hati. Manusia sangat bisa belajar tentang makna kebaikan dan kebermanfaatan dari pohon menurut gue.

Di video clip inipun ada adegan Melati Suryodarmo (dia adalah seniman di video clip ini) sedang memeluk pohon. Gue paling seneng part ini diantara part yang lain chingu. Interpretasi gue kenapa dia meluk pohon adalah karena pohon itu adalah sesuatu yang baik dan hangat meskipun kelihatannya dingin, kaku dan kesepian. Dengan visualiasi memeluk pohon, berarti seakan2 dia sedang memeluk kebaikan yang kesannya dingin, kaku dan kesepian, padahal tidak.

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000079080

Ini menurut gue sama seperti kita berfikir kalo “ruang sendiri dan rindu” itu buruk, dingin, kaku dan sepi, padahal tidak sama sekali. Pohonpun sama, dia memang kelihatannya seperti itu (kaku, keras, standing alone, kayak lonely jadinya), namun jika kita cermati, dia adalah makhluk yang hangat dan tidak kesepian. Dia berbuat banyak untuk makhluk lain dalam hidupnya. Hidupnya adalah selalu bermanfaat bagi makhluk lain meskipun dia kaku tidak bergerak secara fisik. Dia hanya seperti bergerak disapu angin, namun sebenarnya dia aktif di dalam tubuhnya, dia tak berhenti bergerak. Aktif untuk selalu memberikan persembahan yang terbaik pada makhluk lain lewat banyak aspek dalam tubuhnya. Lewat kokohnya batang yang kelak bisa digunakan manusia untuk membuat bangunan, rindangnya daun yang menyejukkan ketika udara panas, hijaunya daun yang memberikan oksigen kehidupan dan menyerap karbondioksida dari hewan dan manusia, ranumnya buah yang bisa digunakan sebagai sumber pangan kaya manfaat, bunga yang selalu bisa menyenangkan padangan kita dan bahkan bentuknya yang menarik dan tak pernah sama satu dan yang lainnya, yang menjadi bukti tanda kekuasaan Sang Maha Pencipta. Lewat pohon gue rasa manusia bisa memahami bagaimana Maha Besarnya Allah. Dia menciptakan makhluk yang begitu hangat, begitu bermanfaat dan penuh kebaikan seperti pohon, subhanallah…

Adegan lain yang gue suka adalah ketika di awal si artis duduk di kursi sendirian sambil ada kayak burung merpati gitu di pangkuannya. Kalo gue ga salah, burung merpati adalah burung yang setia pada pasangannya kan chingu? Interpretasi gue terhadap adegan itu adalah dia lagi nunggu seseorang dengan setia, makanya pake ala2 ada burung merpati gitu. Menurut gue menunggu pasangan dengan setia adalah kegiatan yang indah sekali. Dari pagi, siang, sore, malam, pagi lagi, siang lagi, malam lagi dan seterusnya sampai sekian waktu hingga yang ditunggu akhirnya datang. Seperti istri yang menunggu suaminya pulang kerja, ibu yang menunggu anaknya pulang sekolah, kakek gue yang menunggu gue pulang sekolah, kalian yang menunggu bapak kalian pulang kerja, bapak kalian yang menunggu jam pulang untuk bisa bertemu dengan kalian dan sebagainya, semuanya adalah bentuk menunggu yang indah. Entah lama entah sebentar, menunggu dengan setia pada siapapun yang kita tunggu adalah hal yang indah menurut gue.

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000016880

Menunggu itupun menurut gue adalah salah satu bentuk persembahan terbaik kita pada orang yang kita cintai chingu. Jika kita sudah berjanji akan bertemu pada suatu waktu pada seseorang yang kita cintai, maka waktu yang berlangsung sampai hari itu tiba akan menjadi waktu yang indah jika kedua belah pihak punya mindset yang sama, yakni setia. Menunggu X Kesetiaan menurut gue adalah 2 hal yang sangat berhubungan, sehingga menurut gue brilliant sekali artis di video clip ini menggambarkannya dengan duduk di kursi sendiri dengan ada burung merpati di pangkuannya.

Adegan lain yang gue suka lagi dari video clip ini adalah ketika artisnya pegang cermin dan rebahan dekat cermin chingu. Menurut gue ini relate banget dengan lirik yang “baik buruk perubahanku tak akan kau sadari, kita berevolusi”. Seperti halnya ketika kita sedang bercermin. Diri kita yang di cermin dan yang sebenernya ga akan jauh beda kan? Paling kualitas cerminnya aja yang lebih berperan di sini dan dari angle mana kita bercermin, sambil tiduran apa sambil apa. Baik buruknya perubahan yang terjadi pada diri kita sering ga begitu kita sadari. Kita berevolusi, kita mengalami perubahan yang lambat, yang ga kerasa, padahal sebenernya ya tetep berubah. Kalo menurut gue, meskipun kita ga sadar, perubahan itu tetap akan berpengaruh pada hidup kita, sekecil dan selama apapun itu. Waktu yang akan menjawab, akan membuktikan part mana di diri kita yang berubah dari sebelumnya. Makanya di jeda waktu sendiri itu, di ruang sendiri itu, alangkah baiknya jika evolusi kita adalah evolusi yang selalu berubah menjadi lebih baik dan semakin lebih baik lagi dari sebelumnya. Sehingga ketika sudah waktunya bertemu, kita bisa menunjukkan hasil yang baik dari evolusi kita selama ini pada orang yang kita cintai. Diapun sama, harusnya diapun juga berevolusi menjadi semakin baik dari sebelumnya.

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000107880

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000087680

Part yang paling sering muncul di video clip ini menurut gue adalah ketika artisnya semacam merapikan tali yang kusut dengan tangannya chingu. Dia dengan sabar dan perlahan2 mengulur tali yang kusut itu sehingga akhirnya terciptalah gulungan tali yang cukup rapi. Ini secara simple gue pahami sebagai sebuah bentuk kesabaran dalam penantian. Si artis keliatan sabar dan telaten mengulur tali kusutnya. Sama dengan orang yang menunggu seseorang kan? Berat memang, cuman harus dijalani dan dilalui dengan sabar dan perlahan2. Kesabaran kelak akan menghasilkan hasil yang diinginkan, semacam itu. Kesabaran yang dikaitkan dengan merapikan tali kusut menurut gue ide yang bagus. Gue ga tahu sih apa interpretasi gue ini tepat seperti maksud si artis, cuman kalo gue nangkepnya gitu. Semua yang gue tulis di sini adalah pure interpretasi gue sendiri sekali lagi. Kembali lagi, performance art is about interpretation, right? ^^

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000018720

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000026840

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000041720

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000234000

Karena gue kepo sama artis di video clip ini, gue sempet cari video wawancara beliau chingu. Gue amaze banget sama pemikirannya, keren. Gue tambah amaze lagi ketika baca curriculum vitae-nya beliau. Beliau ternyata adalah seniman performing art Indonesia yang pengalamannya udah banyak banget. Ga cuman di Indonesia, tapi juga di luar negeri terutama Jerman. Beliau belajar performing art di Jerman chingu.

Di salah satu wawancaranya di indoartnow.com, beliau cerita kalo ketika sekolah performing art di Jerman, beliau harus banyak baca buku dan mendalami buku-buku filsafat juga. Menurut gue sangat perlu untuk mempelajari filsafat ketika seseorang terjun di dunia seni chingu. Ya kayak RapMon BTS itu, dia kan baca buku2nya Socrates juga ketika bikin konsep album HYYH. Walhasil yang keluar adalah lirik2 yang punya value besar kan? Nilai-nilai yang menggugah jiwa, yang ga cinta cintaan doang cuman lebih ke humanisme, bagaimana dia sebagai rapper bisa memberikan sumbangsih pada orang lain dengan karyanya dan sebagainya. Belajar filsafat berarti berfikir, selalu mau berfikir. Secara simple gue memahaminya begitu. Gue pernah baca kalo filsafat atau philosofie itu asalnya dari kata “philos” yang artinya penggemar dan “sofos” artinya hikmah atau ilmu. Hikmah adalah bahasa Arab yang diIndonesiakan menjadi rahasia. Berarti filsuf adalah orang yang cinta pada ilmu sehingga mereka selalu berfikir. Filsafat itu sendiri tidak akan berhenti selama manusia masih berfikir, bertanya dan batinnya masih merasakan adanya rahasia. Menurut gue belajar filsafat menjadi penting karena dari pengetahuan yang didapet dari buku2 itu bisa menginspirasi si seniman dalam membuat suatu karya yang impactful ke orang. Karya yang punya nilai tinggi atau nilai-nilai yang besar yang menggugah jiwa orang. Bukan cuman karya yang sampe di mata dan telinga, tapi juga sampai ke hati dan pikiran penonton sehingga mereka tergugah pada apa yang disajikan dan bahkan memicu untuk berinterpretasi sesuai dengan wawasan dan pemikiran yang mereka punya. Ga cuman sampe situ juga, bisa ke ranah act/do something yang real juga setelah menginterpretasikannya. Tanpa banyak baca gue rasa karya seni yang bagus juga ga akan tercipta. RapMon BTS sih chingu contoh gue dalam hal ini (maklum anak KPOP, hehe). Dan ternyata Melati Suryodarmopun bilang juga kalo dalam kesenian yang beliau jalani beliau harus berbekal banyak buku, termasuk mendalami filsafat. Jadi, ayo kalian yang pengen jadi seniman juga, pelajari buku-buku filsafat chingu!

Melati Suryodarmo.mp4_000035080

Bagi Melati Suryodarmo, yang paling penting dalam performing arts adalah tentang manusia chingu. Its all about human. Hubungan pelakunya dengan manusia lain. Gue bukan orang sekolah jurusan art cuman gue suka sama statement ini chingu. Sebagai orang yang (merasa) cukup suka seni, gue rasa bagaimana seni itu bisa menyentuh orang adalah yang paling penting. Bagaimana pelaku seni dan penontonnya bisa terkoneksi sehingga apa yang pelaku sampaikan bisa sampai ke penonton meskipun menimbulkan interpretasi yang beragam. Bukan masalah bagus tidaknya karya menurut ukuran subjektif orang, tapi bagaimana karya itu bisa sampai ke audience. Simplepun ga masalah asal sampai, lebih ke “rasa”, lebih “selera”, ke hal2 abstrak seperti itu chingu.

Di wawancara ini, Melati Suryodarmo cerita bahwa ketika tahun 1997, beliau diajar oleh Prof. Marina Abramovic, dan sejak itu beliau makin tahu bahwa performing arts itu tidak hanya membutuhkan tubuh sebagai media, namun juga tubuh sebagai “conceptual body”. Tubuh berarti tidak hanya mewakili konsep. Namun juga adalah kesatuan antar tindakan. Tindakan yang live, tindakan yang natural, yang alami, yang manusiawi, tapi di balik itu ada sebuah perjalanan untuk memutuskan bahwa ini saya lakukan karena saya punya maksud, punya pemikiran, punya wawasan dan bukan sekaedar show/pertunjukan. Berarti, ada maksud dibalik setiap gerakan2 dalam perfoming art chingu, jadi ga cuman show semata. Ada pertimbangan yang didasarkan pada pemikiran si pelaku yang sudah punya wawasan sebelumnya, sehingga membuat dia memutuskan harus melakukan gerakan/pertunjukan itu.

Melati Suryodarmo.mp4_000080160

Kalo di video clip “ruang sendiri”, kayak gerakan si artis yang dengan badan penuh kayak bedak (apa itu putih2) menutupi badannya lalu bergerak, ngebuat gerakan random di kasur. Meskipun mungkin kita2 yang nonton bingung, cuman pasti si artis punya maksud sendiri ketika melakukannya. Maksud yang mungkin karena ketidakpekaan atau kelemahan interepretasi dan imajinasi serta knowledge kita, kita bingung itu apa maknanya. Sekena gue, gerakan itu dibikin yang pertama supaya match sama musiknya saat part itu dan yang kedua karena mungkin menggambarkan kekesalan orang yang sedang menunggu dan terlampiaskan di tempat tidurnya. Kadang orang kalo lagi kesel gitu kan suka gerak2 di tempat tidur kayak gusar gitu, membuat gerakan yang aneh2, jadi mungkin seperti itu.

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000185760

TULUS - Ruang Sendiri.mp4_000206160

Lanjut ke poin wawancara selanjutnya. Beliau juga mengatakan bahwa dalam performing arts, kelemahan kita juga sekaligus menjadi kekuatan kita chingu. Kelemahan adalah manusiawi dan dari situlah energy justru tumbuh. Baliau berfikir bahwa mengkomunikasikan konsep atau pikiran yang melatarbelakangi sebuah karya performance itu bisa terwakili hanya ketika itu disaksikan secara live.

Gimana sih karya yang menarik itu? Menurut beliau, karya yang menarik adalah karya yang nampaknya belum selesai chingu. Jadi eksekusi yang terakhir dari sebuah karya itu tidak hanya berhenti seperti sebuah desain. Jika suatu performance/pertunjukan tidak berhasil menggugah pintu-pintu persepsi penontonnya, maka karya itu belum terjangkau.

Mungkin ini alasan kenapa video clip/MV KPOP itu membingungkan dan random ga jelas ya? Mungkin karena performance yang mereka tujuan memang untuk membuka pintu2 persepsi orang yang ngeliat. Kalo simple dan mudah ditebak, mungkin orang gampang bosen, dan akhirnya ga nonton2 lagi atau memperbincangkannya lagi. Makanya dibuat serumit mungkin supaya pintu2 interpretasi orang berkembang dan dengan itu memicu orang untuk memikirkannya lagi dan lagi hingga mendapatinya menjadi sesuatu yang begitu menarik dan menggelitik untuk sering dibahas. Termasuk video clip “ruang sendiri” ini chingu. Guepun sering ngeplay karena ngeliat sekali ga paham, makanya nonton berkali2 dan akhirnya menemukan itu menarik dan jadi pengen memperbincangkannya kayak sekarang. Dan video clip “ruang sendiri” berhasil membangkitkan interpretasi gue.

Melati Suryodarmo mengatakan bahwa publik selalu membawa kejutan, dan resiko karya selalu ada di situ. Dia berkarya dengan tujuan supaya message atau pikiran kita tersampaikan, namun ternyata publik tidak akan pernah beliau bisa duga pikiran mereka kek gimana. “Kita tidak bisa mengkontrol apa yang diserap oleh pencernaan visual mereka, feeling mereka”. Bener ya ini, pelaku seni (performarce) pengen publik/penonton menerima pesan darinya, cuman pesan itu belom tentu bisa sampai sesuai yang diharapkan karena berbagai faktor. Ga bisa terduga bagaimana respon dari penonton, apa yang mereka pikirkan melihat karya itu, bagaimana perasaan mereka melihat karya itu, semuanya misterius. Terlebih lagi latar pendidikan tiap penonton beda, selera mereka pada seni beda, rasa/taste mereka pada sesuatu beda, wawasan/pengetahuan mereka beda2, makanya jelas ga bisa seragam. Ada orang yang konek atau nyambung bisa menerima pertunjukan itu dan bahkan memahami maksudnya, namun ada juga yang ga paham atau ga nyambung. Itu pekerjaan sulit sih menurut gue, mengkomunikasikan pesan kita supaya orang mengerti, itu hal yang sangat ga mudah. Apalagi performance art yang ga pake lirik kayak lagu, cuman gerakan aja. Gerakanpun cenderung abstrak dan sangat simple. Cuman gue justru suka sih chingu yang model2 begini, karena memicu dan semacam membebaskan gue untuk berinterpretasi, gue suka menginterpretasi sesuatu soalnya.

Di akhir wawancara ini, beliau mengatakan ingin selalu mencoba untuk urut mengembangkan metode, menemukan apa sih “long durational” itu. Apa yang bisa hadir, apa yang bisa dia dapatkan, yang bisa dia berikan, bagaimana sejuta kata dari sebuah konsep bisa tereduksi menjadi satu kata. Tapi itu belum selesai chingu, karena hubungan dia dengan publik yang kemudian aktif. Dan itu terus beliau kaji, beliau riset. Beliau pikir keingintahuannyalah yang membuat beliau secara kontinyu untuk membuat karya seni chingu.

Penuh “pemikiran” ya performace art itu ternyata? Hehe. Bagaimana sebuah konsep yang bisa dijabarkan dalam sejuta kata bisa tereduksi jadi hanya satu kata dan kemudian hanya dalam satu gerakan saja. Itu pekerjaan sulit, sulit banget pastinya. Mereduksi sejuta kata menjadi sesuatu yang sangat simple, wow! Salut gue sama sosok artis hebat Indonesia yang satu ini. Wawancara ini menurut gue wawancara keren yang membuat pengetahuan gue tentang performing art bertambah chingu. Gue harap ke depan lebih banyak video wawancara dengan expertise2 kayak gini lagi supaya anak2 muda yang pengen lebih eksplor tentang performing arts bisa dapet referensi bagus.

Akhirnya, selesai juga postingan gue yang relate tentang Tulus di blog ini. Gila ya panjang banget!!!. Intinya gue appreciate banget sama karya “ruang sendiri” yang dinyanyikan Tulus ini chingu. Ga hanya Tulus sih, tim Tulus yang terlibat di lagu inipun adalah tim yang keren, salut!. Selain itu gue ngerasa banyak belajar juga dari artis Melati Suryodarmo, terimakasih banyak semuanya. Semoga mereka tetap bisa menghasilkan karya2 yang keren, penuh value dan bermanfaat bagi orang lain ya chingu. Dan terakhir semoga apa yang gue tulis inipun ada manfaatnya buat kita semua, amin…

Udah dulu chingu postingan ini, sampai jumpa di postingan selanjutnya yah~! ^^

*Oya, jangan lupa beli albumnya Tulus “Monokrom” yang disitu ada lagu “ruang sendiri” ini di toko2 musik seluruh Indonesia yah chingu. Di Gramedia biasanya ada kok, gue beli di sana juga. Support terus karya asli anak negeri, okay! ^^

#peace #love #happiness

#Live #Love #Learn #Laugh

#StayGold #StayTrue #StayReal


BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG SUB – Episode] BTS @ 2016 MMA (Credit: BTS episode, subbed: CYPHERSUBS @yvngjimingyu),  [ENG SUB] 160925 j hope (Credit: BTS, subbed: @yvngjimingyu), [ENG] 161005 RAP MONSTER (Credit: BTS, subbed: Army Unnie), [ENG] 161120 LOG JIMIN (Credit: BTS, subbed: Bangtan Subs subbing team)

  • Kalo kita ngomong award yang diterima BTS termasuk yang mereka dapet no.1 di acara musik di tahun 2016 kemaren banyak banget ya chingu. BTS di akhir tahun 2016 kemaren dapet banyak award juga di berbagai acara award musik, salah satunya di MMA (Melon Music Award) 2016. Yang pertama, mereka menang di TOP 10 Artist. Berarti mereka masuk 10 besar artis paling bersinar selama tahun kemaren. Di speechnya, Jin bilang kalo dia ngerasa hal yang membuat ARMY dan BTS bersama adalah karena kedua belah pihak mendengarkan musik bersama. Musik semacam menyatukan mereka jadinya. Dengan makna seperti itu, dia merasa bersyukur/berterimakasih chingu. V juga menekankan karena ARMYlah BTS bisa mendapatkan award di tahun ini *bener ya ini, idol bisa dapet award sangat relate dengan fans2nya. Jadi wajar sekali kalo dapet award, fans adalah pihak yang ga pernah bisa dilepaskan. Semua pihak kayak perusahaan (kru, manajer, make up artist, hairdo, semuanya), keluarga dan member2 sendiri adalah penting, namun fans juga punya ruang sendiri yang tak kalah penting. Tanpa fans, idol bukan apa2. Hubungan fans dan idolnya adalah saling menguatkan, saling menyerap dan berbagi energy kalo kata RapMon biasanya. Kedua belah pihak saling melepaskan energy. Sifatnya adalah saling. Kalo simbiosis ya semacam simbibosis mutualisme. Congratz BTS! Kalian layak masuk 10 besar TOP artist di tahun 2016 kemaren!*
  • Masih di MMA 2016. Setelah dapet TOP 10 artist, BTS dapet award lagi yang ketika itu dikatakan RapMon adalah award paling tinggi selama mereka berkarir chingu, yakni “album of the year”. Muka2 kaget ga percaya terlihat banget dari mereka ketika nama grup mereka disebut memenangkan award itu. Mata2 yang mendadak pada membesar karena kaget ga percaya. Di speechnya, kata pertama yang RapMon ucapkan sebagai leader adalah ARMY (terimakasih, ARMY). RapMon juga mengucapkan terimakasih pada Bang ShiHyuk PDnim, Big Hit Ent, teman2 dan orangtua yang telah membantu mereka dan juga pada ARMY sekali lagi. Jin dan J-Hope keliatan nangis di speech time ini chingu. *Album of the year, sebuah award yang besar kan ya? Dengan dapet award itu berarti album terbaik di tahun itu adalah BTS versi Melon*. Di backstagepun member2 BTS juga pada nangis. Jimin nangis juga meskipun dia pengen ga nangis sebenernya. Jimin juga bilang kalo “bukan nangis sedih, tapi ada perasaan fresh dan bersyukur dari situ”. Jadi Jimin ini curhat sebenernya dia ga pengen nangis chingu, cuman air mata ya mendadak keluar aja dan dia jadi fresh dengan itu, plus ada rasa syukur juga. Kayak sesuatu yang ga dia inginkan cuman ketika dapet ya dia ga bisa sepenuhnya menyalahkan. Kenapa kok gitu? Dijawab di lognya setelah itu chingu. JungKookpun ngerasa ada yang salah dengan telinganya ketika nama BTS disebut, tapi memang benar yang menang adalah mereka. Suga juga mengatakan hal yang serupa. J-Hope berfikir “apakah gapapa kita dapet award ini?” karena mereka mendapatkan award yang paling tinggi sebagai musisi di ajang itu chingu. RapMon sendiri bilang kalo dia sama sekali ga berekspektasi dapet award itu, sehingga bener2 terkejut ketika nama mereka disebut. Congratz BTS! Album of the year, award tertinggi di Melon kalian dapatkan tahun ini. Semoga di tahun depan kalian kembali lagi dengan karya yang keren dan yang paling penting tetap menginspirsi ARMY2 around the world untuk lebih baik. Congratz BTS! You jjang!!!*
  • Kita masuk ke beberapa log BTS yang cukup baru chingu. Jadi baru di 2nd full album ini Hope dapat part di intro album. Intro kan rapper line sering bikin (RapMon X Suga), cuman J-Hope kan belum. Nah, fans ternyata banyak yang nanyain intronya Hope kapan, makanya Hope-pun jadi ngerasa dia ada yang nungguin. Makanya ketika kesempatan datang, dia bener2 maksimal mempersiapkannya chingu. Apa yang dia lakukan? Contohnya kalo biasanya dia latihan itu satu jam, untuk intronya dia di “wings” ini dia latihannya ditambah satu jam lagi, jadinya 2 jam. Bahkan, dia bisa latihan 2 atau 3 jam lagi. Sejujurnya keinginan dia adalah pengen dapet tepuk tangan audience chingu, dia pengen orang jadi “yeokshi, J-Hope”. Oleh karena itu dia bekerjakeras agar bisa memberikan yang terbaik *hal yang gue rasa keren dari sini adalah dia nambah porsi latihannya chingu, keren banget itu. Dari 1 jam bertambah bahkan 3 kali lipat untuk bisa menampilkan yang terbaik. Kita kayak gitu enggak? Pernah ga kita ingin dapet sesuatu dan lalu berlatih 3 kali lebih lama dari biasanya? Gue sendiri masih sering terserang penyakit ga mood/males dan banyak tidurnya chingu, padahal jelas2 banyak hal yang pengen gue capai. Denger J-Hope ngomong kayak gini gue jadi ngerasa malu sih. Ya ga heran BTS bisa dapet daesang dsb, orang usaha mereka sampe kayak gitu. Gue jadi inget temen gue pernah bilang kalo disiplin adalah hal yang harus kita (para pemuda ini) lakukan untuk bisa berhasil. Tanpa disiplin, kita ga akan sampai. Hope aja rutin latihan sehari paling tidak 1 jam misalnya, nah kita? (gue sih terutama). Semoga sih ini memotivasi kita semua untuk lebih disiplin dalam latihan kita di bidang apapun yang kita pengen bisa chingu. Belajar untuk mulai lebih care sama jadwal karena disiplin adalah sangat penting. Kalo perlu kita buat jadwal yang strict yang kita pasang di kamar, di HP, di laptop dsb. Sehari harus paling tidak latihan 1 jam secara rutin kayak J-Hope, apapun bidang kita. Fighting buat kita semua!!!*
  • Kita ke lognya RapMon chingu. RapMon ketika itu cedera kakinya jadi gabisa latihan sama member2 lain. RapMon ketika itu bilang dia harap hanya dengan melihat koreo dia udah bisa mengingatnya, cuman ternyata itu ga bisa terjadi padanya. Jadi kan kakinya sakit, niatnya ngeliat orang ngedance langsung hafal, cuman ga bisa *iya ya, ada kan orang yang ngeliat dance sekali langsung bisa meragain. Sama kayak orang yang denger lagu sekali langsung nyaut. RapMon keknya lebih ke musik ya, jadi agak sulit dia mengingat dance, lebih sulit daripada dia mengingat lagu/rap/beat misalnya*. Log ini adalah sebelum wings keluar chingu. Dia bilang yang kurang lebih sama juga dengan J-Hope. Dia bilang “jika aku secara kontinyu bekerja keras, suatu hari aku akan berhasil kan?” *keren ya kata2 ini? usaha tidak akan mengkhianati hasil kan ya? Gue rasa BTS itu wah~ speechless gue kadang. Mereka itu kerja kerasnya sangat inspiring chingu menurut gue. Ga cuman di dance, di musikpun mereka produksi sendiri, keren. Passion mereka dalam keartisan mereka itu besar banget, sangat antusias. Semoga ini bisa jadi inspirasi ke kita juga chingu, begitu passionate pada bidang yang kita suka*. RapMon juga ngasih pesan ke dirinya sendiri agar hari2 selanjutnya malesnya berkurang dan lebih bekerja keras lagi. Selain itu dia juga bilang untuk lebih cinta pada dirinya sendiri karena paling penting adalah love yourself (biar jangan cedera2 lagi, lebih hati2, cinta pada kesehatan diri sendiri) *bener kan ya ini, penyakit males itu bener2 memang parah. Males itu penyakit banget, true. Guepun masih kerap males chingu, endingnya sering lari ke tidur waktunya. Semoga ya, 2017 ini malesnya kita semua sedikit sedikit mulai berkurang dan lebih produktif lagi, lebih bekerja keras lagi. Hilangkan sifat malas dari diri kita, setidaknya inget BTS lah pokoknya kalo malas menyerang. Inget mereka latihan sehari berapa jam. Kalo bukan BTS ya idol lain yang sangat inspiring kalian. Gue rasa idol2 KPOP yang lain selain BTSpun disiplin dalam bidang mereka chingu. Sulit sih ini memang, cuman bukan berarti ga bisa. Semangat buat kita semua pokoknya, fighting!!!*
  • Nah kita ke lognya Jimin yang gue bilang tadi chingu. Ini log setelah mereka menang di MMA kamaren. Jimin bilang kalo dia ingat ketika mereka dapat rookie award dulu ketika mereka dapat MMA kemaren chingu. Memori dapet rookie award terngiang lagi. Dia bilang ngerasa mereka bertumbuh selama ini. Dari rookie lalu dengan kerja keras akhirnya mereka sampai ke level ini. Jimin cerita kalo ketika dapat award itu dia pengen berterimakasih sama member2 chingu, cuman kalo dia ngomong dia sadar bakalan nangis, makanya ditahan. Ya chingu, dia ingin bilang dia sangat berterimakasih pada member2 BTS yang lain. Di satu sisi dia memang berterimakasih, cuman ada sisi lain di dirinya yang agak beda chingu. Jadi di lognya ini Jimin juga cerita kalo dia sebenernya pengen bilang kalo mereka masih punya hal2 yang belum mereka capai jadi harusnya tidak menangis seperti itu sekarang, tapi dia sendiri ga tahu kenapa air matanya tiba2 juga keluar. Malah semakin dia seka, semakin dia menangis. Jimin melanjutkan “kata2 seperti “kita sudah berusaha keras” terlihat kurang tepat baginya, dia prefer dengan kata2 seperti “mari kita membuat kenangan indah selanjutnya”. Jadi semacam dia masih berharap masa depan yang lebih bahagia daripada ini baik untuk dirinya sendiri, member2, staff, Big Hit, fans dan orang2 yang membantu mereka. Semacam perjuangan mereka ga sampai sini aja chingu, masih panjang *gue relate sama ini chingu, bahwa kadang pikiran kita memang bercabang. Kayak di satu sisi seneng, bersyukur bisa menang, tapi di sisi lain karena kita inget masih banyak yang belum dicapai makanya ga pengen terlalu seneng dan berpuas diri sampai situ. Meskipun begitu rasa haru yang akhirnya reflek membuat airmata kita jatuh gabisa ditahan juga. Namanya manusia ya, makhluk yang kompleks, rasa yang ada di dalamnyapun campur aduk. Anyway apapun itu, Jimin, J-Hope dan semuanya member BTS udah bekerja keras selama ini. Keep going, keep hustling guys! BTS fighting! ARMY juga, Fighting!!! ^^*

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000100391

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000459757

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000491103

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000523307

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000558371

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000567458

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000705708

eng-sub-episode-bts-2016-mma-mp4_000733713

eng-sub-160925-j-hope-mp4_000254440

eng-sub-160925-j-hope-mp4_000379757

eng-161005-rap-monster-mp4_000113079

eng-161005-rap-monster-mp4_000217634

eng-161120-log-jimin-mp4_000314566

eng-161120-log-jimin-mp4_000518534

#Peace #Love #Happiness           

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal


BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG SUB][INDO SUB] BTS — RM Rap Monster — Talking with ARMY After Fanmeeting —방탄소년단  [V LIVE] (Credit: V, subbed: ..)

Udah cukup lama ya gue ga posting BTS. Mian chingudeul, mianhaeyo~. Akhirnya setelah cukup lama gue kembali nulis di sini. Banyak hal ya yang sudah terjadi sama Bangtan di akhir tahun kemaren dan awal tahun ini. Mereka menang banyak award dan bahkan mereka dapet Daesang di MAMA “artist of the year”. Sebuah penghargaan yang begitu berarti bagi seorang artisan di Korea. Penghargaan yang berarti merekalah artis yang di tahun 2016 kemaren paling bersinar di Korea karena apa yang telah mereka lakukan. HYYH Pt 1, 2, Young Forever yang kemudian masih dilanjutkan dengan Wings membuktikan betapa aktifnya mereka berkarya di tahun 2016 yang lalu dan itu dibayar dengan sangat indah dengan award di MAMA kemaren. Suga yang pernah bilang ga akan nangis sebelum dapet daesangpun kemaren nangis di stage saking harunya. Siapa yang nyangka ya BTS, anak agensi yang notabene bukan Big 3 tapi artisnya bisa menang Daesang. Tahun 2013 yang dapet Daesang adalah GD (YG), tahun 2014 adalah EXO (SM), tahun 2015 adalah BIG BANG (YG) dan di tahun 2016 jatuh ke BTS (Bighit). Ini gue rasa sekali lagi sangat bisa memotivasi kita bahwa dari manapun kita berasal, itu ga berpengaruh banyak dalam keberhasilan kita. Keberhasilan kita lebih ditentukan oleh kemauan diri kita sendiri. Dari manapun asal sekolah kita, asal universitas kita, asal tempat kerja kita, kita selalu bisa berkarya menciptakan sesuatu yang terbaik yang bisa dibanggakan jika selalu mau belajar, tekun, berlatih dan bekerja keras seperti BTS. Ga ada alasan “gue ga sekolah di sekolah favorit, gue ga mungkin menang ngelawan anak dari sekolah favorit”. BTS buktinya. Bukan dalam hal “mengalahkan” yang negative ya, “mengalahkan” dalam hal positif, dalam karya. Jika dibandingkan dengan agensi lain yang lebih besar dengan artis2 senior di agensi itu yang sudah sangat dikenal, BTS berada di posisi yang seperti kuda hitam kan jadinya. Sekelompok orang yang tidak diunggulkan tapi nyatanya bisa membuktikan kekompetenan mereka dalam industri musik KPOP, bahkan global. Gue pribadi bangga chingu BTS kemaren dapet daesang, nangis juga. Kemenangan mereka menurut gue punya arti yang lebih. Semoga semakin memotivasi kita bahwa kita selalu bisa membuktikan aspek terbaik dari diri kita melalui karya darimanapun kita berasal asal kita mau berkerja keras. Tidak perlu kita rendah diri hanya karena latar belakang kita yang mungkin tidak sekeren orang lain, selalu ada jalan. Di setiap kemauan, pasti ada jalan. Begitu kan bunyi pepatah yang sering kita udah denger? BTS yang dulunya tidak diundang di acara2 variety show kemudian merekam acara mereka sendiri agar orang lebih kenal mereka. Mereka aktif bermusik dengan mixtape ditengah2 kesibukan album official mereka juga, sebuah tanda kalo mereka memang passionate di musik. Mereka membuat lagu mereka sendiri, mereka menulis lirik mereka sendiri. Bisa dikatakan mereka berkarya dengan berdiri di kaki mereka sendiri, keren sekali. Ya, semoga ini bisa jadi pelajaran, inspirasi dan motivasi kita semua chingu. Jangan pernah menyerah pada keadaan, never give up. nevermind kalo kata Suga. Terus berusaha keras meraih mimpi2 kita, semua akan ada jalannya asal kita ga gampang nyerah. Semoga ARMYpun seperti BTS. Menjadi pribadi2 keren yang bisa menunjukkan kebiasaan mereka di bidangnya masing2. Kebiasaan yang ga hanya berguna bagi diri sendiri, namun menyebarkan kebaikan juga bagi orang lain. Jika BTS mencoba menjadi semacam “secercah cahaya harapan” bagi para pemuda di seluruh dunia untuk ga menyerah meraih mimpi2nya, maka ARMY dengan bidang2nya masing2 bisa juga berkontribusi untuk dunia yang lebih baik juga. KITA SEORANG DIRI memang ga bisa mengubah dunia chingu, tapi KITA SEMUA bisa. Karena jika semua orang berfikir sama, dunia ini perlahan akan berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan sendirinya. Dengan kata lain, kita tidak perlu mengubah orang lain, yang harus kita lakukan hanyalah mengubah diri kita sendiri ke arah yang lebih baik. Dengan cara kita masing2, dengan bidang kita masing2, dengan keunikan kita masing2, mari kita mulai memikirkan itu agar lebih bermanfaat bagi orang lain chingu. Like BTS, lets fly with our own beautiful wings in 2017 chingudeul! Fighting!!!

Itu chingu sedikit intro yang pengen gue sampaikan di awal tahun ini. Semoga kemenangan BTS di akhir tahun kemaren kembali lagi bisa memotivasi kita untuk meraih mimpi2 kita sendiri.  Resolusi di tahun ini gue harap kita semua bisa tumbuh menjadi pribadi, menjadi manusia, dan menjadi ARMY yang lebih baik. Kita bertambah usia, semoga bertambahnya usia itu juga diikuti dengan semakin matangnya kita dalam hidup ini. Menjadi manusia yang lebih mau berfikir, belajar, peduli dan manusia yang pada akhirnya bermanfaat bagi menusia yang lain dengan apapun bidang yang kita bisa. Tidak muluk, resolusi gue pribadipun sederhana chingu. Gue hanya pengen sedikit demi sedikit menjadi pribadi yang terus lebih baik dari tahun yang kemaren. Bukan perubahan yang sangat drastis, sedikit demi sedikit saja namun istiqomah, semoga tercapai, amin. Gue berdoa semua resolusi baik kalian di tahun 2017 ini dapat tercapai chingudeul. Apa yang kalian impikan perlahan2 menemukan jalannya. Selalu sehat, bahagia dan damai hati kalian, amin ^^

Ok, sekarang gue pengen review sedikit tentang satu video dari RapMon di V yang gue tonton kemaren malem:

  • RapMon di acara fanmeeting pernah ditanya gimana caranya dia belajar bahasa Inggris chingu. Jadi salah satu metode RapMon belajar bahasa Inggris adalah dengan nulis kosakata di note/buku catatannya. Buku tulis itu perlembarnya digaris tengah. Sebelah kiri ditulis kosakata dalam bahasa Inggris dan sebelah kanan artinya dalam bahasa Korea. Ditulis kayak gitu terus sampai 10an halaman dan setiap lembar ada 50an kata (kayak ala kamus gitu chingu, cuman ditulis tangan). Itulah cara dia mengingat kosakata dalam bahasa Inggris chingu. Kenapa mengingat kosakata ini penting? Karena kalo perbendaharaan kata kita terbatas, akan sulit juga memahami suatu konteks kalimat/pembicaraan. Grammar juga penting, tapi jumlah kata/kosakata yang kita ingatpun penting dalam bahasa asing termasuk Inggris chingu. Ketika itu, RapMon cerita kalo dia juga ga tahu kenapa dia melakukan metode itu dulu, namun pada akhirnya ternyata apa yang dia lakukan itu membantu juga. Selain itu, dia belajar juga dari nonton film maupun drama *mungkin kesan kalian baca ini “kenapa harus repot2 kayak buat kamus di buku tulis? Kenapa ga baca dari kamus aja?”. Menurut gue, sesuatu yang ditulis akan lebih bisa kita ingat daripada cuman kita baca chingu. Makanya penting yang namanya resume, bikin note/catatan. Simplenya ketika baca, kita cuman sekali mengingat. Tapi kalo setelah baca kemudian kita tulis, kita mengingat paling tidak jadi 2 kali. Effort sih ini, harus sabar nulis, cuman yakin ini akan ada gunanya. Kalian boleh percaya boleh enggak, ketika gue belajar bahasa Koreapun gue beberapa kali nulis kosakata di buku tulis ala2 kamus yang kayak dibilang RapMon itu. Cuman kalo gue ga bertahan lama karena gue menemukan lebih nyaman dengan ngedengerin vocab Korea langsung di variety show/radio/lagu lalu baru buka kamus/google translet kalo ga tahu, nambah deh itu kosakata. Nah kalo di awal2 belajar, tetep mau ga mau harus sering ngafalin kamus. Jadi beli kamus atau buku2 bahasa Korea yang ada banyak kosakatanya lalu dihafalin. Belajar bahasa mau ga mau harus ngafalin menurut gue. Nah nanti seiring berjalannya waktu bakalan nyangkut juga hafalan itu di otak. Apalagi kalo sering didenger, diucapin, dibuat nulis, dipraktekkan. Ga singkat sih ini, perlu waktu. Ya kayak kita belajar bahasa Ingggris dari SD sampe SMA. Bisa sih bisa, tapi belom jago kan? Range 12 tahun aja belom jago, apalagi baru2 belajar? Proses tetep penting, sabar dalam belajar. Ya kayak metodenya RapMon tadi, mungkin dia melakukannya ketika masih SD/SMP. Ga mungkin langsung ngefek, cuman setelah dia lulus SMA misalnya, efeknya kerasa. Gue bukan ga suka teknologi sih chingu, cuman gue rasa anak SD, SMP bahkan SMA itu sebaiknya suka mencatat. Jangan cuman penjelasan guru difoto dan nyimpen materi pdf di hp, tapi baca buku fisik juga, rajin ngeresume dan mencatat ala2 RapMon ini juga penting. Mengingat, kemudian ditulis, sering mengingat kemudian sering ditulis, seperti itu chingu. Kalian yang pengen belajar bahasa asing menurut gue bisa menggunakan cara RapMon ini chingu. Semoga dengan cara ini bisa berhasil dan pinter kayak RapMon, hehe. Fighting! Gue sendiripun juga masih terus belajar chingu, dan mungkin cara RapMon ini bisa gue pake lagi juga, hehe. Metode belajar kan banyak, mungkin kalian punya metode kalian sendiri, bisa lhoh dishare di sini, hehe*
  • Menurut RapMon, bahasa Korea itu cantik, yeppo. Jadi di bahasa Korea kan kata cinta (sarang), manusia (saram) dan hidup (sara) secara pengucapan juga hampir sama. Selain itu, maknanya kan juga nyambung satu sama lain, saling terkait. Kayak “manusia yang hidup selalu terkait dengan cinta”. Cintanya pada orangtua, teman, guru, dll, cinta yang luas. Dia mendapati itu sebagai sesuatu yang indah dan menarik chingu *sesuai sama tes IQ yang pernah dilakukan di Runningman dulu ya chingu, aspek yang paling menonjol dari RapMon adalah di bidang bahasa. Ketertarikannya pada bahasa asing tinggi yang menyebabkan akhirnya dia mahir juga dalam bahasa asing, Inggris terutama. Terlebih profesinya sekarang yang seorang rapper yang juga relate banget yang namanya wordplay, rima, bahasa banget. Untuk bisa bikin lirikpun dia jadi kayak bikin puisi kan?. Memperhatikan banyak aspek kebahasaan kayak rima tadi, diksi (pilihan kata yang erat dengan seberapa banyak kata yang dia tahu/perbendaharaan katanya), estetika dan keefektivitasan kalimat di liriknya dsb. Bahkan, RapMonpun pernah cerita kalo dia ga jadi rapper maka dia ingin jadi penulis chingu. Dan menurut gue, kecintaan dia pada bahasa yang pada akhirnya bisa membuat dia melihat bahasa itu sendiri adalah sesuatu yang indah baik secara lafal, filosofi/makna dibaliknya serta keterkaitannya adalah keren chingu, keren. Sebagai orang yang juga suka bahasa, gue juga ngerasa kalo somehow bahasa Korea itu indah chingu. Selain hangeul sendiri yang menurut gue secara tulisan indah, secara grammarpun bagi gue cukup enak dipelajari, secara pelafalan juga luwes, cocok buat ngerap/dibikin lagu, enak gitu diucapkan, hehe. Sejauh inipun gue juga cuman belajar cukup intens di 2 bahasa, Inggris dan Korea. Gue pernah juga coba belajar bhs Jepang, Mandarin dan Perancis, cuman kurang betah. Ya mungkin ini selera saja sih, bisa jadi kalian menemukan passion kalian di bahasa yang lain dan menemukan bahasa itu indah bagi kalian sehingga makin semangat untuk mempelajarinya, hehe. Fighting lah buat ARMYdeul yang mau belajar bahasa asing, semangat!!!*
  • Beralih ke hal lain, RapMon di sini cerita tentang guru2nya selama masa sekolah dulu chingu. Dia bilang adalah penting untuk bisa ketemu sama guru2 yang baik di masa sekolah kita. RapMon sendiri masih keep in touch juga sama beberapa gurunya sampe sekarang lhoh. Guru yang banyak ngasih nasehat, perhatian dan juga pengajaran yang baik buat dia. Cuman guru2nya pada ga nyangka kalo akhirnya RapMon jadi seorang idol, hehe. Gurunya juga jadi makin ngerasa juga kalo nasib orang ga ada yang tahu, misteri. RapMon sendiri adalah tipe yang suka bertanya2 dia ntar 10 tahun ke depan gimana/jadi apa chingu. Jadi dulu ketika dia kelas 6 SD, dia juga mengira2 ntar 10 tahun ke depan akan jadi apa dan dia pikir kalo ga jadi pembuat puisi (poet/seniman puisi) ya jadi penulis. Meskipun sekarang pekerjaan dia sebagai rapper, cuman ga jauh2 juga dari 2 hal itu kan ya. Dia sendiri ga expect bakalan jadi idol juga sebenernya. Dia ga expect bakalan jadi BTS, ngadain fanmeeting, menggelar konser dsb. Ya, nasib kita ke depan memang ga ada yang tahu, meskipun bisa kita usahakan dari sekarang. Meskipun ga deket banget, cuman nyambung kok ya kalo RapMon mah *gue rasa RapMon tipe orang yang apa yang dia suka itu jelas sejak awal chingu, ga berubah2 juga, konsisten/istiqomah lah, jadi ya endingnya dia jadi apa yang ga jauh2 banget dari passion dia sejak kecil. Gue juga pengen kayak gitu chingu, jadi ga semacam “sia2” juga apa yang udah gue pelajari dengan senang hati di waktu kecil. Belajar banyak hal baru memang bagus, ok, cuman kan alangkah baiknya jika dari awal udah bener2 di satu bidang dan itu berlanjut sampai sekarang, tentu semakin mendalami juga. Beda kalo berubah2 yang dipelajari, pasti tetep ada bedanya menurut gue. Gue rasa (gue pribadi ngerasa) kalo hidup ini singkat sekali chingu. Makanya kayaknya ga bisa seseorang bisa menguasai banyak bidang dalam range waktu sesingkat ini. Bahkan 1 bidangpun sampe dia bener2 expert belum tentu bisa. Daripada banyak2, mending 1 aja asal fokus dan konsisten, itu yang sering gue pikirkan*
  • RapMon ini meskipun pinter tapi anaknya pelupa chingu. Jadi pernah dia udah semangat banget bawa laptop dan segala peralatannya dari mulai laptop case, audio card, mic, mic amp, cooler laptop, mouse wireless, mouse pad sampe keyboard cuman semua gagal total (laptopnya ga bisa digunakan) karena dia lupa ga bawa CHARGER, wkwk. Charger laptopnya juga rare, ga mudah didapatkan di sembarang tempat, makanya ga guna itu udah bawa barang2 sebanyak itu karena walhasil ga nyala laptopnya, kehabisan baterai, wkwk. Padahal dia niatan banget buat bikin musik di sela2 waktu yang banyak di hotel. Itulah chingu, nobody perfect, hehe *gapapa Njoon, itu tandanya kamu disuruh tidur aja, istirahat, ga usah bikin2 musik (kerja) di waktu santai, haha*
  • RapMon di sini juga bicara tentang “sendiri” chingu. Lagi, dia sering ngomong tentang ini ke ARMY. Dia bilang kalo sekarang ini kebiasaan jalan2 sendirian sedang ngetrend chingu, dan dia ngerasa senang dengan itu. Karena dengan itu berarti ga akan ada orang yang semacam bilang kamu “aneh” ketika jalan2 sendirian. RapMon juga bilang kalo “you live life alone” atau semacam “kamu itu hidup juga sendiri”. RapMon bilang kalo karena kita ini dilahirkan juga sendiri, kita juga butuh waktu juga untuk sendirian *jadi ya kayak hal biasa aja kalo ngapa2in sendiri*. RapMon cerita juga kalo pikirannya jadi tajam dan mendapatkan inspirasi untuk musik karena suka jalan2 sendirian tadi. “Ga sendiri” juga sih chingu kalo versi dia. Dia menggambarkan ketika sendiri itu, kita sebenernya punya temen juga yakni diri kita sendiri yang seusia kita. Pernah kan kita ngerasa lagi ngomong sama diri sendiri? Itu kayak kita sebenernya punya temen deket dan itu diri kita sendiri tadi. Makanya ga heran banyak juga orang yang ketika sendirian baik2 saja karena memang dia ngerasa nyaman dengan dirinya. Malah kayak lagi ngobrol sama best friend, dan best friend itu adalah diri kita sendiri. Temen tetep punya, RapoMon punya temen. Dia pernah main bareng juga sama mereka, cuman intensitasnya lebih sering dia sendirian daripada bareng2 chingu. Entah kemana, pas makan, dia sering sendirian. Dia cerita kalo seiring bertambahnya usia, waktu yang banyak mengubah keadaan juga, temen yang bisa dia ajak cerita bener2 semakin berkurang. Pas waktu sekolah memang punya temen banyak, cuman sekarang ga sebanyak dulu, tapi lebih intens. Kayak bukan lagi ke kuantitas, tapi kualitasnya, seperti itu. RapMon sendiri bersyukur punya beberapa teman yang meskipun ga banyak cuman bisa menenangkan dia chingu. Dia punya temen yang sama2 pernah merebah di rerumputan sambil melihat langit, dia senang masih punya mereka. Dia juga punya temen yang pernah curhat ke dia kenapa hidupnya abu2. Pertanyaan seputar hidup yang akhirnya bikin RapMon jadi ikutan mikir juga *kesan gue ngedengerin ini adalah RapMon suka tipe teman yang suka mikir chingu. Balik ke alone/sendirian tadi, kayak yang gue bilang kemaren, lonely beda sama alone. Alone itu pilihan, tapi lonely itu memang keadaan yang membuat kita kayak jadi outcast, ga enak. Alone atau ngapa2in sendirian bukan hal yang buruk juga, cuman ingatlah untuk tetep punya temen chingu. Ya meskipun cuman 1/2/3, milikilah teman yang bisa kalian ajak ngobrol serius, saling berbagi. RapMon juga, dia dengan karakternya yang memang suka berfikir, suka diskusi, suka berbagi pemikiran, membutuhkan teman seperti itu. Teman yang dia bisa ngobrol lama di café tentang apa yang memenuhi benaknya, dan dia punya itu. Bukan teman juga gapapa, guru misalnya. Pokoknya orang yang kalian percaya dan bisa banyak ngobrol sesuatu yang penting sama dia. Ya memang sulit sih dicari, cuman effort untuk itu tetep harus ada. Kembali lagi, manusia pada dasarnya kan membutuhkan manusia yang lain, makanya perlu untuk berhubungan dengan sesama kita juga. Iya kita memang suka alone dsb, cuman ada part2 dalam hidup yang kita ga bisa terus2an sendiri dan perlu orang lain*
  • Balik ke guru tadi chingu. Jadi ketika sekolah dulu RapMon punya guru yang dia suka ngobrol banyak sama guru itu, namanya Guru Ju (Ju saem/Ju seonsaengnim). RapMon yang masih kontak2an sama guru ini pernah ngobrol di café bareng chingu. Nah dia waktu ngobrol itu nanya ke gurunya “apakah aku ini aneh karena terlalu banyak berfikir pada hal2 yang semacam tidak berguna/useless? Beberapa orang juga mengatakan bahwa aku punya banyak pikiran yang harusnya ga dipikirin dan beberapa orang juga berkata bahwa aku ini kekanak-kanakan”. Nah, gurunya ini ngejawab kurang lebihnya gini “punya banyak pemikiran di usia 23 tahun kayak kamu sekarang bukan hal yang aneh. Ini karena sekarang memang pikiranmu seperti layaknya pohon tumbuh, bercabang-cabang ga beraturan. Ya, itu memang sakit dan membuatmu bingung, tapi kelak  kamu akan masuk di usia 30an suatu hari nanti dan cabang2 itu nanti akan menjadi pohon yang lebih tertata dan keren”. RapMon sendiri ngerasa kata2 gurunya itu menenangkan dia chingu. RapMon ngerasa kalo ada orang yang mungkin juga kayak dia sekarang ini, punya banyak pemikiran di pikirannya dan berfikir lebih banyak tentang semua hal daripada orang lain pada umumnya hingga membuat orang lain menilainya aneh, makanya dia sharing tentang ini. Ini alesan dia sharing, karena ngerasa yang ngerasain bukan hanya dia. Inilah basic sharing kan? Sharing dilakukan karena mungkin saja cerita kita relate dengan orang lain, dan dengan sharing itu bisa saling menguatkan. Bicara tentang cabang2 pohon tadi, RapMon bilang memang itu sakit, seperti cabang ranting pohon muda yang terus tumbuh dengan segala pengalaman yang dialaminya, perasaan cinta, adanya harapan, mimpi, passion, rasa sedih, kecewa, ngerasa tersesat dsb, tapi ingat bahwa kelak di usia kita yang masuk ke 30an atau bahkan lebih, kita akan seperti menjadi sebuah pohon yang lebih teratur, lebih tertata, lebih membentuk pohon yang seharusnya, pohon yang keren. Ranting yang terus tumbuh ga beraturan tadi pada saatnya akan beraturan dan keren, percayalah. Dia sendiri berharap ARMY semua bisa juga menjadi pohon yang hebat nanti chingu. RapMon ga tahu istilah yang tepat apa cuman intinya semakin kita tua, kita akan punya attitude yang lebih bijak dari sebelumnya. Pengalaman yang kita punyai ketika usia kita 20an ini akan menyebabkan hidup kita mungkin bisa lebih bijaksana di usia 30an atau lebih nanti, semoga. Kayak orang tua itu suka bilang chingu, “sepandai2nya anak muda, masih pandai orang tua. Kenapa? Orangtua menang di pengalaman. Orangtua udah pernah muda, kita yang masih muda ini belom pernah tua”. Pengalamanlah yang merupakan hal penting untuk menjadikan kita bisa semakin baik dan bijak*
  • RapMon di sini bilang kalo pada bunga ada arti bunga, kalo pohon dia ga yakin ada arti2nya kayak bunga apa enggak. Cuman yang jelas, pohon juga punya nama dan semua dari kita dia harap seperti layaknya pohon dengan arti2nya yang berbeda dan bagus chingu. RapMon sendiri bilang dia suka pohon chingu. Dia bilang pohon itu hidup selama 200, 300 tahun dan punya akar yang sangat kuat, dan dia pengen hidup seperti itu juga. RapMon karena sukanya sama pohon juga suka searching2 tentang pohon chingu *RapMon ngomong akar pohon yang kuat ini gue jadi inget ayat di Quran chingu, surat Ibrahim ayat 24, bunyinya “tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit”. Tentang pohon ini dilanjut lagi di verse/ayat ke-26 yakni “dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut akar2nya dari permukaan bumi, tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun”. Iya, kalimat yang baik (nasehat dalam kebaikan, mengagungkan asma Allah, mengagungkan keesaan Allah dsb yang baik2) adalah seperti layaknya pohon yang baik. Pohon yang akarnya kuat, cabangnya menjulang ke langit. Pohon yang kuat, bermanfaat, keren. Maka dari itu marilah kita suka chingu untuk menebar kalimat2 yang baik. Bukan hanya menebar, tapi juga menjalankan apa isi kalimat itu. Saling mengingatkan dalam kebaikan. Sebaliknya, jangan suka menebar kalimat yang buruk. Semoga dengan suka menebar kalimat yang baik dan menghindari kalimat yang buruk, kita bisa termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Yang terpenting adalah dengan itu semoga diri kita sendiri terutama dan juga semoga orang lain bisa mendapatkan manfaat dan Allah ridho terhadap apa yang kita lakukan itu chingu, amin*

Bicara pohon, nama gue kan Linda. Nah, Linda itu ternyata relate sama pohon namanya pohon Linden chingu. Gue sendiri suka pohon. Mungkin dari nama blog ini aja udah bisa tahu kalo yang nulis suka pohon, hehe. Gue suka pohon (“namu” dalam bahasa Koreanya) dan ngerasa kalo pohon itu memang makhluk yang keren yang kita manusia bisa belajar banyak dari mereka. Nah, Linden itu pas gue baca2 ternyata kayunya itu bisa dibuat tameng (shield) chingu. Gue jadi inget lambang BTS yang juga relate sama semacam tameng2, hehe. Linden itu pohon yang berbunga juga. Ada madu yang asalnya dari bunga Linden itu juga. Selain jadi madu, bunganya bisa dibuat teh dan obat herbal juga chingu. Selain dibuat shield tadi, kayunya juga dibuat untuk alat musik kayak gitar dan drum juga. Kalo kalian kepo, googling aja pake keyword “linden tree”, nanti klik Wikipedia yang judulnya “Tilia” karena itu nama lainnya Linden tree. Selain Linda, nama belakang gue kan “Wardani”. Nah itu dari kata “wardah” yang artinya mawar chingu. Jadi nama gue pohon ya ada, bunga ya ada, wkwk. Nama depan gue kan Aminah chingu kalo kalian belom tahu. Nama lengkap gue “Aminah Linda Wardani”. Perhatikan, ARMY itu pelafalannya jadi semacam AMI, iya kan? “na” itu dalam bahasa Korea artinya “saya”. Kalo nama gue ditulis pake hangeul, jadi “A-MI- NA” tanpa H secara teori. Jadi Aminah=Saya ARMY? Wkwk #apaini #mengada2, wkwk. Kebetulan sih chingu ini, cuman kadang gue suka mikir juga, nganalisis sendiri ceritanya, wkwk #maafkansaya. Anyway apapun itu, seperti yang RapMon bilang, jadilah kita semua seperti halnya pohon yang keren chingu. Kita semua sekarang ini ibarat pohon muda chingu. Pohon yang masih banyak cabangnya, masih perlu banyak pengalaman untuk tumbuh yang kemudian di usia 30an nanti kita bisa melihat diri kita lebih “rapi” seperti pohon yang telah berbentuk, menjadi pohon yang keren, pohon yang inshaAllah lebih bermanfaat bagi sesama. Dan untuk mencapai hari itu, kita tentu harus mengupayakannya dari sekarang. Fighting buat kita semua!!!  Fighting ARMY!!! ^^

—-

eng-subindo-sub-bts-rm-rap-monster-talking-with-army-after-fanmeeting-%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-v-live-mp4_000025320

—-

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal

 


BANG! TAN! BTS!

Source: [ENG] 161105 Making film for Flower Boys Bangtan High School (Credit: MBC, subbed: kimmy yang), [ENG] ASK IN A BOX BTS(방탄소년단) ‘Blood Sweat & Tears( 눈물)’ (Credit: ItheK, subbed: ARMY Unnie)

  • *udah pada nonton BTS 360 star show belum chingu? Kalo udah, pasti juga udah tahu anak2 BTS semacam bikin video pendek yang ceritanya mereka jadi murid dan guru2 di suatu SMA. Jin jadi guru perawat, RapMon jadi guru Bahasa Inggris, J-Hope jadi guru bahasa Korea, Suga jadi guru musik, Jimin jadi guru olahraga dan V X JungKook jadi murid SMA*. Nah, ada cerita nih di behind the scenenya. Jadi RapMon ngerasa kalo akting itu sulit chingu. Dia bilang “sekali lagi aku mengkonfirmasi bahwa aku akan melanjutkan untuk membuat musik (saja), aku akan bekerja keras untuk itu” jadi semacam “acting is not my style, udah deh gue back to the basic aja bikin musik” haha. Suga juga, ada NG-nya chingu. Cuman dia NGpun tetep cute, ketawanya imut sekali. Jimin juga, dia bilang “seumur hidup aku sepertinya tidak akan bisa berakting”. Dia ngerasa kesulitan chingu untuk melakukan adegan yang cheesy (yang sok sweet gitu2) *yeokshi ya, RapMon X Suga X Jimin, acting is not their style. Terutama RapMon sama Suga, semacam “musik aja lah, ga bakat gue di akting2 gitu”. Cukup bekerja keras di musik, that’s all. Lagipula akting itu juga susah kan ya, ga semua orang berbakat/bisa. Gue pribadi ngerasa kalo akting itu sulit chingu, berpura2 memerankan karakter yang bukan kita, sama sekali ga gampang. Kayak jadi diri orang lain kan? Dan di akting semakin jadi diri orang lain itu semakin baik, susah kan ya? Bikin musikpun pasti ada susahnya juga, aktingpun sama. Gue rasa orang yang udah keren di musik dan dia juga bisa di akting itu berarti memang bakatnya banyak chingu. Ga semua orang bisa berbagai bidang dan hasilnya bagus semua kan? Cuman kalo gue lebih suka yang fokus chingu, bidang2 yang lain sekedar tahu basicnya aja, cuman untuk yang bener2 didalami dan jadi passion satu aja. Ok bisa dance, bisa akting, bisa musik, cuman bidang apa yang paling dikuasai harus dipilih dan lebih “diperjuangkan” dengan lebih banyak menghabiskan waktu untuk itu dari bidang yang lain (untuk mempelajarinya, membuat karya terkait itu dsb). Gue rasa semakin fokus akan semakin baik chingu, soalnya kalo kebanyakan bidang yang digeluti bisa masalah dengan waktu, karena untuk kita bisa professional pada satu bidang saja butuh waktu yang banyak, makanya preferensi harus tetap ada, skala prioritas harus tetep ada dalam bidang2 yang ingin kita jalani dalam hidup ini*
  • Ketika Suga ditanya apakah dia mewarnai rambutnya yang back to the basic ke warna hitam karena disesuaikan dengan konsep albumnya, Suga bilang enggak chingu. Jadi rambut Suga ketika dibandingkan dengan cover album HYYH memang mirip2, makanya ada yang ngira kalo disesuaikan dengan konsep albumnya *cuman gue rasa bisa jadi sih chingu, wings kan hitam putih, jadi ga lucu juga kalo rambut2 member2nya colorful secoloful HYYH, makanya back to the basic aja dengan warna hitam. Atau kalo mau berwarna ya ga “se-ngejreng” HYYH*. Suga sendiri cerita kalo dari semua warna rambutnya selama ini, dia paling suka warna hitam ini chingu. Dia ngerasa mewarnai rambut itu melelahkan, karena harus selalu diwarna (sebabnya rambut yang baru tumbuh dan masih pendek kan pasti hitam, makanya bentar2 harus dicat sesuai warna rambut yang udah panjang,makanya sangat melelahkan) *jadi artis susah kan? Cari uang susah. Kakek gue dulu sering bilang kalo orang2 di TV yang rambutnya dicat itu ya karena buat modal dia cari uang chingu. Belum tentu dia menikmati itu, kayak Suga ini. Mungkin kalo dia suruh milih ya males rambut diwarna A, B,C, D, cuman namanya itu pekerjaan jadi udah semacam “resiko”nya. Gue kebetulan tadi sama temen ngobrol hal semacam ini chingu, karena nonton drama temanya dokter di SBS yang lagi tayang ini. Jadi dia bilang “aku ga iri sama dokter Lin, harus berani ngurus luka2, darah2, aku ga iri, aku jadi diri sendiri aja, skillku aja (meskipun dokter mungkin secara finansial/prestis/apa lebih tinggi)”, terus dia bilang lagi “aku ga ngiri jadi girlband juga Lin, mereka kadang oplas aja belum tentu terkenal, pasti sakit kalo harus berkali2 operasi (semacam gapapalah ga secantik girlband)”, terus guenya juga bilang “aku juga ga iri kok sama BTS, hehe” #apadeh. Jadi intinya setiap pekerjaan punya resiko chingu, dan yang kita mungkin ngeliatnya “wah si A enak ya~” padahal belom tentu juga. Apa yang terlihat di luar ga selalu sama dengan sebenarnya. Gue aware sama hal itu, cuman gue rasa ga perlu juga untuk terlalu mengkroscek sebenernya kayak gitu/enggak kecuali memang si orang yang bersangkutan cerita dengan sendirinya. Yang penting kalo ada hal/perkataan yang baik dari orang itu dan ga bertentangan dengan keyakinan kita ya diambil aja, sesimple itu. Di kehidupan nyata gue sering ngeliat yang kayak gitu soalnya. Orang yang perkataannya nice banget cuman kadang ga sesuai dengan perbuatan. Cuman, apa gue lantas mentah2/membabi buta benci sama orang itu? Enggak, gue tetep respect sama perkataan dia yang bagus dan bisa gue ambil. Masalah dia secara tindakan bertentangan dengan perkataannya sendiri ya itu urusan dia, bukan gue. Dan gue juga ga harus benci sama orang itu meskipun ngeliatnya juga kadang ga nyaman. Intinya gue ga bisa chingu 100% membenci orang, karena gue yakin selalu ada part di orang itu yang baik yang kita bisa belajar. BTSpun begitu, mereka ga sempurna (menurut gue pribadi mereka ga sempurna), cuman ada juga hal2 yang baik dari mereka yang bisa diambil, makanya sebisa mungkin “melihat apa2 yang baik dari mereka” saja. Keep positive!!!*
  • Di “ask in a box BTS”, V kata salah satu fans udah ganteng dari lahir chingu dan Vnya sendiri bilang kalo dari kecil dia juga ngerasa kalo dia itu cute, keliatan anak pinter dan juga ganteng, haha *muji diri sendiri ya bang? Haha*. Dicapture juga foto2nya chingu *gue rasa dari fotonya keliatan deh kalo V memang udah ganteng dan pinter dari lahir, cute juga. Apalagi pose dia yang pegang pipi, aaaaaa cute banget TT TT TT. Pasti seneng ibunya V punya anak kayak V, lucuuuu banget itu anak, cerdas juga (meskipun kadang aneh, out of the box). Beberapa waktu ini gue lagi suka V chingu, suka karena dia lucuuu banget menurut gue, cute banget, gemes jadinya, hehe*
  • RapMon cerita kalo tulisan yang kayak jadi backdrop di jacket albumnya V (bahasa Jerman) itu tulisannya Filsuf Jerman Nietzsche yang artinya “seseorang harus tetap punya pergolakan dalam dirinya supaya bisa melahirkan bintang yang manari” *gue ga ngerasa paham sih maksudnya ini apa, cuman menurut gue semacam untuk kita bisa menghasilkan karya yang baik, tentu saja pasti kita butuh banyak berdealing dengan hati kita. Kita memikirkan satu dan banyak hal dalam prosesnya (antara capek, pengen nyerah aja, setengah2 aja latihannya atau bahkan terus semangat)*
  • Suga punya anak anjing yang sekarang dia piara namanya Min Holly chingu. Suga cerita kalo dia awalnya ga terlalu suka sama anak anjing chingu, cuman lama2 sekarang jadi suka. Makanya kayak nyess gitu di hati (sakit) kalo inget Min Holly, saking sayangnya *bener ya ini? kadang ketika kita punya binatang peliharaan, kalo inget jadi kayak nyess gitu di hati, saking sayangnya, saking kayak kita kurang ngasih perhatian ke dia, nyesel kenapa ga sayang dari dulu padahal si hewan itu sayang banget sama kita sejak awal. Gue sendiri suka kucing chingu, dan pernah ngerasa gitu juga. Ketika inget kucing gue kadang kayak hati ini sakit, karena sayangnya gue ke dia*. Suga sayang banget sama Min Holly ini chingu. Jimin bilang pernah ke rumah Suga dan dia ngerasa kalo Suga memang suka sama si Min Holly itu chingu *cie yang piara puppy sekarang, yang sayang sama puppy sekarnag, hehe~*
  • Suga kan terkenal sebagai member yang buruk dalam mengekspresikan perasaannya (orangnya straight forward banget kan ya, jadi kayak mean gitu jadinya kalongomong), Nah dia diminta ngasih komentar ke member BTS satu2 chingu. Tentang J-Hope, Suga bilang kalo J-Hope itu bertalenta dalam banyak hal chingu *iya ya, bisa vocal, ngerap, producing, ngedance*. Kalo RapMon, Suga bilang RapMon membuat fondasi BTS sebagai grup dengan sangat baik *yeokshi leader Monie, kompeten jadi leader yang bisa me-lead boy group kayak BTS, yang bisa mendorong grup untuk maju bareng, bertumbuh bareng*. Untuk JungKook, Suga bilang kalo dia adalah member yang dapat melakukan semua hal dengan baik chingu *golden maknae mennn~*. Kalo Jimin, Suga bilang dia itu orang yang dapat banyak meningkatkan talenta musikalnya *pengen lebih bagus di vocal kan ya Jimin sekarang ini*. Kalo V, dia bilang kalo V itu orang yang dapat memaksimalkan level bakatnya *jelas ini, selain di BTS, dia juga udah mulai mengeksplor dunia akting, dan bahkan cita2nya juga jadi actor film juga selain jadi penyanyi*. Kalo Jin, Suga cuman bilang dia hanya…. (ga dilanjutin lagi, wkwk). Suga bilang kalo dia berharap Jin dapat mengerti mood yang ada di saat itu chingu *mungkin karena Jin orangnya ga peka, suka nge-gag2 ga jelas gitu, apalagi sekarang, waduh~~. #demiapa dia suka kiss2 pake tangan gitu. Jujur gue “eneg” chingu ketika dia suka kiss2 gitu sekarang, ga banget, lucu enggak, cute enggak, eneg iya. Bang Jin, please, jangan kiss2 gitu lagi ya, hadeh~~*
  • Ketika Jimin ditanya ngesave nomor2 anak2 BTS pake nama apa, Jimin bilang disave pake “Jin Hyung X Kim TaeHyung X Maknae JungKookie X Monie hyung X Suga hyung X Hoseokie hyung”. RapMon sendiri suka tahu nomornya disimpan pake “Monie hyung” chingu.
  • Yang cute di ask in a box ini adalah ketika kelingking Jimin dibandingin sama kelingkingnya V chingu. Kelilingking Jimin imuuuttt banget, kecil, jauh beda dari V yang panjang. V yang tahu perbedaan ukuran yang mencolok banget sampe ketawanya puasss banget, haha *tapi beneran pendek chingu kelingkingnya, imutttt banget, hehe. Gue rasa ketawanya ga yang ngejek sih, tapi memang karena pendek jadi imut gitu, lucu jadinya. Gue sendiripun jari2nya juga pendek2 chingu, beda banget sama jari2nya temen2, bahkan kukunyapun pendek, ga lentik sama sekali*. Gue capture picnya di bawah *ketawanya V #gegabah pokoknya. V, jangan #gegabah nak ketawanya, kendalikan dan kuasai, wkwk~. Jimin, gapapa, banyak kok temennya, hehe*

—-

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000136236

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000154587

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000158358

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000253519

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000257557

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000263730

eng-161105-making-film-for-flower-boys-bangtan-high-school-mp4_000301301

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000107100

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000172733

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000281733

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000314833

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000333266

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000626033

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000672700

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000673100

eng-ask-in-a-box-bts%eb%b0%a9%ed%83%84%ec%86%8c%eb%85%84%eb%8b%a8-blood-sweat-tears%ed%94%bc-%eb%95%80-%eb%88%88%eb%ac%bc-mp4_000674400

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal


BANG! TAN! BTS!

Source: 161020 박소현의 러브게임 방탄소년단 (BTS) by플로라 (Credit: SBS Radio, uploaded: Flora, subbed: Kimmy Yang)

  • Di Radio “Love Game” Park SoHyeon yang lalu, BTS ditanya tentang masing2 solo track mereka di album “wings” chingu. Lagu “begin” menceritakan tentang gimana JungKook suka dan respect sama hyung2nya di BTS. Dia pertama kali ketemu hyung2nya di BTS ketika usianya 15 tahun dan perasaan JungKook pada hyung2nyapun berkembang sejak itu. Perasaan suka dan respect. Hyung2nya menjadi orang yang berharga bagi JungKook. Cuman ternyata, yang bikin lirik “begin” malah bukan JungKook sendiri chingu, RapMon. Jadi JungKook pernah sekali semacam curhat ke hyung2nya sambil nangis (nangis yang bener2 kayak parah gitu, luapan perasaan yang lama terpendam dan akhirnya keluar), dia ngerasa lelah saat itu. Ketika itu kata RapMon pertama kalinya JungKook cerita tentang hal2 mendalam yang dia pikirkan ke hyung2nya. Dari situlah akhirnya dapet inspirasi buat nulis lirik di lagu “begin” itu chingu *gue rasa bagusnya “wings” ini lagu2 di solo tracknya cerita hal yang real chingu, relate sama kita juga, dalem. “begin” ini sendiri adalah track solo favorit gue di “wings”. Bukan cuman musik/melodynya, tapi juga liriknya, gue suka sekali sama liriknya. Simple, mudah dipahami cuman dalem di sisi yang lain. Lagu ini menceritakan JungKook yang pertama kali ketemu hyung2nya di BTS di usia 15 tahun (14 tahun kalo di sini). Saat itu dia ga punya apa2. Dunia ketika itu begitu besar baginya (begitu luas untuk anak seusianya), dia masih kecil saat itu. Sekarang (ketika dia sudah dewasa, usianya sudah 20 tahun) dia ngerasa ga bisa membayangkan dirinya yang dulu (yang masih polos, kosong) jika tidak bersama hyung2nya. Sehingga dalam doanya dia mengatakan “aku mencintaimu kakak2, aku punya kakak2, perasaanku berkembang dan akhirnya aku menjadi diriku sendiri, aku menjadi diriku sendiri, kakak2lah yang membuatku “begin”/memulai”. “begin” disini maksudnya karena bantuan kakak2nya di BTS, JungKook bisa menjadi dirinya sendiri sehingga dari itu dia seperti terlahir kembali sebagai dirinya sendiri chingu. Kayak cerita di demian itu chingu, Emil Sinclair bisa menjadi diri sendiri salah satunya karena bantuan teman2nya. Bergaul dengan orang yang tepat akan berguna bagi kita chingu, bisa membantu kita menjadi lebih baik dan bahkan bisa membantu kita menjadi diri sendiri (menemukan diri kita sendiri). Maka pilihlah teman2 bergaul yang baik chingu. Orang2 baik akan mempengaruhi kalian untuk menjadi orang baik juga. Selain yang tadi, JungKook di liriknya juga menggambarkan gimana dia seperti mau mati (maksudnya sakit banget) ketika hyung2nya sakit atau sedih. Rasa2nya dia malah yang lebih sakit dan sedih daripada mereka. Ngeliat hyung2 yang sedih (nangis) meskipun dia sendiri ga tahu bener alesan sedihnya apa, dia jadi pengen ikutan nangis juga. Kenapa? Karena hyung2nya sangat berarti baginya, hyung2 yang telah membuatnya “begin”, terlahir kembali jadi dirinya sendiri tadi. Jasa hyung2nya sangat besar buat membentuk dirinya yang sekarang ini. Makanya sampe hyung2nya sedihpun dia empati (ikut merasakan) kesedihannya. Cuman ga tangis2an aja, liriknya ga sampai situ. Setelah tangisan itu dia bilang “mari kita terbang bersama2”, semacam “dibalik kesedihan ada kebahagiaan”, “dibalik kesulitan ada kemudahan”. Gue nangkepnya begitu chingu. Gue rasa ini lagu yang keren karena mengajari kita banyak hal. Yang pertama adalah pilihlah teman bergaul yang baik/tepat, yang kedua belajarlah dari teman kalian yang baik itu untuk kalian bisa menjadi baik juga dan juga menjadi diri kalian sendiri, dan yang ketiga adalah berempatilah (ikut merasakan) kesedihan saudara kita. Jika saudara kita sakit, kita harusnya ikut sakit, sehingga ikut membantu. Seperti di Islam, mengajarkan bahwa sesama muslim bersaudara, ibaratnya seperti anggota tubuh, jika satu bagian sakit, yang lain ikut sakit. Kita yang beda keyakinanpun harusnya bisa saling berempati. Karena kita sama2 manusia, Tuhan saja maha penyayang, sehingga kitapun juga harus menjadi orang yang penyayang terhadap sesama kita. Bahkan juga bukan hanya pada manusia, namun pada makhluk lain seperti binatang. Semoga kita bisa mengambil manfaat dan hal baik dari lagu “begin” ini chingu, amin… ^^*
  • Lanjut ke lagu “lie”. Jimin bikin lagu “lie” ini sama Doc Skim, Sumin, Bang PDnim sama Pdogg PDnim chingu. Ketika bikin lagu itu, Jimin berfikir tentang hal2 yang sudah terjadi di masa lalu dan mengatakan pada mereka tentang cerita2nya. Mereka semua membuat lagu itu bersama sambil memikirkan masa2 mereka yang lalu chingu. Ketika ditanya siapa member BTS yang paling ga bisa bohong (secara judul lagunya “lie”, Jimin ngejawab Suga *iya ya, Suga itu keknya easy going banget, #demiapa juga dia boong, kalo suka ya suka,enggak ya enggak, straight forward, keliatan jujur sama perasaan dia sendiri, menurut gue sih itu. Tentang lagu “lie” ini, yang gue tangkep adalah menceritakan orang yang pengen lepas dari keinginan untuk berbohong yang pada akhirnya bisa melukai dirinya sendiri chingu. Ada lirik “sebuah kebohongan yang tumbuh semakin besar dan besar mengancam untuk menelanku” maka dia pengen lepas dari kebohongan itu dan kembali ke dirinya yang innocent (polos) dan juga mengembalikan keceriaan (senyumannya) yang dulu. Intinya dia minta kebohongan itu untuk menjauh pergi darinya, jangan “memangsa”nya, dia minta tolong untuk itu. Meskipun begitu, dia akhirnya tertangkap si “kebohongan” ini juga.  Rasanya ga enak, menderita, seperti di “neraka”, makanya pengen supaya bisa keluar dari lingkaran kebohongan itu. Gue rasa musik di lagu inipun pas banget chingu dengan tema “lie”, kayak nggambarin suasana orang yang keperangkap dalam suatu tempat yang ga baik dan dia pengen keluar dari situ.  Kebohongan itu kayak perangkap kan? Ketika kita bohong, berarti kita jatuh ke perangkap setan. Orang yang bohong akan bohong yang makin besar dan besar lagi kayak di liriknya Jimin di “lie” ini. Untuk apa? Untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya. Untuk menutup kebohongan,diperlukan kebohongan lain kalo kita ga bisa berbesar hati untuk mengakuinya (bertobat) dan memutuskannya hanya sampai situ saja. Makanya pernah juga Nabi Muhammad bersabda “bohong itu pangkal kejahatan dan kejahatan itu pangkal masuk neraka”. Makanya kita jangan suka punya kebiasaan bohong chingu, karena itu hanya akan membuat kita kayak masuk perangkap. Perangkap setan yang Jimin bilang di liriknya kayak di neraka, rasanya ga enak, menderita. Makanya dia pengen lepas dari lingkaran kebohongan itu, Kembali ke dirinya yang sebelumnya, yang polos, yang ceria. Susah banget memang untuk memerangi hawa nafsu kayak bohong ini. Perlu dukungan agama yang kuat banget untuk tetep hidup jujur. Karena kalo kita dekat dengan Tuhan, otomatis kita takut untuk berbuat buruk termasuk berbohong ini, merasa diawasi terus, dan merasa takut nanti mendapatkan laknat dari Tuhan. Menurut gue pelajaran banget chingu lagu ini, memberi gambaran ke kita apa dampaknya berbohong. Berbohong punya dampak jangka panjang (laten) yang membuat kita kayak terkungkung di dalam lingkarannya dan sulit keluar. Makanya jangan berbohong, jangan menceburkan diri di dalamnya. Hidup yang lurus2 saja, jujur2 saja, itu poinnya. Semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari lagu ini yah chingu, yang pada intinya adalah “jangan bohong”. Dan yang sudah terlanjur bohong jangan ditambah2, nanti dia bisa membesar seperti monster yang bisa menelan diri kita sendiri kayak di lirik tadi. Kalo sudah terlanjur berbohong segera bertobat (minta maaf sama Allah) dan dikomunikasikan baik2 dengan yang bersangkutan seraya minta maaf dan tidak diulangi lagi. Semoga kita senantiasa dilindungi dari hal2 buruk seperti bohong ini ya chingu, amin.
  • “Stigma”. Lagu ini adalah lagu yang V banyak berpartisipasi dalam pembuatannya chingu. Sampai saat ini, inilah lagu yang dia paling banyak terlibat entah dari menulis lirik maupun membuat melodinya. Dulu juga pernah (hold me tight), cuman di lagu ini dia lebih banyak berpartisipasi. Lagu ini sendiri menceritakan tentang seseorang yang sakit sendiri karena kesalahan yang pernah dia lakukan. Dia merasa bersalah dan sakit karena hal itu. Dati situlah dasar dia ngebikin lirik “stigma”. Ketika ditanya line di lyric “stigma” mana yang paling dia suka, dia suka part yang liriknya “I cry” chingu *Gue rasa makna lagu inipun dalem. Ada lirik di lagu stigma “maafkan aku brother, sister, meskipun aku sembunyi dan lenyap, “kesalahan” (yang pernah aku buat) ini tidak akan terhapus, sehingga aku menangis. Namun tolong keringkan tangisku. Cahaya, cahaya, tolong terangi aku (kesalahanku). Aku tidak bisa  membalik keadaan seperti sebelumya. “darah merah” telah mengalir (seperti kaca yang pecah, tak akan bisa kembali seperti semula kesalahan ini). Aku merasa setiap hari rasa bersalahku makin besar dan aku seperti akan mati. Tolong hukum aku, maafkan kesalahanku, tolong”. Gue ga tahu pasti konteks dia salah itu maksudnya salah apa, dia telah melakukan apa, cuman yang gue tangkep kesalahan itu berdampak buruk pada orang lain yang dia cintai. Sehingga, dia begitu merasa kotor dan berdosa. Dia ga tahu apa yang bisa dia lakukan selain minta maaf dan rela untuk dihukum. Dia hanya bisa mohon maaf atas dan menangisi semuanya karena sadar dia tidak bisa membalik keadaan/kembali ke keadaannya semula. Gue rasa ini gambaran orang yang bertobat setelah melakukan kesalahan chingu. Orang yang desperate (keadaan putus asa) apakah tobatnya akan diterima atau tidak. Dia hanya bisa menangisi semua yang telah terjadi, rela dihukum karena kesalahannya dan minta diampuni (cahaya terangi aku tadi, lirik yang tadi). Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, cuman kesalahan di lagu ini sepertinya terlalu besar (mungkin pembunuhan atau sejenisnya, sangat besar). Makanya dia bener2 desperate ketika harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Gue jadi inget satu kisah chingu. Ada orang yang udah membunuh 99 orang yang dia pengen bertobat lalu mendatangi seseorang rahib. Ketika itu tangannya berlumuran darah bekas dia membunuh, parah. Rahib itu ditanyai apakah pendosa kayak dia masih bisa dimaafkan dan rahib itu menjawab ga bisa. Akhirnya dibunuhlah rahib itu sehingga genap 100 orang. Lalu dia bertanya lagi ke orang lain yang dikenal paling alim (pandai ilmu agama) di daerah itu. Apa jawaban orang alim itu? Dia bisa bertobat. Orang yang membunuh 100 orang itu diminta pergi daerah lain yang baik (orang2nya taat pada Allah) tidak seperti daerah dia tinggal sebelumnya (orang2nya bermaksiat pada Allah). Akhirnya orang itu benar2 pergi ke sana, namun ditengah2 perjalanan dia mati. Nah, malaikat semacam “berdebat” apakah orang ini akan dibawa malaikat rahmat atau azab. Akhirnya malaikat lain datang membawa pencerahan. Kedua malaikat itu diminta mengukur jarak pemuda itu mati dengan daerah yang ingin dia tuju. Jika lebih dekat dengan daerah yang baik dimana dia ingin memperbaiki diri/bertobat, dia akan di bawa malaikat rahmat, dan jika lebih dekat dengan daerah yang buruk tempat tinggalnya dulu, dia akan dibawa malaikat azab. Akhirnya ditemukan bahwa lebih dekat jarak orang itu ke daerah yang baik, sehingga malaikat rahmatlah yang membawanya, bukan malaikat azab. Pelajaran yang bisa dipetik dari sini adalah pintu tobat selalu terbuka bagi hamba2 yang ingin bertobat chingu. Meskipun kesalahan yang dilakukan sangat besar, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri selama nafas masih ada. Allah Maha Pengasih dan Penyayang. Ada hadist juga yang mengatakan “rahmat/ampunan Allah lebih besar daripada murkaNya”. Kasih sayang Allah lebih besar daripada murkanya, sehingga siapa saja hambanya yang bertobat dari kesalahannya dengan tulus dan bersungguh2 (tidak akan mengulangi, akan menggantinya dengan kebaikan di sisa hidupnya) insha Allah akan diterima Allah. Selalu ada cahaya harapan bagi para pendosa. Dan gue rasa ini relate dengan lagu “stigma” tadi. Bahwa seburuk2nya kesalahan yang pernah kita lakukan, kesempatan untuk meminta maaf lalu bertobat selalu ada. Selalu ada harapan, selalu ada cahaya yang bisa menerangi kita, memeluk kita dengan kasih sayang meskipun kita berlumuran dosa, jika kita bersungguh2. Semoga kita termasuk golongan orang2 yang selalu mendapatkan rahmat dari Allah yah chingu. Jangan sampai kita melakukan dosa besar2 seperti membunuh. Dan toh jika sudah terjadi (pada keluarga kita, teman kita dsb), kita bisa selalu untuk menasehatinya bahwa rahmat Allah mengalahkan murkaNya. Selalu ada cahaya untuk dia bisa kembali ke jalan yang benar, yang dirahmati Allah*
  • Lanjut ke lagu yang lain, “reflection”. Di lagu ini, RapMon bilang dia hanya menulis apa yang biasanya dia pikirkan chingu. Dia menulis lirik di lagu ini di stasiun yang bernama “ttukseom”, makanya original titlenya sebenenya adalah “ttukseom”. Cuman karena judul2 dari solo track member yang lain semacam “begin”, “stigma”dsb, makanya diganti sama RapMon dengan “reflection”. Ketika ditanya ingin kolaborasi sama siapa di musik, RapMon bilang dia suka YounHa, Tablo dan band namanya Mate (dimana Im Heon Il sunbaenim katanya ada di situ dan RapMon suka sekali sama dia). Kalo RapMon Younha, Suga ingin kolaborasi sama Suran chingu (yang di mixtape itu) chingu *di lagu “reflection” ini, RapMon bilang “aku tahu semua kehidupan manusia adalah film, kita dapat pemain2 yang berbeda2 (orang2 yang berinteraksi bersama kita di dunia ini berbeda2) dan juga kita dapat cerita2/skenario yang berbeda pula”. Ga ada kan hal kebetulan di dunia ini? Semua sudah diatur. Pertemuan dan perpisahan kita dengan seseorang, semua sudah diatur. Persis seperti film, kita manusia ini pemainnya dan Tuhan adalah seperti sutradaranya. RapMon di lagu ini bilang kalo hidupnya menarik chingu, ga membosankan, dia ingin menjalani hari2nya dengan baik. Cuman, ada kalanya dia bener2 benci sama dirinya sendiri, ada ketakutan yang dia rasakan, yang akhirnya dia suka ke stasiun namanya tteukseom itu. Di sana, dia hanya berdiri di kegelapan stasiun itu. Itu adalah tempat yang biasa dia datangi ketika ingin merefleksi dirinya sendiri. Hingga kemudian dia ngerasa “gapapa, aku masih punya temen kok”. Dia bersyukur masih punya temen, semacam “ga buruk2 banget lah hidup gue, gue masih punya teman setidaknya”. Ke lirik berikutnya, dia bilang “dunia adalah nama lain dari kepatahhatian/keputusasaan/kehilangharapan (despair)”. Siapa yang ngerasa kalo dunia ini memang seperti itu? Bahwa nama lain dunia adalah kepatah-hatian, keputus-asaan dan kehilang-harapan? Gue relate sekali sama lirik ini chingu, karena itu juga yang gue rasakan sekarang. Dunia bukan tempat bersenang2, banyak masalah, banyak cobaan. Sulit untuk bahagia di dunia ini, bahkan seperti2 tidak mungkin, paling hanya kebahagiaan yang sedikit sekali (yang bisa kita rasakan), yang lain (selebihnya) adalah perjuangan dan kesabaran. Hal2 kayak kecewa, putus asa, itu biasa terjadi dalam kehidupan. Cuman yang lebih penting dari itu adalah kita harus selalu bisa bangkit chingu, jangan menyerah. Kita harus berjuang sampai akhir, sampai ajal menjemput kita nanti. Hidup memang seperti itu, yang bisa kita lakukan hanyalah menghadapinya dengan kemampuan maksimal kita, itu saja. Yang merasakan itu juga bukan hanya gue, RapMonpun sama, kalianpun sama. Kita semua yang hidup di dunia ini sama, mengalami perjuangan sendiri2, punya masalah dan situasi sendiri2. Ga ada orang yang ada di dunia yang hidupnya tanpa masalah, semua dikasih masalah masing2 untuk gimana kita menyikapinya dengan sebaik mungkin. Masalah adalah cobaan yang menentukan kita nanti layak enggak “naik kelas”. Untuk bisa naik kelas perlu ujian dulu kan? Nah, cobaan kehidupan ini adalah ujian Allah untuk kita. Lebih jauh lagi, bisa enggak kita nanti masuk surga dengan cara kita menghadapi hidup ini? bisa enggak kita sabar, bisa enggak kita terus jadi orang baik sampai akhir nanti? Semua itu adalah hal yang harusnya sering kita tanyakan ke diri kita sendiri chingu. Gue pinjem kata dari RapMon “refleksi” atau “ngaca” tadi. Sering2lah kita berkaca, gimana sih cara kita menghadapi dunia ini? layakkah kita dengan sikap kita selama ini mendapatkan ridho dari Tuhan kita? Mungkin gue kayak orang dewasa banget ngomong kayak gini. Cuman kita semua tahu, orang mati itu ga harus tua, mudapun bisa mati kan? Nah gimana kalo gue mikir ini dengan planning “ah nanti aja gue mikirnya pas gue tua, udah 30-an atau 40-an atau 50-an~”, iya kalo umur gue nyampe segitu, kalo enggak? Makanya gue suka chingu sama RapMon, karena dia itu pemikirannya filosofis, bisa memicu gue untuk lebih mikir juga tentang hidup gue. Hal yang semacam #demiapa dipikirkan oleh kita yang usianya masih 20-an bahkan kurang dari itu? Tapi ini adalah memang hal yang penting. Refleksi/ngaca itu penting, sehingga kita bisa selalu memperbaiki diri. Jangan lihat orang lain, lihat diri kita sendiri. Sudah baikkah kita? jika belum, ayo kita sama2 jadi orang baik. Jika sudah baik, pantaskan kita sombong? Kita harus selalu memperbaiki diri karena ga akan pernah kita ini sempurna. Kita manusia ini berlumuran dosa, selalu berbuat dosa setiap hari meskipun kecil, sehingga usaha memperbaiki diri harus selalu konsisten/istiqomah dan tanpa henti (has no ending) sampai kita mati nanti. Ya, hidup adalah sesungguhnya perjuangan melawan hawa nafsu chingu. Lirik di lagu ini kayak tentang “teman yang melihat sungai” dan “tinggi badanku adalah diameter yang lain dari bumi”, itu gue belum paham sih chingu. Cuman masuk ke ending lagu yang dia bilang “aku ingin bebas, aku ingin bebas dari kebebasan, aku sekarang bahagia namun juga tidak bahagia, aku ingin bisa mencintai diriku sendiri”, itu gue ngerasa RapMon kemampaun bikin liriknya keren banget, dalem banget kata2 itu. Lirik “aku ingin bebas dari kebebasan” itu menurut gue dalem banget. Orang biasanya ingin bebas dari jerat, tapi dia malah ingin bebas dari kebebasan itu sendiri. Ini gue maknai sebagai orang yang sudah melampaui banyak hal dalam hidupnya yang akhirnya dia bosan dengan itu chingu. Kayak orang yang barat yang udah bisa bikin tempat wahana wisata yang spektakuler dengan teknologi tinggi, mereka bahagia, cuman mereka ngerasa pengen bebas dari itu, mereka bosen dengan itu, menjadi tidak bahagia dengan itu, makanya banyak yang lebih memilih liburan di tempat2 yang bener2 ga ada teknologi kayak di papua (nabire) misalnya. Gue pernah baca kalo malah orang barat ada yang prefer berwisata di tempat2 no technology kayak gitu. Berarti kan mereka sudah melampaui apa yang bisa mereka lakukan, sehingga ingin bebas dari itu. Kayak RapMon di lirik ini. Gue rasa dia sekarang berada dalam situasi yang apa2 dia udah punya chingu, cuman kayak ada yang kurang dalam hidupnya, makanya dia masih pengen bisa dapet sesuatu yang lain, di luar itu semua. Dia ingin bebas dari kebebasan. Makanya lirik selanjutny dia bilang “aku memang bahagia, cuman juga tidak bahagia”. Ini jelas indikasi kalo ada hal yang belum dia dapatkan dalam hidupnya chingu, meskipun terlihat sudah semua. Masih ada kekosongan dalam hidupnya. Yang akhirnya ini kadang membuat dia seperti “membenci” dirinya sendiri kenapa bisa sampai begitu. Makanya di ending lirik dia bilang “aku harap aku bisa mencintai diriku sendiri”, semacam “gue jangan gini, gue harus mencintai diri gue sendiri, jangan despair kayak gini”. Ini karena perasaan itu meskipun benar tapi menyiksa chingu. Perasaan yang dialami RapMon itu memang bener2 yang dia rasakan, memang ada (bahagia tapi tidak bahagia), cuman kalo dia kayak gitu, dia akan melukai dirinya sendiri, sehingga dia ingin lebih mencintai dirinya sendiri dengan tidak begitu. Kalo gue sih ngerasa RapMon ngerasa ada hal yang dia missing chingu dalam hidupnya, ada ruang kosong yang perlu dia isi cuman dia belum tahu akan diisi oleh apa, makanya masih kayak nyari2, dan terus akan nyari. Ribet memang ini, filosofis banget, cuman itu yang gue tangkep. Ketika dia bener2 bisa fulfil semua ruang di hatinya, gue rasa baru dia akan bener2 bebas. Cuman saat ini sepertinya dia belum diposisi itu, masih ada hal2 yang membuat dia ga bahagia meskipun secara teori dia harusnya bahagia. Di liriknya dia melihat bayangannya sendiri di stasiun tteukseom itu. Dia ingin tahu apa sih yang bisa dia dapatkan dari ngaca/berefleksi pada dirinya sendiri? Dan ternyata dia memang belum bahagia 100%, masih ada hal yang membuat dia tidak bisa mengatakan dia benar2 bahagia dalam hidup. Sekali lagi ini berat. Ini interpretasi gue aja sih chingu, yang gue tangkep. Cuman intinya/simplenya, RapMon bener chingu kalo kita harus sering2 bercermin/ngaca/berefleksi terhadap diri kita sendiri. Dengan itu, kita bisa tahu apa kita ini sudah benar, apa kita ini sudah bahagia. Itu bentuk komunikasi kita dengan diri kita sendiri. Kalo kita sendiri ga tahu diri kita, gimana kita bisa mencintai diri kita dan menolong diri kita? Ini pentingnya #knowyourself lalu #loveyourself yang sering RapMon bilang. Pertama kali kalian harus tahu diri kalian sendiri dulu, caranya gimana? Dengan bercermin ini salah satunya, memandang diri kalian sendiri. Menanyakan ke diri kalian sendiri tentang hidup kalian sendiri. Setelah tahu masalahnya, kalian bisa mengupayakan solusinya untuk diri kalian sendiri. Dan lebih jauh, kalian bisa cinta pada diri kalian sendiri pada akhirnya. Sekali lagi ini interpretasi gue pribadi, apapun itu, semoga kita juga bisa dapet hal2 baik dari lagu ini chingu, amin..*
  • “mama”. Lagu ini seperti judulnya, menceritakan tentang ibu chingu. Lagu ini menceritakan pengalaman J-Hope yang berkaitan dengan ibunya dan juga hal2 yang pengen dia katakan pada ibunya. DJnya bilang “biasanya kalo aku mendapatkan surat tentang ibu di radio, aku memutar lagu2 ballad, sangat sulit menemukan lagu dengan tema ibu yang seperti ini. Aku pasti akan memutar lagu ini di hari orangtua nanti”. J-Hope sendiri nanggepin kalo dia memang ingin bicara tentang ibu dengan manner yang ga serius juga chingu. Dia ingin mengungkapkannya dengan caranya sendiri yakni dengan cerah (bright) seperti karakternya yang juga bright. Ketika memutuskan ingin konsep lagu tentang ibu yang bright seperti itu, Hope ngerasa kalo producer yang bernama “primary” sepertinya pas dengan konsep ini makanya dia mengatakan pada produser BigHit buat mengundang hyung itu untuk kerja bareng. Akhirnya lagu itu dibuat Hope sama primary itu. Ketika ditanya gimana perasaan ibunya ketika denger lagu MAMA ini, J-Hope bilang kalo ibunya senang dan bilang “anakku sekarang sudah sukses dan bahkan dia menulis lagu untukku”. Selain itu, ibu2 member BTS yang lain juga pada calling ibunya J-Hope dan bilang “kamu pasti bangga sama Hoseok, aku iri~~*.Hopenya jadi semacam “unchina” atau anak temen yang biasanya dibanggakan , hehe *gue rasa ini juga kerennya BTS chingu, mereka melampaui apa2 yang sudah ada. Contohnya lagu MAMA ini. Biasanya kan lagu tentang ibu memang sweet musiknya, pake ballad/pop, cuman di MAMA ini musiknya lebih bright, lebih trendy. Konstruktif, itulah yang gue ras di anak2 BTS. Mereka memikirkan hal yang ga terpikirkan oleh orang lain dan menuangkannya dalam karya, dan surprise! banyak orang yang tersentuh dengan karya2 mereka. Lagu MAMA ini sendiri menceritakan gimana J-Hope di tahun 2006 yang lalu gila pada dance dan ayahnya menolaknya. Meskipun begitu, ibunya mengizinkan dan banyak memberikan bantuan untuk J-Hope. Termasuk ibunya yang harus bekerja untuknya. Karena bantuan itulah, J-Hope memutuskan untuk harus bisa sukses dan sekarang satu persatu mimpinya menjadi kenyataan. J-Hope bilang kalo ibunya adalah orang yang memberi dia banyak hal tanpa harus izin terlebih dahulu, dan itu menjadi bentuk support yang berharga bagi J-Hope. Sekarang, J-Hope bilang bahwa ibunya bisa percaya pada anaknya ini sekarang, ibunya dapat tersenyum. J-Hope juga bilang minta maaf juga ke ibunya dan sekaligus jadi tahu kalo ada ternyata cahaya yang terang dari surga (langit) (seperti kasih sayang ibu kepada anaknya). Dia juga mengucapkan terimakasih sama ibunya yang telah menjadi darah dan dagingnya. J-Hope bersyukur adalah darah daging (anak) dari ibunya ini chingu. J-Hope juga semacam bilang kalo kegagalan itu adalah ibu kesuksesan, makanya teruslah untuk belajar dengan passion seperti itu dan juga dengan ketulusan untuk menjadi apa yang diinginkan. J-Hope juga bilang kalo tangan ibunya adalah tangan yang bisa melegakannya (soothing) seperti obat. Bener kan ya, ibu adalah sosok yang begitu berarti bagi anak2nya. Ibu selalu mau berkorban untuk anak2anya, ingin anak2nya jadi versi terbaik dari diri mereka, makanya rela kerja segala macem untuk membantu anaknya meraih mimpi2nya. Gue rasa lagu ini bisa selalu diplay ketika ada orang yang ngomongin tentang ibu chingu. Lagu yang dalem cuman J-Hope banget, dengan gaya J-Hope yang ceria. Belajar banget kita dari lagu ini. Semoga kita lebih respect dan sayang sama ibu kita masing2 ^^*
  • Masuk ke lagu lain, lagunya Jin yang judulnya “awake”. Lagu ini dibuat (musik dan melody)nya oleh Jin dan juga J-Hope chingu. Sebagian lirik di lagu ini RapMon yang nulis, cuman 2 baris awal ditulis sama Bang PDnim. Jin cerita dulu pengen minta tolong Suga buat sama2 producing cuman Suganya bilang lagi sibuk sama mixtapenya, hehe. Karena RapMon bikin lirik untuk lagu ini, dia bilang paling suka lirik yang “I know I can never fly” chingu. Semacam “aku tahu aku tidak dapat terbang, tapi aku akan tetap mencobanya”. DJnya sendiri menginterpretasikan lagu ini bisa relate dengan selebriti seperti mereka. Selebriti yang punya kecemasan dan menghadapi masalah yang berat, cuman harus dijalani chingu *gue rasa RapMon keren banget bikin lirik di lagu ini chingu, dalem. Menceritakan orang yang ga yakin akan bisa mencapai sesuatu cuman tetep berjuang untuk mencapainya, dengan segala kemungkinan yang buruk. Sesuatu yang harus dia jalani sebagai sebuah takdir, apapun resikonya. Sebuah keberanian untuk berani luka, seperti burung yang sayap2nya mungkin akan patah dan luka ketika dia memutuskan ingin terbang. Seperti burung juga yang akan keluar dari cangkang, dia rela sayap lemahnya berbalut luka untuk bisa melihat dunia yang baru, seperti di cerita Demian kemaren. Meskipun mungkin tidak pernah bisa terbang, meskipun juga belum tentu bisa menyentuh langit, dia tahu itu, namun tetap akan mencoba, akan tetap berlari. Ada lirik yang gue suka banget di lagu ini chingu “aku hanya berjalan dan berjalan di kegelapan ini. Waktu2ku yang membahagiakan bertanya padaku apakah aku benar2 tidak apa2 (bahagia)? Jawabaku adalah “tidak” dan ketika menjawabpun aku takut. Meskipun begitu, aku menggenggam 6 bunga di tanganku *maksudnya 6 member BTS yang lain, gue memahaminya itu chingu* dan akan tetap berjalan”. Ini sangat dalam, bahwa manusia memang ketika benar2 ditanya “apa kamu baik2 saja” biasanya akan bilang “iya”, padahal sebenernya tidak sedang dalam keadaan baik2 saja. Mereka menutupinya karena ada memang hal2 yang tidak bisa diungkapkan pada orang lain. Kelihatan bahagia, padahal tidak, itulah manusia. Apa yang terlihat di luar tidaklah selalu sesuai dengan apa yang benar2 terasakan di hati. Sehingga ketika ditanya “apa kamu bahagia?”, sudah pasti jika mau jujur jawabannya adalah tidak, bahkan kadang sebenarnya malah takut, berada dalam kondisi yang tidak baik2 saja. Namun Jin dalam liriknya mengatakan dia akan tetap mencoba, tetap berlari, tetap berusaha untuk bahagia di tengah kegelapan dan ketakutan yang ada. Kenapa? Karena dia menggenggam 6 bunga (yang gue rasa maksudnya 6 member BTS yang lain). Teman2 yang selalu menemaninya, teman seperjuangan yang membuatnya semangat dalam menjalani hidup yang mungkin terasa berat. Teman menjadi hal yang penting di sini menurut gue. Bagaimanapun manusia butuh dukungan secara moril chingu, dan teman bisa menjadi pendukung itu. Orang yang dengan nasehat, tindakan dan juga waktunya rela dia berikan untuk membantu kita. Susah memang mencari teman/sahabat seperti itu, namun jika kita sudah menemukannya, kita mungkin saja bisa lebih semangat dan termotivasi dalam menjalani hari2 kita menjadi lebih baik. Tentu saja di sini adalah sahabat yang baik, yang selalu memberikan hal2 yang baik bagi diri kita. Maka ayo, kita berdoa supaya mendapatkan teman2 yang baik chingu. Yang semoga bersama dia kita menjadi tidak seperti berlari sendirian di kegelapan dan menangis sendirian di tengah bahak tawa. Orang yang selalu disamping kita, membesarkan hati dan mendukung langkah2 baik kita, amin..*
  • Lanjut ke lagu terakhir. “first love”. DJnya awalnya ngira ini lagu cinta2an, ternyata lagu yang menceritakan tentang piano dan kenangan bersamanya, lagu yang sangat mendalam chingu. To be honest, lagu ini ga diplay di acara radio ini karena ga boleh chingu (ga lolos). Gue ga tahu sih sebabnya apa, cuman ga masuk. Makanya Suga juga ga ngomong tentang lagu ini *kalo gue, menurut gue lagu ini kayak senada sama mixtape2nya chingu. Kayak lagu yang bisa jadi masuk ke mixtapenya cuman karena ada solo track di “wings” makanya pake lagu itu aja di wings ini. Karena ada kata2 dan melodi di akhir2 lirik yang mirip dengan2 yang di mixtape, kayak polanya sama, menurut gue begitu. Cuman itu juga ga masalah sih, hanya gue ngerasanya gitu. Yang gue pahami dari “first love” adalah piano tua warna coklat yang Suga sebut di lagu itu adalah cinta pertamanya chingu. Ketika tingginya dia masih belum mencapai piano itu, dia sama ibunya dibantu mainin tuts2nya dan ngerasa senang, cuman ketika itu dia belum paham makna piano itu baginya. Sampai akhirnya dia di akhir2 SD tingginya sudah lebih tinggi dari piano itu cuman malah acuh sama piano itu hingga ia berdebu. Meskipun begitu, si piano tua tetap akan stay di tempat itu. Hingga ketika usia Suga 14 tahun, Suga kembali ketemu dengan piano tua itu (dengan masih awkward) dan si piano “menerimanya” kembali, tanpa penolakan. Dia masih stay di tempat itu, masih di sana seperti dulu, as always. Piano yang selalu ada buat dia di saat dia ketawa, sedih, hopeless, putus asa. Piano yang gapapa Suga dorong, piano yang tetap akan selalu ada buat dia. Entah interpretasi gue aneh gimana, cuman lirik yang “aku tidak akan melepaskanmu dari tanganku untuk kedua kalinya. Kelahiranku dan akhir hidupku, kamu akan selalu menjadi saksi hal2 itu”, itu gue rasa dalem sekali chingu. Dari semua lagu di solo tracks BTS, gue rasa “first love” inilah yang paling susah dipahami namun paling dalam. Lagu yang entah gimana gue ngerasa relate dengan apa yang gue rasakan. Gimana ya gue ngomongnya, cuman ibarat orang itu kayak ada orang yang selalu ada buat kamu, dia selalu ada untuk kamu meskipun kamu mungkin mengacuhkan dan memperlakukannya dengan tidak baik. Lirik terakhir yang “kelahiranku dan akhir hidupku, kamu akan selalu menjadi saksi hal2 itu” itu menurut gue dalem sekali chingu. Mungkin Suga memang cerita tentang benda, cuman gue menginterpretasikannya juga adalah seperti orang yang begitu berharga bagi kita chingu. Orang yang kita mau perlakukan dia seperti apapun, dia tetap baik pada kita. Dia orang menjadi saksi pertumbuhan kita dari awal. Meskipun mungkin tidak sampai akhir, namun dia pernah menjadi saksi2 hari2 terbaik dalam hidup kita. Jika itu benda (yang diasumsikan bernyawa, personifikasi), maka dia seakan melihat perkembangan hidup kita dari awal sampai akhir nanti. Dalam diam benda itu seperti berkomunikasi dengan kita. Gue rasa imajinasi Suga tinggi banget chingu sampe bikin lagu ini. Dia menjadikan kenangannya pada suatu benda seolah2 ada ikatan yang dalem dengan dia dan terjadi komunikasi yang dalem juga. Siapa sangka lagu “first love” yang mungkin orang nyangkanya itu lagu romantis ga jelas tapi ternyata begitu dalem. Perasaan orang terhadap benda yang ada rasa penyesalan padanya, sekaligus berterimakasih juga. Perasaan orang yang menyesal karena tidak menghiraukan sosok yang nyatanya selalu ada untuknya dan sekaligus bersyukur karena telah ada sosok itu untuknya selama ini. Kadang sesuatu itu memang baru terasa berharga ketika dia udah usang atau kalau manusia ya udah pergi chingu. Sesuatu yang kita awalnya ga ngerasa itu penting cuman dengan bertambahnya usia kita, kita mulai merecall memori kita dan ga jarang menemukan siapa benda/orang yang malah memang benar2 berharga buat kita. Bukan barang baru atau orang baru, tapi mereka adalah orang atau barang lama. Makanya  ga jarang orang punya barang yang bener2 dia simpen banget karena memang menemaninya dari kecil kayak bantal, guling, selimut, boneka dan sebagainya. Barang2 yang entah bentuknya udah kayak apa cuman tetep berharga bagi si empunya. Termasuk pianonya Suga ini. Orangpun sama menurut gue. Dia yang selalu ada untuk kita, menjadi saksi hidup kita dari awal, adalah yang paling berharga. Siapa kalau bukan keluarga kita chingu? Makanya sering juga anak2 BTS mention orang tuanya, karena memang merekalah yang selalu ada (meskipun terpisah jarak dengan anak2 BTS)  dan menjadi saksi perjalanan hidup mereka. Teman juga bisa seperti itu, teman yang dari awal dekat dengan kita, mendukung kita, membantu kita, meskipun toh ketika kita sudah dewasa atau bahkan tua, kita tetap akan menjadikan dia orang yang berharga bagi kita, dia menjadi saksi hidup kita, meskipun mungkin sulit menemukan orang yang seperti itu. Hal yang gue pelajari dari lagu ini adalah kita manusia pasti punya memori/kenangan pada suatu benda atau bahkan manusia chingu. Kenangan yang entah kapanpun jika kita mengingatnya maka kita akan merasa dia begitu berharga. Pelajaran juga, cintai apapun yang baik bagi kalian selagi dia hidup jika itu manusia dan jika benda maka jagalah baik2, karena kita ga pernah tahu usia kita sampai dimana dan apa yang akan terjadi pada benda atau orang itu. Jangan sampai kita menyesal kalo orang itu udah ga ada dan benda itu udah rusak. Lebih menghargai sesuatu, karena sesuatu itu bisa jadi adalah kenangan indah dan berharga dalam hidup kita ini chingu. Akhirnya, semoga kita sama2 bisa mengambil pelajaran dari lagunya Suga ini yah chingu. Wah~ panjang banget postingan gue kali ini.. Apapun ini, semoga ada manfaatnya bagi kita semua, amin..^^*

—-

14517662_1422010034480921_2523047605662238817_n

14519827_1419983838016874_1882738986743940134_n

#Peace #Love #Happiness                                                                                               

#Live #Love #Learn #Laugh 

#Share #Respect #Inspire

#StayGold #StayTrue #StayReal


Udah seminggu lebih gue ngepublish blog baru chingu. Blognya namanya “Alone In Psithurism”. Mungkin kalian ada beberapa yang udah baca. Blog ini gue bikin karena keinginan gue buat lebih “menjamah” musik2 selain KPOP chingu. Tepatnya musik2 dari musisi2 yang selain udah gue bahas di blog ini, entah dia asalnya dari Indonesia, Jepang, Barat dsb.

Untuk lebih jelasnya, kalian bisa buka di sini chingu:

http://aloneinpsithurism.blogspot.co.id

Gabung juga ya di fanspagenya di:

https://www.facebook.com/aloneinpsithurism/

*semoga istiqomah update-nya, hehe~

NB: Oya chingu, jangan lupa ya SHARE blog ini ke temen2 kalian yang kira2 suka sama apa yang gue bahas di sana. Gue rasa kalian pasti punya temen yang suka musik2 selain KPOP. Gue berterimakasihhhh sekali pada kalian kalo menyempatkan buat share. #CeritanyaLindaMintaBantuan, hehe.

Terimakasih atas atensinya! Sama seperti blog leendashinhyunjae ini, semoga “Alone In Psithurism” juga ada manfaatnya buat kita semua ^^

#PeaceOut!

linda-tree

*ini gambar yang bikin temen gue chingu, ceritanya official pic blog “Alone In Psithurism”, hehe.